https://jurnal-id.com/index.php/jupin/issue/feed Jurnal Penelitian Inovatif 2026-05-23T14:55:09+00:00 JUPIN jurnalidcom@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 5</strong></a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 152/E/KPT/2023</strong> (<a href="https://jurnal-id.com/master/akreditasi/Sertifikat-JUPIN-Sinta5.pdf" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah dapat dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA </strong>maupun <strong>BAHASA INGGRIS. </strong></p> <p><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJUPIN.jpg" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Penelitian Inovatif</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JUPIN</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>4 edisi setiap tahun (Februari, Mei, Agustus, dan November)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD, Moraref, OneSearch, Neliti </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jupin.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-148X</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-1366</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00 </td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Penelitian Multidisiplin : Ilmu Sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis </td> </tr> </tbody> </table> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> menerima artikel untuk hasil penelitian maupun <em>literature review</em> berbagai bidang ilmu diantaranya ilmu sains, pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, dan kesehatan. </p> <p><img src="https://author.my.id/widget/sinta.php?id=11494" width="100%" /></p> <p><iframe style="border: 0;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=11494&amp;gs=YcZpuaIAAAAJ&amp;sc=2" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe></p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2808-1366&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2447 Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Accurate Berbasis ADDIE pada Pembelajaran Komputer Akuntansi di SMKN 1 Sooko Mojokerto 2026-05-03T11:20:38+00:00 Nuzula Rizqiyah nuzularizqiyah18@gmail.com Rochmawati Rochmawati a@gmail.com <p>Sekolah Menengan Kejuruan (SMK) merupakan Lembaga yang berperan dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja, sehingga pemilihan media pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik agar dapat membantu dalam berlatih keterampilan praktik sekaligus memahami konsep praktik. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan belum disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik sehingga menyebabakan kebingungan selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran audiovisual berbasis video tutorial <em>accurate</em> dan mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (<em>Analyze</em>, <em>Design</em>, <em>Development</em>, <em>Evaluation</em>, <em>Implementation</em>). Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui angket validasi para ahli dan angket respon peserta didik. Adapun subjek penelitiannya adalah ahli materi, ahli bahasa, ahli media, dan 20 peserta didik kelas XI AKL. Hasil penelitian pengembangan dinyatakan “Sangat Layak” berdasarkan hasil dari ahli materi (90%), ahli bahasa (96%), ahli media (97,5%). Respon peserta didik juga menunjukkan kategoti “Sangat Baik” dengan persetase 94%. Dengan demikian, media pembelajaran audiovisual berbasis video tutorial <em>accurate</em> layak diterapkan dalam proses pembelajaran komputer akuntansi di SMKN 1 Sooko Mojokerto.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nuzula Rizqiyah, Rochmawati Rochmawati https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2294 Perancangan Visual Branding Dan Strategi Komunikasi Pada Pusat Olahraga The Green Center Medan 2026-03-04T07:53:46+00:00 Luis Dillon luwisjrd@gmail.com Rizkika Utami rizkikautami@unprimdn.ac.id Shaid Muhammad Arviansyah shaid_muhammad@unprimdn.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang visual branding dan strategi komunikasi yang efektif bagi The Green Center Driving Range di Kota Medan guna membangun identitas merek yang kuat, relevan, dan memiliki pembeda di Tengah persaingan industri hiburan dan olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kondisi visual branding eksisting, persepsi audiens sasaran, serta visi dan arah bisnis pengelola. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak internal dan eksternal, studi dokumentasi, serta studi Pustaka. Melalui analisis SWOT, diketahui bahwa The Green Center memiliki kekuatan pada fasilitas, lokasi strategis, dan relevansi brand dengan olahraga golf, namun masih menghadapi kelemahan pada konsistensi visual dan komunikasi merek. Peluang muncul dari tren gaya hidup sehat, perkembangan media digital, serta potensi kolaborasi komunitas, sementara ancaman berasal dari persaingan industri dari perubahan preferensi audiens. Analisis persepsi audiens menunjukkan pergeseran pandangan driving range sebagai ruang rekreasi dan sosial, sehingga dibutuhkan pendekatan visual branding yang modern, eksklusif, dan berbasis pengalaman. Berdasarkan hasil analisis tersebut, The Green Center diposisikan sebagai <em>Urban Golf &amp; Lifestyle Destination </em>dengan nilai inti modern &amp; progressive, exclusive experience, social &amp; fun, serta healthy lifestyle. Konsep visual branding pendukung diwujudkan melalui perancangan berbagai media komunikasi seperti spanduk, stiker, poster, menu, QR code, kartu parkir, dan kertas alas makanan yang dirancang secara konsisten untuk memperkuat brand awareness, membangun brand experience, serta meningkatkan daya saing The Green Center di pasar Kota Medan.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Luis Dillon, Rizkika Utami, Shaid Muhammad Arviansyah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2377 Efektivitas Model Pembelajaran Improve Berbantuan Nearpod dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP 2026-04-12T03:37:57+00:00 Ni Made Nita Sudewi Nitasudewi07@gmail.com Ni Nyoman Parwati a@gmail.com I Made Sugiarta a@gmail.com <p>Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan dasar yang penting dimiliki siswa, namun masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh penerapan pembelajaran yang cenderung monoton, kurang memberikan ruang diskusi, serta minimnya pertanyaan yang mendorong refleksi proses berpikir siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model IMPROVE berbantuan media <em>Nearpod</em> terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (<em>quasi experiment</em>) dengan desain <em>post-test only control group</em>. Populasi penelitian terdiri atas 418 siswa dari 11 kelas, dengan sampel dua kelas yang ditentukan melalui teknik <em>cluster random sampling</em>. Kelas VII 6 sebanyak 37 siswa sebagai kelas eksperimen diberikan pembelajaran model IMPROVE berbantuan <em>Nearpod</em>, sedangkan kelas VII 7 sebanyak 39 siswa sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran kooperatif. Data kemampuan komunikasi matematis dikumpulkan melalui tes uraian dan dianalisis menggunakan uji <em>independent sample t-test</em> pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor <em>post-test </em>kelas eksperimen sebesar 80,70 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,46. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (&lt; 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model IMPROVE berbantuan <em>Nearpod</em> berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ni Made Nita Sudewi, Ni Nyoman Parwati, I Made Sugiarta https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2407 Analisis Peran Pendidikan Multikultural dalam Memperkuat Identitas Nasional di Era Globalisasi: Studi Literatur 2026-04-19T18:18:22+00:00 Auranisa Auranisa auranisa597@gmail.com Nabila Alvin nabilaalfi451@gmail.com Risky Prasetya rizkyprasetyadjb@gmail.com Eva Iryani a@gmail.com <p>Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap perubahan nilai sosial dan budaya yang berimplikasi pada melemahnya identitas nasional, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan multikultural dalam memperkuat identitas nasional di era globalisasi melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik studi kepustakaan, dengan sumber data berupa jurnal ilmiah dan buku akademik yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan sintesis konseptual untuk mengidentifikasi hubungan antar konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi memengaruhi krisis identitas nasional melalui mekanisme penetrasi budaya global yang diperkuat oleh media digital serta lemahnya internalisasi nilai budaya lokal dalam sistem pendidikan. Dalam konteks tersebut, pendidikan multikultural memiliki peran strategis sebagai instrumen kultural melalui tiga mekanisme utama, yaitu internalisasi nilai kebangsaan, pembentukan sikap toleransi dan empati, serta penguatan solidaritas sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya berfungsi sebagai pendekatan pedagogis, tetapi juga sebagai strategi dalam menjaga identitas nasional di tengah tekanan globalisasi. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dalam memperkuat posisi pendidikan multikultural sebagai solusi dalam menghadapi krisis identitas nasional. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan karena tidak melibatkan data empiris, sehingga penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan empiris untuk menguji efektivitas implementasinya dalam konteks pendidikan.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Auranisa Auranisa, Nabila Alvin, Risky Prasetya, Eva Iryani https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2465 Pengaruh Aktivitas Menenun Terhadap Pola Tata Ruang Permukiman 2026-05-13T15:41:37+00:00 Iva Nur Ilmi ivanurilmi@gmail.com Teti Handayani Tetyhandayani@gmail.com Liza Hani Saroya Wardi lizahanisaroya@gmail.com <p>Budaya memiliki peran besar dalam pembentukan ruang permukiman, termasuk aktivitas menenun yang merupakan budaya Masyarakat Sasak. Sebagai salah satu bentuk kearifan lokal, aktivitas ini tidak hanya mendukung cara hidup masyarakat, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan terhadap penggunaan ruang dalam praktik tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji aktivitas fisik, seperti menenun, dapat memengaruhi pola ruang seseorang, baik dalam konteks fisik maupun sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif yang mencakup studi literatur, wawancara mendalam, dan teknik observasi lapangan. Berdasarkan seluruh hasil penelitian, aktivitas ini umumnya berpengaruh terhadap pemeliharaan dan fungsi rumah, serta terhadap realitas konstruksi dalam satu lingkungan tertentu. Ruang menenun biasanya terletak di luar rumah atau di teras untuk memfasilitasi interaksi sosial. Selain itu, pola permukiman menunjukkan adanya kecenderungan terbentuknya klaster berdasarkan kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan menenun, yang kemudian membentuk struktur sosial yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas lokal seperti menenun memiliki peran penting dalam membentuk identitas ruang dan permukiman.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Iva Nur Ilmi, Teti Handayani, Liza Hani Saroya Wardi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2111 Penggunaan Ampas Kelapa Terfermentasi dan Tidak Terfermentasi terhadap Efisiensi Protein dan Pertumbuhan Linear Ternak Babi 2026-01-26T08:17:15+00:00 Vinsensius Day a@gmail.com Sabarta Sembiring a@gmail.com Ni Nengah Suryani a@gmail.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Tingginya serat kasar dan kerentanan terhadap pembusukan membatasi pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan babi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fermentasi menggunakan <em>Trichoderma viride</em> dalam meningkatkan kualitas ampas kelapa sebagai bahan pakan alternatif. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ampas kelapa fermentasi terhadap rasio efisiensi protein (REP) dan ukuran linear tubuh babi Landrace fase starter-grower. Metode: Sebanyak 12 ekor babi Landrace fase starter-grower dengan bobot awal rata-rata 17,04 kg (KV=30,29%), penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi P0 (ransum tanpa ampas kelapa), P1 (ransum mengandung 15% ampas kelapa tanpa fermentasi), dan P2 (ransum mengandung 15% ampas kelapa fermentasi <em>Trichoderma viride</em>). Variabel yang diamati adalah REP, panjang badan, tinggi badan, dan lingkar dada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap REP, tinggi badan, dan lingkar dada. Namun, perlakuan berpengaruh nyata (P&lt;0,05) terhadap panjang badan babi Landrace. Simpulan penggunaan ampas kelapa fermentasi <em>Trichoderma viride</em> hingga level 15% dalam ransum menghasilkan performa yang relatif sama dengan ransum kontrol pada sebagian besar parameter, dan secara signifikan mampu meningkatkan panjang badan babi. Temuan ini mengindikasikan bahwa fermentasi dapat menjadi solusi efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan alternatif yang ramah lingkungan tanpa menurunkan kualitas pertumbuhan babi.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Vinsensius Day, Sabarta Sembiring, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2352 Sistem Penerangan Laboratorium Otomatis Berbasis Home Assistant dan Internet of Things pada Laboratorium Dasar Sistem Kendali – Institut Teknologi Indonesia: Implementasi dan Analisis Waktu Respons 2026-03-12T08:57:31+00:00 Saharudin Saharudin saharudin.el@iti.ac.id Ratnawati Ratnawati a@gmail.com Tri Taji Setia Karya a@gmail.com Yongki Setiawan a@gmail.com <p>Peningkatan konsumsi energi pada sektor bangunan, termasuk institusi pendidikan, mendorong perlunya solusi efisiensi energi seperti otomatisasi pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja sistem penerangan otomatis di Laboratorium Dasar Sistem Kontrol (DSK) Institut Teknologi Indonesia. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan smart switch, lampu LED, dan sensor melalui platform open-source Home Assistant sebagai pusat kendali, serta memungkinkan kendali manual, jarak jauh, dan berbasis suara. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan rekayasa dengan tahapan studi literatur, perancangan, implementasi, dan pengujian. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan parameter waktu respons pada tiga skenario input: manual, remote melalui jaringan LAN, dan remote melalui jaringan GSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil diimplementasikan dengan integrasi yang stabil. Pengujian waktu respons menghasilkan nilai rata-rata 0,204 detik untuk input manual, 0,36 detik untuk remote LAN, dan 0,443 detik untuk remote GSM. Ketiga nilai tersebut berada dalam kategori responsif untuk mendukung operasional laboratorium. Selain itu, sistem voice assistant dapat merespon perintah secara optimal pada intensitas suara di atas 82 dB. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem otomatisasi laboratorium yang terjangkau, efisien, dan responsif, serta membuka peluang integrasi perangkat cerdas lainnya di masa mendatang..</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Saharudin Saharudin, Ratnawati Ratnawati, Tri Taji Setia Karya, Yongki Setiawan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2387 Evaluasi Program Pemberdayaan Koperasi untuk Meningkatkan Koperasi Sehat di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian Dan Perdagangan Kota Serang (Studi Evaluasi Model Cipp) 2026-04-07T14:14:33+00:00 Sindi Julia Anggraeni sindiagn01@gmail.com Hasuri Waseh hasuri@untirta.ac.id Ima Maisaroh ima.maisaroh@untirta.ac.id <p>Program pemberdayaan koperasi merupakan upaya yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Serang dalam meningkatkan kesehatan koperasi agar mampu berfungsi secara optimal sebagai lembaga ekonomi masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Serang karena berdasarkan data perkembangan koperasi masih menunjukkan tingginya jumlah koperasi tidak aktif dan koperasi tidak sehat di Kota Serang. Penelitian ini berfokus untuk menilai efekivitas program menggunakan model evaluasi CIPP (context evaluation, input evaluation, process eveluation, product evaluation) dari stufflebeam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan koperasi belum berjalan optimal yang sebabkan oleh berbagai permasalahan seperti keterbatasan sumber daya manusia sebagai pendamping, anggaran yang terbatas, dan jadwal pelaksanaan yang masih bersifat tentatif. Kesimpulannya, program pemberdayaan koperasi berperan penting dalam peningkatan kesehatan koperasi, namun perlu perbaikan dalam konsistensi pelaksanaan program, optimalisasi pendanaan, serta penguatan pendampingan agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.</p> 2026-04-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sindi Julia Anggraeni, Hasuri Waseh, Ima Maisaroh https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2432 Pengaruh Konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG) 6000 dan Lama Perendaman terhadap Viabilitas Benih Cabai Merah (Capsicum annuum L.) 2026-04-29T18:32:39+00:00 Azza Nadila azzanadila214@gmail.com Sri Wahyuningsih a@gmail.com Lili Chrisnawati a@gmail.com Endang Nurcahyani a@gmail.com <p>Cabai merah (<em>Capsicum annuum</em> L.) merupakan komoditas hortikultura yang produktivitasnya dapat menurun akibat cekaman kekeringan sehingga menghambat perkecambahan dan menurunkan viabilitas benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi <em>Polyethylene Glycol (</em>PEG) 6000 dan lama perendaman terhadap viabilitas benih cabai merah pada kondisi cekaman kekeringan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan parameter daya berkecambah, waktu berkecambah, panjang plumula, dan panjang radikula. Data dianalisis menggunakan Two Way ANOVA dan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah, dengan hasil terbaik pada perendaman 3 jam dan 6 jam. Konsentrasi PEG 6000 berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan tanpa PEG menghasilkan viabilitas terbaik, sedangkan peningkatan konsentrasi PEG hingga 20% menurunkan viabilitas benih. Namun, PEG 5% menunjukkan pertumbuhan radikula yang relatif optimal. Interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi PEG 6000 menjadi faktor utama yang mempengaruhi viabilitas benih cabai merah pada kondisi cekaman kekeringan.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Azza Nadila, Sri Wahyuningsih, Lili Chrisnawati, Endang Nurcahyani https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2284 Dukungan Keluarga Terhadap Kemandirian Activity Daily Living (ADL) Pada Pasien Pasca Stroke 2026-03-15T01:47:45+00:00 Syafaatul Chasanah syafaatul2208@gmail.com Nurilla Kholidah nurillakholidah@umm.ac.id Nur Melizza a@a.com Nur Lailatul Masruroh a@a.com Anggraini Dwi Kurnia a@a.com Yoyok Bekti Prasetyo a@a.com <p>Stroke merupakan gangguan fungsi neurologis akut akibat hambatan aliran darah ke otak yang dapat menurunkan kemampuan <em>Activity of Daily Living </em>(ADL) sehingga pasien mengalami ketergantungan dalam aktivitas sehari- hari. Kondisi ini menyebabkan pasien pasca stroke memerlukan dukungan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pemulihan dan peningkatan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dukungan keluarga terhadap kemandirian ADL pada pasien pasca stroke dengan pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan desain studi kasus yang berfokus pada pengkajian mendalam terhadap satu pasien pasca stroke yang menjalani perawatan di rumah. Partisipan terdiri atas satu pasien dan dua anggota keluarga sebagai pemberi perawatan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan menerapkan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil analisis mengidentifikasi empat tema utama, yaitu dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penghargaan yang diberikan keluarga selama proses perawatan. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga berperan signifikan dalam meningkatkan kemandirian pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Semakin optimal dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk motivasi, bantuan fisik, pemberian informasi, maupun apresiasi, semakin besar peluang pasien pasca stroke untuk mencapai kemandirian secara fisik dan emosional dalam menjalani aktivitas sehari-hari.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Syafaatul Chasanah, Nurilla Kholidah, Nur Melizza, Nur Lailatul Masruroh, Anggraini Dwi Kurnia, Yoyok Bekti Prasetyo https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2361 Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Toba Dalam Penyelesaian Konflik Antara Perusahaan Toba Pulp Lestari Dengan Masyarakat Adat Natumingka 2026-03-23T02:31:59+00:00 Olivia Panjaitan olivia.panjaitan21@student.uhn.ac.id Dimpos Manalu dimpos.manalu@uhn.ac.id Artha Lumban Tobing artha.tobing@uhn.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2020 tentang pengakuan dan perlindungan Masyarakat Hukum Adat dalam penyelesaian konflik antara PT Toba Pulp Lestari dengan Masyarakat Adat Natumingka. Konflik tersebut berkaitan dengan klaim kepemilikan wilayah adat yang oleh masyarakat Natumingka dianggap sebagai tanah warisan leluhur yang telah dikelola secara turun-temurun, sementara wilayah tersebut termasuk dalam area konsesi perusahaan yang memperoleh izin dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemerintah daerah, masyarakat adat Natumingka, serta organisasi masyarakat adat. Analisis penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari George C. Edward III yang menekankan empat faktor utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2020 belum terlaksana secara maksimal. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih kurangnya komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan proses pengakuan terhadap masyarakat hukum adat sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Daerah tersebut. Selain itu, implementasi kebijakan juga terhambat oleh beberapa faktor lain, seperti minimnya sosialisasi kebijakan kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah daerah, serta prosedur birokrasi yang cukup panjang dalam proses pengakuan masyarakat hukum adat.</p> 2026-04-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Olivia Panjaitan, Dimpos Manalu, Artha Lumban Tobing https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2404 Formulasi dan Evaluasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanl 96% Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.) 2026-04-18T04:48:58+00:00 Ledya Yulianti a@a.com Rose Intan Perma Sari roseintan@unib.ac.id Samwilson Slamet a@a.com Deni Maryani a@a.com Tri Danang Kurniawan a@a.com <p>Daun belimbing wuluh (<em>Averrhoa bilimbi</em> L.) berpotensi diformulasikan sebagai sediaan topikal dalam bentuk emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi emulgel ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 1%, 5%, dan 10%. Metode penelitian meliputi ekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96% serta evaluasi sediaan melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, dan uji hedonik yang melibatkan 20 orang panelis, dengan setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan semi padat, homogen, dan bertipe emulsi minyak dalam air (M/A) dengan pH yang sesuai dengan pH kulit. Perbedaan konsentrasi ekstrak mempengaruhi karakteristik fisik sediaan, terutama viskositas dan daya sebar. Uji hedonik menunjukkan bahwa formula dengan konsentrasi 1% (F1) merupakan yang paling disukai. Kesimpulannya, ekstrak daun belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi emulgel yang stabil secara fisik, dengan formula terbaik pada konsentrasi 1% karena memberikan karakteristik fisik dan tingkat penerimaan paling optimal.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ledya Yulianti, Rose Intan Perma Sari, Samwilson Slamet, Deni Maryani, Tri Danang Kurniawan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2444 Representasi Ambisi Generasi Z dalam Film Home Sweet Loan: Analisis Semiotika Roland Barthes 2026-05-02T03:06:36+00:00 Ketut Alit Pratiwi ketutalitpratiwi@gmail.com I Gusti Agung Laksmi Swaryputri laksmiastawa@gmail.com Ni Made Novayanti adinova455@gmail.com I Gusti Ayu Vira Septiari ketutalitpratiwi@gmail.com <p class="Abstrak">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ambisi Generasi Z dalam film <em>Home Sweet Loan</em> menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan mengkaji beberapa adegan dan dialog kunci untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambisi dalam film ini tidak hanya dimaknai sebagai keinginan memiliki rumah, tetapi juga merepresentasikan perjuangan menghadapi keterbatasan ekonomi, tekanan sosial, serta dinamika relasi keluarga. Penelitian ini menemukan adanya pergeseran makna ambisi pada Generasi Z, di mana kepemilikan rumah tidak lagi sekadar kebutuhan dasar, melainkan menjadi bentuk upaya bertahan hidup <em>(survival)</em> di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil. Ambisi individu juga tidak dapat dilepaskan dari faktor eksternal seperti keterbatasan pendapatan, meningkatnya harga properti, serta tuntutan keluarga dalam budaya kolektivistik. Dengan demikian, film ini merepresentasikan ambisi Generasi Z sebagai proses kompleks yang dibentuk oleh interaksi antara harapan dan realitas sosial.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ketut Alit Pratiwi, I Gusti Agung Laksmi Swaryputri, Ni Made Novayanti, I Gusti Ayu Vira Septiari https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2462 Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) 2026-05-07T14:42:57+00:00 Adristi Zada Nabila zadaadristi5@gmail.com Rose Intan Perma Sari a@a.com Oky Hermansyah a@a.com Yogie Andika Tri Nanda a@a.com Suci Rahmawati a@a.com <p>Daun angsana (<em>Pterocarpus indicus</em> Willd) merupakan tanaman yang mengandung senyawaa aktif seperti flavonoid, fenol, terpenoid, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan, sehingga berpotensi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ketersediaannya yang melimpah dan relatif aman menjadikan tanaman ini sebagai alternatif bahan alami dalam pengembangan sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol 96% daun angsana dalam diformulasikan menjadi sediaan gel serta menentukan formula terbaik berdasarkan evaluasi sifat fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, diawali dengan pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula gel dengan menggunakan basis HPMC dan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 0%, 1%, 5% dan 10%. Evaluasi sediaan dilakukan melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan berbentuk semi padat, homogen, serta memenuhi persyaratan pH, viskositas, dan daya sebar. Peningkatan konsentrasi ekstrak memengaruhi kestabilan fisik gel. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan, formula F1 dengan konsentrasi ekstrak 1% menunjukkan karakteristik fisik yang paling seimbang serta tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan dengan formula yang lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol 96% daun angsana dapat diformulasikan dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan evaluasi dan formula F1 merupakan formula yang paling optimal. Pengembangan sediaan topikal berbahan alam lokal diharapkan menjadi alternatif sediaan farmasi yang lebih aman dan mudah diperoleh.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Adristi Zada Nabila, Rose Intan Perma Sari, Oky Hermansyah, Yogie Andika Tri Nanda, Suci Rahmawati https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1980 Tinjauan Skoping Paparan Radon di Lingkungan Indoor dan Implikasinya terhadap Risiko Kesehatan Masyarakat 2026-02-16T16:57:04+00:00 Wisnu Wardana Widyatmoko wisnu.wardana.widyatmoko-2022@fkm.unair.ac.id Naufal Aulia Bagas Putra naufalabp@gmail.com Kusuma Ayu Galih Dwi Rahardjo a@a.com Arya Indra Rabbani a@a.com Farahiyah Nur Ramadhanty a@a.com Tata Auliya Intan a@a.com Dhanny Achmad Ardiansyah Putra Hermawan a@a.com M. Ryan Ferdiansyah a@a.com Ratna Dwi Puji a@a.com Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani a@a.com Sudarmaji Sudarmaji a@a.com M. Farid Dimjati Lusno a@a.com Kusuma Scorpio Lestari a@a.com <p>Radon merupakan gas radioaktif yang terjadi secara alami dan merupakan kontributor terbesar terhadap paparan radiasi ionisasi pada manusia. Paparan radon di dalam ruangan secara kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama kanker paru-paru. Kondisi ventilasi, karakteristik geologis, dan variasi iklim mempengaruhi konsentrasi radon di dalam ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait paparan radon di dalam ruangan, termasuk metode pemantauan, penilaian risiko, dan dampak kesehatan. Pendekatan tinjauan skoping digunakan melalui pencarian literatur di PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Artikel yang ditinjau adalah publikasi berbahasa Inggris dari tahun 2015–2025 yang membahas paparan radon di rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, atau tempat kerja. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif berdasarkan konsentrasi radon (Bq/m³), metode pengukuran, dan hasil kesehatan yang dilaporkan. Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi. Konsentrasi radon di dalam ruangan berkisar antara 10 hingga 2166 Bq/m³. Sebagian besar nilai yang dilaporkan berada di bawah pedoman WHO (100 Bq/m³) dan tingkat referensi ICRP (300 Bq/m³), meskipun beberapa lokasi dengan ventilasi buruk dan kondisi geologis tertentu melebihi batas-batas tersebut. Paparan radon meningkatkan risiko kanker paru-paru global sebesar 3–14% dan juga terkait dengan gangguan pernapasan serta efek neurologis potensial pada anak-anak. Faktor utama meliputi ventilasi bangunan, usia konstruksi, kelembapan, dan karakteristik tanah. Secara ilmiah, kajian ini mengukuhkan radon sebagai indikator krusial kualitas udara indoor, sekaligus memberikan landasan empiris bagi perumusan kebijakan kesehatan lingkungan dan standar konstruksi nasional.</p> 2026-04-08T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Wisnu Wardana Widyatmoko, Naufal Aulia Bagas Putra, Kusuma Ayu Galih Dwi Rahardjo, Arya Indra Rabbani, Farahiyah Nur Ramadhanty, Tata Auliya Intan, Dhanny Achmad Ardiansyah Putra Hermawan, M. Ryan Ferdiansyah, Ratna Dwi Puji, Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani, Sudarmaji Sudarmaji, M. Farid Dimjati Lusno, Kusuma Scorpio Lestari https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2348 Analisis Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi 2026-03-10T01:42:57+00:00 Meilinda Andreani andreanimeilinda@gmail.com Dini Rudini a@a.com Yuliana Yuliana a@a.com Andi Subandi a@a.com Yulia Indah Permata Sari a@a.com <p>Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, gangguan ginjal, bahkan kematian. Salah satu faktor yang memengaruhi tekanan darah adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang rendah menyebabkan peningkatan kerja jantung dan resistensi pembuluh darah sehingga tekanan darah cenderung meningkat, sedangkan aktivitas fisik yang rutin berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>accidental sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner <em>Global Physical Activity Questionnaire</em> (GPAQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>Spearman Rank</em>. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah (p &lt; 0,001). Terdapat hubungan bermakna dimana semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin rendah tekanan darah. Disarankan penderita hipertensi untuk rutin melakukan aktivitas fisik dan melakukan pemantauan tekanan darah secara berkala untuk membantu mengontrol tekanan darah.</p> 2026-04-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Meilinda Andreani, Dini Rudini, Yuliana Yuliana, Andi Subandi, Yulia Indah Permata Sari https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2385 Analisis Resilient Governance Pasca Bencana: Tinjauan Pustaka Sistematis Strategi Adaptasi Pemerintah Daerah di Indonesia 2026-04-21T23:22:11+00:00 Winda Fransiska windafransiskaa13@gmail.com Rani Wulandari raniauliawulandari@gmail.com Boni Saputra a@gmail.com <p>Meningkatnya kompleksitas risiko bencana akibat perubahan lingkungan dan dinamika pembangunan menuntut penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan tangguh, khususnya di tingkat pemerintah daerah. Namun, kapasitas adaptasi pemerintah daerah dalam pengelolaan pasca bencana masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam aspek kelembagaan, koordinasi, dan integrasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan <em>resilient governance</em> dalam pengelolaan bencana dengan fokus pada strategi adaptasi pemerintah daerah pasca bencana. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap 47 literatur ilmiah periode 2021–2026, yang diseleksi melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan kelayakan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi adaptasi utama, yaitu: (1) penguatan kapasitas kelembagaan dan tata kelola adaptif; (2) integrasi kebijakan berbasis risiko dalam perencanaan pembangunan daerah; dan (3) peningkatan kesiapsiagaan operasional melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi multi-aktor. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kapasitas institusi, partisipasi masyarakat, dan koordinasi lintas sektor, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan sumber daya dan lemahnya sinergi antar lembaga. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kerangka konseptual dan praktis mengenai strategi adaptasi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan pasca bencana.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Winda Fransiska, Rani Wulandari, Boni Saputra https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2418 Analisis Kadar Tanin Anggur Laut (Caulerpa racemosa) pada Variasi Konsentrasi Etanol 2026-04-22T10:02:57+00:00 Nabila Rasyada nabilarasyada56@gmail.com Dwi Kurnia Putri a@gmail.com Vernonia Yora Saki a@gmail.com Ikhsan Ikhsan a@gmail.com Tri Danang Kurniawan a@gmail.com <p>Anggur laut (<em>Caulerpa racemosa</em>) mengandung tanin yang berpotensi untuk kesehatan, namun pengaruh konsentrasi pelarut terhadap kadar tanin masih belum jelas. Penelitian ini bertujuan menentukan serta membandingkan kadar tanin pada ekstrak etanol 70% dan 96% menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel dari Pantai Teluk Sepang diolah menjadi simplisia dan dimaserasi dengan etanol 70% dan 96%. Uji kualitatif menunjukkan kedua ekstrak positif tanin. Penetapan kadar dilakukan dengan metode Folin–Ciocalteu pada 775 nm dengan inkubasi 70 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tanin pada ekstrak etanol 70% sebesar 6,8±0,22 mg TAE/g sedangkan pada ekstrak etanol 96% sebesar 5,5±0,31 mg TAE/g. Namun, secara statistik tidak terdapat perbedaan signifikan (p &gt; 0,05). Artinya, perbedaan konsentrasi etanol tidak berpengaruh nyata terhadap kadar tanin, meskipun nilai etanol 70% lebih tinggi. Penelitian ini memberikan informasi ilmiah mengenai efektivitas pelarut etanol dalam ekstraksi tanin dari <em>Caulerpa racemosa</em> sebagai dasar pengembangan penelitian selanjutnya.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nabila Rasyada, Dwi Kurnia Putri, Vernonia Yora Saki, Ikhsan Ikhsan, Tri Danang Kurniawan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2214 Tata Kelola Multi-Aktor dalam Distribusi BBM Bersubsidi: Analisis Penanganan Kelangkaan di Bengkulu 2026-01-18T02:28:21+00:00 Pijar Qolbun Sallim pijarqolbunsallim@gmail.com Fandi Ramadian fandiramadian8@gmail.com Andri Rusta arusta@soc.unand.ac.id Irawati Irawati irawati@soc.unand.ac.id Muhammad Fajri mhdfajri@soc.unand.ac.id <p>Artikel ini menganalisis tata kelola multi-aktor dalam distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Provinsi Bengkulu dengan menyoroti karakter struktural kelangkaan yang terjadi secara berulang. Masalah penelitian difokuskan pada pola koordinasi antar aktor kebijakan, kapasitas pengawasan distribusi, serta keterkaitan antara kebijakan energi dan infrastruktur logistik daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan acuan teori tata kelola multi-aktor. Data diperoleh dari dokumen resmi pemerintah, laporan BPH Migas, publikasi Pertamina Patra Niaga, serta pemberitaan media, dan dianalisis melalui teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelangkaan BBM bersubsidi di Bengkulu bersifat struktural dan lintas sektor, bukan semata persoalan teknis pasokan. Fragmentasi koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan badan usaha distribusi menyebabkan tidak terbangunnya mekanisme respons yang terintegrasi. Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai merefleksikan lemahnya sinkronisasi kebijakan infrastruktur dan distribusi energi. Selain itu, pengawasan distribusi belum efektif karena belum terintegrasinya sistem digital dengan pengawasan lapangan serta keterbatasan kapasitas kelembagaan daerah. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM di Bengkulu berakar pada desain tata kelola yang belum kolaboratif secara substantif, sehingga memerlukan penguatan mekanisme koordinasi lintas sektor yang terinstitusionalisasi dan berkelanjutan.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Pijar Qolbun Sallim, Fandi Ramadian, Andri Rusta, Irawati Irawati, Muhammad Fajri https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2359 Implementasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penataan Kawasan Pedagang Kaki Lima Di Kota Medan 2026-03-23T02:28:02+00:00 Sintya Triselpeni Sinaga sintya.triselpeni@student.uhn.ac.id Marlan Hutahaean marlanhutahaean1965@gmail.com Johnson Pasaribu jhonson.pasaribu@uhn.ac.id <p>Penelitian ini membahas implementasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2022 tentang penataan kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Medan Metropolitan Trade Center (MMTC) Jalan William Iskandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan aparat pemerintah, pedagang kaki lima, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilakukan melalui sosialisasi, pengawasan, dan penertiban, namun pelaksanaannya belum berjalan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh faktor komunikasi kebijakan, keterbatasan sumber daya, sikap pelaksana dan pedagang, serta struktur birokrasi dalam pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas penataan PKL di kawasan pasar.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sintya Triselpeni Sinaga, Marlan Hutahaean, Johnson Pasaribu https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2396 Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis AutoCAD Dengan Model ADDIE Pada Siswa Kelas X DPIB SMK Negeri 2 Surabaya 2026-04-13T06:07:28+00:00 Bertha Dwitha Sari bertha.22085@mhs.unesa.ac.id Desy Ratna Arthaningtyas desyarthaningtyas@unesa.ac.id <p>Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis <em>AutoCAD</em> serta menguji kelayakan, efektivitas, dan respon peserta didik terhadap penggunaannya pada pembelajaran gambar teknik. Penelitian ini menggunakan metode R&amp;D (<em>Research and Development</em>) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari <em>Analysis</em>, <em>Design, Development, Implementation</em>, dan <em>Evaluation</em>. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>One Group</em> <em>Pretest-Posttest Design</em> dengan subjek penelitian sebanyak 30 peserta didik kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli, tes <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>, dan angket repon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi sebesar 84% dan dari ahli media sebesar 89%. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta didik, dari 65 pada <em>pretest</em> menjadi 95 pada <em>posttest</em>. Nilai N-Gain sebesar 0,85 termasuk dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul interaktif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik. Respon peserta didik terhadap penggunaan e-modul berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 80%.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Bertha Dwitha Sari, Desy Ratna Arthaningtyas https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2440 Efektivitas Model Contextual Teaching and Learning terhadap Berpikir Kritis Siswa SMK pada Elemen RAB dan Penjadwalan Konstruksi 2026-05-05T07:14:53+00:00 Rida Wahyu Astiwi rida.22034@mhs.unesa.ac.id Gde Agus Yudha Prawira Adistana a@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada elemen Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi yang masih didominasi oleh pembelajaran teoritis dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik serta mendeskripsikan respon peserta didik terhadap penerapan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>one group pretest-posttest</em> yang melibatkan 33 peserta didik kelas XI DPIB di SMKN 2 Surabaya. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator analisis (C4), evaluasi (C5), dan kreasi (C6), serta angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai meningkat dari 55,15 pada <em>pretest</em> menjadi 88,18 pada <em>posttest</em>, dengan nilai signifikansi 0,001 (p &lt; 0,05). Standar deviasi menurun dari 25,83 menjadi 9,42, dan ketuntasan belajar meningkat dari 30,30% menjadi 93,94%. Selain itu, respon peserta didik berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata 87,88%. Dengan demikian, model CTL efektif diterapkan dalam pembelajaran vokasional, khususnya pada materi perhitungan volume, bekisting, pembesian, dan penjadwalan konstruksi yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Rida Wahyu Astiwi, Gde Agus Yudha Prawira Adistana https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2460 Formulasi dan Evaluasi Sifat Fisik Gel Ekstrak Etanol Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Berbasis HPMC 2026-05-07T14:39:55+00:00 Nesa Triany nesatriany28@gmail.com Rose Intan Perma Sari a@a.com Suci Rahmawati a@a.com Putri Mulia a@a.com Dwi Kurnia Putri a@a.com <p>Daun cengkeh (<em>Syzygium aromaticum</em> L.) merupakan bagian dari tanaman cengkeh famili Myrtaceae yang mengandung senyawa bioaktif flavonoid dan eugenol dengan aktivitas antioksidan, namun pemanfaatannya masih terbatas dan sering menjadi limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula gel ekstrak etanol 96% daun cengkeh dengan karakteristik fisik paling optimal berdasarkan evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Sediaan gel diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F0 (0%), F1 (4%), F2 (8%), F3 (12%) menggunakan basis HPMC. Evaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan hedonik dengan tiga kali replikasi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula berbentuk semi padat, homogen, dan memenuhi standar mutu sediaan gel. Nilai pH berada pada rentang 5,53-6,50, viskositas 29.628-43.534 cPs, serta daya sebar 5,18-5,73 cm. Peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan viskositas menurun dan daya sebar meningkat. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik, F1 (4%) merupakan formula paling optimal karena memiliki konsistensi yang baik, warna lebih diterima panelis, serta tingkat kesukaan tertinggi.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nesa Triany, Rose Intan Perma Sari, Suci Rahmawati, Putri Mulia, Dwi Kurnia Putri https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1783 Analisis Media sebagai Metode Promosi Kesehatan pada Remaja dalam Upaya Mencegah Stunting: Tinjauan Literatur Sistematis 2025-08-04T09:01:08+00:00 Yoga Lau Sanjung yogalausanjung54@gmail.com Sitti Nur Djannah a@a.com Rochana Ruliyandari a@a.com <p>Stunting masih menjadi masalah kesehatan global yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta risiko morbiditas dan mortalitas anak. Pencegahan stunting perlu dimulai sejak remaja sebagai fase pra-konsepsi, sehingga diperlukan strategi promosi kesehatan yang efektif dan sesuai karakteristik sasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas berbagai media promosi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman remaja terkait pencegahan stunting. Studi ini menggunakan metode tinjauan sistematis dengan pendekatan scoping review sesuai rekomendasi PRISMA. Artikel dipilih melalui penelusuran Google Scholar pada rentang tahun 2019–2022 menggunakan kata kunci promosi kesehatan, media, konseling, dan stunting. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan dengan fokus penelitian, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi jenis media dan efektivitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media promosi yang digunakan meliputi brosur, poster, leaflet, flipchart, video, serta media sosial seperti WhatsApp. Media audiovisual terbukti lebih efektif dibandingkan media cetak karena mampu melibatkan lebih dari satu indera, meningkatkan daya tarik, retensi informasi, serta pemahaman responden. Media berbasis video dan konten digital juga lebih mudah diterima oleh remaja karena sesuai dengan kebiasaan konsumsi informasi mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa media audiovisual lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang stunting, dan memberikan kontribusi strategis dalam merancang intervensi edukatif berbasis media di masa depan.</p> 2026-04-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Yoga Lau Sanjung, Sitti Nur Djannah, Rochana Ruliyandari https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2343 Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas VIII MTs Ibnu Taimiyah Singkawang 2026-03-01T01:43:40+00:00 Khairun Nisa Suci khanici14@gmail.com Ediat Ediat ediat73@gmail.com <p>Pembelajaran Al-Qur’an Hadits memerlukan pendekatan yang mampu mengaitkan materi dengan pengalaman nyata peserta didik agar lebih bermakna. Namun, praktik pembelajaran di madrasah masih cenderung bersifat teacher-centered sehingga keterlibatan siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) pada siswa kelas VIII MTs Ibnu Taimiyah Singkawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 19 informan yang terdiri dari satu guru mata pelajaran, kepala madrasah, dan 17 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL telah diterapkan pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari, penggunaan diskusi kelompok, dan interaksi komunikatif antara guru dan siswa. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sarana serta belum diterapkannya seluruh komponen CTL, khususnya refleksi dan penilaian autentik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang lebih kontekstual, partisipatif, dan aplikatif di lingkungan madrasah.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Khairun Nisa Suci, Ediat Ediat https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2382 Deteksi Transisi Fase Memori pada Saham PT. Adaro Energy Indonesia Tbk. Menggunakan Split-Window Hurst Exponent 2026-04-05T16:49:18+00:00 Rizty Badri riztymaulida@unimed.ac.id Hadijah Hadijah Hadijah@unimed.ac.id Muhammad Hafiz Hafiz@unimed.ac.id Ira Safitri ira.safitri@sd.itera.ac.id <p>Fluktuasi harga saham sektor energi merupakan sistem kompleks non-linear yang seringkali tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh teori <em>Random Walk</em> klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik memori pasar dan mendeteksi fenomena transisi fase pada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menggunakan pendekatan Ekonofisika. Data <em>time series</em> harga penutupan harian diolah menggunakan metode <em>Rescaled Range (R/S) Analysis</em> yang dimodifikasi dengan algoritma <em>Split-Window Hurst Exponent</em> untuk menangkap dinamika pada skala waktu yang berbeda. Hasil simulasi komputasi menunjukkan adanya ketidaklinieran pada plot log-log (R/S), yang mengindikasikan keberadaan titik <em>crossover</em> pada <em>time lag</em> hari. Analisis tersegmentasi mengungkapkan dua rezim dinamis yang berbeda: (1) Rezim jangka pendek ( &lt; 20 hari) yang memiliki sifat persistensi kuat dengan nilai Hurst = 0.64 , dan (2) Rezim jangka panjang ( &gt; 20 hari) yang mengalami transisi menuju gerak stokastik acak dengan = 0.488. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pasar saham energi memiliki "memori" tren yang hanya bertahan efektif selama satu bulan perdagangan (sekitar 20 hari kerja) sebelum kembali ke kondisi ekuilibrium efisien. Metode deteksi <em>crossover</em> ini terbukti lebih akurat dalam memetakan efisiensi pasar dibandingkan estimasi Hurst tunggal konvensional, karena metode ini mampu mengungkap perubahan perilaku memori pasar yang tersembunyi pada skala waktu yang spesifik.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Rizty Badri, Hadijah, Muhammad Hafiz, Ira Safitri https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2414 Pengaruh Substitusi Air Kelapa Muda terhadap Kualitas Mikroskopis Semen Babi Landrace 2026-05-01T00:59:12+00:00 Yeston J. Bees januarioyeston@gmail.com Kirenius Ully a@a.com Yustiany Y. Bette a@a.com Agustinus R. Riwu a@a.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi pengencer <em>Semen Life</em> dan air kelapa muda (AKM) terhadap kualitas semen babi Landrace. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan: P0 (Semen Life 100%), P1 (75% Semen Life + 25% AKM), P2 (50% + 50%), P3 (25% + 75%), P4 (AKM 100%). Semen berkualitas diencerkan, dievaluasi pasca pengenceran, dikemas dalam tabung Eppendorf, dan disimpan dalam <em>coolbox</em> pada suhu 18–20°C. Motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan spermatozoa dievaluasi setiap 8 jam. Hasil menunjukkan perlakuan terbaik adalah P3 (25% Semen Life + 75% AKM) dengan motilitas 44,0%, viabilitas 51,6%, abnormalitas 5,3%, dan daya tahan 44,1 jam. Disimpulkan bahwa kombinasi tersebut mampu mempertahankan kualitas spermatozoa babi Landrace hingga 40 jam penyimpanan.</p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Yeston J. Bees, Kirenius Ully, Yustiany Y. Bette, Agustinus R. Riwu, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2468 Penerapan Algoritma Apriori untuk Analisis Pola Asosiasi Transaksi Penjualan Cafe Omalicious di Kota Manokwari 2026-05-10T17:32:32+00:00 Anjelita Indri Sapitri Samsya Marjan anjltaindrimarjan@gmail.com Ririn Ariyanti ririnaryanti0730@gmail.com Pricillia Lousiana Putri pricilliaputri04@gmail.com Yuliana Maria Prisca Abuwarenan Supit priskayuliana745@gmail.com <p class="Abstrak"><span lang="IN">Meningkatnya persaingan di industri Cafe mendorong pemilik usaha untuk memanfaatkan data transaksi sebagai dasar pengambilan keputusan. Cafe Omalicious di Manokwari telah mengumpulkan ribuan transaksi selama Triwulan IV tahun 2025, namun belum pernah menganalisisnya untuk mengidentifikasi pola pembelian pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Apriori dalam menemukan aturan asosiasi antar menu yang sering dibeli bersamaan. Data primer sebanyak 2.062 transaksi bersih dengan 68 item unik diolah menggunakan pustaka mlxtend pada platform Google Colaboratory dengan parameter minimum support 0,02 dan minimum confidence 0,3. Hasil analisis menunjukkan bahwa aturan asosiasi terkuat adalah “Es Teh Manis → Ayam Geprek” dengan nilai support 0,0218, confidence 0,302, dan lift 1,36. Aturan ini mengindikasikan bahwa pelanggan yang membeli Es Teh Manis memiliki peluang 30,2% untuk turut membeli Ayam Geprek. Temuan ini memperkuat penerapan algoritma Apriori pada usaha kuliner skala lokal berbasis data transaksi riil, sekaligus dapat dijadikan landasan strategis bagi manajemen cafe dalam pengembangan paket bundling, rekomendasi menu, serta pengelolaan stok yang lebih efisien.</span></p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Anjelita Indri Sapitri Samsya Marjan, Ririn Ariyanti, Pricillia Lousiana Putri, Yuliana Maria Prisca Abuwarenan Supit https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2191 Persepsi Mahasiswa Farmasi Semester I terhadap Transisi Pembelajaran dari SMA ke Perguruan Tinggi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2026-01-20T04:27:42+00:00 Dinda Permatasari permatadindaa01@gmail.com Salwa Mariyah Afaaf salwampaf12@gmail.com Sanda Hidayah sandahidayah1@gmail.com <p>Transisi dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ke perguruan tinggi merupakan fase krusial menuntut reorientasi akademik signifikan, terutama pada program studi dengan beban kerja teknis yang tinggi seperti Farmasi. Ketidaksiapan dalam menghadapi diskrepansi sistem pembelajaran dapat memicu tekanan emosional dan penurunan performa akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi persepse mahasiswa Farmasi semester I terhadap perubahan pola pembelajaran, volume, tugas, dan tuntutan otonomi belajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 24 mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melelui statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan adanya kesadaran kritis mahasiswa terhadap perbedaan gaya mengajar dosen (mean = 4,46), namun manajemen waktu tetap menjadi hambatan adaptasi yang paling signifikan (mean= 3,50). Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa menunjukkan resiliensi akademik dengan persepsi adaptasi yang cenderung positif. Keberhasilan transisi mahasiswa tidak hanya bergantung pada kematangan pribadi, tetapi memerlukan intervensi institusional yang sistematis. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan program pendampingan akademik dan dosen wali untuk mengoptimalkan intergrasi mahasiswa baru dalam sistem Pendidikan tinggi.</p> 2026-04-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Dinda Permatasari, Salwa Mariyah Afaaf, Sanda Hidayah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2357 Analisis Komparatif Implementasi Good Governance di Indonesia dan Singapura Berbasis Worldwide Governance Indicators 2026-03-28T06:11:38+00:00 Ihsan Hidayatullah ihsanhidayatullah28@gmail.com Teuku Muhammad Rafli Pangeran poponphone@gmail.com Vianca Naila Chandra viancachandra17@gmail.com Nurul Kamaly nurulkamaly@usk.ac.id <p>Tata kelola pemerintahan (<em>good governance</em>) merupakan prasyarat utama pembangunan berkelanjutan. Indonesia dan Singapura menunjukkan kontras signifikan dalam kualitas tata kelola, dengan kesenjangan yang tidak menunjukkan tanda penyempitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif implementasi good governance di kedua negara menggunakan kerangka <em>Worldwide Governance Indicators</em> (WGI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik analisis dokumen. Literatur dipilih secara selektif dari artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dan dokumen resmi lima tahun terakhir, serta didukung data WGI World Bank periode 2021-2024 untuk menangkap tren pasca-pandemi. Analisis dilakukan melalui komparasi deskriptif-analitik terhadap enam dimensi WGI. Hasil menunjukkan bahwa Singapura secara konsisten unggul pada seluruh dimensi dengan selisih 1,5-2,7 poin, sementara Indonesia mengalami penurunan pada empat dari enam dimensi, terutama pada kualitas regulasi dan pengendalian korupsi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesenjangan tata kelola cenderung melebar, dipengaruhi oleh faktor struktural seperti pelemahan kelembagaan antikorupsi, fragmentasi regulasi, dan menurunnya akuntabilitas publik. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyediaan analisis komparatif yang terintegrasi berbasis WGI, yang masih terbatas dalam studi sebelumnya, sehingga memberikan kerangka evaluasi tata kelola yang lebih sistematis dan berbasis indikator global. Temuan ini menegaskan pentingnya reformasi tata kelola yang terkoordinasi sebagai prasyarat perbaikan tata kelola yang berkelanjutan dan konsisten.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ihsan Hidayatullah, Teuku Muhammad Rafli Pangeran, Vianca Naila Chandra, Nurul Kamaly https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2394 Pengembangan E-Modul Berbasis SketchUp pada Materi Jembatan Rangka Baja di SMK Negeri Dander Bojonegoro 2026-04-13T06:08:54+00:00 Muchammad Ainur Rofiq muchammadainur.22079@mhs.unesa.ac.id Desy Ratna Arthaningtyas desyarthaningtyas@unesa.ac.id <p>Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan e-modul; (2) peningkatan hasil belajar; dan (3) respon peserta didik. Jenis penelitian menggunakan <em>Research and Development</em> (<em>RnD</em>) memanfaatkan model pengembangan 4D (<em>Define, Design, Develop, dan Disseminate</em>). Instrumen untuk penelitian ini berupa angket. Angket digunakan untuk menilai kelayakan e-modul melalui validasi ahli media dan materi. Data penelitian yang dikumpulkan berbentuk kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) kelayakan e-modul dinyatakan “sangat layak” dengan skor rerata sebesar 95%, sedangkan kelayakan materi dinyatakan ”sangat layak” dengan skor rerata sebesar 93%; (2) hasil belajar peserta didik menunjukkan peningkatan kognitif dengan nilai <em>N-Gain</em> <em>(g)</em> sebesar 0,9 (kategori tinggi), yang mengindikasikan efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman peserta didik.; dan (3) respon peserta didik terhadap penggunaan e-modul juga sangat positif, dengan rata-rata skor 88%. Kesimpulan penelitian ini adalah e-modul berbasis SketchUp dinyatakan layak, efektif, dan diterima dengan baik oleh peserta didik, serta memiliki keunggulan dibanding bahan ajar sebelumnya karena mampu menyajikan visualisasi tiga dimensi yang lebih interaktif. Hasil ini menunjukkan bahwa e-modul dapat menjadi alternatif bahan ajar yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi jembatan rangka baja di SMK.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Muchammad Ainur Rofiq, Desy Ratna Arthaningtyas https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2436 Faktor Penentu Keberhasilan Implementasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kabupaten Madiun 2026-04-28T05:46:49+00:00 Anna Fiulaizi annafiulaizi@gmail.com Juwita Pratiwi Lukman a@gmail.com <p>Implementasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di tingkat kabupaten di Indonesia menghadapi tantangan struktural yang serius, namun studi empiris tentang faktor-faktor yang menentukan keberhasilannya pada level pemerintahan ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penentu keberhasilan implementasi KPBU di tingkat kabupaten melalui studi kasus proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) Kabupaten Madiun, yaitu proyek KPBU pertama di Indonesia pada sektor konservasi energi tingkat kabupaten yang berhasil mencapai operasi komersial. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal diterapkan; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan pencocokan pola. Kerangka analitis mengintegrasikan <em>Critical Success Factors</em> (CSF), teori privatisasi, dan paradigma <em>New Public Management</em>. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga faktor dengan urgensi tertinggi, yaitu kejelasan tujuan dan sasaran, dukungan pemerintah lokal, dan kerangka hukum serta regulasi yang secara sinergis membentuk ekosistem <em>enabling conditions</em>. Secara empiris, ditemukan bahwa keberhasilan proyek APJ Madiun ditopang oleh tata kelola multi-level yang melampaui fungsi administratif konvensional, namun rentan terhadap risiko ketergantungan pada individu kunci. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu administrasi publik dengan memperluas proposisi teori privatisasi bahwa implementasi KPBU yang efektif di tingkat daerah membutuhkan <em>strong state facilitation</em>, bukan sekadar <em>state withdrawal</em>, serta menawarkan kerangka kebijakan infrastruktur yang dapat direplikasi oleh pemerintah kabupaten lain di Indonesia.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Anna Fiulaizi, Juwita Pratiwi Lukman https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2455 Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Logo Dan Golongan Obat Di Kelurahan Nusa Indah Kota Bengkulu 2026-05-07T10:19:06+00:00 Sowan Agilianto agiliantosowan@gmail.com Suci Rahmawati srahmawati@unib.ac.id Marisadonna Asteria Marisadonna@unib.ac.id Ikhsan Ikhsan Ikhsan@unib.ac.id Samwilson Slamet sslamet@unib.ac.id <p>Pengetahuan masyarakat tentang logo dan golongan obat penting dalam mendukung penggunaan obat yang aman dan rasional, terutama dalam praktik swamedikasi. Kurangnya pemahaman dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang logo dan golongan obat di Kelurahan Nusa Indah Kota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 98 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 10 pertanyaan skala Guttman. Analisis data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.Hasil menunjukkan bahwa 51% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah dan 49% memiliki pengetahuan baik. Tingkat pengetahuan bervariasi berdasarkan karakteristik responden, dimana laki-laki cenderung lebih baik, usia 21–30 tahun mendominasi, serta pendidikan SMA/SMK memiliki pengetahuan baik terbanyak.Kesimpulannya, tingkat pengetahuan masyarakat masih tergolong rendah sehingga diperlukan edukasi untuk meningkatkan penggunaan obat yang aman dan rasional.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sowan Agilianto, Suci Rahmawati, Marisadonna Asteria, Ikhsan Ikhsan, Samwilson Slamet https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2326 Penguatan Kebijakan Hukum Koperasi Merah Putih dalam Menumbuhkan Ekonomi Masyarakat Desa yang Inklusif Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Lampung Selatan 2026-02-21T07:00:51+00:00 Dauri Dauri dauri170996@gmail.com Eka Pratiwi a@gmail.com Misgi Puji Astuti a@gmail.com <p>Asta cita Presiden Republik Indonesia salah satunya adalah terkait dengan pangan dan ekonomi masyarakat. Ada 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia, salah satunya di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan. Akan tetapi dalam pembangunan koperasi merah putih tersebut terdapat banyak hambatan seperti terjadinya ketidak pastian antara aturan pemerintah dan kearifan lokal masyarakat desa. Prinispnya koperasi merah putih ini dilaksanakan atas dasar nilai-nilai kearifan lokal dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa. Di tengah tantangan modernisasi ekonomi, sering kali terjadi diskoneksi antara aturan hukum positif dengan praktik sosial di pedesaan dan juga terhadap regulasi pemerintah yang ada belum di sesuaikan dengan regulasi yang ada di desa terkait hadirnya koperasi merah putih. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris, studi ini mengevaluasi sejauh mana kerangka hukum Koperasi Merah Putih mampu mengakomodasi tradisi gotong royong sebagai instrumen perlindungan hukum dan penguatan ekonomi. Penelitian ini di Kabupaten Lampung selatan dengan menggunakan sampel yaitu Desa Rejomulyo (Jati Agung), Desa Bumisari (Natar), Desa Sidomulyo, dan rencana di Desa Bumidaya (Palas) serta Marga Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi antara regulasi yang akuntabel dan kearifan lokal terbukti efektif menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana partisipasi masyarakat meningkat dan risiko konflik horizontal berkurang. Koperasi Merah Putih berperan tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai lembaga penjamin kepastian hukum bagi pelaku usaha mikro di desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai lokal ke dalam tata kelola formal koperasi adalah kunci utama dalam mewujudkan kemakmuran desa yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial sesuai amanat konstitusi.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Dauri Dauri, Eka Pratiwi, Misgi Puji Astuti https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2378 Kepemimpinan dan Manajemen Nehemia: Analisis Kualitatif terhadap Relevansinya dalam Penggembalaan Gereja Modern 2026-04-01T09:35:56+00:00 Stanisluas Aditya Mahendra aditya_mahendra@yahoo.com Roganda Meta Plora Purba rogandameta689@gmail.com Amce Silalahi amce.silalahi766@gmail.com <p>Analisis ini mengkaji manajemen proyek dan kepemimpinan Nehemia dalam pembangunan kembali tembok Yerusalem serta relevansinya bagi manajemen dan penggembalaan gereja modern. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber utama Kitab Nehemia dan literatur sekunder teologi, manajemen, dan kepemimpinan Kristen dan mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam kepemimpinan Nehemia, seperti integritas spiritual, ketajaman strategis, manajemen krisis, dan kemampuan mobilisasi sumber daya. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi antara spiritualitas yang mendalam dan manajemen yang profesional adalah solusi efektif bagi tantangan kompleksitas organisasi gereja saat ini Hasil analisis menunjukkan bahwa Nehemia menerapkan tahapan manajemen proyek serupa standar PMI meliputi inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penutupan proyek serta prinsip kepemimpinan seperti <em>servant leadership</em>, visi strategis, integritas, dan manajemen risiko. Nehemia sering dipandang sebagai prototipe pemimpin yang visioner dan administrator yang handal dalam tradisi biblika. Penerapan prinsip tersebut terbukti relevan bagi manajemen gereja dalam aspek perencanaan program, pengelolaan sumber daya jemaat, kepemimpinan pastoral, dan pembinaan karakter pelayan. Temuan studi ini memberikan rekomendasi praktis bagi gembala sidang dan majelis gereja dalam membangun manajemen organisasi gereja yang efektif sekaligus setia pada panggilan penggembalaan Alkitabiah.</p> 2026-05-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Stanisluas Aditya Mahendra, Roganda Meta Plora Purba, Amce Silalahi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2412 Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Jahe Putih (Zingiber officinale) terhadap Aktivitas Bakteri Escherichia coli dengan Metode Difusi Cakram 2026-05-05T04:48:07+00:00 Sandika Al Zikri sandikaalzikri26@gmail.com Suci Rahmawati srahmawati@unib.ac.id Putri Mulia pmulia@unib.ac.id Oky Hermansyah oky.hermansyah@unib.ac.id Rizki Oktarini roktarini@unib.ac.id <p>Mikroorganisme seperti Escherichia coli merupakan salah satu penyebab utama diare. Bakteri ini sebenarnya merupakan flora normal yang hidup dalam saluran pencernaan manusia dan hewan berdarah panas, namun dalam kondisi tertentu dapat menjadi patogen. Peningkatan kasus infeksi diare yang disebabkan oleh bakteri ini sering dikaitkan dengan penggunaan antibiotik yang tidak tepat, sehingga memicu terjadinya resistensi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antibakteri yang berasal dari bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan uji aktivitas antibakteri metode difusi cakram. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol 70% hingga menghasilkan ekstrak kental. Kombinasi ekstrak dibuat dengan perbandingan 1:1 pada berbagai konsentrasi, yaitu 10%, 20%, 40%, 60%, dan 80%. Pengujian dilakukan pada media Mueller Hinton Agar dengan ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Aktivitas antibakteri diukur berdasarkan diameter zona hambat, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji One Way ANOVA serta uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10% dan 20% tidak terbentuk zona hambat. Aktivitas antibakteri mulai terlihat pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80% dengan rata-rata zona hambat masing-masing sebesar 6,30 mm; 7,08 mm; dan 8,57 mm yang tergolong kategori sedang. Kontrol positif menunjukkan daya hambat sangat kuat, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli yang bersifat dose-dependent, dengan aktivitas terbaik pada konsentrasi 80%, meskipun masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sandika Al Zikri, Suci Rahmawati, Putri Mulia, Oky Hermansyah, Rizki Oktarini https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2466 Framing Media atas Kebijakan Makan Bergizi Gratis dalam Pernyataan Prabowo pada Hari Buruh 2026 2026-05-10T04:18:12+00:00 Harits Tryan Akhmad harits.akhmad@students.paramadina.ac.id Irandi Kasmara irandi.kasmara@students.paramadina.ac.id Edison Bonartua Hutapea edison.bonartua@paramadina.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis konstruksi framing empat media daring nasional Detik.com, Kompas.com, Fajar.co.id, dan Netralnews.com dalam meliput pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menerapkan model analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat dimensi: <em>define problems</em>, <em>diagnose causes</em>, <em>make moral judgement</em>, dan <em>treatment recommendation</em>. Analisis difokuskan pada judul berita sebagai elemen pembentuk persepsi paling dominan dalam ekosistem jurnalisme digital, mengingat kecepatan konsumsi informasi mendorong pembaca untuk membentuk opini berdasarkan judul semata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat media mengonstruksi realitas berbeda atas peristiwa yang sama: Netralnews.com menampilkan framing konfrontatif-dramatik yang paling menonjol dengan diksi emosional; Fajar.co.id menggunakan framing konfrontatif-populis yang menekankan solidaritas kolektif buruh; Detik.com menerapkan framing faktual-kontekstual yang relatif netral; sementara Kompas.com menggunakan framing dialogis-institusional yang memosisikan Prabowo sebagai figur otoritatif. Perbedaan ini mencerminkan ideologi dan kebijakan redaksional masing-masing media. Penelitian ini menegaskan bahwa konstruksi realitas dalam jurnalisme digital berperan signifikan membentuk persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah, sekaligus menggarisbawahi urgensi peningkatan literasi media agar masyarakat mampu membaca dan mengevaluasi framing secara kritis.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Harits Tryan Akhad, Irandi Kasmara, Edison Bonartua Hutapea https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2141 Pengembangan dan Uji Kelayakan Buku Panduan Pengoperasian Alat Four Point Probe Berbasis Model ADDIE untuk Karakterisasi Sifat Kelistrikan Material 2026-02-04T03:53:11+00:00 Rodhotul Muttaqin muttaqinfisika@mail.unnes.ac.id Heru Saputra herusaputra6@gmail.com Upik Nurbaiti upik_nurbaiti@mail.unnes.ac.id Natalia Erna Setyaningsih nataliaerna@mail.unnes.ac.id Danang Subarkah Hadikawuryan danangsh@mail.unnes.ac.id <p><em>Four Point Probe</em> (FPP) merupakan alat karakterisasi sifat kelistrikan material yang digunakan di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Semarang (UNNES). Penggunaan FPP belum didukung oleh buku panduan pengoperasian yang sistematis, sehingga mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami prinsip kerja dan prosedur pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan pengoperasian alat <em>Four Point Probe</em> berbasis model ADDIE yang praktis, informatif, dan mudah dipahami. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 86% mahasiswa memerlukan panduan pengoperasian FPP. Uji validitas oleh ahli materi, bahasa, dan media memperoleh skor rata-rata 79 dengan kategori valid, sedangkan uji kelayakan oleh mahasiswa memperoleh skor rata-rata 75 dengan kategori layak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa buku panduan yang dikembangkan memenuhi standar kualitas isi dan penyajian serta memiliki tingkat keberterimaan yang baik di kalangan mahasiswa. Pengembangan buku panduan pengoperasian FPP diharapkan dapat mendukung pembelajaran dan penelitian dalam bidang karakterisasi material khususnya film tipis.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Rodhotul Muttaqin, Heru Saputra, Upik Nurbaiti, Natalia Erna Setyaningsih, Danang Subarkah Hadikawuryan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2353 Analisis Efektivitas Penerapan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023 Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima 2026-03-23T02:33:15+00:00 Monika Br Depari a@a.com Maringan Panjaitan a@a.com Natalia Sihombing natalia.sihombing@uhn.ac.id <p>Penelitian ini membahas Efektivitas Penerapan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023 dalam penertiban pedagang kaki lima di kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Penelitian ini berfokus pada bagaimana efektivitas implementasi kebijakan tersebut serta hambatan yang ada dalam pelaksanaanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penerapan peraturan daerah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Wililiam J. Duncan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari apparat Satuan Polisi Pamong Praja dan Pedagang Kaki Lima. Analisis data di lakukan secara sistematis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023 tergolong cukup efektif dalam menciptakan ketertiban ruang publik secara administratif dan strukrural. Penertiban mampu mengurangi aktivitas pedagang kaki lima di lokasi terlarang serta meningkatkan keteraturan lingkungan. Namun, efektivitas tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih di temukan pelanggaran yang berulang yang di pengaruhi oleh faktor sosial ekonomi dan pengawasan berkelanjutan.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Monika Br Depari, Maringan Panjaitan, Natalia Sihombing https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2389 Ketergantungan Gadget dan Dampaknya terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Peserta Didik SD : Studi Literatur 2026-05-10T19:12:55+00:00 Nada Aulia Nur’aini nada.aulia.2501516@students.um.ac.id Najwa Pasha Ramadhani najwa.pasha.2501516@students.um.ac.id Keisya Dini Milan Sari milankeisya47@gmail.com Nadiva Rahma Paulina Putri nadiva.rahma.2501516@students.um.ac.id Nezhatian Adi Firmansyah nezhatian.adi.2501516@students.um.ac.id Surayanah Surayanah a@a.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ketergantungan gadget terhadap perkembangan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menyeleksi jurnal dan artikel ilmiah yang relevan berdasarkan kesesuaian topik, tahun terbit, dan keterkaitannya dengan perkembangan sosial-emosional anak pada periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial, kemampuan komunikasi, serta kestabilan emosi anak. Anak cenderung mengalami kesulitan memahami dan mengelola emosi karena terbiasa memperoleh kepuasan instan dari gadget. Faktor penyebab ketergantungan meliputi kurangnya pengendalian diri, rasa bosan, pola asuh orang tua, dan lingkungan pergaulan. Meskipun demikian, gadget juga memiliki manfaat apabila digunakan secara bijak untuk mendukung pembelajaran dan akses informasi. Oleh karena itu, penggunaan gadget pada anak perlu diawasi dan dibatasi agar perkembangan sosial-emosional peserta didik dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini penting sebagai dasar dalam meningkatkan perhatian orang tua dan guru terhadap penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar.</p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nada Aulia Nur’aini, Najwa Pasha Ramadhani, Keisya Dini Milan Sari, Nadiva Rahma Paulina Putri, Nezhatian Adi Firmansyah, Surayanah Surayanah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2433 Evaluasi Pengaruh Functional Communication Training dalam Mengurangi Perilaku Menjerit Siswa Autisme 2026-04-28T05:25:15+00:00 Tiara Ramadhani tiara.unirmd.1103@gmail.com Antoni Tsaputra a@a.com Mega Iswari a@a.com Endang Sri Handayani a@a.com <p>Komunikasi merupakan proses pertukaran informasi yang berperan penting dalam interaksi sosial. Siswa dengan autisme mengalami gangguan perkembangan komunikasi, interaksi dan perilaku. Gangguan komunikasi menyebabkan munculnya perilaku menjerit pada siswa dengan autisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan frekuensi perilaku menjerit siswa autisme setelah penerapan <em>Functional Communication Training</em> (FCT) dan mengetahui peningkatan <em>Functional Communication Respon</em> (FCR). Penelitian menerapkan metode <em>Single Subject Research</em> (SSR<strong>) </strong>dengan desain tipe A-B-A. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung sebanyak tiga kali pertemuan, pencatatan perilaku (<em>Behavior Recording</em>) sebanyak 16 pertemuan, catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan visual grafik. Pengumpulan data dilakukan sebanyak 4 sesi pada fase <em>baseline</em> 1 (A1), 8 sesi fase intervensi dengan <em>prompting</em> berupa kalimat “Bu, tolong saya”, dan 4 sesi pada fase <em>baseline</em> 2 (A2). Hasil analisis data antar kondisi A1-B-A2 menunjukkan nilai overlap dengan persentase 0% pada kondisi A1 dengan B, 12,5% perbandingan kondisi A2 dengan B untuk perilaku menjerit. Persentase overlap pada FCR 0% kondisi A1 dengan B dan 25% kondisi A2 dengan B. Nilai overlap rendah mengidentifikasi bahwa FCT memilki efek yang kuat terhadap perubahan perilaku, serta meningkatkan FCR pada subjek. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan perubahan yang positif dalam menurunkan perilaku menjerit serta meningkatkan kemampuan komunikasi fungsional pada siswa dengan autisme. <em>Prompting</em> “Bu, tolong saya” dapat dijadikan alternatif strategi yang tepat dalam menangani perilaku menjerit yang disebabkan oleh hambatan komunikasi.</p> 2026-05-05T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Tiara Ramadhani, Antoni Tsaputra, Mega Iswari, Endang Sri Handayani https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2293 Analisis Korelasional Antara Motivasi Belajar Dan Self-Regulated Learning Pada Siswa SMA Negeri di Kecamatan Samarinda Ulu 2026-02-07T03:12:24+00:00 Cucu Yulia Ningsih cyulianingsih2003@gmail.com Kumaidi Kumaidi Kum538@umkt.ac.id Rahayu Farida rf203@umkt.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan <em>self-regulated learning</em> (SRL) pada siswa SMA Negeri di Kecamatan Samarinda Ulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 250 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>cluster random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui skala motivasi belajar dan skala <em>self-regulated learning</em> yang telah melalui proses validasi isi dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi <em>Pearson Product Moment</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi belajar dan <em>self-regulated learning</em> (r = 0,908; p &lt; 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan motivasi belajar yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan regulasi diri dalam belajar yang lebih baik. Secara deskriptif, mayoritas siswa menunjukkan tingkat motivasi belajar dan <em>self-regulated learning</em> pada kategori tinggi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa motivasi belajar merupakan faktor penting dalam pengembangan kemampuan belajar mandiri pada siswa sekolah menengah atas. Temuan ini memperkuat model teoretis yang mengaitkan konstruksi motivasional dengan <em>self-regulated learning</em> dalam konteks pendidikan menengah.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Cucu Yulia Ningsih, Kumaidi Kumaidi, Rahayu Farida https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2364 Peranan Dinas Pendidikan Dalam Pengawasan Program Makanan Bergizi Gratis Di Sekolah Dasar Negeri Kota Pematang Siantar 2026-03-27T02:45:02+00:00 Selvi Elvrida Samosir selvi.elvrida@student.uhn.ac.id Maringan Panjaitan maringan.panjaitan@uhn.ac.id Jonson Rajagukguk jonson.rajagukguk@uhn.ac.id <p>Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta mengungkap berbagai masalah penelitian yaitu, bagaimana Peranan Dinas Pendidikan dalam melakukan pengawasan Makan Bergizi Gratis di pematang siantar dan sudah sejauh mana penyaluran MBG di sekolah yang ada di Pematang Siantar. beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan sumber informasi dari informan yang dianggap relevan seprti kepala dinas pendidikan, anak sekolah sebagai sasaran MBG dan masyarakat sebagai pelaksanan dan orang tua Murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan sejak awal tahun 2025. Faktor pendukungnya adalah 1) kebijakan pemerintah, 2) kebijakan satuan Pendidikan, Faktor penghambat antara lain, keterlambatan distribusi makanan dari dapur penyedia makanan menuju sekolah, serta keterbatasan fasilitas pendukung di sekolah seperti tempat penyimpanan makanan dan alat makan bagi siswa. Pelaksanaan program MBG di Kota Pematangsiantar juga masih belum merata karena belum seluruh sekolah dapat menerima manfaat dari program tersebut. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah dapur penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang telah beroperasi serta proses pembangunan fasilitas pendukung yang masih berlangsung.Berdasarkan hasil penelitian, maka rekomendasi yang diberikan bahwa Dinas Pendidikan diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah penerima manfaat. Pihak sekolah diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan program MBG dengan mengelola proses pembagian makanan secara tertib dan terorganisir. Penyedia makanan diharapkan dapat meningkatkan ketepatan waktu dalam proses pendistribusian makanan ke sekolah serta memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa telah memenuhi standar gizi dan keamanan pangan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.</p> 2026-04-02T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Delvi Elvrida Samosir, Maringan Panjaitan, Jonson Rajagukguk https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2405 Formulasi dan Evaluasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol 96% Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak 2026-04-18T05:21:08+00:00 Insyani Baroqah a@a.com Rose Intan Perma Sari roseintan@unib.ac.id Marisadonna Asteria a@a.com Suci Rahmawati a@a.com Dwi Kurnia Putri a@a.com <p>Kebutuhan akan sediaan topikal yang stabil, nyaman digunakan, dan memiliki karakteristik fisik yang baik masih menjadi tantangan dalam pengembangan formulasi berbasis bahan alam. Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, dan tanin yang berpotensi dimanfaatkan, namun pemanfaatannya dalam bentuk sediaan emulgel masih terbatas. Oleh karena itu, emulgel dipilih karena mampu menggabungkan keunggulan emulsi dan gel sehingga meningkatkan stabilitas dan kenyamanan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik emulgel ekstrak etanol 96% daun angsana dengan variasi konsentrasi. Empat formula dibuat, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (5%), dan F3 (10%), kemudian diuji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, dan hedonik. Hasil menunjukkan seluruh formula berbentuk semi padat, homogen, dengan warna yang semakin pekat seiring peningkatan konsentrasi. Nilai pH F1 (6,0) berada dalam rentang pH kulit, sedangkan F3 (4,6) mendekati batas bawah. Daya sebar F1 (6,5 cm) memenuhi standar, sementara F3 (5,0 cm) berada pada batas bawah. Viskositas F1 (12020,55±123,92 cP) memenuhi standar, sedangkan F3 (±8000 cP) lebih rendah sehingga cenderung lebih encer. Seluruh formula bertipe minyak dalam air (M/A), dan uji hedonik menunjukkan F1 paling disukai. Dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak memengaruhi karakteristik fisik emulgel daun angsana. Formula F1 (1%) merupakan formula paling optimal dan menunjukkan performa terbaik, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sediaan topikal berbasis bahan alam.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Insyani Baroqah, Rose Intan Perma Sari, Marisadonna Asteria, Suci Rahmawati, Dwi Kurnia Putri https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2446 Pengaruh Bahan Ajar Handout terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif pada Mata Pelajaran Desain Pemodelan Jalan dan Jembatan 2026-05-02T16:03:37+00:00 Muhammad Wildan Habibur Rahman muhammadwildan.22068@mhs.unesa.ac.id Soeparno Soeparno a@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) keterlaksanaan proses pembelajaran dengan memanfaatkan bahan ajar handout pada elemen Desain Pemodelan Jalan dan Jembatan; serta (2) perbedaan hasil belajar kognitif siswa antara kelas kontrol yang tidak menggunakan handout dan kelas eksperimen yang menggunakan handout hasil pengembangan peneliti pada materi klasifikasi jalan. Penelitian ini menerapkan metode Quasi-Experimental Design dengan melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan meliputi pretest, posttest, serta angket validasi guna menilai kelayakan handout berdasarkan penilaian para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlaksana-an pembelajaran pada ranah guru mencapai 89%, sedangkan pada ranah siswa sebesar 87%. Kedua nilai tersebut berada pada rentang 76%–100% dengan kategori sangat baik, sehingga pelaksanaan pembelajaran menggunakan bahan ajar handout dapat dinyatakan berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil analisis Independent Sample t-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) &lt; 0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan tersebut juga didukung oleh rata-rata persentase kenaikan nilai, di mana kelas eksperimen memperoleh kenaikan sebesar 112%, sedangkan kelas kontrol sebesar 86,94%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan bahan ajar handout memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Wildan Habibur Rahman, Soeparno Soeparno https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2463 Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran di RS Radjiman Wediodiningrat Lawang 2026-05-10T04:29:25+00:00 Hanim Nur Faizah hanimfaizah.stikesnu@gmail.com Mokhammad Nurhadi madinarrohmah@gmail.com Fitri Purnaningsih fitripurnaningsih1985@gmail.com Jenni Izza Mawarda inijenni2003@gmail.com Salva Aswa Nabila nabilasalva353@gmail.com Iffah Rabiatul Adawiyah ifarabiatuladawiyah@gmail.com <p>Gangguan persepsi sensori atau halusinasi dapat menurunkan fungsi sosial dan meningkatkan risiko perilaku maladaptif, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sensori menjadi salah satu intervensi non-farmakologis untuk membantu pasien mengenali dan mengontrol halusinasi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest menggunakan instrumen lembar observasi pre-post test. Populasi penelitian berjumlah empat pasien halusinasi pendengaran melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi, yaitu mengenal halusinasi dan mengontrol halusinasi dengan teknik menghardik, melalui tahapan persiapan, orientasi, kerja, dan terminasi. Hasil penelitian sebelum dilakukan terapi pada sesi pertama, kemampuan pasien mengenali halusinasi masih terbatas, 2(50%) pasien belum mampu menyebutkan perasaan halusinasi muncul, 3(75%) pasien belum mampu menyebutkan waktu dan lamanya, serta 1(25%) pasien belum mampu mengidentifikasi isi halusinasi. Pada sesi kedua, hanya 1(25%) pasien mampu memperagakan teknik menghardik, seluruh peserta tidak mampu menjelaskan efektivitasnya. Setelah dilakukan terapi di sesi pertama, 3(75%) pasien mampu menyebutkan perasaan saat halusinasi muncul, 4(100%) pasien mampu mengidentifikasi waktu, lama, isi halusinasi. Pada sesi kedua, 3(75%) pasien mampu menjelaskan efektivitas cara yang digunakan, 4(100%) pasien mampu menyebutkan serta memperagakan teknik menghardik. Secara keseluruhan, terapi ini efektif meningkatkan kemampuan kontrol halusinasi dan berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam pelayanan keperawatan jiwa di ruang rawat inap.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Hanim Nur Faizah, Mokhammad Nurhadi, Fitri Purnaningsih, Jenni Izza Mawarda, Salva Aswa Nabila, Iffah Rabiatul Adawiyah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1992 Karakteristik Fisiko-Kimia Briket Bioarang Campuran Arang Kotoran Kambing, Tempurung Buah Lontar Dan Mayang Lontar 2026-02-05T15:23:58+00:00 Yakob R. Noah a@a.com Kristofel Natto krisnato26@gmail.com Grace Maranatha a@a.com Upik S. Rosnah a@a.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan utnuk mengetahui pengaruh kualitas fisiko-kimia briket bioarang campuran kotoran kambing,mayang lontar dan tempurung buah lontar. Rancangan yang digunakan adalah rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Empat perlakuan meliputi P1= Kotoran kambing 50%,Mayang lontar 10% dan Tempurung Lontar 40%, P2 = kotoran kambing 50%, Mayang lontar 20% dan Tempurung lontar 30%, P3 = Kotoran Kambing 50%,Mayang lontar 30% dan Tempurung Lontar 20%, P4= Kotoran Kambing 50%,Mayang lontar 10% dan Tempurung Lontar 40%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah rendemen briket, densitas, kadar air, kadar abu dan nilai kalor. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian dilanjutkan dengan analisis sidik ragam (ANOVA).Jika ada perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan uji Berganda Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan rendemen (357,44<sup>a</sup>), densitas (0,689<sup>bc</sup>), kadar air (4,32<sup>a</sup>), kadar abu (23,55<sup>d</sup>) dan nilai kalor (2637,41<sup>a</sup>). Disimpulkan bahwa penggunaan briket bioarang yang terbaik terdapat pada P<sub>4</sub>(arang kotoran kambing 50% + mayang lontar 10% + tempurung lontar 40 + perekat 6%) dengan parameter rendemen briket, densitas,kadar air, kadar abu dan nilai kalor.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Yakob R. Noah, Kristofel Natto, Grace Maranatha, Upik S. Rosnah, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2349 Perilaku Konsumtif Mahasiswa dari Keluarga Menengah di Kota Kupang: Implikasi Interaksi Teman Sebaya dan Literasi Keuangan 2026-04-20T04:13:57+00:00 Enjelika Vera Naben enjelikavera2511@gmail.com Nilam Suryani Sastra Ngailo nilamsuryani04@gmail.com Itamar Vebrianti Hauteas tamarhauteas2004@gmail.com Hengki Irvanto Lao Nada nadalaohengki@gmail.com Ryan Reivener Padaleti reivenerpadaleti@gmail.com Fernando Saragih fernando.saragih@staf.undana.ac.id <p>Pada masa sekarang perilaku konsumtif merupakan salah satu masalah yang krusial yang dihadapi berbagai mahasiswa. Perilaku ini tercermin dalam gaya hidup modern yang cenderung mengikuti tren terbaru tanpa mempertimbangkan kebutuhan nyata dan rasional sehingga memperparah perilaku konsumtif yang berlebihan. Selain itu perilaku konsumtif dipengaruhi oleh teman sebaya dan literasi keuangan, yang mana dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei, dengan 80 responden mahasiswa berusia 19-25 tahun dengan pendapatan minimal Rp 1.000.000. Teknik sampling yang dipakai ialah probability sampling dengan pendekatan insidental. Populasi dalam kajian ini mencakup seluruh mahasiswa di lima perguruan tinggi di Kota Kupang. Instrumen penelitian terdiri dari 47 pernyataan yang layak digunakan. Pengolahan data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi berganda, dan uji hipotesis. Hasilnya, pengaruh teman sebaya terhadap perilaku konsumtif bersifat positif (0,700) dan signifikan (0,000), sedangkan literasi keuangan menunjukkan pengaruh positif (0,006) namun tidak signifikan (0,953). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 66,758 &gt; F tabel 3,11 dan signifikansi 0,000.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Enjelika Vera Naben, Nilam Suryani Sastra Ngailo, Itamar Vebrianti Hauteas, Hengki Irvanto Lao Nada, Ryan Reivener Padaleti, Fernando Saragih https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2386 Pengaruh Rasio Fe(III)/Fe(II) terhadap Sifat Nanopartikel Magnetit dari Pasir Besi Alam melalui Metode Kopresipitasi 2026-04-07T07:15:54+00:00 Jihan Fatia jihanfatia209@gmail.com Ridwan Yusuf Lubis a@a.com Miftahul Husnah a@a.com <p>Kebutuhan material magnetik berbasis sumber alam mendorong sintesis nanopartikel magnetit (Fe₃O₄) dari pasir besi. Kebutuhan akan material magnetik berbasis sumber alam yang efisien dan bernilai tambah tinggi mendorong penelitian terhadap sintesis nanopartikel magnetit dari pasir besi. Magnetit (Fe₃O₄) merupakan material yang banyak diaplikasikan dalam bidang katalis, biomedis, dan pemisahan magnetik karena sifat superparamagnetik, kestabilan kimia, serta biokompatibilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio Fe(III)/Fe(II) terhadap karakteristik nanopartikel magnetit yang disintesis dari pasir besi alam melalui metode kopresipitasi. Variasi rasio yang digunakan meliputi 1:1, 1:2, 2:1, dan 1:3 (v/v), diikuti proses pengeringan pada 200 °C selama 1 jam. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRF, XRD, SEM, dan UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir besi memiliki kandungan Fe yang tinggi sehingga potensial sebagai bahan baku. Variasi rasio Fe(III)/Fe(II) terbukti memengaruhi struktur kristal, ukuran kristalit, dan morfologi partikel, dengan rasio 2:1 menghasilkan karakteristik terbaik berupa struktur spinel kubik dan ukuran kristalit paling kecil. Selain itu, nanopartikel menunjukkan morfologi relatif bulat dan sifat optik yang khas pada rentang UV. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sintesis nanopartikel magnetit berbasis sumber daya alam melalui optimasi rasio prekursor untuk memperoleh karakteristik material yang lebih baik.</p> 2026-04-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jihan Fatia, Ridwan Yusuf Lubis, Miftahul Husnah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2430 Analisis Framing Kompas.id tentang Kasus Child Grooming: Antara Keberimbangan Pemberitaan dan Keberpihakan kepada Korban 2026-05-01T00:57:31+00:00 Elsa Faturahmah elsa.faturahmah@students.paramadina.ac.id Desi Wahyuni desi.wahyuni@students.paramadina.ac.id Edison Bonartua Hutapea Edison.bonartua@paramadina.ac.id <p>Pemberitaan berimbang yang menempatkan semua pihak secara setara selama ini menjadi prinsip utama dalam jurnalisme. Namun, dalam peliputan kekerasan berbasis gender terhadap anak, prinsip ini menghadapi dilema etis karena berpotensi mengaburkan ketimpangan relasi kuasa dan mengabaikan perlindungan korban. Penelitian ini membahas bagaimana prinsip keberimbangan dipraktikkan dan dinegosiasikan dengan keberpihakan terhadap korban dalam pemberitaan kasus <em>child grooming</em> di Kompas.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing terhadap tiga artikel yang dipublikasikan pada 14–16 Januari 2026 terkait kasus yang dialami Aurelie Moeremans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan menampilkan variasi framing dari level struktural, sosial, hingga individual dalam mengonstruksi isu, sekaligus secara konsisten menghadirkan perspektif korban melalui penolakan <em>victim blaming</em> dan penekanan pada relasi kuasa. Di sisi lain, prinsip keberimbangan tetap dipertahankan sebagai kerangka kerja jurnalistik, meskipun tidak selalu diwujudkan melalui distribusi suara yang setara, terutama dalam keterbatasan representasi narasi pelaku. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberimbangan tidak dapat dimaknai secara kaku sebagai <em>cover both sides</em>, melainkan sebagai praktik kontekstual yang perlu mempertimbangkan keadilan berbasis perspektif korban. Dengan demikian, keberpihakan kepada korban merupakan bagian dari tanggung jawab etis jurnalisme dalam melindungi kelompok rentan sekaligus membangun kesadaran publik terhadap kekerasan yang bersifat struktural.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Elsa Faturahmah, Desi Wahyuni, Edison Bonartua Hutapea https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2278 Pengaruh Brand Image dan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare MS Glow pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nusa Cendana: Pendekatan Kuantitatif 2026-03-13T07:45:56+00:00 Anggini Manafe angginimanafe0510@gmail.com Markus U.K Yewang yewangmarkus01@undana.ac.id Fernando Saragih fernando.saragih@staf.undana.ac.id <p>Penurunan penjualan produk MS Glow secara nasional dan regional menjadi latar belakang penelitian ini. Menyelidiki sejauh mana reputasi MS Glow dan duta mereknya mempengaruhi pembelian produk oleh mahasiswa jurusan ekonomi di Universitas Nusa Cendana menjadi tujuan utama penelitian ini. Metodologi kuantitatif berbasis survei digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan rumus Slovin dan metode <em>proportionate stratified random sampling</em>, 215 mahasiswa dipilih untuk berpartisipasi dalam studi ini dari total 467 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>brand image </em>berpengaruh secara positif (thitung 0,958&lt; ttabel 1,971) dan tidak signifikan (0,339&gt;0,05). Selain itu, <em>brand ambassador </em>juga berpengaruh secara positif (thitung 5,997&gt;ttabel 1,971) dan signifikan (0,000&lt;0,05). Dampak gabungan kedua faktor ini terhadap kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian secara statistik signifikan (Fcount = 18,483, &gt; Ftable = 3,10). Dengan nilai R² sebesar 0.526, citra merek dan duta merek menjelaskan 52,6% variasi dalam pilihan pembelian, sementara variabel lain menjelaskan variasi sisanya. Penelitian ini memperkuat teori bahwa faktor komunikasi pemasaran seperti <em>brand ambassador</em> dapat menjadi determinan utama dalam keputusan pembelian, khususnya pada segmen mahasiswa. Namun, citra merek saja belum tentu cukup kuat memengaruhi keputusan jika tidak didukung strategi promosi yang efektif.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Anggini Manafe, Markus U.K Yewang, Fernando Saragih https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2360 Implementasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan Dalam Pendistribusian Bantuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga 2026-03-23T02:29:41+00:00 Gita Refika Nainggolan gita.refika@student.uhn.ac.id Johnson Pasaribu jhonson.pasaribu@uhn.ac.id Maringan Panjaitan maringan.panjaitan@uhn.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi distribusi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengidentifikasi kendala yang terjadi dalam proses pelaksanaannya di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pendamping PKH sebagai informan kunci, masyarakat penerima bantuan sebagai informan utama, serta aparatur desa sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi distribusi bantuan PKH telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah, yaitu melalui proses pendataan, verifikasi data penerima, serta penyaluran bantuan secara bertahap melalui sistem perbankan. Bantuan yang diberikan dinilai mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan, kurangnya pemahaman sebagian masyarakat mengenai mekanisme program, serta keterbatasan informasi terkait proses distribusi bantuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi distribusi Program Keluarga Harapan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, diperlukan perbaikan dalam proses pendataan penerima manfaat, peningkatan sosialisasi program kepada masyarakat, serta pengawasan yang lebih optimal agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.</p> 2026-04-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Gita Refika Nainggolan, Johnson Pasaribu, Maringan Panjaitan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2398 Cultural Insight dan Wordplay sebagai Strategi Creative Brand Publicity: Studi Semiotik terhadap Iklan Head & Shoulders 2026-05-07T09:48:51+00:00 Nabila Syarifa nabilasyarifa.asya@gmail.com Bambang Sukma Wijaya a@gmail.com <p>Perkembangan industri periklanan mendorong perusahaan untuk menciptakan pesan komunikasi yang kreatif guna menarik perhatian khalayak dan memperkuat ingatan terhadap merek <em>(brand recall</em>). Salah satu strategi yang digunakan adalah publisitas merek kreatif, yang menekankan penggunaan ide-ide kreatif dalam menyampaikan pesan iklan. Fenomena ini terlihat dalam iklan Head &amp; Shoulders yang menampilkan frasa “Hed En Sower,” sebuah bentuk permainan kata (<em>wordplay</em>) yang menyerupai pelafalan nama merek tersebut, namun ditulis secara berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana publisitas merek kreatif dalam iklan tersebut dikonstruksi melalui wawasan budaya (<em>cultural insight</em>) dan permainan kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tanda-tanda visual dan verbal dalam iklan serta menginterpretasikan maknanya melalui tiga tingkatan signifikasi: denotasi, konotasi, dan mitos. Data diperoleh melalui dokumentasi video iklan Head &amp; Shoulders yang dipublikasikan di kanal YouTube resmi Head &amp; Shoulders Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa “Hed En Sower” merepresentasikan fenomena budaya di mana masyarakat mengadaptasi pelafalan nama merek asing ke dalam bahasa sehari-hari. Selain itu, strategi ini berfungsi sebagai bentuk de-elitisasi merek, yang mengubah merek global menjadi identitas lokal yang lebih dekat dengan masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa “kesalahan” linguistik yang disengaja dalam periklanan, jika diselaraskan dengan wawasan budaya, berfungsi sebagai perangkat mnemonik (pengingat) yang efektif untuk meningkatkan kesadaran merek (<em>brand awareness</em>) dan keterikatan emosional.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nabila Syarifa, Bambang Sukma Wijaya https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2441 Penegakan Hukum Tata Ruang terhadap Bangunan Semi Permanen di Kawasan Pantai Berkas Berdasarkan PerDa Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Kota Bengkulu 2026-04-29T18:39:46+00:00 Laura Shafa Qurratun Nisa laurashafaaa@gmail.com Yuli Anggraini yulianggraini1501@gmail.com Syafariah Nata Putri syafaputri2503@gmail.com Shindy Dwianisa shindydwianisaa@gmail.com Edra Satmaidi edra@unib.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pendirian bangunan semi permanen di kawasan sempadan Pantai Berkas Kota Bengkulu yang berpotensi melanggar ketentuan tata ruang dan mengancam kelestarian lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum tata ruang terhadap bangunan semi permanen serta menafsirkan norma “kegiatan yang mengancam dan menurunkan kualitas pantai” dalam Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan sempadan pantai merupakan kawasan lindung dengan pembatasan ketat dalam pemanfaatan ruang, di mana kegiatan hanya diperbolehkan secara bersyarat dan harus menjaga kelestarian lingkungan. Namun, dalam praktiknya masih banyak ditemukan bangunan semi permanen seperti warung dan kios yang didirikan tanpa izin dan berada di zona terlarang, sehingga mencerminkan lemahnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Keberadaan bangunan tersebut dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang mengancam dan menurunkan kualitas pantai karena berpotensi menimbulkan kerusakan ekologis dan ketidakteraturan tata ruang. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengawasan, penegakan hukum yang konsisten, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna mewujudkan pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan dan sesuai dengan ketentuan tata ruang.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Laura Shafa Qurratun Nisa, Yuli Anggraini, Syafariah Nata Putri, Shindy Dwianisa, Edra Satmaidi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2461 Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Gel Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Berbasis HPMC 2026-05-07T14:41:42+00:00 Tiara Cantika cantikatiara702@gmail.com Rose Intan Perma Sari a@a.com Dwi Kurnia Putri a@a.com Yona Harianti Putri a@a.com Tri Danang Kurniawan a@a.com <p>Daun kemangi (<em>Ocimum basilicum</em> L.) mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan minyak atsiri yang berpotensi digunakan sebagai bahan aktif sediaan topikal karena memiliki aktivitas antioksidan dan mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun kemangi dalam bentuk sediaan gel serta mengevaluasikan karakteristik fisik untuk menentukan formula terbaik. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (4%), dan F3 (7%) dengan menggunakan basis HPMC. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk semi padat, homogen, serta warna dan aroma khas daun kemangi. Nilai pH seluruh formula berada pada rentang 5,60-6,50 sehingga sesuai dengan pH kulit. Nilai viskositas seluruh formula memenuhi standar sediaan gel yaitu 3.000-50.000 cPs. Hasil daya sebar pada F1, F2, dan F3 memenuhi standar 5-7 cm, sedangkan seluruh formula memenuhi persyaratan daya lekat yang baik. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik, Formula 1 merupakan formula paling optimal karena memiliki karakteristik fisik yang stabil dan tingkat penerimaan panelis yang baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai sediaan gel topikal berbahan alam.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Tiara Cantika, Rose Intan Perma Sari, Dwi Kurnia Putri, Yona Harianti Putri, Tri Danang Kurniawan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1962 Analisis Tingkat Penerapan Konsep Green City di Taman Indonesia Kaya Semarang 2026-02-04T03:51:12+00:00 Andarina Aji Pamurti andarina@usm.ac.id Wahjoerini Wahjoerini wahjoerini@usm.ac.id <p>Pertumbuhan penduduk dan permasalahan kota yang meningkat diperlukan konsep <em>green city</em> untukmencapai keberlanjutan lingkungan. Penerapan g<em>reen city</em> dapat diterapkan dengan penataan suatu ruang terbuka hijau kota. Taman Indonesia Kaya merupakan taman di pusat Kota Semarang yang digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat. Dengan pemanfaatan ruang yang baik di Taman Indonesia Kaya, maka diperlukan konsep perancangan <em>green city</em> untuk mencapai keberkelanjutan taman serta lingkungan di sekitar taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar konsep <em>green city</em> telah diterapkan di Taman Indonesia Kaya. Penerapan konsep <em>green city</em> di Taman Indonesia Kaya yaitu sebesar 82,8 %. Dimana ketersediaan vegetasi, fasilitas sosial dan budaya, energi terbarukan, pengelolaan sampah serta komunitas hijau sudah memenuhi konsep <em>green city</em>. Sedangkan fasilitas ekonomi, fasilitas penunjang, pengelolaan air dan transportasi ramah lingkungan belum seluruhnya memenuhi konsep <em>green city</em>.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Andarina Aji Pamurti, Wahjoerini Wahjoerini https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2344 Analisis Prosedur CT Scan Whole Abdomen Kontras pada Kasus Abses Hepar: Studi Kasus di Instalasi Radiologi RS X 2026-04-02T13:37:46+00:00 Dinda Aulia Zhafira firadinda480@gmail.com Khairil Anwar khairil.anwar@poltekkesjkt2.ac.id Nursama Heru Apriantoro nursamaheru@poltekkesjkt2.ac.id <p class="Abstrak"><span lang="IN">Abses hepar merupakan infeksi parenkim hati yang memerlukan diagnosis cepat untuk mencegah komplikasi fatal. CT Scan abdomen dengan media kontras menjadi modalitas utama untuk mengevaluasi karakteristik lesi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur dan efektivitas teknik CT Scan <em>whole abdomen</em> dengan media kontras dalam memvisualisasikan abses hepar di RS X. Jenis penelitian ini adalah <em>descriptive observational case study</em> pada seorang pasien pria berusia 48 tahun dengan dugaan abses hepar. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat CT Scan 32-slice (120 kV, 215 mAs) dengan pemberian media kontras intravena Iohexol 100 ml dan protokol kontras oral bertahap. Hasil pemeriksaan menunjukkan dua lesi hipodens pada segmen 2-3 (5,0 x 5,3 x 5,6 cm) dan segmen 4 (5,1 x 4,6 x 5,0 cm) dengan nilai densitas 8-24 HU. Munculnya fenomena <em>rim enhancement</em> pasca-injeksi kontras memberikan batas yang tegas antara jaringan nekrotik abses dengan parenkim hati yang sehat. Teknik CT Scan abdomen kontras di RS X terbukti efektif memberikan informasi diagnostik yang komprehensif mengenai lokasi, ukuran, dan vaskularisasi lesi. Hal ini memberikan kontribusi krusial bagi klinisi dalam menentukan strategi drainase atau terapi antibiotik yang tepat bagi pasien.</span></p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Dinda Aulia Zhafira, Khairil Anwar, Nursama Heru Apriantoro https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2384 Determinasi Niat Beli Produk Makanan Sehat Grainora: Pengaruh Kesadaran Kesehatan dengan Mediasi Nilai Fungsional dan Nilai Emosional 2026-04-07T07:04:21+00:00 Evelyn Claresta entrep.evelyn.c.22@ukwms.ac.id Santho Vlennery Mettan vlennery@ukwms.ac.id Agatha Liney Simmamora agathasimamora@ukwms.ac.id <p>Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong perubahan perilaku konsumsi, termasuk meningkatnya minat terhadap produk makanan sehat. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kesadaran kesehatan dengan perilaku pembelian nyata yang dipengaruhi oleh dimensi nilai konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>health consciousness</em> (kesadaran kesehatan) terhadap <em>purchase intention</em> (niat beli) produk makanan sehat Grainora dengan peran mediasi <em>functional value</em> (nilai fungsional) dan <em>emotional value</em> (nilai emosional). Penelitian kuantitatif ini melibatkan 221 responden di Jawa Timur, berusia 17–44 tahun, yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan mengetahui produk Grainora. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan <em>Partial Least Squares-Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>health consciousness</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>functional value</em>, <em>emotional value</em>, dan <em>purchase intention</em>. Selain itu, <em>functional value</em> dan <em>emotional value</em> terbukti memediasi hubungan antara <em>health consciousness</em> dan <em>purchase intention</em>. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperluas model perilaku konsumen dengan mengintegrasikan nilai fungsional dan emosional dalam konteks produk makanan sehat lokal, serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran berbasis nilai.</p> 2026-04-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Evelyn Claresta, Santho Vlennery Mettan, Agatha Liney Simmamora https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2416 Pengaruh Tepung Daun Asam Terfermentasi (Tamarindus indica L.) terhadap Kecernaan Serat Kasar dan Lemak Kasar pada Babi Grower 2026-05-18T19:26:39+00:00 Mandanil Arisma Leo leoarmand234@gmail.com Ni Nengah Suryani a@a.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com W. Marlene Nalley a@a.com <p>Tingginya biaya pakan mendorong perlunya bahan baku lokal alternatif, salah satunya tepung daun asam terfermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaannya terhadap kecernaan serat kasar dan lemak kasar pada babi fase grower. Penelitian menggunakan 12 ekor babi grower (peranakan Landrace × Duroc) dengan bobot awal 30–47 kg. Rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan diterapkan. Perlakuan terdiri atas P0 (100% ransum basal), P1 (95% basal + 5% tepung daun asam terfermentasi), P2 (90% basal + 10%), dan P3 (85% basal + 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konsumsi pakan (1,23–1,27 kg/ekor/hari), kecernaan serat kasar (46–49%), maupun kecernaan lemak kasar (62–65%). Dengan demikian, penggunaan tepung daun asam terfermentasi hingga level 15% dalam ransum menghasilkan kecernaan yang setara dengan ransum basal. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa tepung daun asam terfermentasi berpotensi sebagai bahan pakan lokal alternatif untuk mendukung formulasi ransum babi yang lebih berkelanjutan.</p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Mandanil Arisma Leo, Ni Nengah Suryani; David A. Nguru; W. Marlene Nalley https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2475 Analisis Sentimen Publik terhadap Sinetron Asmara Gen Z di Platform X Menggunakan Metode Naive Bayes dan Support Vector Machine 2026-05-13T14:49:33+00:00 Ida Hidayati 202365059@student.unipa.ac.id Elis Nurwasih 202365063@student.unipa.ac.id Muhammad Ilham Mudya Riyadi 202365081@student.unipa.ac.id Cindy Gabriel Boro 202365069@student.unipa.ac.id <p class="Abstrak"><span lang="IN">Perkembangan media sosial telah menghasilkan data opini publik dalam jumlah besar yang berpotensi dianalisis untuk memahami persepsi masyarakat terhadap konten hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap sinetron Asmara Gen Z di platform X menggunakan metode Naive Bayes dan membandingkan kinerjanya dengan Support Vector Machine (SVM). Data dikumpulkan melalui proses crawling menggunakan library snscrape dengan beberapa kata kunci terkait, menghasilkan 1.116 cuitan. Tahapan preprocessing yang diterapkan meliputi cleaning, normalisasi, case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming menggunakan library Sastrawi. Pelabelan sentimen dilakukan secara otomatis menggunakan pendekatan lexicon-based sentiment analysis dengan sistem custom scoring berbasis bobot polaritas kata (skor 2 untuk positif, 1 untuk negatif, 0 untuk netral) yang mengklasifikasikan data ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Representasi fitur teks dilakukan menggunakan metode TF-IDF. Dataset dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode SVM menghasilkan akurasi 85,27% dengan F1-score 84,93%, sedangkan Naive Bayes menghasilkan akurasi 79,37% dengan F1-score 78,53%. SVM terbukti lebih unggul dibandingkan Naive Bayes dalam klasifikasi sentimen pada data media sosial, khususnya pada kelas sentimen negatif, karena kemampuannya menangani variasi bahasa informal yang lebih tinggi.</span></p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ida Hidayati, Elis Nurwasih, Muhammad Ilham Mudya Riyadi, Cindy Gabriel Boro https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2207 A Mini-Review on Plasma Technology for Hydrogen Productions towards the Transition of Net-Zero Economy from Biomass: The Key Operating Parameters 2026-01-18T04:42:15+00:00 Raynard Christianson Sanito raynard_christian@yahoo.com <p class="Abstrak"><span lang="IN" style="color: black;">During the last decades, the interest on the transition to net-zero economy, focusing on hydrogen (H<sub>2</sub>) energy, has emerged in an atmospheric-pressure microwave plasma reactor for converting biomass. Unfortunately, the obstacle of microwave plasma is the high energy consumption and proper selection of carrier gases. Thus, a better insight associated with microwave power set up is not only the main key to tackle these issues, but also is one of the primary factors to driving plasma technology forward. This mini-review paper identifies carrier gases, microwave power, flow rate and various issues as the most important points to produce high concentration of H<sub>2</sub> as the possible gas in plasma technology systems. Also, it gives an insight about the conversion route of biomass to obtain the H<sub>2</sub> and supporting the transition of net-zero economy. Economic issues are the main issues to implement the large-scale reactors, especially in energy consumption and carrier gases selection. Therefore, better understanding on operational parameters are required to develop the proper treatment to generate H<sub>2</sub>.</span></p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Raynard Christianson Sanito https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2358 Analisis Implementasi Perda Tentang Kawasan Tanpa Rokok Pada Masyarakat Di Rumah Sakit Umum Daerah Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau 2026-03-23T02:25:30+00:00 Mer Yam Andani Simare Mare simaremaremeryamandani@gmail.com Vera A.R. Pasaribu vera.pasaribu@uhn.ac.id Maringan Panjaitan maringan.panjaitan@uhn.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji tentang Analisis Implementasi Perda No 13 Tahun 2018 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Pada Masyarakat Di Rumah Sakit Umum Daerah Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi kemudian diolah menjadi bentuk narasi. Informan dalam penelitian ini ada informan kunci yaitu Petugas Promosi Kesehatan Rumah Sakit Kabupaten Siak, Informan Utama yaitu Masyarakat. Hasil data dianalisis dengan mengelola, mempersiapkan data mengurutkan, membuat koding, diinpretasikan kemudian disimpulkan. Hasil penelitian melalui berbagai upaya seperti pemasangan rambu-rambu larangan merokok, sosialisasi kepada masyarakat, serta pengawasan oleh pihak rumah sakit. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, di antaranya rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kawasan tanpa rokok, Oleh karena itu, peningkatan sosialisasi, pengawasan yang lebih tegas, serta kerja sama antara pihak rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat agar implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok dapat berjalan secara efektif.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Mer Yam Andani Simare Mare, Vera A.R. Pasaribu, Maringan Panjaitan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2395 Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Pengalaman Relawan Pajak, dan Self-Efficacy terhadap Keputusan Berkarier Dibidang Perpajakan: Studi Kuantitatif pada Mahasiswa FEB Unesa 2026-04-13T04:31:22+00:00 Ida Wahyuni ida.22044@mhs.unesa.ac.id Suci Rohayati a@gmail.com <p>Pajak merupakan instrumen utama pendapatan negara, namun regenerasi profesi di bidang ini masih menghadapi tantangan akibat rendahnya minat karier mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, pengalaman relawan pajak, dan <em>Self-Efficacy</em> terhadap keputusan berkarier mahasiswa di bidang perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampel jenuh yang melibatkan 90 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengalaman relawan pajak dan <em>Self-Efficacy</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkarier. Sebaliknya, pemahaman perpajakan tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkarier di bidang perpajakan. Hasil ini menegaskan bahwa kesiapan karier mahasiswa lebih ditentukan oleh pengalaman praktis dan keyakinan diri dibandingkan sekadar pemahaman teoretis. Oleh karena itu, penguatan program praktik lapangan sangat krusial untuk mencetak tenaga profesional perpajakan di masa depan.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ida Wahyuni, Suci Rohayati https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2439 Efektivitas Model STAD Berbantuan Videoscribe terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Ilmu Dasar Bangunan 2026-04-29T19:04:29+00:00 Fadhil Musyaffa fadhilmusyaffa.22051@mhs.unesa.ac.id Suparji Suparji a@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Dasar Bangunan akibat kurangnya efektivitas metode pembelajaran konvensional dalam memvisualisasikan materi teknis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model <em>Student Teams Achievement Division</em> (STAD) berbasis media animasi <em>Videoscribe</em> dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode <em>pre-experimental</em> dengan desain <em>One-Group Pretest-Posttest</em>, melibatkan 34 siswa kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Surabaya sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis statistik membuktikan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan (Sig. 0,000 &lt; 0,05), ditunjukkan oleh lonjakan nilai rata-rata dari tes awal menuju tes akhir. Uji efektivitas <em>N-Gain</em> mengonfirmasi peningkatan ini berada pada kategori tinggi dengan skor 0,72. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara strategi kooperatif STAD dan visualisasi dinamis <em>Videoscribe</em> sangat efektif dalam mengoptimalkan capaian kognitif siswa pada materi dasar konstruksi bangunan.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Fadhil Musyaffa, Suparji Suparji https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2456 Pengembangan Media Pembelajaran Website Interaktif ALAQIFY untuk Meningkatkan Pemahaman Surat Al-Alaq Ayat 1-5 Siswa Kelas III SD 2026-05-13T15:49:59+00:00 Muhammad Bilal Maulidan mhmmdbilal07@upi.edu Ananda Kurnia Rahma anandakr06@upi.edu Yunita Maharani yunitamaharaniym@upi.edu Ani Nur Aeni aninuraeni@upi.edu <p>Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, khususnya pada materi Surah Al-Alaq ayat 1–5, masih banyak mengandalkan metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga siswa mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, menghafal, dan memahami makna ayat. Permasalahan ini menekankan perlunya bahan ajar yang lebih kreatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis website bernama ALAQIFY, menilai kelayakannya melalui validasi ahli, dan mengukur seberapa baik siswa kelas tiga sekolah dasar memahami ayat 1–5 Surah Al-Alaq. Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE (<em>Analysis</em>, <em>Design</em>, <em>Development</em>, <em>Implementation</em>, <em>Evaluation</em>) menjadi metode yang digunakan.Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest serta formulir validasi ahli,dengan melibatkan 25 siswa kelas III di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Sumedang sebagai sujek penelitian.Validasi ahli materi mencapai 100%, sedangkan validasi ahli media menghasilkan persentase rata-rata 98,75%, keduanya dinilai “sangat baik.” Sebagai hasil dari penerapan tersebut, nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 2,04 poin, dari 6,73 pada pretest menjadi 8,77 pada posttest,yang termasuk dalam kategori peningkatan baik dan bermakna dalam konteks pembelajaran jangka pendek. Siswa juga menunjukan peningkatan antusiasme dan keterlibatan, terutama saat menggunakan fitur kuis berbasis permainan edukatif. Media ALAQIFY dinilai efektif dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan dibandingkan pembelajaran konvensional.</p> 2026-05-25T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Bilal Maulidan, Ananda Kurnia Rahma, Yunita Maharani, Ani Nur Aeni https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1467 Faktor Hubungan Tingkat Kekambuhan Pada Penderita Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2023 2025-07-15T04:45:46+00:00 Vira Magfirah Maisuri Viramagfirah101@gmail.com Tahara Dilla Santi a@a.com Riza Septiani a@a.com <p>Asma merupakan penyakit kronis saluran pernafasan yang memicu batuk serta sesak nafas. Serangan asma timbul karena adanya faktor predisposisi dan paparan terhadap faktor pencetus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Penelitian bersifat kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien asma di Puskesmas Banda Raya yang berjumlah 52 jiwa. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 52 pasien yang tercatat mengalami asma dan melakukan pengobatan di Puskesmas. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan penderita asma terkontrol penuh 15,3%, terkontrol sebagian 30,77% dan yang tidak terkontrol 53,58%. Responden yang terpapar asap rokok 59,62%, Aktivitas Fisik sedang 90,38%, stres 71,15%, terpapar polusi 59,62% dan cuaca 98,08 resiko. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara asap rokok (p value =0,024), polusi (p value =0,024), aktivitas fisik (p value =0,275), stres (p value= 0,035) dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan edukasi kesehatan kepada pasien agar mereka mengetahui faktor yang dapat memicu kekambuhan asma. Dengan pemahaman yang baik, pasien lebih rutin memeriksa diri, sehingga dapat mengurangi kasus kekambuhan asma di wilayah kerja Puskemas Banda Raya Kota Banda Aceh.</p> 2026-05-05T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Vira Magfirah Maisuri, Tahara Dilla Santi, Riza Septiani https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2340 Atmosfer dan Nostalgia dalam Ruang Pasar Bekas: Kajian Fenomenologi Budaya Terhadap Pengalaman Pengunjung Pasar Klitikan Yogyakarta 2026-03-10T03:12:10+00:00 Aninditya Ardhana Riswari anindityaar@isi-ska.ac.id Febrian Putra a@gmail.com <p>Meningkatnya ketertarikan masyarakat urban terhadap pasar bekas menunjukkan bahwa ruang-ruang ini tidak lagi dipahami semata sebagai arena transaksi ekonomi, melainkan sebagai ruang pengalaman kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman fenomenologis pengunjung Pasar Klitikan Yogyakarta, menganalisis bagaimana atmosfer pasar dan objek-objek bekas membentuk pengalaman nostalgia, serta memahami pasar bekas sebagai ruang budaya urban alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka fenomenologi budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap pengunjung dan pedagang, serta dokumentasi terbatas. Analisis data dilakukan secara interpretatif melalui tahapan reduksi data, pengkodean, kategorisasi tema, dan penafsiran makna pengalaman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa atmosfer pasar terbentuk melalui intensitas sensori, kepadatan ruang, dan interaksi sosial spontan yang menghasilkan pengalaman afektif khas. Objek-objek bekas berfungsi sebagai pemicu nostalgia dengan mengaktifkan ingatan personal dan kolektif melalui relasi tubuh, benda, dan ruang. Selain itu, praktik “melihat tanpa membeli” muncul sebagai praktik kultural yang didorong oleh rasa ingin tahu, pencarian narasi, serta kebutuhan sensori dan afektif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasar Klitikan Yogyakarta merupakan ruang atmosfer dan nostalgia yang berperan penting dalam lanskap budaya urban. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian fenomenologi budaya dan studi budaya urban dengan menempatkan pasar bekas sebagai ruang produksi afeksi dan memori dalam kehidupan kota kontemporer.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Aninditya Ardhana Riswari, Febrian Putra https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2380 Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas VIII di SMPN 13 Kupang 2026-04-01T13:14:04+00:00 Oktaviani Anggrenita oanggrenita@gmail.com Yeheskial Nggandung yehsfkipundana@gmail.com Tirtania Sasea tirtania_sasea@staf.undana.ac.id <p>Rendahnya hasil belajar siswa merupakan masalah besar dalam dunia pendidikan, yang juga terjadi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kupang. Kondisi ini menunjukkan adanya permasalahan dalam proses pembelajaran yang diduga berkaitan dengan kompetensi guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII, sedangkan sampel penelitian berjumlah 63 siswa dipilihnya memakai teknik <em>purposive sampling</em>. Data penelitian diperoeh dengan menyebarkan angket yang meliputi 31 pernyataan serta telah melalui proses pengujian validitas dan reliabilitas. Analisa data menggunakan teknik regresi linier berganda. Temuan pengujian secara parsial (uji t) memperlihatkan kompetensi pedagogik dan kompetensi sosial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa. Sebaliknya, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji simultan (uji F), seluruh variable kompetensi guru secara bersamaan terbukti berpengaruh positif signifikan pada hasil belajar siswa. Nilainya R² yang diperoleh yakni 0,750 mengindikasikan mayoritas variasi hasil belajar siswa, yaitu sebesar 75%, dipengaruhi oleh kompetensi guru, sementara sisa dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji pada studi ini. Berlandaskan temuan tersebut, disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian dan profesional merupakan faktor yang paling berperan pada peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi sebagai dasar dalam upaya untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru gunamenciptakan proses pembelajaran yang lebih efisien dan meningkatkan hasil belajar siswa.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Oktaviani Anggrenita, Yeheskial Nggandung, Tirtania Sasea https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2413 Efektivitas Strategi Metakognitif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa Tunadaksa di SMPLB Kabupaten Gowa 2026-05-03T18:54:05+00:00 Muh. Maaris Mubar maaris.mubar@um.ac.id Tatiana Meidina a@gmail.com Nurazizzah Rahmi R. a@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas strategi metakognitif adaptasi model Montague terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tunadaksa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa tunadaksa jenjang SMPLB di Kabupaten Gowa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Intervensi pembelajaran dilaksanakan selama delapan sesi pertemuan. Instrumen penelitian berupa tes uraian pemecahan masalah matematika berdasarkan indikator Polya. Analisis data menggunakan uji <em>independent samples t-test</em> dan analisis <em>normalized gain</em> (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara dengan skor rata-rata pretest 46,0 (eksperimen) dan 44,5 (kontrol). Setelah perlakuan, kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata posttest 84,5, sedangkan kelompok kontrol 66,7. Terdapat perbedaan signifikan pada hasil posttest (p &lt; 0,05). Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kategori tinggi pada kelompok eksperimen (0,71) dan kategori sedang pada kelompok kontrol (0,39). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi metakognitif adaptasi model Montague efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tunadaksa. Strategi ini membantu siswa mengatur proses berpikir secara bertahap melalui tahapan memahami, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi solusi, sehingga mendorong kemandirian berpikir dalam pemecahan masalah matematika.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Muh. Maaris Mubar, Tatiana Meidina, Nurazizzah Rahmi R. https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2467 Peran Kepemimpinan dalam Membentuk Sikap Kerja dan Kinerja Karyawan: Studi Literatur dalam Manajemen Sumber Daya Manusia 2026-05-10T17:30:47+00:00 Nuryadi Nuryadi nuryadi.stiepemuda@gmail.com Qhorry Ismayanti Subandry qhorryismayantisubandry@gmail.com Riris Dwi Norjannah ririsdwi143@gmail.com Umar Luthfi umar.luthfi.umar@gmail.com Juni Surya Wijaya juni.ven1@gmail.com <p>Kepemimpinan merupakan aspek krusial yang memengaruhi tindakan dan hasil yang dicapai oleh karyawan dalam suatu organisasi. Situasi kerja yang senantiasa berubah menuntut para pemimpin untuk memberikan bimbingan, semangat, dan dukungan yang tepat agar karyawan mampu menunjukkan sikap kerja yang baik dan mencapai hasil yang optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh berbagai gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, serta menelaah peran sikap kerja sebagai faktor penghubung dalam hubungan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal akademik. Proses pemilihan sumber didasarkan pada kriteria kelayakan materi, reputasi penerbit, serta kesesuaian topik dengan fokus pembahasan, yang meliputi publikasi ilmiah dalam rentang waktu tahun 2017 hingga 2026. Berdasarkan penelusuran tersebut, teridentifikasi bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif menjadi pola kepemimpinan yang paling sering ditemukan dan dibahas dalam literatur sebagai pendekatan utama yang efektif dalam membentuk sikap kerja positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif terbukti berperan penting dalam membentuk sikap kerja positif karyawan, yang tercermin melalui peningkatan kedisiplinan, komitmen, dan motivasi; kondisi ini pada gilirannya berkontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara kepemimpinan dan kinerja tidak bersifat langsung, melainkan dijelaskan secara signifikan melalui peran sikap kerja sebagai variabel perantara. Oleh karenanya, dapat disimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif sangat strategis untuk membangun sikap kerja yang baik, sehingga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja karyawan dalam organisasi. Hasil temuan ini diharapkan dapat menambah wawasan teoritis dalam bidang manajemen sumber daya manusia dan menjadi pedoman bagi organisasi dalam merumuskan strategi kepemimpinan yang efektif.</p> 2026-05-25T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nuryadi Nuryadi, Qhorry Ismayanti Subandry, Riris Dwi Norjannah, Umar Luthfi, Juni Surya Wijaya https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2146 Integrasi Civic Discourse dalam PPKn di Sekolah Dasar: Studi Kasus Kualitatif Penalaran Kritis dan Tanggung Jawab Sosial 2026-02-14T05:47:47+00:00 Nur Cholifah cholifah@upgris.ac.id Intan Rahmawati agoesq435@gmail.com Ade Ricky Rozzaqi zaqi@upgris.ac.id Siswanto Siswanto siswantokomed@gmail.com <p>Praktik dialog kewargaan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar masih cenderung terbatas, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengembangan penalaran kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik secara optimal. Kondisi tersebut berimplikasi pada rendahnya kualitas partisipasi siswa dalam diskusi kelas serta belum terbentuknya ruang belajar yang deliberatif dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana integrasi civic discourse diterapkan dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar serta kontribusinya terhadap penguatan penalaran kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Subjek penelitian meliputi guru PPKn, peserta didik kelas IV dan V, serta kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan perangkat lunak MAXQDA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa civic discourse berperan penting dalam membangun ruang deliberatif di kelas, mendorong berkembangnya penalaran reflektif, memperkuat kemampuan siswa menilai dan menyusun alasan, serta menumbuhkan kesadaran sosial dalam interaksi belajar. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas dialog kelas tidak hanya ditentukan oleh strategi instruksional, tetapi juga oleh iklim sosial-emosional yang aman dan inklusif. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian empiris pendidikan kewargaan dengan menunjukkan bahwa civic discourse merupakan mekanisme pedagogis yang relevan untuk memperkuat pembelajaran PPKn dan pembentukan karakter kewargaan di jenjang sekolah dasar.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Tety Nur Cholifah, Intan Rahmawati, Ade Ricky Rozzaqi, Siswanto Siswanto https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2355 Analisis Semiotika Peirce dan Barthes terhadap Konstruksi Identitas Sosial dalam Struktur Simbuang Batu Bori Kalimbuang, Toraja Utara, Sulawesi Selatan 2026-03-19T06:58:31+00:00 Yusticia Paembonan yusticia25@gmail.com Izak Y.M. Lattu izak.lattu@uksw.edu Mariska Lauterboom mariska.lauterboom@uksw.edu <p>Warisan megalitik Simbuang Batu di kompleks Bori Kalimbuang merupakan sistem tanda budaya material yang menyimpan makna sosial, hierarki, dan identitas kolektif masyarakat Toraja Utara. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem tanda Simbuang Batu sebagai medium komunikasi visual lintas generasi, mengkaji relasi stratifikasi sosial <em>tana'</em> dengan hak kultural pendirian monolit, serta memetakan dinamika pergeseran norma adat pascakristianisasi melalui pendekatan semiotika integratif. Metode kualitatif deskriptif-analitis diterapkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci, dengan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara siklikal. Hasil penelitian menunjukkan Simbuang Batu beroperasi secara simultan sebagai <em>icon</em>, <em>index</em>, dan <em>symbol</em> dalam kerangka Peirce, sekaligus menghasilkan lapisan <em>denotasi</em>, <em>konotasi</em>, dan <em>mitos</em> dalam kerangka Barthes. Eksklusivitas hak pendirian bersifat kategoris berdasarkan strata <em>tana' bulaan</em> dan <em>tana' bassi</em>, tanpa korelasi langsung dengan dimensi fisik monolit. Pascakristianisasi, terjadi <em>remythologization</em> menuju formasi makna yang lebih terbuka secara finansial, namun syarat ritual material tetap bertahan karena <em>cultural inertia</em> yang kuat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian semiotika budaya material di Indonesia, dan merekomendasikan pendekatan pelestarian yang mengakomodasi dinamika negosiasi budaya tanpa mengorbankan integritas ritual.</p> 2026-05-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Yusticia Paembonan, Izak Y.M. Lattu, Mariska Lauterboom https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2390 Analisis Yuridis Tanggung Jawab PT. Taspen (Persero) Atas Keterlambatan Pembayaran Pensiunan PNS 2026-04-18T04:41:42+00:00 Shindy Dwianisa shindydwianisaa@gmail.com Yuli Anggraini yulianggraini175@gmail.com Desi Hafizah dhafizah@unib.ac.id Iskandar Iskandar iskandar@unib.ac.id <p>Pembayaran pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan hak normatif yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan, namun dalam praktiknya masih sering terjadi keterlambatan pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi mengenai sistem dan mekanisme pembayaran pensiun PNS serta bentuk tanggung jawab hukum pihak pengelola dana pensiun atas keterlambatan pembayaran. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembayaran pensiun melibatkan koordinasi antara instansi asal PNS, PT Taspen (Persero), dan pemerintah sebagai penyedia anggaran. Keterlambatan pembayaran umumnya disebabkan oleh faktor administratif, teknis, dan koordinasi antar lembaga. Tanggung jawab hukum atas keterlambatan bersifat fungsional dan belum diikuti dengan pengaturan sanksi yang tegas. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap pensiunan belum optimal karena belum adanya mekanisme ganti rugi yang jelas.</p> 2026-05-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Shindy Dwianisa, Yuli Anggraini, Desi Hafizah, Iskandar https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2435 Pengaruh Variasi Konsentrasi Etanol 70% dan 96 % terhadap Kadar Tanin Total Sargassum Polycystum 2026-04-28T05:41:53+00:00 Natasya Dwi Agustina natasyadwiagustina16@gmail.com Dwi Kurnia Putri a@gmail.com Samwilson Slamet a@gmail.com Suci Rahmawati a@gmail.com Putri Mulia a@gmail.com <p>Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan rumput laut sebagai sumber senyawa bioaktif, salah satunya tanin pada <em>Sargassum polycystum.</em> Namun, perbedaan efektivitas konsentrasi etanol (70% dan 96%) dalam mengekstraksi tanin masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi etanol terhadap kadar tanin total. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan ekstraksi maserasi selama 5 hari. Penetapan kadar tanin dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi Folin-Ciocalteu pada panjang gelombang 775 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak etanol 70% sebesar 12%, lebih tinggi dibandingkan etanol 96% sebesar 11%. Kadar tanin total (n=3) pada ekstrak etanol 70% sebesar 4,3±0,03 mg TAE/g, sedangkan etanol 96% sebesar 2,3±0,05 mg TAE/g. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan (p &lt; 0,05). Dapat disimpulkan bahwa etanol 70% lebih efektif dalam mengekstraksi tanin dibandingkan etanol 96%. Hasil penelitian ini memberikan dasar ilmiah dalam pemilihan pelarut optimal untuk ekstraksi senyawa tanin pada pengembangan produk farmasi berbasis bahan alam.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Natasya Dwi Agustina, Dwi Kurnia Putri, Samwilson Slamet, Suci Rahmawati, Putri Mulia https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2477 Perbandingan Kadar Tanin Ekstrak Etanol 70% Dan Etanol 96% Eucheuma spinosum dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis 2026-05-23T14:55:09+00:00 Reci Sevty Amielly. U recisevty@gmail.com Dwi Kurnia Putri dwikp15@unib.ac.id Putri Mulia a@a.com Rose Perma Intan Perma Sari a@a.com Oky Hermansyah a@a.com <p>Rumput laut merah (<em>Eucheuma spinosum</em>) merupakan salah satu sumber senyawa bioaktif yang mengandung tanin dan berpotensi sebagai antioksidan serta bahan pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar tanin serta membandingkan kadar tanin ekstrak etanol 70% dan etanol 96% rumput laut merah (<em>Eucheuma spinosum</em>) hasil maserasi menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan pendekatan kuantitatif. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%, kemudian dilakukan uji kualitatif dan kuantitatif tanin. Penetapan kadar tanin dilakukan replikasi sebanyak tiga kali pengulangan menggunakan pereaksi <em>Folin–Ciocalteu</em> pada panjang gelombang maksimum 775 nm, dengan operating time 70 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ekstrak positif mengandung tanin. Kadar tanin pada ekstrak etanol 70% diperoleh sebesar 4,0 ± 0,022 mg TAE/g, sedangkan pada ekstrak etanol 96% sebesar 2,6 ± 0,02 mg TAE/g. Analisis statistik menggunakan uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,463 (&gt;0,05) yang berarti data tersebut terdistribusi normal dan menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (&lt;0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua ekstrak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelarut etanol 70% lebih efektif dalam mengekstraksi senyawa tanin dibandingkan etanol 96%.</p> 2026-05-25T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Reci Sevty Amielly. U, Dwi Kurnia Putri, Putri Mulia, Rose Perma Intan Perma Sari, Oky Hermansyah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2486 Pemetaan Riset Experiential Learning Pada Pembelajaran Orang Dewasa: Systematic Literature Review dan Analisis Bibliometrik Berbasis Vosviewer 2026-05-15T17:48:38+00:00 Nabila Lutfi Fauzan nabilalutfifauzan3@gmail.com Nurlaela Hamidah nurlaelahamidah@umbandung.ac.id <p>Pembelajaran orang dewasa memerlukan pendekatan yang mampu mengaitkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Salah satu pendekatan yang relevan adalah <em>experiental learning</em>, yang menempatkan pengalaman sebagai dasar pembentukan pengetahuan melalui refleksi dan penerapan. Meskipun kajian ini terus berkembang, penelitian yang ada masih tersebar sehingga belum memberikan gambaran yang utuh mengenai pola dan arah pengembangannya. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan riset <em>experiental learning</em> dalam konteks pembelajaran orang dewasa melalui <em>systematic literature review </em>(SLR) yang diperkuat dengan analisis bibliometrik. Data bersumber dari Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, mencakup artikel jurnal sepuluh tahun terakhir dan diseleksi menggunakan protokol PRISMA dari 199 artikel yang terindetifikasi, mengasilkan 84 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bibliometrik meliputi <em>co-occurrence</em>, <em>citation</em>, <em>co-citation</em>, dan <em>co-authorship</em> untuk mengidentifikasi pola hubungan tema dan perkembangan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan empat klaster utama, yaitu konsep pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah, transformasi pembelajaran digital pascapandemi COVID-19, serta aspek metodologis penelitian. Visualisasi overlay menunjukkan pergeseran fokus penelitian dari pendekatan konseptual menuju integrasi teknologi digital seperti <em>e-learning</em>, simulasi, dan pembelajaran daring. Selain itu, publikasi masih didominasi oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan riset dan praktik pembelajaran orang dewasa berbasis pengalaman di era digital.</p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nabila Lutfi Fauzan, Nurlaela Hamidah