https://jurnal-id.com/index.php/jupin/issue/feed Jurnal Penelitian Inovatif 2026-09-24T19:21:48+07:00 JUPIN jurnalidcom@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di PERPUSNAS dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082/jupin.</p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> saat ini terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4</strong></a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026</strong> (<a href="https://drive.google.com/drive/folders/1kYqu0tsGmnh48yg_ERgz9OcDSjpnxqoT?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p align="center"><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://publications.id/master/images/sinta4.png" /> </a></p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan 6 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah dapat dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA </strong>maupun <strong>BAHASA INGGRIS. </strong></p> <p><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJUPIN.jpg" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Penelitian Inovatif</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JUPIN</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>6 edisi setiap tahun (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD, Moraref, OneSearch, Neliti </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jupin.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-148X</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-1366</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 800.000,00 </td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Penelitian Multidisiplin : Ilmu Sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis </td> </tr> </tbody> </table> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> menerima artikel untuk hasil penelitian maupun <em>literature review</em> berbagai bidang ilmu diantaranya ilmu sains, pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, dan kesehatan. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2808-1366&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2778 Karakteristik Penderita Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Meuraxa Banda Aceh 2026-09-17T17:32:43+07:00 Fadhilah Acmel fadhillahacmel09@gmail.com Abdul Wahab abdulwahab_fk@abulyatama.ac.id Satria Safirza satria.safirza_fk@abulyatama.ac.id <p>Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan dan dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Kondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin yang rendah dan dapat dipengaruhi oleh karakteristik maternal, termasuk usia, paritas, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden berdasarkan derajat anemia, usia, paritas, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 ibu hamil trimester III yang mengalami anemia, sebagian besar mengalami anemia ringan (81,8%), berada pada kelompok usia 20–35 tahun (69,7%), memiliki paritas primipara (42,4%), berpendidikan menengah (60,6%), dan berstatus bekerja (60,6%). Distribusi tersebut menggambarkan karakteristik responden yang mengalami anemia dan tidak menunjukkan hubungan atau faktor risiko terhadap kejadian anemia. Temuan ini dapat menjadi gambaran awal bagi tenaga kesehatan dalam mendukung deteksi dan pemantauan anemia pada ibu hamil trimester III melalui pemeriksaan kadar hemoglobin dan pemantauan karakteristik maternal.</p> 2026-09-24T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Fadhilah Acmel, Abdul Wahab, Satria Safirza https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2770 Vitamin D dan Pertumbuhan Linear Anak: Tinjauan Literatur Terstruktur tentang Status dan Suplementasi 2026-09-13T16:05:56+07:00 Rizana Fajrunni'mah rie.ners@gmail.com Dwirini R. Gunarti dwirini.retno@ui.ac.id Yupi Supartini rie.ners@gmail.com <p>Vitamin D berperan dalam metabolisme tulang dan proses biologis yang mendukung pertumbuhan anak, tetapi bukti mengenai perannya dalam pertumbuhan linear masih menunjukkan hasil yang beragam. Tinjauan literatur terstruktur ini bertujuan mengkaji bukti mengenai status dan suplementasi vitamin D dalam pertumbuhan linear anak. Penelusuran dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar terhadap artikel penelitian asli berbahasa Inggris yang diterbitkan pada tahun 2015–2025 dan melibatkan anak usia 0–15 tahun. Sebanyak 442 rekaman diperoleh pada tahap identifikasi; setelah penghapusan 204 duplikat dan proses penyaringan, 23 artikel diperiksa dalam bentuk teks lengkap dan 19 publikasi dimasukkan dalam sintesis. Dari 12 publikasi mengenai status vitamin D atau indikator terkait vitamin D, dua menunjukkan hubungan dengan pertumbuhan linear atau stunting, tujuh tidak menunjukkan hubungan utama yang konsisten, dan tiga memberikan temuan khusus, deskriptif, atau terbatas pada subkelompok tertentu. Pada studi suplementasi, manfaat terhadap pertumbuhan ditemukan pada kondisi tertentu, terutama pada anak dengan status vitamin D awal yang sangat rendah, sedangkan beberapa intervensi lain menunjukkan peningkatan konsentrasi 25-hydroxyvitamin D [25(OH)D] tanpa perbaikan pertumbuhan linear. Variasi usia, desain penelitian, definisi defisiensi vitamin D, metode pemeriksaan, dosis, durasi suplementasi, dan luaran pertumbuhan turut membatasi perbandingan antarstudi. Secara keseluruhan, bukti yang tersedia belum mendukung status atau suplementasi vitamin D sebagai penentu tunggal pertumbuhan linear dan stunting pada anak.</p> 2026-09-20T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Rizana Fajrunni'mah, Dwirini R. Gunarti, Yupi Supartini https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2781 Uji Fungsi Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Candida Albicans 2026-09-19T15:08:12+07:00 Yuni Rahmayanti yuniry_fk@abulyatama.ac.id Hendro Mustaqim mhendro_fk@abulyatama.ac.id Najla Lestari najlalestari222@gmail.com <p>Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan kandidiasis ketika pertumbuhannya tidak terkendali. Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa antijamur menjadi salah satu alternatif yang perlu dikembangkan, salah satunya melalui penggunaan daun sirih (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dan menganalisis daya hambat ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Ekstrak daun sirih diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%, dengan masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Nistatin digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih mengandung flavonoid, saponin, fenolik, dan steroid. Konsentrasi 20%, 40%, dan 60% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 6 mm, sedangkan konsentrasi 80% dan 100% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 12,37 mm dan 13,21 mm. Nistatin menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 23,48 mm, sedangkan akuades steril tidak menghasilkan zona hambat. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan dengan nilai p &lt; 0,001. Ekstrak etanol daun sirih menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans, terutama pada konsentrasi 80% dan 100%, tetapi diameter zona hambat yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan nistatin.</p> 2026-09-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Yuni Rahmayanti, Hendro Mustaqim, Najla Lestari https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2751 Translasi Praktik Keseharian ke Pengetahuan Desain: Eksplorasi Research Through Design di Lingkungan Dende Seleh Kota Tua Ampenan 2026-08-31T13:29:06+07:00 Liza Hani Saroya Wardi lizahanisaroya@gmail.com Yasmin Yasmin yasminnnew@gmail.com <p>Gang dalam permukiman tidak saja berfungsi sebagai jalur sirkulasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang dibentuk melalui praktik keseharian, ritme aktivitas dan relasi antarwarga. Tantangan perancangan muncul ketika intervensi fisik pada gang mengabaikan pola penggunaan ruang dan relasi sosial yang telah terbentuk. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kemungkinan konfigurasi desain yang mendukung keberlanjutan praktik sosial melalui pendekatan Research Through Design (RTD). Penelitian ini menggunakan data dari studi sebelumnya pada lima gang di RT 3 Lingkungan Dende Seleh, yang meliputi observasi aktivitas, wawancara, dokumentasi visual, dan <em>Place-Centered Mapping</em> (PCM). Data dibaca berdasarkan aktivitas, waktu, aktor dan hubungan spasial untuk mengidentifikasi dua tipologi ruang sosial, yaitu temporal-komunal dan domestik-konsisten. Kedua tipologi kemudian diterjemahkan ke dalam alternatif rancangan melalui proses eksplorasi konfigurasi spasial, visualisasi desain, dan refleksi terhadap kesesuaian desain dengan karakter praktik sosial. Hasil menunjukkan bahwa tipologi temporal-komunal menghasilkan strategi desain fleksibel-adaptif yang menyediakan ruang jeda, mendukung interaksi dan mempertahankan kontinuitas sirkulasi. Sementara itu, tipologi domestik – konsisten menghasilkan strategi intervensi minimal yang memperkuat ambang privat-komunal, mempertahankan kontinuitas aktivitas domestik, dan melindungi privasi penghuni. Penelitian ini merumuskan hubungan antara karakter praktik sosial, kebutuhan spasial dan konfigurasi desain sebagai pengetahuan desain kontekstual yang berpotensi mendukung keberlanjutan praktik sosial. Karena rancangan belum diimplementasikan dan dievaluasi, penelitian ini tidak mengklaim terjadinya perubahan sosial secara empiris.</p> 2026-09-20T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Liza Hani Saroya Wardi, Yasmin Yasmin https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2747 Pengaruh Pemberian Campuran Ekstrak Daun Mengkudu ( Morinda citrifolia ) Dengan Air Minum Terhadap Potongan Primal Karkas Ayam Broiler 2026-08-27T14:23:06+07:00 Yohana Malo maloyohana336@gmail.com Markus Sinlae a@a.com Alberth N a@a.com Rahmat Gusri a@a.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan ekstrak daun mengkudu (<em>Morinda citrifolia </em>) dalam air minum terhadap potongan primal karkas dan menentukan level yang sesuai untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan sebanyak 100 ekor DOC ayam broiler. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yang dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan ekstrak daun mengkudu, yaitu P0: ( tanpa ekstrak), P1 (30 ml ekstrak daun mengkudu + 970 ml air minum), P2 (100 ml ekstrak daun mengkudu + 900 ml air minum), dan P3 (170 ml ekstrak daun mengkudu + 830 ml air minum). Parameter yang diamati adalah potongan primal karkas (Persentase Paha, Persentase Dada, Persentase Sayap, dan Persentase Punggung). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan ekstrak daun mengkudu hingga taraf 170 ml dalam 830 ml air minum tidak memberikan pengaruh yang nyata (P&gt;0,05) terhadap potongan primal karkas (persentase paha, persentase dada, persentase sayap dan persentase punggung) pada ayam broiler. Disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun mengkudu sampai pada taraf 170 ml dalam 830 ml air minum belum mampu mempengaruhi seluruh variabel yang diukur.</p> 2026-09-20T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Yohana Malo, Markus Sinlae, Alberth N, Upik S. Rosnah, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2759 Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Ternak Babi Fase Grower Yang Diberi Tepung Daun Asam ( Tamarindus Indica L) Terfermentasi Sebagai Pengganti Ransum Basal 2026-09-09T12:56:16+07:00 Yorfan Alberto Sabuin yorfanalberto@gmail.com Sabarta Sembiring a@a.com Ni Nengah Suryani a@a.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsumsi dan kecernaan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) pada ternak babi yang diberikan tepung daun asam fermentasi (DAF) sebagai substitusi sebagian ransum basal (RB). Penelitian menggunakan 12 ekor babi peranakan Landrace fase grower berumur 2–3 bulan dengan bobot badan awal berkisar antara 30–47 kg dan rata-rata 37,33 kg (KV = 15,58%). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah R0 = 100% ransum basal; R1 = 95% ransum basal + 5% DAF; R2 = 90% ransum basal + 10% DAF; dan R3 = 85% ransum basal + 15% DAF. Variabel yang diamati meliputi konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun asam fermentasi sebagai substitusi sebagian ransum basal hingga tingkat 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konsumsi maupun kecernaan bahan kering dan bahan organik. Rerata konsumsi bahan kering pada perlakuan R0, R1, R2, dan R3 masing-masing sebesar 3.587,48; 3.484,86; 3.519,90; dan 3.419,76 g/ekor/hari, sedangkan konsumsi bahan organik masing-masing sebesar 3.243,58; 3.158,89; 3.186,78; dan 3.176,53 g/ekor/hari. Kecernaan bahan kering pada R0, R1, R2, dan R3 masing-masing sebesar 78,15%; 76,60%; 76,05%; dan 72,84%, sedangkan kecernaan bahan organik masing-masing sebesar 80,01%; 78,45%; 77,75%; dan 74,56%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa substitusi ransum basal dengan tepung daun asam fermentasi hingga 15% menghasilkan konsumsi dan kecernaan bahan kering serta bahan organik yang relatif sama dengan ransum kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, tepung daun asam fermentasi dapat digunakan sebagai substitusi sebagian ransum basal dalam ransum ternak babi fase grower hingga tingkat 15% tanpa menurunkan konsumsi dan kecernaan bahan kering serta bahan organik.</p> 2026-09-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Yorfan Alberto Sabuin, Sabarta Sembiring, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2752 Efektivitas Pelayanan Publik Berbasis Digital dan Kepuasan Masyarakat di Kota Banda Aceh 2026-08-31T12:59:39+07:00 Riswan Zulkarnaian riswanzulkarnain@gmail.com Agus Junaidi amaagusz@gmail.com Muis Muis muis@unadabna.ac.id Fitrianti Fitrianti fitrianti@unadabna.ac.id Lasri Lasri lasrilasri2610@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan publik berbasis digital serta mendeskripsikan kepuasan masyarakat dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aparatur pemerintah dan masyarakat sebagai pengguna layanan publik berbasis digital pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banda Aceh, dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Jenis layanan digital yang diamati meliputi MPP Digital, Aplikasi Antrean Online MPP Kota Banda Aceh dan Layanan perizinan melalui MPP Digital/layanan DPMPTSP. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik berbasis digital dinilai masyarakat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan layanan, mempercepat beberapa proses pelayanan, serta menghemat waktu dan biaya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, masyarakat cenderung merasa puas ketika sistem mudah digunakan, informasi yang tersedia jelas, proses pelayanan berjalan cepat, dan aparatur memberikan respons ketika terjadi kendala. Namun, efektivitas pelayanan belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan kendala berupa keterbatasan literasi digital masyarakat, gangguan jaringan dan sistem, kompetensi aparatur yang belum merata, integrasi layanan yang belum maksimal, serta kurangnya sosialisasi. Dengan demikian, pelayanan publik berbasis digital di Kota Banda Aceh dapat dinilai cukup efektif dalam memberikan kemudahan dan efisiensi pelayanan, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sistem, sumber daya manusia, literasi digital, integrasi layanan, dan sosialisasi agar pengalaman pelayanan masyarakat menjadi lebih baik.</p> 2026-09-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Riswan Zulkarnaian, Agus Junaidi, Muis Muis, Fitrianti Fitrianti, Lasri Lasri https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2701 Entrepreneurial Alertness, Risk-Taking, and Intention Among University Students in East Java: The Moderating Role of Entrepreneurial Knowledge Using PLS-SEM 2026-08-07T18:26:37+07:00 Santho Vlennery Mettan vlennery@ukwms.ac.id Nyana Vaddhanp nyanav@ukwms.ac.id <p><em>The Indonesian government actively promotes youth entrepreneurship within higher education institutions to reduce graduate unemployment. This study examines the influence of entrepreneurial alertness and risk tolerance on entrepreneurial intention among university students in East Java, Indonesia, while evaluating the moderating role of entrepreneurial knowledge. Employing a quantitative design, empirical data were collected via a structured questionnaire from 203 students and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Structural evaluation reveals that entrepreneurial alertness exerts a statistically significant positive effect on entrepreneurial intention (</em> <em>), whereas risk tolerance demonstrates no significant impact (</em> <em>). Entrepreneurial knowledge significantly strengthens the positive relationship between entrepreneurial alertness and entrepreneurial intention (</em> <em>); however, it fails to moderate the association between risk tolerance and intention (</em> <em>). Overall, the proposed model explains </em> <em> of the variance in entrepreneurial intention (</em> <em>). Theoretically, this research extends Social Cognitive Theory (SCT) by underscoring that cognitive architectures and domain knowledge acquisition predominate over dispositional personality traits in driving entrepreneurial intention.</em></p> 2026-09-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Santho Vlennery Mettan, Nyana Vaddhanp https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2794 Diplomasi Publik Indonesia dalam Proses Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2023-2025 2026-09-24T19:21:48+07:00 Ruth Merry Elizabet Tampubolon ruth22002@mail.unpad.ac.id Neneng Konety neneng.konety@unpad.ac.id Sinta Diana Martaulina sintadianamartaulina@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis diplomasi publik Indonesia dalam proses revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2023-2025 dengan menggunakan tiga dimensi diplomasi publik Mark Leonard et al. (2002), yaitu news management, strategic communications, dan relationship building. Fokus penelitian diarahkan pada praktik komunikasi dan pembangunan hubungan yang dijalankan aktor Indonesia dengan publik asing selama proses revalidasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-struktur, document-based reserach, dan internet-based. Data dianalisis menggunakan analisis isi dengan tiga dimensi Leonard sebagai kategori analitis, sedangkan validitas data diperiksa melalui triangulasi data.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan ketiga dimensi diplomasi publik dijalankan dengan penekanan yang berbeda, dengan BP Toba Caldera UNESCO Global Geopark sebagai aktor sentral dalam pelaksanaanya. <em>News management</em> dilakukan melalui penyampaian informasi mengenai perkembangan revalidasi pada media dan kanal kelembagaan Indonesia, tetapi bukti bahwa informasi tersebut dirancang khusus untuk publik asing masih terbatas. <em>Strategic communications</em> dijalankan melalui forum geopark internasional dan ajang Aquabike untuk memperkenalkan Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark serta mengangkat warisan geologi, budaya, dan geowisatanya secara relatif konsisten. <em>Relationship building</em> menjadi dimensi yang paling menonjol melalui hubungan dengan Langkawi dan Satun UNESCO Global Geoparks yang dipelihara lewat pertemuan berulang, pertukaran pengetahuan, kunjungan timbal balik, dan kegiatan bersama. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa diplomasi publik Indonesia selama revalidasi lebih kuat dalam membangun hubungan pada jejaring geopark internasional daripada mengarahkan komunikasi jangka pendek kepada publik asing. Perolehan green card pada 2025 pula menandai akhir rentang penelitian dan tidak digunakan sebagai ukuran keberhasilan diplomasi publik.</p> 2026-10-07T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Ruth Merry Elizabet Tampubolon, Neneng Konety, Sinta Diana Martaulina https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2756 Tradisi Bakalae: Etnitas dan Identitas Orang Taba di Pulau Makian Maluku Utara 2026-09-05T12:17:05+07:00 Santri Sahar santrisahar@gmail.com Dewi Anggariani dewi.anggariani@uin-alauddin.ac.id <p>Kajian ini untuk mengetahui Prosesi Bakalae Orang Taba di Pulau Makian yang dilakukan selama Bulan Ramadhan setiap tahunya yang menunjukkan etnitas dan identitas. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui obervasi, waancara terhadap perwakilan pelaku Bakale, hadake, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan penonton serta studi dokumen. Kemudian pengolahan dan ananlisis data melalui tahap pengumpulun data, kategorisasi, sajian data serta simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakalae adalah kegiatan adu ketangkasan menggunakan kaki dan tangan secara berkelompok yang dilakukan oleh para lelaki mulai dari usia remaja hingga orang dewasa dan orang tua. Diawali dari tiga sampai lima orang anggota kelompok dengan cara meninju, menendang bahkan mempiting dan menarik lawan. Keseruan Bakalae mengikuti pola hari yang disakralkan dalam Islam yaitu pada malam qunut, malam Lailatul Qadar hingga malam takbiran. Bakalae dapat mengakibatkan pemainya cedera ringan, cedera berat hingga pingsan. Untuk dapat mengimbangi bahkan mengalahkan lawan, didahalui dengan kegiatan pemantauan kekuatan lawan agar disesuaikan dengan potensi kelompok sendiri. Agar Bakalae antara kedua kelompok dapat berjalan secara seimbang, adil dan sportif maka direlai oleh hadake (wasit) sehingga berlangsung secara menarik dan menghibur penonton. Salah satu aspek yang menyebabkan para pelaku Bakalae lebih bersemangat dalam bertarung adalah suara teriakan histeris dari penonton kalangan gadis-gadis remaja. Namun setelah Bakalae kedua kelompok dapat bersua kembali sebagaimana biasanya tanpa ada dendam karena pada dasarnya kedua pihak saling mengenal bahkan berteman baik. Dalam konteks ini Bakalae menjadi karakter etnis dan petarung sebagai identitas Orang Taba.</p> 2026-09-21T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Santri Sahar, Dewi Anggariani https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2453 Pengaruh Level Bahan Herbal Terfermentasi dalam Pakan Cair terhadap Performa Pertumbuhan dan Income Over Feed Cost Ternak Babi Landrace Fase Grower 2026-05-10T10:36:07+07:00 David A. Nguru korengurudavid@gmail.com Sandrianus Berek a@a.com Ni Nengah Suryani a@a.com W. Marlene Nalley a@a.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh level pemberian bahan herbal terfermentasi dalam <em>liquid feed</em> terhadap performa pertumbuhan dan <em>income over feed cost</em> (IOFC) ternak babi peranakan Landrace fase grower. Sebanyak 12 ekor babi peranakan Landrace berumur 3–4 bulan dengan rataan bobot badan awal 37 kg (KV = 4,12%) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu H0 = liquid feed tanpa penambahan bahan herbal terfermentasi, H1 = liquid feed dengan 10% bahan herbal terfermentasi, H2 = liquid feed dengan 15% bahan herbal terfermentasi, dan H3 = liquid feed dengan 20% bahan herbal terfermentasi. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, dan IOFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bahan herbal terfermentasi berpengaruh nyata (P&lt;0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan IOFC, tetapi tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konversi ransum. Perlakuan H3 dengan level bahan herbal terfermentasi 20% memberikan respons terbaik terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan IOFC, dengan nilai konversi ransum sebesar 2,99. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan herbal terfermentasi pada level 20% dalam liquid feed berpotensi meningkatkan performa pertumbuhan dan efisiensi ekonomi pemeliharaan babi peranakan Landrace fase grower.</p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 David A. Nguru, Sandrianus Berek, Ni Nengah Suryani, W. Marlene Nalley https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2417 Pengaruh Rasio Karbon-Nitrogen terhadap Komposisi Serat pada Ensilasi Campuran Lelehanak (Mucuna sp.) dan Rumput Kum 2026-04-23T00:44:40+07:00 Florianus Umar a@gmail.com Marthen Luther Mullik a@gmail.com Debora Kana Hau a@gmail.com David A. Nguru korengurudavid@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio karbon-nitrogen (C/N) dalam ensilase campuran lelehanak (<em>Mucuna</em> sp.) dengan rumput kume (<em>Sorghum plumosum</em> var. <em>timorense</em>) terhadap komponen serat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan tersebut yaitu C/N20= <em>Mucuna Sp</em> 4591 gr + rumput kume 387 gr + dedak padi 20 gr, C/N30= <em>Mucuna Sp</em> 2772 gr + rumput kume 2115 gr + dedak padi 111 gr dan C/N40= <em>Mucuna Sp</em> 728 gr + rumput kume 4057 gr + dedak padi 213 gr serta 4 ulangan. Variabel yang diamati adalah kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan selulosa (berkisar 35,59–41,16%), tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap hemiselulosa (19,38–25,36%) dan lignin (11,49–22,14%). Dapat disimpulkan bahwa rasio C/N 40 menghasilkan silase dengan kualitas terbaik, yaitu selulosa dan hemiselulosa tinggi serta lignin rendah.</p> 2026-09-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Florianus Umar, Marthen Luther Mullik, Debora Kana Hau, David A. Nguru https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2431 Systematic Literature Review: Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Bahasa di Sekolah 2026-05-01T01:01:44+07:00 Kety Soraya ketysoraya88@gmail.com Yudi Juniardi yudi.juniardi@untirta.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis perkembangan bahan ajar kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam upaya meningkatkan literasi bahasa di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan merujuk pada pedoman PRISMA 2020. Proses penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan Crossref dalam rentang waktu publikasi tahun 2020–2025 dengan menggunakan kata kunci “bahan ajar”, “literasi bahasa”, dan “kearifan lokal”. Pada tahap awal, ditemukan sebanyak 1.245 artikel, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 27 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal—seperti cerita rakyat, teks budaya daerah, serta media digital kontekstual—terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca, keterampilan menulis, dan pemahaman bahasa siswa. Selain itu, penerapan kearifan lokal dalam bahan ajar juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar serta penguatan karakter budaya siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan bahan ajar kontekstual berbasis kearifan lokal merupakan pendekatan yang relevan dan inovatif dalam meningkatkan literasi bahasa di sekolah, khususnya dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.</p> 2026-09-09T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Kety Soraya, Yudi Juniardi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2757 Analisis Distribusi Margin Pemasaran Ternak Sapi Bali di Kabupaten Manggarai Barat 2026-09-07T11:06:08+07:00 Novita Surya Triana Diksan tirandiksan@gmail.com Maria Yasinta Luruk yasintha@staf.undana.ac.id Ulrikus Romsen Lole ulrikusromsenlole@gmail.com Maria Rosdiana Deno Ratu mariadenoratu@staf.undana.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemasaran, <em>farmer’s share, marketing cost, marketing profit,</em> dan efisiensi pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan populasi seluruh peternak dan pedagang ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Penentuan contoh menggunakan <em>multiple stage sampling </em>melalui tiga tahap, penentuan kecamatan contoh menggunakan metode <em>purposive sampling</em> ditunjuk Kecamatan Komodo dan Kecamatan Lembor Selatan, penentuan desa contoh menggunakan metode <em>purposive sampling</em> ditunjuk Desa Golo Mori, Desa Macang Tanggar, Desa Watu Rambung, Desa Nanga Lili. Penentuan peternak contoh menggunakan metode <em>non proporsional random sampling</em> sebanyak 25 peternak contoh setiap desa, jumlah peternak contoh 100 orang. Penentuan pedagang contoh menggunakan metode <em>snowball sampling, </em>terdapat 6 orang pedagang pengumpul ternak sapi. Analisis data meliputi <em>farmer’s share, marketing cost, marketing profit, </em>dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa farmer’s share yang diperoleh sebesar 63,55%. <em>Marketing cost</em> pedagang pengumpul desa sebesar Rp540.000, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp637.500, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.750.000. <em>Marketing profit</em> pedagang pengumpul desa sebesar Rp418.426, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp580.000, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.786.112. Efisiensi pembiayaan sebesar 18,67%. Kesimpulan, saluran pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat dari peternak menuju ke pedagang antar pulau. <em>Marketing cost</em> dan <em>marketing profit</em> tertinggi pada pedagang antar pulau dan terendah pada pedagang pengumpul desa dengan sistem pemasaran ternak sapi yang efisien.</p> 2026-09-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Novita Surya Triana Diksan, Maria Yasinta Luruk, Ulrikus Romsen Lole, Maria Rosdiana Deno Ratu https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2758 Kontribusi Usaha Rongsok terhadap Pembiayaan Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren Cahaya Qur’an Desa Tegalwaton 2026-09-09T12:55:14+07:00 Istiqomah Istiqomah istiqomah.tengaran@gmail.com Mega Satria Nurul Falah mega.satria@umbanten.ac.id Agus Darwanto agus@bahasa.iou.edu.gm <p><em>Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan membentuk karakter dan pengetahuan murid membutuhkan sarana dan prasarana untuk mendukung program pendidikan. Keterbatasan dana menghambat ketersedian sarana dan prasarana pendidikan. Kondisi ini mendorong pesantren untuk mengembangkan sumber pendanaan alternatif melalui unit usaha mandiri, diantaranya usaha rongsok. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha rongsok dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi beberapa pondok yang berkaitan dengan pembiayaan sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini dilakukan dari April 2026 sampai Juni 2026 di Pondok Pesantren Cahaya Qur’an Desa Tegalwaton. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun data yang diperoleh adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti mewancarai 7 informan. Kepala pondok yang mengetahui berjalannya program pondok, kondisi santri dan walisantrinya. Bendahara yayasan dengan data keluar masuknya dana termasuk dana SPP dari bendahara pondok dan dana hasil usaha rongsok dari bendahara rongsok. Data proses pengelolaan usaha rongsok didapat dari ketua pengelola rongsok. Peneliti juga mengambil 2 informan dari masyarakat sebagai penyedekah rongsok dan konsumen. Penelitian ini membuktikan adanya kontribusi terhadap pesantren dalam membantu pembiayaan sarana dan prasarana pondok, melatih kemandirian pondok, sikap peduli lingkungan dan melatih kerjasama dengan dasar saling membantu antara penyedekah rongsok, pengelola dan masyarakat. Temuan menunjukkan rata-rata kontribusi rongsok sebesar Rp.1.500.000 setiap bulan, yaitu 4,3% dari keseluruhan kebutuhan dana sebesar 35 juta setiap bulannya. Usaha rongsok dapat berjalan secara berkesinambungan selama menerapkan muamalah syariah dan kerjasama yang solid dari berbagai pihak yang ikut andil di dalamnya.</em></p> 2026-09-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Istiqomah Istiqomah; Mega Satria Nurul Falah, Agus Darwanto https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2771 Pertanggungjawaban Bank sebagai Penyelenggara Mobile Banking atas Kehilangan Dana Nasabah Akibat Phishing dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa 2026-09-13T16:37:00+07:00 Agnesia Atika Putri aatikaputri.ap87@gmail.com Rizky Pratama Putra Karo Karo rizkykarokaro@unsurtya.ac.id <p>Perkembangan layanan mobile banking memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, tetapi sekaligus meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya phishing yang dapat menyebabkan kehilangan dana nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertanggungjawaban bank sebagai penyelenggara layanan mobile banking atas kehilangan dana nasabah akibat phishing serta mekanisme penyelesaian sengketa dalam pemulihan hak nasabah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan empiris sebagai pendukung. Pendekatan penelitian meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, dengan bahan hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan serta gambaran penerapan ketentuan hukum dalam praktik penyelesaian sengketa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban bank dan nasabah atas kehilangan dana akibat phishing belum memiliki batas yang diatur secara khusus dan komprehensif dalam satu ketentuan hukum. Analisis pertanggungjawaban didasarkan pada ketentuan perbankan, perlindungan konsumen, transaksi elektronik, serta pengaturan penyelenggaraan layanan perbankan digital, dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, kewajiban keamanan sistem, kontribusi kesalahan, dan hubungan sebab akibat. Penggunaan PIN atau OTP tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk membebankan kerugian kepada nasabah karena autentikasi dapat terjadi melalui manipulasi dan social engineering. Mekanisme penyelesaian sengketa melalui pengaduan internal bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK), dan litigasi telah tersedia, tetapi masih menghadapi kendala berupa ketidakseimbangan penguasaan bukti, keterbatasan akses terhadap data elektronik, biaya, dan lamanya proses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan standar pertanggungjawaban yang lebih jelas, pembagian beban pembuktian yang proporsional, penguatan perlindungan konsumen, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih cepat, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi nasabah.</p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Agnesia Atika Putri, Rizky Pratama Putra Karo Karo https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2750 Pemetaan dan Analisis Tren Penelitian Teknologi Pertanian di Periode 1995-2025 menggunakan Tinjauan Pustaka Sistematis dan Analisis Bibliometrik 2026-08-31T13:01:42+07:00 Dwi Wahyuni dwiwahyuni.2104@gmail.com Risky Meyranti risky.meyranti@staff.politanikoe.ac.id Esra Rombeallo esra.rombeallo@staff.politanikoe.ac.id Saprilian Stya Hapsari saprilian.hapsari@staff.politanikoe.ac.id Rahayu Asmadini Rosa rahayu.rosa@staff.politanikoe.ac.is Aah Ahmad Almulqu ahmadalmulqu@yahoo.com <p>Perkembangan teknologi pertanian (<em>agricultural technology</em>) mengalami akselerasi signifikan dalam tiga dekade terakhir seiring meningkatnya tekanan terhadap ketahanan pangan global akibat pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan. Kondisi ini mendorong transformasi sistem pertanian menuju praktik yang lebih modern, adaptif, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, pola perkembangan, serta fokus utama riset teknologi pertanian melalui pendekatan gabungan tinjauan pustaka sistematis dan analisis bibliometrik. Tinjauan pustaka sistematis dilakukan mengikuti kerangka PRISMA yang diawali dengan pencarian pada database periode 1995–2025 menghasilkan 98.909 dokumen. Melalui tahapan penyaringan berdasarkan kata kunci “<em>agricultural technology</em>”, tipe dokumen, bahasa, dan status <em>open access,</em> diperoleh 2.962 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis bibliometrik menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengevaluasi <em>co-authorship, </em>dan<em> keyword co-occurrence. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi teknologi pertanian mengalami peningkatan secara signifikan di tahun 2011, dengan lonjakan tajam setelah tahun 2020 dan 2022. China dan United States menjadi negara dengan kontribusi publikasi terbesar serta berperan sebagai pusat kolaborasi internasional. Adapun beberapa kata kunci yang banyak muncul dalam literatur yang diindeks scopus tentang “<em>agricultural technology</em>”, diluar kata kunci utama yaitu <em>technology adoption, precision agriculture, sustainable development, agricultural robots, agricultural development, sustainable agriculture, artificial intelligence, internet of things, </em>dan <em>machine learning</em>. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai evolusi riset teknologi pertanian dan dapat menjadi dasar dalam merumuskan arah penelitian selanjutnya yang lebih relevan dan inovatif.</p> 2026-10-07T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Dwi Wahyuni, Risky Meyranti, Esra Rombeallo, Saprilian Stya Hapsari, Rahayu Asmadini Rosa, Aah Ahmad Almulqu https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2769 Kontribusi Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMP pada Era Media Sosial 2026-09-12T13:46:52+07:00 Nurul Anwar nurulanwar@hamzanwadi.ac.id Muhammad Marzuki mohamedart456@hamzanwadi.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap resiliensi akademik siswa SMP pada era media sosial. Meskipun sejumlah penelitian sebelumnya telah mengkaji hubungan antara kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan resiliensi akademik, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan kedua variabel prediktor tersebut dalam konteks tantangan pembelajaran di era media sosial pada siswa tingkat SMP masih terbatas. Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada jenjang pendidikan menengah atas atau mahasiswa, sehingga diperlukan kajian empiris pada konteks SMP sebagai kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Sukamulia, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosional, skala dukungan sosial, dan skala resiliensi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,45; p &lt; 0,05), begitupun dengan dukungan sosial memberikan kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,38; p &lt; 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 48% terhadap variansi resiliensi akademik siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan daya tahan akademik siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era media sosial.</p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Nurul Anwar, Muhammad Marzuki