Jurnal Penelitian Inovatif https://jurnal-id.com/index.php/jupin <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di PERPUSNAS dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082/jupin.</p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> saat ini terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4</strong></a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026</strong> (<a href="https://drive.google.com/drive/folders/1kYqu0tsGmnh48yg_ERgz9OcDSjpnxqoT?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p align="center"><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://publications.id/master/images/sinta4.png" /> </a></p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan 6 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah dapat dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA </strong>maupun <strong>BAHASA INGGRIS. </strong></p> <p><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJUPIN.jpg" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Penelitian Inovatif</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JUPIN</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>6 edisi setiap tahun (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD, Moraref, OneSearch, Neliti </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jupin.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-148X</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-1366</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 800.000,00 </td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Penelitian Multidisiplin : Ilmu Sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis </td> </tr> </tbody> </table> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> menerima artikel untuk hasil penelitian maupun <em>literature review</em> berbagai bidang ilmu diantaranya ilmu sains, pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, dan kesehatan. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2808-1366&amp;warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> id-ID jurnalidcom@gmail.com (JUPIN) jurnalidcom@gmail.com (JUPIN) Tue, 08 Sep 2026 21:24:40 +0700 OJS 3.3.0.3 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Kontribusi Usaha Rongsok terhadap Pembiayaan Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren Cahaya Qur’an Desa Tegalwaton https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2758 <p><em>Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan membentuk karakter dan pengetahuan murid membutuhkan sarana dan prasarana untuk mendukung program pendidikan. Keterbatasan dana menghambat ketersedian sarana dan prasarana pendidikan. Kondisi ini mendorong pesantren untuk mengembangkan sumber pendanaan alternatif melalui unit usaha mandiri, diantaranya usaha rongsok. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha rongsok dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi beberapa pondok yang berkaitan dengan pembiayaan sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini dilakukan dari April 2026 sampai Juni 2026 di Pondok Pesantren Cahaya Qur’an Desa Tegalwaton. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun data yang diperoleh adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti mewancarai 7 informan. Kepala pondok yang mengetahui berjalannya program pondok, kondisi santri dan walisantrinya. Bendahara yayasan dengan data keluar masuknya dana termasuk dana SPP dari bendahara pondok dan dana hasil usaha rongsok dari bendahara rongsok. Data proses pengelolaan usaha rongsok didapat dari ketua pengelola rongsok. Peneliti juga mengambil 2 informan dari masyarakat sebagai penyedekah rongsok dan konsumen. Penelitian ini membuktikan adanya kontribusi terhadap pesantren dalam membantu pembiayaan sarana dan prasarana pondok, melatih kemandirian pondok, sikap peduli lingkungan dan melatih kerjasama dengan dasar saling membantu antara penyedekah rongsok, pengelola dan masyarakat. Temuan menunjukkan rata-rata kontribusi rongsok sebesar Rp.1.500.000 setiap bulan, yaitu 4,3% dari keseluruhan kebutuhan dana sebesar 35 juta setiap bulannya. Usaha rongsok dapat berjalan secara berkesinambungan selama menerapkan muamalah syariah dan kerjasama yang solid dari berbagai pihak yang ikut andil di dalamnya.</em></p> Istiqomah Istiqomah; Mega Satria Nurul Falah, Agus Darwanto Hak Cipta (c) 2026 Istiqomah Istiqomah; Mega Satria Nurul Falah, Agus Darwanto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2758 Tue, 15 Sep 2026 00:00:00 +0700 Analisis Distribusi Margin Pemasaran Ternak Sapi Bali di Kabupaten Manggarai Barat https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2757 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemasaran, <em>farmer’s share, marketing cost, marketing profit,</em> dan efisiensi pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan populasi seluruh peternak dan pedagang ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Penentuan contoh menggunakan <em>multiple stage sampling </em>melalui tiga tahap, penentuan kecamatan contoh menggunakan metode <em>purposive sampling</em> ditunjuk Kecamatan Komodo dan Kecamatan Lembor Selatan, penentuan desa contoh menggunakan metode <em>purposive sampling</em> ditunjuk Desa Golo Mori, Desa Macang Tanggar, Desa Watu Rambung, Desa Nanga Lili. Penentuan peternak contoh menggunakan metode <em>non proporsional random sampling</em> sebanyak 25 peternak contoh setiap desa, jumlah peternak contoh 100 orang. Penentuan pedagang contoh menggunakan metode <em>snowball sampling, </em>terdapat 6 orang pedagang pengumpul ternak sapi. Analisis data meliputi <em>farmer’s share, marketing cost, marketing profit, </em>dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa farmer’s share yang diperoleh sebesar 63,55%. <em>Marketing cost</em> pedagang pengumpul desa sebesar Rp540.000, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp637.500, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.750.000. <em>Marketing profit</em> pedagang pengumpul desa sebesar Rp418.426, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp580.000, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.786.112. Efisiensi pembiayaan sebesar 18,67%. Kesimpulan, saluran pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat dari peternak menuju ke pedagang antar pulau. <em>Marketing cost</em> dan <em>marketing profit</em> tertinggi pada pedagang antar pulau dan terendah pada pedagang pengumpul desa dengan sistem pemasaran ternak sapi yang efisien.</p> Novita Surya Triana Diksan, Maria Yasinta Luruk, Ulrikus Romsen Lole, Maria Rosdiana Deno Ratu Hak Cipta (c) 2026 Novita Surya Triana Diksan, Maria Yasinta Luruk, Ulrikus Romsen Lole, Maria Rosdiana Deno Ratu https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2757 Tue, 15 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Marketing Mix UMKM Olahan Pangan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Hunian Tetap Kota Palu https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2754 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh produk, harga, tempat, dan promosi sebagai unsur marketing mix terhadap keputusan pembelian konsumen produk UMKM olahan pangan di wilayah Hunian Tetap Kota Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada enam kawasan Hunian Tetap, yaitu Tondo 1, Tondo 2, Talise, Duyu, Balaroa, dan Petobo, selama April sampai Juni 2026. Populasi konsumen tidak diketahui secara pasti, sehingga kebutuhan minimum sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow pada tingkat kepercayaan 95%, proporsi 0,5, dan margin of error 10%, yang menghasilkan minimum 96 responden. Dalam pelaksanaan penelitian diperoleh 102 responden yang memenuhi kriteria dan seluruhnya digunakan dalam analisis. Responden dipilih menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk (B=0,024; p=0,753), harga (B=0,014; p=0,867), dan tempat (B=0,202; p=0,052) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, sedangkan promosi berpengaruh positif dan signifikan (B=0,244; p=0,025). Secara simultan, keempat unsur marketing mix berpengaruh signifikan (F=2,926; p=0,025). Nilai R² sebesar 0,108 menunjukkan bahwa model menjelaskan 10,8% variasi keputusan pembelian, sedangkan 89,2% lainnya berada di luar model. Dengan demikian, temuan mengenai promosi perlu dipahami dalam konteks daya jelas model yang masih terbatas.</p> Mohamad Adfar, Muhammad Umar, Winarlin Lasimpara Hak Cipta (c) 2026 Mohamad Adfar, Muhammad Umar, Winarlin Lasimpara https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2754 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Logbook Digital Scanning Electron Microscope sebagai Basis Data Riwayat Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Kategori 3 di Laboratorium Fisika https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2822 <p><em>Scanning Electron Microscope </em>merupakan mikroskop elektron yang dapat menghasilkan citra permukaan sampel dengan resolusi tinggi. Peralatan ini tergolong dalam kategori 3, dengan tingkat risiko penggunaan dan akurasi pengukuran yang tinggi, pengoperasian dan perawatannya cukup rumit serta sistem kerjanya kompleks, sehingga diperlukan pelatihan khusus untuk dapat menggunakannya. Oleh karena itu dibutuhkan <em>logbook </em>penggunaan dan pemeliharaan alat <em>Scanning Electron Microscope</em><em>. </em>Selama ini telah tersedia <em>logbook</em> secara manual. Kendalanya adalah kesulitan mencari informasi terkait penggunaan dan pemelihaaran alat <em>Scanning Electron Microscope </em>di waktu yang telah lalu karena harus membuka lembar demi lembar secara teliti sehingga dibutuhkan <em>logbook digital</em> yang mudah diakses untuk memonitor penggunaan dan pemeliharaan alat sehingga apabila terjadi kerusakan dapat diruntut permasalahannya dan bisa secepat mungkin menemukan solusi perbaikan. Penelitian ini menerapkan model pengembangan <em>ADDIE</em> yang meliputi <em>Analysis</em>, <em>Design, Development</em>, <em>Implementation,</em> dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara serta angket yang diberikan kepada 5 ahli media untuk menilai kelayakan, baik dari segi desain, kelengkapan informasi, maupun kemudahan akses <em>logbook digital</em> melalui pemindaian <em>QR code</em> menggunakan <em>smartphone</em>. Uji kelayakan memperoleh persentase skor rata-rata 80%. dapat dikategorikan bahwa <em>logbook digital</em> layak dilihat dari aspek-aspek yang dinilai oleh tim ahli. Angket uji efektivitas diberikan kepada 40 orang responden terdiri dari 3 teknisi laboratorium Fisika, 10 dosen program studi Fisika dan 27 mahasiswa program studi Fisika, diperoleh persentase skor rata-rata 85,5%, dengan demikiam tujuan utama adanya basis data riwayat penggunaan dan pemeliharaan alat kategori 3 di Laboratorium Fisika FMIPA Unnes dapat tercapai.</p> Natalia Erna Setyaningsih, Agus Nu'man, Wasi Sakti Wiwit Prayitno, Fifin Dewi Ratnasari, Rodhotul Muttaqin Hak Cipta (c) 2026 Natalia Erna Setyaningsih, Agus Nu'man, Wasi Sakti Wiwit Prayitno, Fifin Dewi Ratnasari, Rodhotul Muttaqin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2822 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Studi Keunikan Sistem Rangka Tulang Rawan Pada Ikan Pari Manta (Mobula Birostris) Dalam Mendukung Pola Pergerakan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2570 <p class="Abstrak"><span lang="IN">Ikan pari manta <em>(Mobula birostris)</em> merupakan salah satu spesies ikan kartilaginosa yang memiliki sistem rangka berbasis tulang rawan dengan karakteristik fleksibel dan ringan. Struktur tersebut berperan penting dalam mendukung kemampuan locomotion serta efisiensi gerak di lingkungan laut terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sistem rangka tulang rawan pada pari manta, menganalisis hubungannya dengan pola pergerakan, serta mengkaji keunggulan biomekanik sistem kartilago dalam mendukung efisiensi hidrodinamika. Penelitian menggunakan metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan artikel ilmiah dari Google Scholar, Scopus, PubMed, dan ScienceDirect. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan tahapan <em>PRISMA</em> meliputi <em>identification, screening, eligibility, </em>dan<em> included</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kartilago pada pari manta memiliki fleksibilitas tinggi sehingga mampu meningkatkan stabilitas gerakan, mengurangi hambatan air, serta mendukung efisiensi energi selama berenang dan migrasi. Fleksibilitas sirip dada dan kemampuan adaptasi hidrodinamika tubuh menjadikan pari manta sebagai salah satu organisme laut dengan sistem biomekanika yang sangat efisien. Kajian ini juga menunjukkan bahwa karakteristik biomekanika pari manta berpotensi menjadi dasar pengembangan teknologi biomimetik dan konservasi organisme laut.</span></p> Zainul Hasanah, Dina Fitri Amalia, Siti Adhulil Jannah, Titi Oktaviani, Jodion Siburian, Afreni Hamidah, Desfaur Natalia Hak Cipta (c) 2026 Zainul Hasanah, Dina Fitri Amalia, Siti Adhulil Jannah, Titi Oktaviani, Jodion Siburian, Afreni Hamidah, Desfaur Natalia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2570 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Pemberian Campuran Ekstrak Daun Mengkudu ( Morinda citrifolia ) Dengan Air Minum Terhadap Potongan Primal Karkas Ayam Broiler https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2747 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan ekstrak daun mengkudu (<em>Morinda citrifolia </em>) dalam air minum terhadap potongan primal karkas dan menentukan level yang sesuai untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan sebanyak 100 ekor DOC ayam broiler. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yang dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan ekstrak daun mengkudu, yaitu P0: ( tanpa ekstrak), P1 (30 ml ekstrak daun mengkudu + 970 ml air minum), P2 (100 ml ekstrak daun mengkudu + 900 ml air minum), dan P3 (170 ml ekstrak daun mengkudu + 830 ml air minum). Parameter yang diamati adalah potongan primal karkas (Persentase Paha, Persentase Dada, Persentase Sayap, dan Persentase Punggung). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan ekstrak daun mengkudu hingga taraf 170 ml dalam 830 ml air minum tidak memberikan pengaruh yang nyata (P&gt;0,05) terhadap potongan primal karkas (persentase paha, persentase dada, persentase sayap dan persentase punggung) pada ayam broiler. Disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun mengkudu sampai pada taraf 170 ml dalam 830 ml air minum belum mampu mempengaruhi seluruh variabel yang diukur.</p> Yohana Malo, Markus Sinlae, Alberth N, Rahmat Gusri, David A. Nguru Hak Cipta (c) 2026 Yohana Malo, Markus Sinlae, Alberth N, Upik S. Rosnah, David A. Nguru https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2747 Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0700 Entrepreneurial Alertness, Risk-Taking, and Intention Among University Students in East Java: The Moderating Role of Entrepreneurial Knowledge Using PLS-SEM https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2701 <p><em>The Indonesian government actively promotes youth entrepreneurship within higher education institutions to reduce graduate unemployment. This study examines the influence of entrepreneurial alertness and risk tolerance on entrepreneurial intention among university students in East Java, Indonesia, while evaluating the moderating role of entrepreneurial knowledge. Employing a quantitative design, empirical data were collected via a structured questionnaire from 203 students and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Structural evaluation reveals that entrepreneurial alertness exerts a statistically significant positive effect on entrepreneurial intention (</em> <em>), whereas risk tolerance demonstrates no significant impact (</em> <em>). Entrepreneurial knowledge significantly strengthens the positive relationship between entrepreneurial alertness and entrepreneurial intention (</em> <em>); however, it fails to moderate the association between risk tolerance and intention (</em> <em>). Overall, the proposed model explains </em> <em> of the variance in entrepreneurial intention (</em> <em>). Theoretically, this research extends Social Cognitive Theory (SCT) by underscoring that cognitive architectures and domain knowledge acquisition predominate over dispositional personality traits in driving entrepreneurial intention.</em></p> Santho Vlennery Mettan, Nyana Vaddhanp Hak Cipta (c) 2026 Santho Vlennery Mettan, Nyana Vaddhanp https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2701 Tue, 15 Sep 2026 00:00:00 +0700 Tradisi Bakalae: Etnitas dan Identitas Orang Taba di Pulau Makian Maluku Utara https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2756 <p>Kajian ini untuk mengetahui Prosesi Bakalae Orang Taba di Pulau Makian yang dilakukan selama Bulan Ramadhan setiap tahunya yang menunjukkan etnitas dan identitas. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui obervasi, waancara terhadap perwakilan pelaku Bakale, hadake, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan penonton serta studi dokumen. Kemudian pengolahan dan ananlisis data melalui tahap pengumpulun data, kategorisasi, sajian data serta simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakalae adalah kegiatan adu ketangkasan menggunakan kaki dan tangan secara berkelompok yang dilakukan oleh para lelaki mulai dari usia remaja hingga orang dewasa dan orang tua. Diawali dari tiga sampai lima orang anggota kelompok dengan cara meninju, menendang bahkan mempiting dan menarik lawan. Keseruan Bakalae mengikuti pola hari yang disakralkan dalam Islam yaitu pada malam qunut, malam Lailatul Qadar hingga malam takbiran. Bakalae dapat mengakibatkan pemainya cedera ringan, cedera berat hingga pingsan. Untuk dapat mengimbangi bahkan mengalahkan lawan, didahalui dengan kegiatan pemantauan kekuatan lawan agar disesuaikan dengan potensi kelompok sendiri. Agar Bakalae antara kedua kelompok dapat berjalan secara seimbang, adil dan sportif maka direlai oleh hadake (wasit) sehingga berlangsung secara menarik dan menghibur penonton. Salah satu aspek yang menyebabkan para pelaku Bakalae lebih bersemangat dalam bertarung adalah suara teriakan histeris dari penonton kalangan gadis-gadis remaja. Namun setelah Bakalae kedua kelompok dapat bersua kembali sebagaimana biasanya tanpa ada dendam karena pada dasarnya kedua pihak saling mengenal bahkan berteman baik. Dalam konteks ini Bakalae menjadi karakter etnis dan petarung sebagai identitas Orang Taba.</p> Santri Sahar, Dewi Anggariani Hak Cipta (c) 2026 Santri Sahar, Dewi Anggariani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2756 Mon, 21 Sep 2026 00:00:00 +0700 Substitusi Jagung dengan Tepung Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) Terfermentasi terhadap Performa dan Rasio Efisiensi Protein Babi Peranakan Landrace Fase Starter https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2681 <p>Ketergantungan industri peternakan babi terhadap jagung sebagai bahan pakan utama dapat meningkatkan biaya produksi, sehingga diperlukan bahan pakan alternatif lokal yang ekonomis, salah satunya tepung suweg (<em>Amorphophallus paeoniifolius</em>). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi jagung dengan tepung suweg terfermentasi (TSF) menggunakan ragi tape terhadap performa dan rasio efisiensi protein (REP) babi peranakan Landrace fase starter. Penelitian dilaksanakan selama 10 minggu di Kelurahan Sonraen menggunakan 12 ekor babi peranakan Landrace fase starter. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 3 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P0 (ransum tanpa TSF/kontrol), P1 (substitusi 30% jagung dengan TSF), dan P2 (substitusi 40% jagung dengan TSF). Parameter yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB), feed conversion ratio (FCR), dan rasio efisiensi protein (REP). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi jagung dengan TSF tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum (P = 0,30), PBB (P = 0,81), dan FCR (P = 0,51). Sebaliknya, substitusi jagung dengan TSF berpengaruh sangat nyata (P &lt; 0,01) terhadap REP. Nilai REP tertinggi diperoleh pada P0 sebesar 2,81, sedangkan P1 dan P2 masing-masing sebesar 1,84 dan 1,75. Dengan demikian, TSF dapat digunakan sebagai substitusi jagung hingga 40% dari proporsi jagung dalam ransum tanpa menurunkan performa babi fase starter, tetapi penggunaannya menyebabkan penurunan efisiensi protein. Penggunaan TSF sebagai bahan substitusi jagung dalam ransum perlu mempertimbangkan kecukupan protein dan asam amino esensial, terutama apabila digunakan dalam jangka panjang.</p> Marno Neno Bunda, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru, Upik S. Rosnah Hak Cipta (c) 2026 Marno Neno Bunda, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru, Upik S. Rosnah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2681 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Pelayanan Publik Berbasis Digital dan Kepuasan Masyarakat di Kota Banda Aceh https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2752 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan publik berbasis digital serta mendeskripsikan kepuasan masyarakat dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aparatur pemerintah dan masyarakat sebagai pengguna layanan publik berbasis digital pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banda Aceh, dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Jenis layanan digital yang diamati meliputi MPP Digital, Aplikasi Antrean Online MPP Kota Banda Aceh dan Layanan perizinan melalui MPP Digital/layanan DPMPTSP. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik berbasis digital dinilai masyarakat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan layanan, mempercepat beberapa proses pelayanan, serta menghemat waktu dan biaya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, masyarakat cenderung merasa puas ketika sistem mudah digunakan, informasi yang tersedia jelas, proses pelayanan berjalan cepat, dan aparatur memberikan respons ketika terjadi kendala. Namun, efektivitas pelayanan belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan kendala berupa keterbatasan literasi digital masyarakat, gangguan jaringan dan sistem, kompetensi aparatur yang belum merata, integrasi layanan yang belum maksimal, serta kurangnya sosialisasi. Dengan demikian, pelayanan publik berbasis digital di Kota Banda Aceh dapat dinilai cukup efektif dalam memberikan kemudahan dan efisiensi pelayanan, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sistem, sumber daya manusia, literasi digital, integrasi layanan, dan sosialisasi agar pengalaman pelayanan masyarakat menjadi lebih baik.</p> Riswan Zulkarnaian, Agus Junaidi, Muis Muis, Fitrianti Fitrianti, Lasri Lasri Hak Cipta (c) 2026 Riswan Zulkarnaian, Agus Junaidi, Muis Muis, Fitrianti Fitrianti, Lasri Lasri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2752 Tue, 08 Sep 2026 00:00:00 +0700 Teknik Komunikasi Inklusif dalam Interaksi Barista Teman Tuli dan Pelanggan Untuk Membangun Pemahaman di Coffee Sunyi Jakarta https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2803 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik komunikasi inklusif dalam interaksi antara barista teman Tuli dan pelanggan untuk membangun pemahaman di Coffee Sunyi Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan <em>Communication Accommodation Theory</em> (CAT), khususnya konsep <em>convergence</em>, sebagai landasan analisis. Data diperoleh melalui wawancara terhadap empat informan yang terdiri atas dua barista teman Tuli dan dua pelanggan, observasi, serta dokumentasi selama periode pengumpulan data pada 24–27 September 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara barista teman Tuli dan pelanggan menggunakan berbagai bentuk komunikasi, yaitu bahasa isyarat, gestur, ekspresi wajah, tulisan, media digital, dan bantuan visual. Ketika pelanggan mengalami kesulitan memahami bahasa isyarat, barista melakukan penyesuaian dengan menggunakan tulisan melalui kertas atau media digital serta gestur dan bantuan visual. Penyesuaian juga dilakukan oleh pelanggan melalui penggunaan media tulisan dan upaya mempelajari bahasa isyarat yang digunakan barista. Penyesuaian komunikasi tersebut turut mendukung terciptanya kesetaraan dalam interaksi antara barista teman Tuli dan pelanggan, meningkatkan pemahaman pelanggan terhadap bahasa isyarat, serta mengurangi kecanggungan dalam proses komunikasi dan pelayanan. Pengalaman berkunjung lebih dari satu kali pada informan pelanggan tertentu juga menunjukkan bahwa pengalaman interaksi dapat membantu mereka menjadi lebih familiar dengan bentuk komunikasi yang digunakan, tetapi temuan tersebut tidak dapat digeneralisasikan kepada seluruh pelanggan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada pengamatan langsung yang dilakukan dalam satu hari sehingga belum menggambarkan seluruh variasi interaksi pelanggan. Penelitian selanjutnya disarankan membandingkan pengalaman pelanggan baru dengan pelanggan yang telah sering berkunjung untuk memahami proses adaptasi dan akomodasi komunikasi secara lebih mendalam.</p> Refaldi Refaldi, Shinta Kristanty Hak Cipta (c) 2026 Refaldi Refaldi, Shinta Kristanty https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2803 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Exploration of Students Perception Towards the Effectiveness of Animated Videos as a Media for Bullying Prevention in Junior High Schools Malang City https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2788 <p><em>Malang City is one of the areas in East Java with a high rate of bullying cases. Most cases occur in junior high schools, driven by a lack of social awareness and empathy among students. This study explores how junior high school students in Malang City perceive the effectiveness of animated videos as a medium for bullying prevention. A descriptive qualitative approach was used because it suits understanding the subjective meaning students attach to educational media, including its influence on empathy. Participants were 616 students in grades VII–VIII from three public junior high schools selected purposively. Data were collected through a 30-item perception questionnaire, an observation guide, and brief reflections or interviews, and analyzed using the Miles &amp; Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing) together with response percentages. In total, 98.1% of students rated the anti-bullying message as easy to understand, and 95.5% stated they would not bully others after watching the video. These findings reflect students' assessments and intentions, not observed behavioral change. Animated videos were perceived as effective perceptually in bullying prevention. Through visuals and storylines close to adolescents' lives, the videos attracted attention, helped students understand the moral message, and fostered emotional awareness of the impact of bullying. This study contributes to affective education by showing that visual narratives close to adolescents' experiences are perceived to foster empathy; their effect on behavior requires further testing.</em></p> Desinta Dwi Rapita, Devi Sintya Yuliastuty, Sri Untari, Dhara Alim Cendekia, Raisha Hafandi Hak Cipta (c) 2026 Desinta Dwi Rapita, Devi Sintya Yuliastuty, Sri Untari, Dhara Alim Cendekia, Raisha Hafandi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2788 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Ternak Babi Fase Grower Yang Diberi Tepung Daun Asam ( Tamarindus Indica L) Terfermentasi Sebagai Pengganti Ransum Basal https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2759 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsumsi dan kecernaan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) pada ternak babi yang diberikan tepung daun asam fermentasi (DAF) sebagai substitusi sebagian ransum basal (RB). Penelitian menggunakan 12 ekor babi peranakan Landrace fase grower berumur 2–3 bulan dengan bobot badan awal berkisar antara 30–47 kg dan rata-rata 37,33 kg (KV = 15,58%). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah R0 = 100% ransum basal; R1 = 95% ransum basal + 5% DAF; R2 = 90% ransum basal + 10% DAF; dan R3 = 85% ransum basal + 15% DAF. Variabel yang diamati meliputi konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun asam fermentasi sebagai substitusi sebagian ransum basal hingga tingkat 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konsumsi maupun kecernaan bahan kering dan bahan organik. Rerata konsumsi bahan kering pada perlakuan R0, R1, R2, dan R3 masing-masing sebesar 3.587,48; 3.484,86; 3.519,90; dan 3.419,76 g/ekor/hari, sedangkan konsumsi bahan organik masing-masing sebesar 3.243,58; 3.158,89; 3.186,78; dan 3.176,53 g/ekor/hari. Kecernaan bahan kering pada R0, R1, R2, dan R3 masing-masing sebesar 78,15%; 76,60%; 76,05%; dan 72,84%, sedangkan kecernaan bahan organik masing-masing sebesar 80,01%; 78,45%; 77,75%; dan 74,56%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa substitusi ransum basal dengan tepung daun asam fermentasi hingga 15% menghasilkan konsumsi dan kecernaan bahan kering serta bahan organik yang relatif sama dengan ransum kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, tepung daun asam fermentasi dapat digunakan sebagai substitusi sebagian ransum basal dalam ransum ternak babi fase grower hingga tingkat 15% tanpa menurunkan konsumsi dan kecernaan bahan kering serta bahan organik.</p> Yorfan Alberto Sabuin, Sabarta Sembiring, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru Hak Cipta (c) 2026 Yorfan Alberto Sabuin, Sabarta Sembiring, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2759 Tue, 29 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Tingkat Tanin Daun Kedondong Hutan (Spondias pinnata) dalam Pakan Konsentrat Berbasis Tepung Tongkol Jagung terhadap Fermentasi Rumen secara In Vitro https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2837 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi limbah tongkol jagung sebagai bahan pakan ruminansia, namun pemanfaatannya masih terbatas karena kandungan nutrien yang rendah, tingginya kandungan serat struktural, dan rendahnya kecernaan. Kondisi tersebut mendorong perlunya penambahan bahan alami yang berpotensi memodulasi fermentasi rumen, salah satunya ekstrak daun kedondong hutan (<em>Spondias pinnata</em>) yang mengandung senyawa tanin dan berpotensi memengaruhi aktivitas mikroba rumen serta degradasi nutrien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons pemberian ekstrak daun kedondong hutan pada konsentrat berbahan tepung tongkol jagung terhadap karakteristik fermentasi rumen secara <em>in vitro</em>. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 tanpa ekstrak, P1 penambahan ekstrak 1%, P2 penambahan ekstrak 3%, dan P3 penambahan ekstrak 5%. Dosis ekstrak dihitung berdasarkan bahan kering konsentrat, yaitu setara dengan 1, 3, dan 5 g ekstrak per 100 g bahan kering konsentrat, bukan berdasarkan berat konsentrat sebelum pengeringan. Ekstrak daun dicampurkan secara merata ke dalam konsentrat sebelum dilakukan fermentasi <em>in vitro</em>. Parameter yang diamati meliputi konsentrasi NH₃, total <em>volatile fatty acids</em> (VFA), dan pH rumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata (P&lt;0,01) terhadap konsentrasi NH₃, total VFA, dan pH. Konsentrasi NH₃ berturut-turut sebesar 18,06; 15,26; 12,87; dan 9,25 mM, sedangkan total VFA sebesar 104,12; 112,20; 117,45; dan 96,05 mM. Nilai pH masing-masing perlakuan adalah 6,08; 5,96; 5,86; dan 6,21. Perlakuan ekstrak 3% menghasilkan total VFA tertinggi sebesar 117,45 mM, sedangkan perlakuan ekstrak 5% menurunkan total VFA menjadi 96,05 mM. Hasil ini menunjukkan bahwa dosis ekstrak 3% menghasilkan respons produksi VFA tertinggi secara <em>in vitro</em>, tetapi belum dapat ditetapkan sebagai dosis terbaik bagi ternak karena penentuan dosis optimal memerlukan evaluasi lanjutan terhadap kecernaan, keseimbangan fermentasi rumen, dan respons ternak secara <em>in vivo</em>.</p> Oktovianus Sese, Grace Maranatha, Upik Syamsiar Rosnah, Yohanis Umbu L. Sobang, Asri Apriana Widu, David A. Nguru Hak Cipta (c) 2026 Oktovianus Sese, Grace Maranatha, Upik Syamsiar Rosnah, Yohanis Umbu L. Sobang, Asri Apriana Widu, David A. Nguru https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2837 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Diplomasi Publik Indonesia dalam Proses Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2023-2025 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2794 <p>Penelitian ini menganalisis diplomasi publik Indonesia dalam proses revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2023-2025 dengan menggunakan tiga dimensi diplomasi publik Mark Leonard et al. (2002), yaitu news management, strategic communications, dan relationship building. Fokus penelitian diarahkan pada praktik komunikasi dan pembangunan hubungan yang dijalankan aktor Indonesia dengan publik asing selama proses revalidasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-struktur, document-based reserach, dan internet-based. Data dianalisis menggunakan analisis isi dengan tiga dimensi Leonard sebagai kategori analitis, sedangkan validitas data diperiksa melalui triangulasi data.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan ketiga dimensi diplomasi publik dijalankan dengan penekanan yang berbeda, dengan BP Toba Caldera UNESCO Global Geopark sebagai aktor sentral dalam pelaksanaanya. <em>News management</em> dilakukan melalui penyampaian informasi mengenai perkembangan revalidasi pada media dan kanal kelembagaan Indonesia, tetapi bukti bahwa informasi tersebut dirancang khusus untuk publik asing masih terbatas. <em>Strategic communications</em> dijalankan melalui forum geopark internasional dan ajang Aquabike untuk memperkenalkan Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark serta mengangkat warisan geologi, budaya, dan geowisatanya secara relatif konsisten. <em>Relationship building</em> menjadi dimensi yang paling menonjol melalui hubungan dengan Langkawi dan Satun UNESCO Global Geoparks yang dipelihara lewat pertemuan berulang, pertukaran pengetahuan, kunjungan timbal balik, dan kegiatan bersama. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa diplomasi publik Indonesia selama revalidasi lebih kuat dalam membangun hubungan pada jejaring geopark internasional daripada mengarahkan komunikasi jangka pendek kepada publik asing. Perolehan green card pada 2025 pula menandai akhir rentang penelitian dan tidak digunakan sebagai ukuran keberhasilan diplomasi publik.</p> Ruth Merry Elizabet Tampubolon, Neneng Konety, Sinta Diana Martaulina Hak Cipta (c) 2026 Ruth Merry Elizabet Tampubolon, Neneng Konety, Sinta Diana Martaulina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2794 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Penggunaan Silase Modifikasi Berbahan Batang Pisang dan Campuran Dedaunan dalam Pakan terhadap Konsumsi serta Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik pada Babi Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2838 <p>Tingginya biaya pakan komersial mendorong pemanfaatan bahan pakan alternatif berbasis sumber daya lokal untuk mendukung kebutuhan nutrisi babi fase pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penggunaan silase modifikasi berbahan dasar batang pisang yang diperkaya daun kelor, daun pepaya, dan daun singkong terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering (BK) serta bahan organik (BO) pada babi peranakan Landrace fase pertumbuhan. Penelitian menggunakan 12 ekor babi jantan kastrasi berumur 3–4 bulan dengan bobot badan awal 28–49 kg (rataan 36,50 kg). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga kelompok berdasarkan bobot badan awal. Perlakuan terdiri atas P0 (100% pakan komplit komersial), P1 (80% pakan komersial + 10% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa), P2 (70% pakan komersial + 20% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa), dan P3 (60% pakan komersial + 30% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa). Hasil penelitian yang dilaporkan menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan BK maupun BO. Rataan konsumsi BK berkisar antara 2.569,68–3.018,83 g/ekor/hari, sedangkan konsumsi BO berdasarkan perhitungan ulang berkisar antara 2.303,46–2.697,32 g/ekor/hari. Kecernaan BK dan BO yang dilaporkan masing-masing berkisar antara 77,75–80,11% dan 72,17–73,34%. Berdasarkan hasil tersebut, tidak ditemukan perbedaan konsumsi dan kecernaan BK serta BO antar keempat perlakuan pada babi peranakan Landrace fase pertumbuhan.</p> Ketrin Nauk, Ni Nengah Suryani, David Agustinus Nguru, I Kadek Yoga Kertiyasa Hak Cipta (c) 2026 Ketrin Nauk, Ni Nengah Suryani, David Agustinus Nguru, I Kadek Yoga Kertiyasa https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2838 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) dalam Air Minum terhadap Karakteristik Karkas dan NonkarkasAyam Broiler https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2785 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun mengkudu (<em>Morinda citrifolia</em>) melalui air minum terhadap bobot badan akhir, persentase karkas, persentase nonkarkas, dan persentase lemak abdominal ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang UPT Lahan Kering Kepulauan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan 100 ekor ayam broiler strain CP 707 yang diberi pakan komersial CP 11 dan CP 12. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan pemberian ekstrak daun mengkudu melalui air minum terdiri atas P0 = tanpa pemberian ekstrak daun mengkudu, P1 = 30 ml ekstrak daun mengkudu + 970 ml air, P2 = 100 ml ekstrak daun mengkudu + 900 ml air, dan P3 = 170 ml ekstrak daun mengkudu + 830 ml air. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (<em>Analysis of Variance</em>/ANOVA), dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji <em>Duncan’s Multiple Range Test</em> (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun mengkudu berpengaruh nyata (P&lt;0,05) terhadap persentase nonkarkas, dengan nilai masing-masing sebesar 19,16% (P0), 20,57% (P1), 19,91% (P2), dan 19,26% (P3). Perlakuan pemberian ekstrak daun mengkudu tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap bobot badan akhir, persentase karkas, dan persentase lemak abdominal ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian ekstrak daun mengkudu pada perlakuan P1 menghasilkan persentase nonkarkas tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya, namun peningkatan persentase nonkarkas tersebut belum menunjukkan peningkatan karakteristik karkas yang lebih baik karena tidak diikuti oleh perubahan pada persentase karkas, bobot badan akhir, maupun persentase lemak abdominal.</p> Yohanis Tanggela, Ni Putu F. Suryatni, Alberth N. Ndun, Rahmat Gusri, David A. Nguru Hak Cipta (c) 2026 Yohanis Tanggela, Ni Putu F. Suryatni, Alberth N. Ndun, Rahmat Gusri, David A. Nguru https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2785 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Uji Fungsi Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Candida Albicans https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2781 <p>Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan kandidiasis ketika pertumbuhannya tidak terkendali. Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa antijamur menjadi salah satu alternatif yang perlu dikembangkan, salah satunya melalui penggunaan daun sirih (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dan menganalisis daya hambat ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Ekstrak daun sirih diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%, dengan masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Nistatin digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih mengandung flavonoid, saponin, fenolik, dan steroid. Konsentrasi 20%, 40%, dan 60% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 6 mm, sedangkan konsentrasi 80% dan 100% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 12,37 mm dan 13,21 mm. Nistatin menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 23,48 mm, sedangkan akuades steril tidak menghasilkan zona hambat. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan dengan nilai p &lt; 0,001. Ekstrak etanol daun sirih menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans, terutama pada konsentrasi 80% dan 100%, tetapi diameter zona hambat yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan nistatin.</p> Yuni Rahmayanti, Hendro Mustaqim, Najla Lestari Hak Cipta (c) 2026 Yuni Rahmayanti, Hendro Mustaqim, Najla Lestari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2781 Tue, 29 Sep 2026 00:00:00 +0700 Persepsi Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang terhadap Pembimbing pada Mata Kuliah Praktik Klinik Keperawatan Ginjal https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2805 <p>Efektivitas pembimbing klinik berperan penting dalam mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa profesi Ners. Praktik Klinik Keperawatan Ginjal memerlukan pembimbingan yang terarah karena kompleksitas pelayanan pasien hemodialisis. Evaluasi berdasarkan persepsi mahasiswa diperlukan untuk mengidentifikasi aspek pembimbingan yang perlu ditingkatkan. Penelitian bertujuan menggambarkan persepsi mahasiswa Pendidikan Profesi Ners terhadap efektivitas pembimbing klinik pada mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Ginjal berdasarkan lima domain Nursing Clinical Teacher Effectiveness Inventory (NCTEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 173 mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang. Persepsi mahasiswa diukur menggunakan kuesioner NCTEI yang terdiri atas 47 butir dalam lima domain. Instrumen diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia melalui penerjemahan <em>forward translation</em> oleh dua penerjemah independen dan ditelaah oleh 4 ahli pendidikan keperawatan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2026. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan rerata, simpangan baku, serta nilai minimum dan maksimum. Seluruh domain memperoleh penilaian positif, dengan rerata tertinggi pada hubungan interpersonal, diikuti kepribadian, evaluasi, kemampuan mengajar, dan kompetensi keperawatan. Pada tingkat butir, kepercayaan diri pembimbing memperoleh penilaian tertinggi, sedangkan kemampuan mengarahkan mahasiswa pada literatur keperawatan yang relevan memperoleh penilaian terendah. Mahasiswa juga memberikan penilaian tinggi terhadap kemampuan pembimbing menciptakan suasana saling menghargai, menunjukkan keteladanan, dan mendorong kemandirian selama praktik klinik. Pembimbing klinik dinilai positif oleh mahasiswa, terutama dalam hubungan interpersonal dan keteladanan profesional. Penguatan pembimbingan berbasis bukti, penalaran klinis, dan evaluasi terstruktur diperlukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran Praktik Klinik Keperawatan Ginjal.</p> Rizal Ginanjar, Wenny Trisnaningtyas, Erna Sulistiyawati Hak Cipta (c) 2026 Rizal Ginanjar, Wenny Trisnaningtyas, Erna Sulistiyawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2805 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Faktor yang Berhubungan dengan Outcome Pengobatan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2775 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien untuk mencapai keberhasilan terapi. Keberlangsungan pengobatan dapat berkaitan dengan berbagai faktor pasien dan lingkungan pendukung, termasuk pengetahuan, kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga, dukungan Pengawas Menelan Obat (PMO), stigma, serta akses terhadap pelayanan kesehatan. Upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan TB merupakan bagian dari penguatan kesehatan masyarakat dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga, dukungan PMO, stigma, dan akses pelayanan kesehatan dengan outcome akhir pengobatan TB di wilayah kerja Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel penelitian terdiri dari 23 pasien TB yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Lengkong. Data pengetahuan, kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga, dukungan PMO, stigma, dan akses pelayanan kesehatan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan outcome pengobatan diperoleh dari rekam medis. Analisis deskriptif dilakukan terhadap seluruh variabel, sedangkan analisis bivariat terhadap outcome akhir dilakukan pada responden yang telah memiliki status akhir pengobatan menggunakan uji <em>Fisher's Exact</em> dengan tingkat kemaknaan α=0,05. <strong>Hasil:</strong> Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (73,9%). Sebanyak 22 responden (95,7%) memiliki pengetahuan baik dan 22 responden (95,7%) memiliki kepatuhan pengobatan yang baik. Dukungan keluarga dan dukungan PMO paling banyak berada pada kategori cukup, masing-masing 47,8%. Sebagian besar responden memiliki stigma rendah (73,9%) dan akses pelayanan kesehatan dalam kategori cukup (69,6%). Sebanyak 7 responden (30,4%) telah menyelesaikan terapi dengan berhasil, 3 responden (13,0%) mengalami kegagalan terapi, sedangkan 13 responden (56,5%) masih menjalani pengobatan atau pemantauan. Analisis bivariat dilakukan pada 10 responden yang telah memiliki outcome akhir dan menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga (p=1,000), dukungan PMO (p=1,000), stigma (p=0,475), maupun akses pelayanan kesehatan (p=1,000) dengan outcome akhir pengobatan TB. <strong>Kesimpulan:</strong> Pada responden yang telah memiliki outcome akhir, penelitian ini belum menemukan hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga, dukungan PMO, stigma, dan akses pelayanan kesehatan dengan outcome pengobatan TB. Hasil tersebut perlu ditafsirkan secara hati-hati karena jumlah sampel relatif kecil dan 13 dari 23 responden (56,5%) masih menjalani pengobatan atau pemantauan sehingga belum memiliki outcome akhir. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih besar dan melakukan pengamatan hingga seluruh responden menyelesaikan periode pengobatan untuk memperoleh gambaran hubungan yang lebih kuat serta mendukung penguatan upaya pengendalian TB sebagai bagian dari pencapaian SDG 3<strong>.</strong></p> Marinda Dwi Puspitarini, Ratna Sofaria Munir, Diah Retno Kusumawati, Ain Darojah Siddiq Ramadhana, Aulia Eka Maharani, Hifni Viada Nurina Devawangga Hak Cipta (c) 2026 Marinda Dwi Puspitarini, Ratna Sofaria Munir, Diah Retno Kusumawati, Ain Darojah Siddiq Ramadhana, Aulia Eka Maharani, Hifni Viada Nurina Devawangga https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2775 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Komunikasi Risiko Lingkungan dan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Gangguan Kesehatan pada Masyarakat Sekitar Smelter PT Bumi Mineral Sulawesi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2861 <p>Aktivitas industri pengolahan dan pemurnian mineral (<em>smelter</em>) berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi risiko lingkungan dan pengetahuan dengan perilaku pencegahan gangguan kesehatan pada masyarakat sekitar Smelter PT Bumi Mineral Sulawesi (PT BMS) di Desa Karang-Karangan, Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian berjumlah 2.262 jiwa, dengan sampel sebanyak 340 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dilakukan melalui <em>proportionate stratified random sampling</em> dan <em>simple random sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Pearson <em>Chi-Square</em> pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi risiko lingkungan paling banyak berada pada kategori cukup (44,1%), sedangkan pengetahuan paling banyak berada pada kategori cukup (41,2%). Sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan gangguan kesehatan dalam kategori kurang (57,4%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi risiko lingkungan dan perilaku pencegahan gangguan kesehatan (<em>p</em> &lt; 0,001), serta antara pengetahuan dan perilaku pencegahan gangguan kesehatan (<em>p</em> &lt; 0,001). Proporsi perilaku pencegahan yang baik lebih tinggi pada responden dengan komunikasi risiko dan pengetahuan kategori baik. Disimpulkan bahwa komunikasi risiko lingkungan dan pengetahuan berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan gangguan kesehatan pada masyarakat sekitar smelter. Komunikasi risiko yang jelas dan edukasi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perlu diperhatikan untuk mendukung perilaku pencegahan.</p> Miftahul Jannah, Fitriani Abdal, Arlia Arlia, Hasnawati Hasnawati, Adi Putra Pratama Hak Cipta (c) 2026 Miftahul Jannah, Fitriani Abdal, Arlia Arlia, Hasnawati Hasnawati, Adi Putra Pratama https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2861 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Vitamin D dan Pertumbuhan Linear Anak: Tinjauan Literatur Terstruktur tentang Status dan Suplementasi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2770 <p>Vitamin D berperan dalam metabolisme tulang dan proses biologis yang mendukung pertumbuhan anak, tetapi bukti mengenai perannya dalam pertumbuhan linear masih menunjukkan hasil yang beragam. Tinjauan literatur terstruktur ini bertujuan mengkaji bukti mengenai status dan suplementasi vitamin D dalam pertumbuhan linear anak. Penelusuran dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar terhadap artikel penelitian asli berbahasa Inggris yang diterbitkan pada tahun 2015–2025 dan melibatkan anak usia 0–15 tahun. Sebanyak 442 rekaman diperoleh pada tahap identifikasi; setelah penghapusan 204 duplikat dan proses penyaringan, 23 artikel diperiksa dalam bentuk teks lengkap dan 19 publikasi dimasukkan dalam sintesis. Dari 12 publikasi mengenai status vitamin D atau indikator terkait vitamin D, dua menunjukkan hubungan dengan pertumbuhan linear atau stunting, tujuh tidak menunjukkan hubungan utama yang konsisten, dan tiga memberikan temuan khusus, deskriptif, atau terbatas pada subkelompok tertentu. Pada studi suplementasi, manfaat terhadap pertumbuhan ditemukan pada kondisi tertentu, terutama pada anak dengan status vitamin D awal yang sangat rendah, sedangkan beberapa intervensi lain menunjukkan peningkatan konsentrasi 25-hydroxyvitamin D [25(OH)D] tanpa perbaikan pertumbuhan linear. Variasi usia, desain penelitian, definisi defisiensi vitamin D, metode pemeriksaan, dosis, durasi suplementasi, dan luaran pertumbuhan turut membatasi perbandingan antarstudi. Secara keseluruhan, bukti yang tersedia belum mendukung status atau suplementasi vitamin D sebagai penentu tunggal pertumbuhan linear dan stunting pada anak.</p> Rizana Fajrunni'mah, Dwirini R. Gunarti, Yupi Supartini Hak Cipta (c) 2026 Rizana Fajrunni'mah, Dwirini R. Gunarti, Yupi Supartini https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2770 Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0700 Perbandingan Pelepasan Ion Nikel Kawat Ortodonti Stainless Steel yang Direndam Obat Kumur Herbal dan Non-Herbal In Vitro https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2846 <p>Penggunaan alat ortodonti menjadi sarana yang paling umum digunakan oleh masyarakat untuk memperbaiki estetik dan fungsional. Kawat ortodonti <em>stainless steel </em>pada piranti ortodonti cekat akan selalu berkontak dengan saliva dan jaringan rongga mulut. Kawat yang digunakan berpotensi mengalami korosi atau pelepasan elemen penyusun logam pada lingkungan rongga mulut. Salah satu hal yang dapat menyebabkan ion Ni terlepas adalah penggunaan obat kumur. Berbagai jenis obat kumur saat ini banyak beredar di pasaran, salah satu bahan yang direkomendasikan adalah klorheksidin. Obat kumur yang berada dipasaran selain klorheksidin terdapat pula obat kumur berbahan dasar tanaman obat. Salah satu tumbuhan herbal yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut serta diyakini mempunyai khasiat antibakteri dengan efek samping minimal adalah daun sirih. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan pelepasan ion Ni pada kawat ortodonti <em>stainless steel </em>yang direndam obat kumur herbal dan non-herbal. Jenis penelitian yang dilakukan adalah <em>true experimental laboratories </em>dengan rancangan penelitian <em>post test only control group design </em>meggunakan 12 sampel yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kawat ortodonti <em>stainless steel </em>yang direndam dengan saliva buatan, kawat ortodonti <em>stainless steel </em>direndam dengan saliva buatan yang ditambah dengan obat kumur herbal dan kawat ortodonti <em>stainless steel </em>direndam dengan saliva buatan yang ditambah dengan obat kumur non-herbal. Masing-masing kelompok direndam selama 6 jam dan dilihat pelepasan ion Ni setelah perendaman dengan menggunakan alat Spektrofotometer Uv-VIS. Analisa data dilakuan dengan uji <em>Least Significant Different </em>(LSD), dan hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p&lt;0,05) pelepasan ion Ni antara kelompok obat kumur herbal dan non-herbal. Pelepasan ion Ni kawat ortodonti <em>stainless steel </em>yang direndam dalam obat kumur non-herbal lebih tinggi dibandingkan dengan direndam dalam obat kumur herbal. Abstrak berbahasa Indonesia diletakkan pada bagian ini.</p> Asa Karina, Indah Nur Evi , Annisa Tri Novianti Hak Cipta (c) 2026 Asa Karina, Indah Nur Evi , Annisa Tri Novianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2846 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Needs Analysis for Developing an Integrated Model of Islamic Mindfulness and Date Juice in Third-Trimester Antenatal Care at RBC Primary Clinic https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2783 <p><em>Antenatal care for third-trimester pregnant women is still dominated by routine physical examinations, while holistic approaches integrating spiritual and nutritional aspects have not been systematically mapped. This study aimed to analyze the needs for developing an integrative model of Islamic mindfulness and date juice in third-trimester antenatal care at RBC Primary Clinic, including identification of service needs, health worker perceptions, and facility readiness. The research used a descriptive exploratory design with a Sequential Exploratory mixed-method QUAL → QUAN approach. Data were collected through a structured questionnaire survey involving 10 midwife stakeholders. Data were analyzed using descriptive quantitative and thematic qualitative methods. Results showed that the majority of midwives (60%) strongly agreed that the Islamic mindfulness approach has the potential to reduce anxiety in third-trimester pregnant women, and 70% strongly agreed that date juice provision is relevant and beneficial for third-trimester pregnant women. All respondents (100%) agreed or strongly agreed that a structured SOP/guideline for date juice administration is needed. A total of 60% of respondents stated that counseling room facilities were already conducive, but gaps remained in the availability of supporting facilities such as audio players and processing rooms. Main obstacles identified included time constraints, midwife workload, and lack of specialized training. It should be noted that all percentages are derived from 10 midwives at a single facility and should not be interpreted as representing a broader population. This study produced initial conceptual model components for integrating Islamic mindfulness and date juice in third-trimester antenatal care that align with service needs and clinic context, serving as a basis for further model development and validation in subsequent research phases, rather than a model ready for implementation, as this study is still at the needs-analysis stage.</em></p> Mulyanti Mulyanti, Imas Masdinarsyah Hak Cipta (c) 2026 Mulyanti Mulyanti, Imas Masdinarsyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2783 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Antara Kualitas Tidur Dengan Kejadian Vertigo Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Angkatan 2023 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2810 <p>Kualitas tidur yang buruk merupakan masalah yang sering ditemukan pada mahasiswa kedokteran dan berpotensi berkaitan dengan gejala vestibular. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur dengan tingkat gejala vertigo pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan potong lintang pada 90 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan tingkat gejala vertigo diukur menggunakan <em>Vertigo Symptom Scale–Short Form</em> (VSS-SF). Analisis data menggunakan uji Pearson chi-square pada tabel 2×2, disertai perhitungan odds ratio (OR) dan interval kepercayaan 95% (IK95%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79 responden (87,8%) memiliki kualitas tidur buruk dan 11 responden (12,2%) memiliki kualitas tidur baik. Berdasarkan skor VSS-SF, sebanyak 47 responden (52,2%) berada pada kategori ringan, 43 responden (47,8%) pada kategori sedang, dan tidak terdapat responden pada kategori berat. Proporsi kategori sedang lebih tinggi pada kelompok dengan kualitas tidur buruk, yaitu 41 responden (51,9%), dibandingkan kelompok dengan kualitas tidur baik, yaitu 2 responden (18,2%). Analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kualitas tidur dan tingkat gejala vertigo (p=0,036; OR=4,86; IK95% 0,99–23,92). Dengan demikian, kualitas tidur berhubungan dengan tingkat gejala vertigo pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Angkatan 2023, meskipun desain potong lintang tidak memungkinkan penarikan hubungan sebab-akibat. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kualitas tidur sebagai salah satu aspek yang berkaitan dengan gejala vestibular pada mahasiswa kedokteran.</p> Chelsya Zayyan Munira Al Ghadah, Khatab Khatab, Rizky Kurniawan Hak Cipta (c) 2026 Chelsya Zayyan Munira Al Ghadah, Khatab Khatab, Rizky Kurniawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2810 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Karakteristik Penderita Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Meuraxa Banda Aceh https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2778 <p>Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan dan dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Kondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin yang rendah dan dapat dipengaruhi oleh karakteristik maternal, termasuk usia, paritas, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden berdasarkan derajat anemia, usia, paritas, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 ibu hamil trimester III yang mengalami anemia, sebagian besar mengalami anemia ringan (81,8%), berada pada kelompok usia 20–35 tahun (69,7%), memiliki paritas primipara (42,4%), berpendidikan menengah (60,6%), dan berstatus bekerja (60,6%). Distribusi tersebut menggambarkan karakteristik responden yang mengalami anemia dan tidak menunjukkan hubungan atau faktor risiko terhadap kejadian anemia. Temuan ini dapat menjadi gambaran awal bagi tenaga kesehatan dalam mendukung deteksi dan pemantauan anemia pada ibu hamil trimester III melalui pemeriksaan kadar hemoglobin dan pemantauan karakteristik maternal.</p> Fadhilah Acmel, Abdul Wahab, Satria Safirza Hak Cipta (c) 2026 Fadhilah Acmel, Abdul Wahab, Satria Safirza https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2778 Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Persepsi Manajemen Risiko, Sosialisasi SOP, dan Kepatuhan SOP IRATA dengan Keselamatan Pekerja Akses Tali PT. X Batam https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2804 <p>Pekerjaan akses tali (<em>rope access</em>) merupakan pekerjaan di ketinggian dengan konsekuensi kecelakaan yang berat, dan laporan global menunjukkan bahwa sebagian besar insiden berkaitan dengan faktor manusia dan manajemen. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan persepsi penerapan manajemen risiko, sosialisasi SOP, dan kepatuhan SOP <em>IRATA International</em> dengan keselamatan kerja menurut penilaian pekerja akses tali di PT. X Kota Batam. Penelitian kuantitatif dengan desain <em>cross-sectional</em> korelasional ini melibatkan seluruh teknisi akses tali bersertifikat IRATA di perusahaan tersebut (n = 35) melalui <em>total sampling</em> pada Mei–Juli 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 38 butir berskala Likert 1–5 (<em>Cronbach’s alpha</em> 0,909–0,929). Karena seluruh responden berada pada kategori keselamatan kerja baik, analisis korelasi <em>Spearman rank</em> dilakukan pada skor total setiap variabel, bukan pada kategori. Skor total keselamatan kerja berkisar 39–50 dan 42,9% responden memperoleh skor maksimum. Persepsi manajemen risiko (<em>r<sub>s</sub></em> = 0,845), sosialisasi SOP (<em>r<sub>s</sub></em> = 0,852), dan kepatuhan SOP (<em>r<sub>s</sub></em> = 0,708) berkorelasi positif dengan skor keselamatan kerja (seluruhnya p &lt; 0,001). Perbedaan koefisien sosialisasi SOP dan persepsi manajemen risiko tidak bermakna (p = 0,902), sehingga urutan kepentingan antarvariabel tidak dapat ditetapkan. Temuan ini menunjukkan keterkaitan antarpenilaian responden, bukan hubungan sebab-akibat maupun ukuran langsung kejadian kecelakaan. Perusahaan disarankan memperkuat ketiga aspek secara bersamaan dan memverifikasi capaian keselamatan melalui catatan insiden dan observasi kerja.</p> Budi Rasuanto, Noviyanti Noviyanti, Krismadies Krismadies, Juhanda Kartika Wijaya Hak Cipta (c) 2026 Budi Rasuanto, Noviyanti Noviyanti, Krismadies Krismadies, Juhanda Kartika Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2804 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Level Bahan Herbal Terfermentasi dalam Pakan Cair terhadap Performa Pertumbuhan dan Income Over Feed Cost Ternak Babi Landrace Fase Grower https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2453 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh level pemberian bahan herbal terfermentasi dalam <em>liquid feed</em> terhadap performa pertumbuhan dan <em>income over feed cost</em> (IOFC) ternak babi peranakan Landrace fase grower. Sebanyak 12 ekor babi peranakan Landrace berumur 3–4 bulan dengan rataan bobot badan awal 37 kg (KV = 4,12%) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu H0 = liquid feed tanpa penambahan bahan herbal terfermentasi, H1 = liquid feed dengan 10% bahan herbal terfermentasi, H2 = liquid feed dengan 15% bahan herbal terfermentasi, dan H3 = liquid feed dengan 20% bahan herbal terfermentasi. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, dan IOFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bahan herbal terfermentasi berpengaruh nyata (P&lt;0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan IOFC, tetapi tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap konversi ransum. Perlakuan H3 dengan level bahan herbal terfermentasi 20% memberikan respons terbaik terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan IOFC, dengan nilai konversi ransum sebesar 2,99. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan herbal terfermentasi pada level 20% dalam liquid feed berpotensi meningkatkan performa pertumbuhan dan efisiensi ekonomi pemeliharaan babi peranakan Landrace fase grower.</p> David A. Nguru, Sandrianus Berek, Ni Nengah Suryani, W. Marlene Nalley Hak Cipta (c) 2026 David A. Nguru, Sandrianus Berek, Ni Nengah Suryani, W. Marlene Nalley https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2453 Fri, 18 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Rasio Karbon-Nitrogen terhadap Komposisi Serat pada Ensilasi Campuran Lelehanak (Mucuna sp.) dan Rumput Kum https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2417 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio karbon-nitrogen (C/N) dalam ensilase campuran lelehanak (<em>Mucuna</em> sp.) dengan rumput kume (<em>Sorghum plumosum</em> var. <em>timorense</em>) terhadap komponen serat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan tersebut yaitu C/N20= <em>Mucuna Sp</em> 4591 gr + rumput kume 387 gr + dedak padi 20 gr, C/N30= <em>Mucuna Sp</em> 2772 gr + rumput kume 2115 gr + dedak padi 111 gr dan C/N40= <em>Mucuna Sp</em> 728 gr + rumput kume 4057 gr + dedak padi 213 gr serta 4 ulangan. Variabel yang diamati adalah kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan selulosa (berkisar 35,59–41,16%), tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap hemiselulosa (19,38–25,36%) dan lignin (11,49–22,14%). Dapat disimpulkan bahwa rasio C/N 40 menghasilkan silase dengan kualitas terbaik, yaitu selulosa dan hemiselulosa tinggi serta lignin rendah.</p> Florianus Umar, Marthen Luther Mullik, Debora Kana Hau, David A. Nguru Hak Cipta (c) 2026 Florianus Umar, Marthen Luther Mullik, Debora Kana Hau, David A. Nguru https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2417 Tue, 15 Sep 2026 00:00:00 +0700 Systematic Literature Review: Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Bahasa di Sekolah https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2431 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis perkembangan bahan ajar kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam upaya meningkatkan literasi bahasa di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan merujuk pada pedoman PRISMA 2020. Proses penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan Crossref dalam rentang waktu publikasi tahun 2020–2025 dengan menggunakan kata kunci “bahan ajar”, “literasi bahasa”, dan “kearifan lokal”. Pada tahap awal, ditemukan sebanyak 1.245 artikel, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 27 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal—seperti cerita rakyat, teks budaya daerah, serta media digital kontekstual—terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca, keterampilan menulis, dan pemahaman bahasa siswa. Selain itu, penerapan kearifan lokal dalam bahan ajar juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar serta penguatan karakter budaya siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan bahan ajar kontekstual berbasis kearifan lokal merupakan pendekatan yang relevan dan inovatif dalam meningkatkan literasi bahasa di sekolah, khususnya dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.</p> Kety Soraya, Yudi Juniardi Hak Cipta (c) 2026 Kety Soraya, Yudi Juniardi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2431 Wed, 09 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pemetaan dan Analisis Tren Penelitian Teknologi Pertanian di Periode 1995-2025 menggunakan Tinjauan Pustaka Sistematis dan Analisis Bibliometrik https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2750 <p>Perkembangan teknologi pertanian (<em>agricultural technology</em>) mengalami akselerasi signifikan dalam tiga dekade terakhir seiring meningkatnya tekanan terhadap ketahanan pangan global akibat pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan. Kondisi ini mendorong transformasi sistem pertanian menuju praktik yang lebih modern, adaptif, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, pola perkembangan, serta fokus utama riset teknologi pertanian melalui pendekatan gabungan tinjauan pustaka sistematis dan analisis bibliometrik. Tinjauan pustaka sistematis dilakukan mengikuti kerangka PRISMA yang diawali dengan pencarian pada database periode 1995–2025 menghasilkan 98.909 dokumen. Melalui tahapan penyaringan berdasarkan kata kunci “<em>agricultural technology</em>”, tipe dokumen, bahasa, dan status <em>open access,</em> diperoleh 2.962 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis bibliometrik menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengevaluasi <em>co-authorship, </em>dan<em> keyword co-occurrence. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi teknologi pertanian mengalami peningkatan secara signifikan di tahun 2011, dengan lonjakan tajam setelah tahun 2020 dan 2022. China dan United States menjadi negara dengan kontribusi publikasi terbesar serta berperan sebagai pusat kolaborasi internasional. Adapun beberapa kata kunci yang banyak muncul dalam literatur yang diindeks scopus tentang “<em>agricultural technology</em>”, diluar kata kunci utama yaitu <em>technology adoption, precision agriculture, sustainable development, agricultural robots, agricultural development, sustainable agriculture, artificial intelligence, internet of things, </em>dan <em>machine learning</em>. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai evolusi riset teknologi pertanian dan dapat menjadi dasar dalam merumuskan arah penelitian selanjutnya yang lebih relevan dan inovatif.</p> Dwi Wahyuni, Risky Meyranti, Esra Rombeallo, Saprilian Stya Hapsari, Rahayu Asmadini Rosa, Aah Ahmad Almulqu Hak Cipta (c) 2026 Dwi Wahyuni, Risky Meyranti, Esra Rombeallo, Saprilian Stya Hapsari, Rahayu Asmadini Rosa, Aah Ahmad Almulqu https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2750 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0700 Analisis Penilaian Risiko K3 dengan HIRARC dan IBPRP serta Mitigasi Berkelanjutan pada Proyek Jalan Tol https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2708 <p>Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi menuntut penerapan manajemen risiko yang efektif dan sistematis. Penelitian ini menyajikan analisis perbandingan antara metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan metode IBPRP (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko dan Peluang) sebagaimana diatur dalam Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 dalam penilaian risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada Proyek Jalan Tol X. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji mitigasi risiko melalui pendekatan continuous improvement menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode IBPRP memiliki skala penilaian yang lebih detail dan IBPRP menghasilkan variasi nilai kekerapan yang lebih besar, sedangkan HIRARC relatif seragam. Perbedaan tersebut menghasilkan kategori risiko kecelakaan kerja dominan yang berbeda. Hal itu mempermudah persiapan audit dalam konstruksi dan mempermudah penyedia jasa dalam proses perbaikan berkelanjutan. Penilaian risiko dilakukan menggunakan metode IBPRP untuk menunjukkan perbedaan risiko dominan dengan penilaian risiko yang dilakukan perusahaan penyedia jasa menggunakan metode HIRARC. Risiko dominan yang ditemukan dimitigasi menggunakan metode PDCA.</p> Irene Luzca Tishanya Sarinastiti, Dewi Handayani, Widi Hartono Hak Cipta (c) 2026 Irene Luzca Tishanya Sarinastiti, Dewi Handayani, Widi Hartono https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2708 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0700 Analisis Tanggung Jawab dan Kepatuhan Pengendara Sepeda Listrik Terhadap Keselamatan Berkendara https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2700 <p>Peningkatan penggunaan sepeda listrik sebagai moda transportasi rendah emisi menghadirkan tantangan baru terhadap keselamatan lalu lintas, terutama berkaitan dengan tanggung jawab pengendara dan kepatuhan terhadap peraturan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan sikap tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna jalan dan sikap patuh terhadap peraturan lalu lintas berdasarkan usia, gender, dan tingkat pendidikan pengendara sepeda listrik di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 165 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis varians tiga jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan menghasilkan perbedaan signifikan pada sikap tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna jalan (p = 0,010), sedangkan usia dan gender tidak menunjukkan perbedaan signifikan secara parsial. Namun, terdapat interaksi signifikan antara usia dan gender (p = 0,028), serta antara gender dan pendidikan (p = 0,048). Pada sikap kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, usia menunjukkan perbedaan signifikan (p &lt; 0,001), dengan kelompok usia ≥17 tahun memiliki skor rata-rata lebih tinggi daripada kelompok usia &lt;17 tahun. Gender dan pendidikan tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada sikap kepatuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa program edukasi keselamatan sepeda listrik perlu diprioritaskan pada pengendara berusia di bawah 17 tahun dan kelompok dengan tingkat pendidikan dasar atau menengah.</p> Rafena Adzani Balqis, Dewi Handayani, Raden Ajeng Dinasty Purnomoasri Hak Cipta (c) 2026 Rafena Adzani Balqis, Dewi Handayani, Raden Ajeng Dinasty Purnomoasri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2700 Tue, 20 Oct 2026 00:00:00 +0700 Translasi Praktik Keseharian ke Pengetahuan Desain: Eksplorasi Research Through Design di Lingkungan Dende Seleh Kota Tua Ampenan https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2751 <p>Gang dalam permukiman tidak saja berfungsi sebagai jalur sirkulasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang dibentuk melalui praktik keseharian, ritme aktivitas dan relasi antarwarga. Tantangan perancangan muncul ketika intervensi fisik pada gang mengabaikan pola penggunaan ruang dan relasi sosial yang telah terbentuk. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kemungkinan konfigurasi desain yang mendukung keberlanjutan praktik sosial melalui pendekatan Research Through Design (RTD). Penelitian ini menggunakan data dari studi sebelumnya pada lima gang di RT 3 Lingkungan Dende Seleh, yang meliputi observasi aktivitas, wawancara, dokumentasi visual, dan <em>Place-Centered Mapping</em> (PCM). Data dibaca berdasarkan aktivitas, waktu, aktor dan hubungan spasial untuk mengidentifikasi dua tipologi ruang sosial, yaitu temporal-komunal dan domestik-konsisten. Kedua tipologi kemudian diterjemahkan ke dalam alternatif rancangan melalui proses eksplorasi konfigurasi spasial, visualisasi desain, dan refleksi terhadap kesesuaian desain dengan karakter praktik sosial. Hasil menunjukkan bahwa tipologi temporal-komunal menghasilkan strategi desain fleksibel-adaptif yang menyediakan ruang jeda, mendukung interaksi dan mempertahankan kontinuitas sirkulasi. Sementara itu, tipologi domestik – konsisten menghasilkan strategi intervensi minimal yang memperkuat ambang privat-komunal, mempertahankan kontinuitas aktivitas domestik, dan melindungi privasi penghuni. Penelitian ini merumuskan hubungan antara karakter praktik sosial, kebutuhan spasial dan konfigurasi desain sebagai pengetahuan desain kontekstual yang berpotensi mendukung keberlanjutan praktik sosial. Karena rancangan belum diimplementasikan dan dievaluasi, penelitian ini tidak mengklaim terjadinya perubahan sosial secara empiris.</p> Liza Hani Saroya Wardi, Yasmin Yasmin Hak Cipta (c) 2026 Liza Hani Saroya Wardi, Yasmin Yasmin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2751 Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pertanggungjawaban Bank sebagai Penyelenggara Mobile Banking atas Kehilangan Dana Nasabah Akibat Phishing dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2771 <p>Perkembangan layanan mobile banking memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, tetapi sekaligus meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya phishing yang dapat menyebabkan kehilangan dana nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertanggungjawaban bank sebagai penyelenggara layanan mobile banking atas kehilangan dana nasabah akibat phishing serta mekanisme penyelesaian sengketa dalam pemulihan hak nasabah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan empiris sebagai pendukung. Pendekatan penelitian meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, dengan bahan hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan serta gambaran penerapan ketentuan hukum dalam praktik penyelesaian sengketa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban bank dan nasabah atas kehilangan dana akibat phishing belum memiliki batas yang diatur secara khusus dan komprehensif dalam satu ketentuan hukum. Analisis pertanggungjawaban didasarkan pada ketentuan perbankan, perlindungan konsumen, transaksi elektronik, serta pengaturan penyelenggaraan layanan perbankan digital, dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, kewajiban keamanan sistem, kontribusi kesalahan, dan hubungan sebab akibat. Penggunaan PIN atau OTP tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk membebankan kerugian kepada nasabah karena autentikasi dapat terjadi melalui manipulasi dan social engineering. Mekanisme penyelesaian sengketa melalui pengaduan internal bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK), dan litigasi telah tersedia, tetapi masih menghadapi kendala berupa ketidakseimbangan penguasaan bukti, keterbatasan akses terhadap data elektronik, biaya, dan lamanya proses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan standar pertanggungjawaban yang lebih jelas, pembagian beban pembuktian yang proporsional, penguatan perlindungan konsumen, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih cepat, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi nasabah.</p> Agnesia Atika Putri, Rizky Pratama Putra Karo Karo Hak Cipta (c) 2026 Agnesia Atika Putri, Rizky Pratama Putra Karo Karo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2771 Fri, 18 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pembedaan Prinsip Tanggung Jawab Mutlak dan Praduga Selalu Bertanggung Jawab dalam Tanggung Gugat Pengendali Data Pribadi https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2860 <p>Pasal 12 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi memberikan hak kepada subjek data untuk menggugat ganti rugi, tetapi tidak menentukan prinsip tanggung gugat yang berlaku bagi Pengendali Data Pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kewajiban akuntabilitas pengendali dan hak ganti rugi subjek data, serta merumuskan prinsip tanggung gugat yang dapat diterapkan dalam sengketa perdata pelindungan data pribadi. Penelitian yuridis normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan, disertai interpretasi futuristis terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2026 yang telah diundangkan tetapi belum berlaku. Temuan atas hukum yang berlaku menunjukkan bahwa peraturan pemerintah tersebut mewajibkan pengendali membuktikan kepatuhannya, tetapi mengatur ganti rugi secara prosedural tanpa menentukan prinsip tanggung gugat dan pembagian beban pembuktian, sehingga subjek data tetap harus membuktikan kesalahan berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Sebagai usulan, penulis membedakan dua prinsip, yaitu tanggung jawab mutlak untuk Kegagalan Pelindungan Data Pribadi, dengan alasan pembebas terbatas pada keadaan memaksa dalam arti sempit dan kesalahan subjek data, serta praduga selalu bertanggung jawab untuk pelanggaran lainnya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebagian usulan dapat ditempuh melalui penafsiran hakim, sedangkan pembagian beban pembuktian memerlukan dasar undang-undang karena berada di luar kewenangan pengaturan Mahkamah Agung. Kontribusi penelitian ini adalah kerangka analisis untuk menilai gugatan ganti rugi data pribadi selama Lembaga Pelindungan Data Pribadi belum terbentuk.</p> Sofwan Rizko Ramadoni Hak Cipta (c) 2026 Sofwan Rizko Ramadoni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2860 Mon, 19 Oct 2026 00:00:00 +0700 Kontribusi Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMP pada Era Media Sosial https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2769 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap resiliensi akademik siswa SMP pada era media sosial. Meskipun sejumlah penelitian sebelumnya telah mengkaji hubungan antara kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan resiliensi akademik, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan kedua variabel prediktor tersebut dalam konteks tantangan pembelajaran di era media sosial pada siswa tingkat SMP masih terbatas. Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada jenjang pendidikan menengah atas atau mahasiswa, sehingga diperlukan kajian empiris pada konteks SMP sebagai kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Sukamulia, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosional, skala dukungan sosial, dan skala resiliensi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,45; p &lt; 0,05), begitupun dengan dukungan sosial memberikan kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,38; p &lt; 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 48% terhadap variansi resiliensi akademik siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan daya tahan akademik siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era media sosial.</p> Nurul Anwar, Muhammad Marzuki Hak Cipta (c) 2026 Nurul Anwar, Muhammad Marzuki https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2769 Sat, 12 Sep 2026 00:00:00 +0700