Faktor Hubungan Tingkat Kekambuhan Pada Penderita Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2023

Penulis

  • Vira Magfirah Maisuri Epidemiologi, Fakuktas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia.
  • Tahara Dilla Santi Epidemiologi, Fakuktas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia.
  • Riza Septiani Epidemiologi, Fakuktas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1467

Kata Kunci:

Faktor Risiko, Asma, Tingkat Kekambuhan

Abstrak

Asma merupakan penyakit kronis saluran pernafasan yang memicu batuk serta sesak nafas. Serangan asma timbul karena adanya faktor predisposisi dan paparan terhadap faktor pencetus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Penelitian bersifat kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien asma di Puskesmas Banda Raya yang berjumlah 52 jiwa. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 52 pasien yang tercatat mengalami asma dan melakukan pengobatan di Puskesmas. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan penderita asma terkontrol penuh 15,3%, terkontrol sebagian 30,77% dan yang tidak terkontrol 53,58%. Responden yang terpapar asap rokok 59,62%, Aktivitas Fisik sedang 90,38%, stres 71,15%, terpapar polusi 59,62% dan cuaca 98,08 resiko. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara asap rokok (p value =0,024), polusi (p value =0,024), aktivitas fisik (p value =0,275), stres (p value= 0,035) dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan edukasi kesehatan kepada pasien  agar mereka mengetahui faktor yang dapat memicu kekambuhan asma. Dengan pemahaman yang baik, pasien lebih rutin memeriksa diri, sehingga dapat mengurangi kasus kekambuhan asma di wilayah kerja Puskemas Banda Raya Kota Banda Aceh.

Referensi

Ananda, P. A. (2017) ‘Pengaruh Senam Asma Terhadap Frekuensi Kekambuhan PadaPasien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Baqa Samarinda’.

Dandan, J. G., Frethernety, A. and P. (2022). ‘Literature Review : Gambaran Faktor-Faktor Pencetus Asma Pada Pasien Asma’, Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya, 10(2), pp. 1–5. doi: 10.37304/jkupr.v10i2.3492.

Dinkes banda aceh. (2023). Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Cakupan Asm.

Kemenkes (2021) Hubungan Alergi Dengan kejadian Asma, 2021. Kemenkes RI (2018)‘Keputusan_Menteri_Kesehatan_RI_Tentang_Pedoman_Pengendali an_Asma1.p df’, p. 34.Kementerian Kesehatan RI (2019) ‘Penderita Asma di Indonesia’, InfoDATIN KemenkesRI, p. 1.

Kurniadi, H. and Nurrahmani, U. (2014) ‘Fakto-Faktor Yang Mempengaruhi KejadianHipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Manisrejo Kota Madiun’.

Laksana, M. A. and Berawi, K. N. (2015). Faktor – Faktor yang Berpengaruh pada Timbulnya Kejadian Sesak Napas Penderita Asma Bronkial’, Majority, 4(9), pp. 64–68.

Nazaruddin et al. (2022). ‘Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Kekambuhan Asma Terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita Asma Bronkhial Di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kabupaten Muna’, Jurnal Anoa Pengabdian Mandala Waluya.

Puskesmas Banda Raya. (2022). laporan data penyakit asma bronchial. Laporan Data Penyakit Asma.

Siva Rami Reddy E MD, P. D. (2011). Text Book of Medicine Physiology. In Fundamental and Clinical Pharmacology (Vol. 25, Issue 6). (2011). Text Book of Medicine Physiology. In Fundamental and Clinical Pharmacology (Vol. 25, Issue 6).

Somantri, I. (2009). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika

Sutrisna, M. and Rahmadani, E. (2022). (2022). ‘THE RELATIONSHIP OF STRESS WITH BRONCHIAL ASTHMA CONTROL’, 10(2), pp. 95–100.

Tarmizi, M. (2012). (2012). Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asma Bronkial Berulang Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Dr. Mintoharjo Jakarta.

Wahid, A., & Imam, S. (2013). Keperawatan Medikal Bedah (Asuhan Keperawatan Pada Gangguan Sistem Respirasi). Jakarta: Trans Info MediArmiati, T. (2021). HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BESTARI MEDAN PETISAH. 6.

WH0. (2023). Pravelensi asma di dunia.

Widya, F., Nurman, M., & Safitri, Y. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekambuhan Penyakit Asma Bronkial pada Penderita Asma Bronkial di Desa Kuok di wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Kecamatan Kuok tahun 2021. Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1), 28–42.

Diterbitkan

05-05-2026

Cara Mengutip

Magfirah Maisuri, V., Santi, T. D., & Septiani, R. (2026). Faktor Hubungan Tingkat Kekambuhan Pada Penderita Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2023 . Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1383–1390. https://doi.org/10.54082/jupin.1467

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Umum