Analisis Wacana Kritis Van Dijk Terhadap Komunikasi Politik Pemerintah Dalam Podcast Bocor Alus Politik Tempo

Penulis

  • Fahdi Fahlevi Paramadina Graduate School of Communication-Politic, Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia
  • Moh. Zulfikar R. Nusa Paramadina Graduate School of Communication-Politic, Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1699

Kata Kunci:

Analisis Wacana Kritis, Komunikasi Politik, Pemerintah, Podcast, Tempo

Abstrak

Komunikasi politik Pemerintah mendapatkan kritikan luas dari publik setelah sejumlah pernyataan yang dilakukan menteri dan pejabat publik. Penelitian ini bertujuan untun menganalisis kritik yang disampaikan media melalui podcast Bocor Alus Politik Tempo. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana kritis Teun A. van Dijk yang fokus pada struktur teks dan kognisi sosial. Berdasarkan hasil analisis teks menunjukkan podcast ini melalui struktur makro, superstruktur, struktur mikro memberikan kritik terhadap gaya komunikasi Pemerintah. Sementara pada kognisi sosial dengan menggunakan skema peran, podcast ini menggambarkan Pemerintah memiliki gaya komunikasi yang buruk. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa podcast dapat menjadi saluran kritik sosial dan sumber analisis media digital.

Referensi

Anggrianto, F. (2022). Analisis wacana kritis (Kajian eufemisme dan disfemisme dalam wacana) (Cet. pertama). CV Jejak.

Arrianie, L. (2022). Teori, model, perspektif, dan media komunikasi politik (Cet. kedua). Penerbit Buku Kompas.

Berry, R. (2006). Will the iPod kill the radio star? Profiling podcasting as radio. Convergence, 12(2), 143–162. https://doi.org/10.1177/1354856506066522

Cangara, H. (2018). Pengantar ilmu komunikasi (Cet. ketiga). PT RajaGrafindo Persada.

Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media (Cet. kelima). LKiS.

Febriansah, A. R. (2020). Mahasiswa bergerak: Perlawanan mahasiswa sejak NKK/BKK sampai kejatuhan rezim Orde Baru 1978–1998 (Cet. pertama). Penerbit Semut Api.

Hutagalung, I. (2013). Dinamika sistem pers di Indonesia. Jurnal Interaksi, 2, 55. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/6588

Hutapea, E. B. T. (2020). Komunikasi politik: Lingkup kajian, konsep, dan pendekatan (Cet. pertama). Gibons Book.

Indriawati, T. (2023, 14 Maret). Sejarah pembredelan pers dari masa ke masa. Kompas.com.

https://www.kompas.com/stori/read/2023/03/14/140000179/sejarah-pembredelan-pers-dari-masa-ke-masa?page=all

Kulsum, K. U. (2024, June 26). Sejarah kebebasan pers di Indonesia. Kompas.id. https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/sejarah-kebebasan-pers-di-indonesia

Purwaramdhona, A. B. (2024, 6 Maret). 53 tahun Majalah Tempo, berdiri meski berkali-kali alami pembredelan dan teror. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/53-tahun-majalah-tempo-berdiri-meski-berkali-kali-alami-pembredelan-dan-teror-80418

Putra, D. K. S. (2019). Political social responsibility: Dinamika komunikasi politik dialogis (Cet. pertama). Prenadamedia Group.

Setiawan, A. (2023, 7 Mei). Ketika media cetak di Indonesia terus berguguran. Antara News.

https://www.antaranews.com/berita/3525258/ketika-media-cetak-di-indonesia-terus-berguguran

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Cet. pertama). Alfabeta.

Susanto, T. A. (2023). Podcast “Bocor Alus Politik Tempo”: Podcast Tempo versus Erick Thohir. Journal of Election and Leadership (JOELS), 4(2), 1. https://journal.unilak.ac.id/index.php/joels/article/view/15747

Tim Publikasi Katadata. (2020, 10 Februari). Podcast kian populer di kalangan anak muda. Katadata.co.id. https://katadata.co.id/infografik/5e9a495d15355/podcast-kian-populer-di-kalangan-anak-muda

Ummah, A. H. (2021). Manajemen industri media massa (Cet. pertama). Syiah Kuala University Press.

Diterbitkan

09-02-2026

Cara Mengutip

Fahlevi, F., & Nusa, M. Z. R. . (2026). Analisis Wacana Kritis Van Dijk Terhadap Komunikasi Politik Pemerintah Dalam Podcast Bocor Alus Politik Tempo. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 359–370. https://doi.org/10.54082/jupin.1699