Korelasi Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Terhadap Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.1814Kata Kunci:
Kelas Rawat Inap Standar, Jaminan Kesehatan Nasional, Bed Occupancy Rate, Hospital Efficiency, Kebijakan KesehatanAbstrak
Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan reformasi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertujuan mengurangi kesenjangan layanan dan meningkatkan kesetaraan fasilitas rawat inap. Namun, efektivitas implementasinya terhadap efisiensi layanan rumah sakit belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara implementasi KRIS dan peningkatan Bed Occupancy Rate (BOR) sebagai indikator hospital efficiency di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-analitik. Data sekunder diperoleh dari laporan manajemen rumah sakit tahun 2022–2024, mencakup jumlah tempat tidur, hari perawatan, lama rawat, dan jumlah pasien keluar. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata BOR meningkat dari 50,05% pada semester I tahun 2022 menjadi 102,40% pada semester II tahun 2024. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antarperiode (p = 0,002), dengan uji lanjut Bonferroni mengindikasikan bahwa peningkatan signifikan terjadi sejak semester II tahun 2023. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara waktu dan BOR (r = 0,874; p < 0,001). Peningkatan BOR ini mengindikasikan adanya peningkatan utilisasi tempat tidur seiring implementasi KRIS, mencerminkan perbaikan efisiensi operasional rumah sakit. Temuan ini memberikan bukti empiris baru bahwa kebijakan KRIS tidak hanya berdampak pada aspek pemerataan fasilitas, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi layanan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkala terhadap kebijakan KRIS secara nasional untuk memastikan keberlanjutan peningkatan hospital efficiency dan pemerataan mutu layanan kesehatan di Indonesia.
Referensi
Aileen, S., Jati, S. P., & Purnami, C. T. (2024). Risiko Kelas Rawat Inap Standar di RS X. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(2), 122–128. https://doi.org/10.14710/mkmi.23.2.122-128
Al Harbi, S., Aljohani, B., Elmasry, L., Baldovino, F. L., Raviz, K. B., Altowairqi, L., & Alshlowi, S. (2024). Streamlining patient flow and enhancing operational efficiency through case management implementation. BMJ Open Quality, 13(1). https://doi.org/10.1136/bmjoq-2023-002484
Angeli Br Surbakti, & Selfin Yanti Telaumbanua. (2023). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Bed Occupancy Rate (BOR). INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(5), 958–964. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i5.2712
Azura Arisa, Sri Purwanti, & Rima Diaty. (2023). Kesiapan RSUD Dr. H. Moch Anshari Shaleh Banjarmasin Menghadapi Regulasi PP No 47 2021 Tentang Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) JKN di Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 11(1), 264–270. https://doi.org/10.37824/jkqh.v11i1.2023.451
Dea Syafira Aditia, & Annisa Ulfah. (2023). Analisis Bed Occupancy Ratio (BOR) dalam Menilai Tingkat Efisiensi Pemakaian Tempat Tidur di Rumah Sakit Umum Daerah Cililin. INFOKES (Informasi Kesehatan), 7(2), 21–27. https://doi.org/10.56689/infokes.v7i2.1255
DepKes RI. (2005). Indikator Kinerja Rumah Sakit. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan RI. (2022). Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/1811/2022 tentang Petunjuk Teknis Kesiapan Sarana Prasarana Rumah Sakit dalam Penerapan Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional.
Horton, L. A. (2017). Calculating and reporting healthcare statistics. AHIMA Press.
Iskandar, I., Fitriani, A. D., & Asriwati, A. (2021). Determinants Influencing Bed Occupancy Rate (BOR) at Langsa Hospital in the Covid-19 Pandemic. Journal of Asian Multicultural Research for Medical and Health Science Study, 2(4), 6–14. https://doi.org/10.47616/jamrmhss.v2i4.183
Kur’aini, N., Anggraini, A. N., Ariagita, A. P., Hapsari, M. S., & Anggraini, S. D. (2023). Kajian Kesiapan RSUD Kota Salatiga dalam Menghadapi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 9(2).
Kurniawati, G., Jaya, C., Andikashwari, S., Hendrartini, Y., Dwi Ardyanto, T., Iskandar, K., Muttaqien, M., Hidayat, S., Tsalatshita, R., & Bismantara, H. (2025). Kesiapan Penerapan Pelayanan Kelas Standar Rawat Inap dan Persepsi Pemangku Kepentingan. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 1(1), 33–43. https://doi.org/10.53756/jjkn.v1i1.15
Meidiawaty, F. (2024). The Standard Inpatient Class (KRIS) Policy in Hospitals and Its Impact on the Decline in Bed Availability for BPJS. International Journal of Social Service and Research, 4(11). https://doi.org/10.46799/ijssr.v4i11.1111
Meriaya Sari, L., Nasrulloh, D., Inda Fadhlika, N. Q., & Rizal Fahlepi, M. (2023). Tinjauan Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Berdasarkan Indikator (BOR, AVLOS, TOI, BTO) Bangsal Kelas III. 15(2), 25–35.
Mutiara, M., Nurelly, N., Ningsi, I. W., Murfat, Z., & Zulfahmidah, Z. (2024). Analysis of Determinant Factors of The Bed Occupancy Rate of Ar-Rahman and Al-Ikhlas Inpatients at IBNU SINA YW UMI Hospital, 2023. Jurnal Biologi Tropis, 24(1), 682–691. https://doi.org/10.29303/jbt.v24i1.6655
Nurhayani, St. Rosmanely, & Inayatul Izzah. (2024). Hubungan Customer Perceived Value dengan Kepuasan Pasien pada KRIS RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2024. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1359–1366. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i5.5356
Padda, B., Nurul Hikmah Baharuddin, & Ikhram Hardi S. (2024). Hubungan Sumber Daya Pelayanan Rawat Inap dengan Implementasi Kebijakan Kesehatan Rumah Sakit Tingkat II Pelamonia Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 531–538. https://doi.org/10.33096/woph.v5i4.577
Pamungkas, T., Purwadhi, & Handayani, N. (2025). Upaya Peningkatan Bed Occupancy Rate Pelayanan Rawat Inap dengan Quantitative Strategic Planning Matrix. ManBiz: Journal of Management and Business, 4(1). https://doi.org/10.47467/manbiz.v4i1.5837
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan.
Pramana, P., & Chairunnisa Widya Priastuty. (2023). Perspektif Masyarakat Pengguna BPJS Kesehatan mengenai Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 3(1). https://doi.org/10.53756/jjkn.v3i1.98
Presiden Republik Indonesia. (2024). Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
Raafiana, M., & Andriani, H. (2025). Kesiapan Rumah Sakit dalam Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) JKN: Literature Review. Syntax Literate, 10(1).
Rahimzadeh, V., Setoodehzadeh, F., Salavati, S., & Khosravi, M. (2023). The Impact of Health Transformation Plan on Bed Occupancy Rate, Average Length of Stay, and Bed Turnover Interval in a Deprived Region of Iran: An Interrupted Time Series. Health Scope, 13(1). https://doi.org/10.5812/healthscope-136089
Siyoto, S., & Tule, A. R. (2019). Analysis of Bed Occupancy Rate (BOR) in Terms of Internal Factors (Procedures, Doctor, Nurse, Facilities and Infrastructure). Global Journal of Health Science, 11(13), 77. https://doi.org/10.5539/gjhs.v11n13p77
Sudrajat, A. S., & Hanifah Rahayu, R. (2025). Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS-JKN) di RSUD Kota Bandung. Journal of Governance Innovation, 7(1), 372–391. https://doi.org/10.36636/jogiv.v7i1.5256
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Trianti, R., Natsir, P., Ahri, R. A., & Rusydi, A. R. (2024). Implementasi Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Sarana Prasarana di RSUP dr. Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2023. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 5(1), 442–455. https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1843
Wemakor, S., Kusi-Mensah, K., Omuojine, J. P., Mensah, R., & Owusu-Antwi, R. (2025). Factors influencing the length of stay in the psychiatric unit of a Ghanaian teaching hospital: a retrospective study. Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology. https://doi.org/10.1007/s00127-025-02889-1
Wetty Mayanora Mendrofa, & Angelia Pasaribu. (2022). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur di RS Elisabeth Medan Per Ruangan Berdasarkan Indikator Rawat Inap di Triwulan 1 Tahun 2022. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(4), 650–659. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i4.966
Wiasa, I. N. D., Basri, M., & K, H. (2025). Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Kelas Rawat Inap Standar di RSUP Tadjuddin Chalid. Jurnal Mitrasehat, 15(2), 973–980. https://doi.org/10.51171/jms.v15i2.527
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dzulkifli Lukman Bilondatu, Bachtiar Baso, Amir Machmud

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



