Kombinasi Pursed Lip Breathing dan Guided Imagery sebagai Intervensi Non-Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Dada (Angina) pada Pasien ST-Segment Elevation Myocardial Infarction (STEMI)

Penulis

  • Alfina Ida Ayu Fitrianda Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
  • Indah Dwi Pratiwi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1900

Kata Kunci:

Angina, Guided Imagery, Nyeri Dada, Pursed Lip Breathing, STEMI, Teknik Relaksasi

Abstrak

Nyeri dada (angina) merupakan gejala utama pada pasien dengan ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) yang dapat meningkatkan beban fisiologis dan psikologis. Teknik relaksasi seperti Pursed Lip Breathing (PLB) dan Guided Imagery (GI) diketahui mampu membantu mengurangi persepsi nyeri melalui mekanisme fisiologis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi PLB dan GI dalam menurunkan skala nyeri dada pada pasien STEMI. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode observasi partisipatif. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada tiga subjek pasien STEMI yang menjalani perawatan inap (n=3). Skala nyeri diukur dua kali sehari (pagi dan sore) sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan Wong and Baker FACES Pain Scale. Data dianalisis secara deskriptif melalui narasi penurunan nyeri tiap subjek. Hasil menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada seluruh subjek. Rata-rata penurunan skala nyeri adalah X poin (rentang: Y-Z poin). Kombinasi terapi PLB dan GI terbukti efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai terapi non-farmakologis pelengkap dalam praktik keperawatan pasien STEMI. Keterbatasan penelitian ini mencakup ukuran sampel yang kecil.

Referensi

A-Zahra, R. A., & Sari, P. I. (2023). Penerapan teknik relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri pada Ny. E dengan diagnosa unstable angina pectoris di ruang jantung Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan, 9(1), 38–44. https://doi.org/10.52741/jiikes.v9i1.65

Amalia, I., Somanri, I., & Rizmadewi, H. (2024). Optimalisasi intervensi terapi non-farmakologis pada nyeri akut post operasi di ruang Bimasakti RSUD Bandung Kiwari. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1), 175–186. https://doi.org/10.51771/jintan.v4i1.660

Juzar, D. A. (2024). Pedoman tata laksana sindrom koroner akut 2024 (Edisi ke-5). Jakarta: Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.

Nagahiro, Y., et al. (2021). Effects of pursed-lip breathing on exercise capacity and dyspnea in patients with heart failure with preserved ejection fraction: A randomized controlled trial. Journal of Cardiopulmonary Rehabilitation and Prevention, 41(5), 334–339. https://doi.org/10.1097/HCR.0000000000000603

Prasetyo, D. H., Nasution, S. A., Alwi, I., & Abdullah, M. (2021). Korelasi kadar asam urat serum dengan keparahan stenosis arteri koroner pasien sindrom koroner akut: Studi meta-analisis. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 8(1), 10–17. https://doi.org/10.7454/jpdi.v8i1.459

Siddiqi, A. K., Shafiq, A., Ahmed, M., Anwer, A., Maniya, M. T., Ahmed, A., Chachar, M. A., & Al Hasibuzzaman, M. (2025). Therapeutic use of music listening in patients undergoing invasive coronary procedures: A meta-analysis. World Journal of Cardiology, 17(1), 1–15. https://doi.org/10.4330/wjc.v17.i1.97406

Tayebi, A., et al. (2020). The effect of guided imagery on patients' post-operative pain after orthopedic surgery: A systematic review and meta-analysis. Journal of Back and Musculoskeletal Rehabilitation, 33(4), 649–659. https://doi.org/10.3233/BMR-171091

Theresia, E., & Shalahudin, I. P. S. (2024). Edukasi teknik relaksasi pursed lip breathing dan latihan intoleransi aktivitas walking with controlled breathing pasien penyakit jantung. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 253–257. https://doi.org/10.30602/jkms.v11i2.1453

Tusek, D. L., Cwynar, R., & Cosgrove, D. M. (2021). Effect of guided imagery on length of stay, pain, and anxiety in cardiac surgery patients. The Journal of Cardiovascular Management, 10(2), 22–28. https://doi.org/10.1002/jcm.1028

Umaroh, V., & Sulistyanto, B. A. (2021). Pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan nyeri pada pasien gastritis: Literatur review. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, 1071–1078. https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/prosiding/article/view/794/556

Yang, L., Zhao, K., Gao, Z., Fu, F., Wang, H., Wang, C., Dai, J., Liu, Y., Qin, Y., Dai, M., Cao, X., & Zhao, Z. (2023). The influence of breathing exercises on regional ventilation in healthy individuals and patients with chronic obstructive pulmonary disease. COPD: Journal of Chronic Obstructive Pulmonary Disease, 20(1), 248–255. https://doi.org/10.1080/15412555.2023.2234992

Yanto, S. Y. (2021). Penggunaan teknik guided imagery dalam menurunkan nyeri dada pasien angina pectoris. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 12(1), 7–12. https://doi.org/10.54630/jk2.v12i1.142

Diterbitkan

11-11-2025

Cara Mengutip

Fitrianda, A. I. A., & Pratiwi, I. D. (2025). Kombinasi Pursed Lip Breathing dan Guided Imagery sebagai Intervensi Non-Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Dada (Angina) pada Pasien ST-Segment Elevation Myocardial Infarction (STEMI). Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3007–3014. https://doi.org/10.54082/jupin.1900