Determinan Perilaku Pencegahan Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Jetak

Penulis

  • Awalis Sholihah Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Yeni L. N.A Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Kadiri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1917

Kata Kunci:

Determinan Perilaku, Kanker Serviks, Wanita Usia Subur

Abstrak

Kanker serviks merupakan salah satu masalah utama kesehatan reproduksi pada perempuan di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kanker serviks atau kanker leher rahim, dan juga kanker payudara, mendominasi kasus kanker di Jawa Timur. Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2019 lalu, angka penderita kanker serviks mencapai 13.078 kasus. Penelitian dilakukan untuk menganalisis faktor determinan perilaku pencegahan kanker serviks pada wanita usia subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Jetak. Penelitian dilakukan pada tanggal pada tanggal 14 sampai 19 Juli 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang telah menikah/seksual aktif dengan usia WUS antara 30–50 tahun sebanyak 246 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan margin error 2%. Hasil penelitan menunjukkan bahwa factor determinan perilaku pencegahan kanker serviks terbanyak adalah sikap yang merasa yakin bahwa pemeriksaan IVA dapat mendeteksi kanker serviks secara dini, norma subyeksif yang merasa malu jika tidak melakukan pemeriksaan kanker serviks dan control perilaku yang merasa bisa menadapat informasi tentang pemeriksaan kanker serviks. Determinan perilku WUS terhadap pemeriksaan kanker serviks di Wilayah kerja Puskesmas Jetak sangat dipengaruhi oleh faktor sikap terhadap perilaku, norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan WUS terhadap pemeriksaan Kanker serviks.

Referensi

Ajzen I.1991. Teori perilaku terencana. Perilaku Organisasi & Proses Pengambilan Keputusan Manusia.

Ajzen, I. 2005. Attitude, Personality, & Behaviour. Available at : https;/psicoexperimental.file.wordpress.com/2011/03/ajzen-2005-attitudes-personality-and-behaviour-2nd-ed-open-university-pres.pdf

Ajzen I & Fishbein M.NJ. 1980. Memahami Sikap dan Memprediksi Perilaku Sosial. Englewood Cliffs: Prentice-Hall; Uppper Saddle River, New York.

Cahyaningsih, O. 2020. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap DenganPerilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada WUS di Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang

Chusniah. 2023. Faktor yang mempengaruhi minat wanita usia subur (WUS) terhadap pemeriksaan IVA pada pandemi Covid 19

Dinas Kominfo Jawa Timur 2020. Kanker serviks dan kanker payudara dominasi kanker di Jawa Timur.

Ditlitbang UNITRI Malang Tahun 2013. Kasus kanker servik tertinggi di kabupaten Malang.

Fitriani, 2023. faktor – faktor yang mempengaruhi kurangnya minat Wanita usia subur (wus) dalam mendeteksi dini kanker serviks metode IVA.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; Komite Nasioanal Penanggulangan Kanker (KPKN), KemenkesRI, 2015, Panduan Pelayanan Klinis Kanker Serviks

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta,Jakarta

Rahmi, (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)

Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A. ,& Bray, F. 2021. Global Cancer Statistics 2020:GLOBOCAN Estimates Of Incidence And Mortality Worldwide For 36 Cancers In 185 Countries. CA: A Cancer Journal For Clinicians, 71(3), 209–249. Https://Doi.Org/10.3322/Caac.21660

Triharini, M. 2019 Pemberdayaan Perempuan Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pelatihan Metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks.

Word Healt Organization, 2022. Cervical Cancer

Diterbitkan

07-02-2026

Cara Mengutip

Sholihah, A., & N.A, Y. L. (2026). Determinan Perilaku Pencegahan Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Jetak. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 153–160. https://doi.org/10.54082/jupin.1917