Karakteristik Pasien Morbili di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, Tahun 2019-2023
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.1932Kata Kunci:
Karakteristik, Komplikasi, Morbili, Ternate, VaksinasiAbstrak
Morbili atau campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal, termasuk Kota Ternate. Meskipun program imunisasi nasional telah dilaksanakan, peningkatan jumlah kasus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien morbili yang dirawat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan pendekatan retrospektif. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien morbili selama periode 2019–2023 dengan total 82 sampel. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, riwayat vaksinasi, dan adanya komplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia 1–4 tahun (35,4%), berjenis kelamin laki-laki (58,5%), memiliki riwayat vaksinasi campak (59,8%), serta mengalami komplikasi (63,4%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kelompok usia balita masih merupakan populasi yang paling rentan terhadap infeksi morbili. Selain itu, proporsi kasus pada individu yang telah menerima vaksinasi menunjukkan kemungkinan terjadinya penurunan kekebalan atau kegagalan imunisasi sekunder. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting terhadap kebijakan pencegahan penyakit menular, khususnya dalam penguatan cakupan imunisasi, evaluasi efektivitas vaksin, serta peningkatan kegiatan surveilans dan edukasi kesehatan masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk mencapai eliminasi morbili secara berkelanjutan.
Referensi
Adrany, N. (2023, 3 Oktober). Kasus campak di Maluku Utara meningkat. Radio Republik Indonesia. Diakses dari https://www.rri.co.id/kesehatan/384001/kasus-campak-di-maluku-utara-meningkat
Balu, B., & Mostow, E. N. (2019). Measles. Dalam JAMA Dermatology, 155(12), e192663. https://doi.org/10.1001/jamadermatol.2019.2663
Belazarian, L., Lorenzo, E. M., Pearson, L. A., Sweeney, M. S., & Wiss, K. (2018). Exanthematous viral diseases. Dalam Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine (Edisi ke-9, Vol. 2, hlm. 2337–2340). McGraw-Hill Education.
Centers for Disease Control and Prevention. (2023, 8 Desember). Global measles outbreaks. Diakses dari https://www.cdc.gov/globalhealth/measles/data/global-measles-outbreaks.html
Chovatiya, R., & Silverberg, J. I. (2020). Inpatient morbidity and mortality of measles in the United States. PLOS ONE, 15(4), e0231329. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0231329
Do, L. P., Van, T. T. T., Nguyen, D. T. M., Van Khang, P., Pham, Q. T., Tran, M. T., Dang, A. D., & Komase, K. (2021). Epidemiological and molecular characteristics of a measles outbreak in northern Vietnam, 2013–2014. Journal of Clinical Virology, 139, 104840. https://doi.org/10.1016/j.jcv.2021.104840
Domai, F. M., Agrupis, K. A., Han, S. M., Sayo, A. R., Ramirez, J. S., Nepomuceno, R., Suzuki, S., Marie, A., Villanueva, G., Salva, E. P., Villarama, J. B., Ariyoshi, K., Mulholland, K., Palla, L., Takahashi, K., Smith, C., & Miranda, E. (2022). Measles outbreak in the Philippines: Epidemiological and clinical characteristics of hospitalized children, 2016–2019. The Lancet Regional Health – Western Pacific, 19, 100393. https://doi.org/10.1016/j.lanwpc.2021.100393
Farra, A., Loumandet, T. N., Pagonendji, M., Manirakiza, A., Manengu, C., Mbaïlao, R., Ndjapou, S., Lefaou, A., & Gouandjika-Vasilache, I. (2019). Epidemiologic profile of measles in Central African Republic: A nine-year survey, 2007–2015. PLOS ONE, 14(3), e0213735. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0213735
Fink, A. L., & Klein, S. L. (2018). The evolution of greater humoral immunity in females than males: Implications for vaccine efficacy. Current Opinion in Physiology, 6, 16–20. https://doi.org/10.1016/j.cophys.2018.03.010
Gianniki, M., Siahanidou, T., Botsa, E., & Michos, A. (2021). Measles epidemic in pediatric population in Greece during 2017–2018: Epidemiological, clinical characteristics and outcomes. PLOS ONE, 16(1), e0245512. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0245512
Indasah. (2020). Epidemiologi penyakit menular (W. E. Putro, Ed.). Strada Press.
Isu, A. L., Weraman, P., & Pucauly, I. (2016). Kajian spasial faktor risiko terjadinya kejadian luar biasa campak dengan Geographical Information System. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI), 12(1), 1–12.
Liwu, T. S., Rampengan, N. H., Tatura, S. N. N., Manado, S. R., Kesehatan, B. I., Fakultas, A., & Universitas, K. (2016). Hubungan status gizi dengan berat ringannya campak pada anak. Jurnal E-Clinic (ECl), 4(1), 1–6.
Mason, W. H. (2016). Measles. Dalam R. M. Kliegman, B. F. Stanton, J. W. St. Geme III, & N. F. Schor (Eds.), Nelson Textbook of Pediatrics (Edisi ke-20, hlm. 1542–1548). Elsevier.
Syifaa, A., Kurniasih, A., Lubis, S., & Damanik, R. Z. (2024). Karakteristik kejadian campak pada anak di RSUD Dr. Fauziah Kabupaten Bireuen tahun 2022. Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik), 7(1), 1–9. https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/stm/article/view/493
World Health Organization. (2019, 27 November). Measles – Global situation. Diakses dari https://www.who.int/emergencies/disease-outbreak-news/item/2019-DON211
World Health Organization. (2022, 11 November). Pneumonia in children. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia-in-children
World Health Organization. (2023, 9 Agustus). Measles. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ema Fitriyani, Hartati Hartati, Nur Upik En Masrika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



