Hubungan Hambatan Penerimaan terhadap Penerimaan Tenaga Kesehatan pada Sistem Informasi Manajemen Puskesmas

Penulis

  • A. Ario Mandehe Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang, Indonesia
  • Nunung Siti Sukaesih Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang, Indonesia
  • Heri Ridwan Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1938

Kata Kunci:

E-Pus, Hambatan, Penerimaan, Puskesmas, SIMPUS

Abstrak

Perubahan sistem pencatatan dan pelaporan dari manual ke digital, termasuk implementasi E-Puskesmas sebagai Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), untuk menyelenggarakan rekam medis elektronik paling lambat 31 Desember 2023. Tingginya aktivitas pelayanan di FKTP menuntut pemanfaatan E-Puskesmas yang optimal, namun dalam praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan baik dari aspek internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hambatan penerimaan terhadap tingkat penerimaan tenaga kesehatan dalam penggunaan E-Puskesmas, serta menggambarkan masing-masing sub variabel hambatan dan penerimaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional, dengan sampel 131 tenaga kesehatan di Puskesmas Situ, Conggeang, Kota Kaler, dan Jatinangor yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan proporsional sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan teori Technology Acceptance Model (TAM) dan model hambatan penerimaan rekam medis elektronik menurut Boonstra & Broekhuis. Hasil analisis univariat menunjukkan hambatan yang tinggi pada aspek keuangan, teknis, psikologis, hukum, dan perubahan proses, namun tingkat penerimaan tenaga kesehatan terhadap sistem tetap tinggi. Analisis bivariat memperlihatkan bahwa hanya hambatan waktu yang memiliki hubungan signifikan dengan penerimaan, sedangkan hambatan lainnya tidak berpengaruh. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi waktu menjadi faktor utama yang memengaruhi penerimaan tenaga kesehatan terhadap SIMPUS. Secara keseluruhan, penerimaan tetap tinggi berkat dukungan organisasi puskesmas, perangkat, dan kebutuhan digitalisasi layanan kesehatan.

Referensi

Abdekhoda, M. (2015). Jurnal Informatika Biomedis Pengaruh Faktor Kontekstual Organisasi terhadap Sikap Dokter. 53, 174–179.

Alvian, V. Y., & Widarsa, I. K. T. (2019). Pemanfaatan teknologi informasi dan informasi manajemen merupakan kebutuhan setiap organisasi pelayanan termasuk di bidang kesehatan ( Marimin sistem informasi untuk membantu efektif satu sistem diperlukan Pusat wajib untuk Kesehatan melakukan puskesmas m. 6(2), 30–39.

Astuti, V. S., Y, E. Y., Sosial, F., Panca, U., & Probolinggo, M. (2023). Efektivitas Sistem Informasi Dan Manajemen Puskesmas ( Simpus ) Di Puskesmas Tiris , Kabupaten Probolinggo. Sosial Politik Integratif, 3, 430–436. https://jisip.org/article/view/98.%0Ahttp://jisip.org/index.php/jsp/article/view/106

Boonstra, A., & Broekhuis, M. (2010a). Barriers to accept EMR. BMC Health Services Research, 10(231).

Boonstra, A., & Broekhuis, M. (2010b). Barriers to the acceptance of electronic medical records by physicians from systematic review to taxonomy and interventions. BMC Health Services Research, 10. https://doi.org/10.1186/1472-6963-10-231

Dewan Jaminan Sosial Nasional. (2024). Sebaran Jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia. https://kesehatan.djsn.go.id/kesehatan/faskes/

Dinas Kesehatan Lombok. (2024). Konsultasi Sistem Informasi Kesehatan E-Puskesmas Dan RME Ke PT Infokes Indonesia Bandung. https://dinkes.lomboktengahkab.go.id/berita/konsultasi-sistem-informasi-kesehatan-epuskesmas-dan-rme-ke-pt-infokes-indonesia-bandung

Fadia, G. A., Harahap, S. G., & Ludovikus, L. (2025). Analisa Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas dengan Metode HOT-Fit di Puskesmas Kecamatan Pademangan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 5(1), 76–87. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i1.17468

Faida, E. W., & Ali, A. (2021). Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik dengan Pendekatan DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology). Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 67. https://doi.org/10.33560/jmiki.v9i1.315

FASKES BPJS. (2023). Alamat BPJS dan kode Faskes Sumedang. https://www.faskesbpjs.com/2023/07/faskes-sumedang.html?m=1

Hada, E., Suharto, Rohaeni, N., & Hendarti, A. (2020). Tinjauan sistem rujukan bpjs di puskesmas cimahi utara dalam mendukung cakupan pelayanan bpjs di kota cimahi. Tedcv, 14(2), 1–6. https://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/624%0Ahttps://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/download/624/469

Herisasono, A. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Privasi Data Pasien dalam Sistem Rekam Medis Elektronik Legal. Jurn Jurnal Kolaboratif Sains, 7(12), 4677–4681. https://doi.org/10.56338/jks.v7i12.6620

Himastuti, R. (2023). Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik ( RME ) di Puskesmas dengan menggunakan Technology Acceptance Model ( TAM ). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 7(5), 2628–2633.

Hosizah, H., Kuntoro, K., & Basuki, H. (2016). Intention and Usage of Computer Based Information Systems in Primary Health Center. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 5(2), 113. https://doi.org/10.11591/ijere.v5i2.4529

Hutabarat, S. H., Awwaliyah, R., Penelitian, A., Kunci, K., Informasi Manajemen Puskesmas, S., Palu, K., & Kesehatan, T. (2025). Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dalam Pencatatan di Puskesmas Wilayah Kota Palu Evaluation of the Health Center Management Information System (SIMPUS) in Recording at Health Centers in the Palu City Area. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 708–714. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.7017

Indihome Indonesia. (2024). Ideal Number of Users for 100 Mbps Internet Speed.

Justicia Viana, C., Selviyanti, E., Deharja, A., Permana Wicaksono Manajemen Informasi Kesehatan, A., Kesehatan, J., Negeri Jember, P., Rank, S., & Kunci, K. (2024). Analisis Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Menggunakan Metode Delone and Mclean di UPT Puskesmas Sananwetan Kota Blitar. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 5(2), 120–131. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i2.4124

Kementerian Kesehatan RI. (2022). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2022 TENTANG REKAM MEDIS. 9, 356–363.

Lestari, A. I., Fitriani, & Pettalolo, A. W. (2025). Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) di Puskesmas Tawaeli , Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), 2245–2250. https://doi.org/10.56338/jks.v8i5.7486

Magdalena, S., Yulia, N., Sonia, D., & Fannya, P. (2024). Tinjauan Penerapan E-Puskesmas Pada Puskesmas Babelan I Kabupaten Bekasi. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 11(2), 79–89. https://doi.org/10.47007/inohim.v11i2.524

Maruapey, S. L. N. N. G., & Achadi, A. (2022). Literature Review : Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pukesmas Dalam Penunjang Layanan Rekam Medis di Pukesmas. Jurnal Medika Hutama, 03:02, 2310–2318. http://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/452/312

Muna, N., Mudiono, D. R. P., Nurmawati, I., Wicaksono, A. P., Muflihatin, I., & Navalani, F. (2025). The Future of Health Technology: Analyzing User-Based Design in the Electronic Growth Chart Interface. International Journal of Healthcare and Information Technology, 3(1), 23–30. https://doi.org/10.25047/ijhitech.v3i1.5553

Ningrat, R. C., Kurnianto, A., & Prihanto. (2024). Tinjauan Literatur: Analisis Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas. Jurnal Kesehatan, 13(2), 290-ISSN.

Pakarbudi, A. (2018). Faktor-Faktor Adopsi E-Health Di Rumah Sakit Berdasarkan Aspek Manusia, Teknologi, Organisasi dan Lingkungan. (Studi Kasus: Jawa Timur). Https://Repository.Its.Ac.Id/55560/. https://repository.its.ac.id/55560/

Pangihutan, R., Halimah, M., & Kostini, N. (2019). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS ( SIMPUS ) DI PUSKESMAS DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG Program Pascasarjana Kebijakan Publik , FISIP Unpad Departemen Administrasi Publik , FISIP Unpad Departemen Administrasi Bisnis , FISIP Unpad. xx(xx).

Rahma Himastuti, Aryo Pinandito, F. P. (2023). Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik ( RME ) di Puskesmas dengan menggunakan Technology Acceptance Model ( TAM ). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 7(5), 2628–2633.

Rahmawati. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi simpus di puskesmas kabupaten sragen. Journal of Information Systems for Public Health, 2(3), 1. https://doi.org/10.22146/jisph.33146

Rahmawati, M. D., & Nugroho, E. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi simpus di puskesmas kabupaten sragen. Journal of Information Systems for Public Health, 2(3), 1. https://doi.org/10.22146/jisph.33146

Refika Nurul Aini. (2022). Legalitas Tanda Tangan Elektronik pada Rekam Medis di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jmiki.Aptirmik.or.Id, 9–13. https://doi.org/10.33560/jmiki.v12i1.536

Rifda, N., Nazli, S., Niswah, K., Komaruddin, Z., & Aulia, R. (2025). Analisis Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas bagi Masyarakat. 2(1), 262–270.

Rokim, A. (2023). Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) Dengan Metode Hot-Fit Di Puskesmas Kecamatan Cakung. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(11), 4295–4304. https://doi.org/10.53625/jirk.v2i11.5259

Roziqin, M. C., Mudiono, D. R. P., & Amalia, N. (2019). Analisis Penerimaan Simpus Ditinjau dari Persepsi Pengguna di Puskesmas Mojoagung dengan Metode TAM. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 8(1). Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer (JTIIK), 8(1), 47–54. https://doi.org/10.25126/jtiik.202182907

Roziqin, M. C., Mudiono, D. R. P., & Amalia, N. (2021). Analisis Penerimaan Simpus Ditinjau dari Persepsi Pengguna di Puskesmas Mojoagung dengan Metode TAM. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 8(1). Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer (JTIIK), 8(1), 47–54. https://doi.org/10.25126/jtiik.202182907

Rusmana, R., & Sari, I. (2023). Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik Guna Menunjang Efektivitas Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas Campaka. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 4(4), 203–212. https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i4.3956

Suary, S. I., & Yunengsih, Y. (2024). Gambaran Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Di UPTD Puskesmas Lawang Gintung Kota Bogor. Jurnal Media Informatika, 6(1), 260–266. http://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jumin/article/view/3953

Yuskaini Hadijah Rambe, Salwa Muthi’ah Siregar, Zahra Andini, & Sri Hajijah Purba. (2024). Analisis Faktor Penghambat Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Indonesia: Literature Review. Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 126–136. https://doi.org/10.62379/jfkes.v2i2.1902

Diterbitkan

21-11-2025

Cara Mengutip

Mandehe, A. A. ., Sukaesih, N. S., & Ridwan, H. . (2025). Hubungan Hambatan Penerimaan terhadap Penerimaan Tenaga Kesehatan pada Sistem Informasi Manajemen Puskesmas. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3147–3168. https://doi.org/10.54082/jupin.1938