Analisis Model Hukum Responsif dalam Perizinan Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Lampung
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.1975Kata Kunci:
Hukum Responsif, Desentralisasi, Lampung, Perizinan Lingkungan, Pembangunan BerkelanjutanAbstrak
Penelitian ini menganalisis paradoks kebijakan antara perizinan lingkungan sebagai instrumen pengendalian dan kebijakan kemudahan investasi dalam kerangka desentralisasi di Provinsi Lampung. Berdasarkan analisis data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP (2020-2024), ditemukan korelasi negatif antara peningkatan jumlah izin dengan penurunan indeks kualitas lingkungan, yang menjadi dasar penyusunan model hukum responsif. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis teoritis dan konseptual yang komprehensif. Teori hukum responsif Nonet dan Selznick (1978) digunakan untuk memahami akar ketegangan struktural yang menyebabkan paradoks multidimensional. Temuan utama mengungkapkan korelasi negatif signifikan (-0,87) antara peningkatan jumlah izin lingkungan dan degradasi kualitas lingkungan hidup. Sebagai kontribusi konstruktif, penelitian ini merumuskan model konseptual perizinan lingkungan yang responsif yang dibangun atas lima pilar fundamental: integrasi kebijakan, diferensiasi prosedural, partisipasi inklusif, monitoring adaptif, dan kapasitas institusional. Model yang dihasilkan dapat menjadi referensi reformasi perizinan lingkungan daerah berbasis prinsip hukum responsif untuk mendukung pencapaian target SDGs.
Referensi
Araya, Y. (2013). Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di Tengah Pesatnya Pembangunan Nasional. https://www.semanticscholar.org/paper/b5f4fcbae2330fd091c5f57dc95575bd5eeb63ff
Dian Gustika, Eno Suwarno, E. I. (2019). Wahana Forestra : Jurnal Kehutanan Wahana Forestra : Jurnal Kehutanan. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 14(1).
Effendi, H., Mursalin, M., & Sonaji, R. (2022). Dinamika persetujuan lingkungan dalam perspektif Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 dan peraturan turunannya. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 759–787. https://doi.org/10.36813/jplb.5.3.759-787
Fajar, N. T. A., Sadino, S., & Lithfi, A. (2024). Efektivitas Perizinan Penyediaan Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi: Komparasi di Kota Bekasi dan Sidoarjo. Binamulia Hukum, 13(1), 239–247. https://doi.org/10.37893/jbh.v13i1.713
Fathoni. (2015). Menghijaukan Hukum Lingkungan: Kajian Hukum Profetikal. In H. Soerjatisnanta (Ed.), Dinamika Hukum Lingkungan: Mengawal Spirit Konstitusi Hijau (1 ed., hal. 150–164). Indepth Publishing.
Fathoni, Febrian, Muntaqo, F., & Nizar, M. (2025). Comparative Analysis of Environmental Permitting in Indonesia and Malaysia: Implications for National Strategic Projects. Administrative and Environmental Law Review, 6(1), 77–90. https://doi.org/https://doi.org/10.25041/aelr.v6i1.4360
Gomez-Conde, J., Lunkes, R., & Rosa, F. (2019). Environmental Innovation Practices and Operational Performance. The Joint Effects of Management Accounting and Control Systems and Environmental Training. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 32, 1325–1357. https://doi.org/10.2139/SSRN.3100300
Habibi, D., & MS, N. (2023). Fungsionalisasi Hukum Responsif Terhadap Pelaksanaan Putusan Peratun Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Dalam Kerangka Pembaharuan Sistem Hukum Nasional. Jotika Research in Business Law, 2(2), 66–82. https://doi.org/https://doi.org/10.56445/jrbl.v2i2.95
Kusbandini, E., Sudewo, F. A., Kusrina, T., Hartati, S., Sugiharto, I., & Khamim, M. (2023). Implikasi Pembangunan Investasi di Daerah terkait Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Cipta Kerja. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, null, null. https://doi.org/10.32734/ljsp.v2i2.11374
Lhutfi, I., Ritchi, H., & Yudianto, I. (2019). Bagaimana Pemerintah daerah merespon Fiscal Stress. https://doi.org/10.35908/JIEGMK.V10I2.840
Mahadiansar, M., Ikhsan, K., Sentanu, I. G. E. P. S., & Aspariyana, A. (2020). Paradigma Pengembangan Model Pembangunan Nasional di Indonesia. In Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi (Vol. 17, Nomor 1).
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum. Prenada Media.
Mumpuni, N. W. R. (2021). Peran Serta Masyarakat dalam Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup dalam Mewujudkan Sustainable Development. https://doi.org/10.37729/AMNESTI.V3I2.1282
Munauwarah, M. (2016). Konflik Kepentingan dalam Perebutan Lahan Pertambangan di Kabupaten Luwu Timur antara Masyarakat Adat To Karunsi’e dengan PT. Vale Indonesia. https://www.semanticscholar.org/paper/56eecbf53ed05c6262868aa9d20cee9bff9580ff
Paputungan, M., & Bakhri, S. (2023). Menyoal Pemenuhan Partisipasi Masyarakat Yang Bermakna Dalam Pembentukan Undang-Undang Tentang Ibu Kota Negara. Al-Qisth Law Review, null, null. https://doi.org/10.24853/al-qisth.6.2.274-300
Puja, Y., Koedoeboen, H., Pieterz, J. J., Jillyan, V., & Saija, E. (2024). Dampak Lingkungan Hidup Dalam Pemberian Persetujuan Lingkungan. 2(April), 23–30. https://doi.org/10.47268/palasrev.v2i1.13681
Purnama, N. M. A., Sugiarto, C. C., Aini, R. F. N., & Putri, M. E. S. (2025). Evaluasi Kesiapan Dan Tantangan Implementasi Pajak Karbon Di Indonesia Dalam Perspektif Keadilan Iklim Dan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 1179–1185. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.496
Rahardjo, S. (2006). Pendidikan Hukum sebagai Pendidikan Manusia. LAW REFORM, 1(1), 1. https://doi.org/10.14710/lr.v1i1.12176
Rahardjo, S. (2011). Hukum Progresif: Hukum yang Membebaskan. https://doi.org/10.14710/HP.1.1.1-24
Rajagukguk, J., Tobing, A. L., & Sibarani, E. (2022). Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Medan Timur. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, null, null. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i11.1129
Ramadhan, S. (2020). Islamic Law, Politics And Legislation: Development Of Islamic Law Reform In Political Legislation Of Indonesia. ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 2(1), 63–76. https://doi.org/10.37876/adhki.v2i1.35
Ranggalawe, G. N., Susanti, I., & Fahmi, K. (2023). Dilema Penegakan Hukum Penyelesaian Pertambangan Tanpa Izin. Marwah Hukum, 1(1), 29. https://doi.org/10.32502/mh.v1i1.5600
Salsabila, D., Ma’ruf, A., & Adharani, Y. (2021). Merekonstruksi Arah Politik Hukum Pengembangan Perizinan Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung. https://doi.org/10.30595/JHES.V4I1.9824
Saputro, R. M. (2023). Penegakan Hukum Lingkungan Di Indonesia Ditinjau Dari Teori Keadilan Aristoteles. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), null, null. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.3970
Selznick, P. N. P. (2019). Hukum Responsif. Nusamedia.
Sepriani, E. (2020). Akibat Hukum Ketiadaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Pembentukan Rencana Tata Ruang Wilayah. Jurnal Panji Keadilan : Jurnal Ilmiah Nasional Mahasiswa Hukum, 3(1), 43–59. https://doi.org/10.36085/jpk.v3i1.1181
Sudarnice, S., Kemampuan, M., Perusahaan, I., Kelincahan, D., Moderasi, E., Lingkungan, D., Penuh, Y., & Abstrak, G. (n.d.). JoMSS JOURNAL OF MANAGERIAL SCIENCES AND STUDIES. https://www.semanticscholar.org/paper/a751f9a2dfe010e7d5bf3edc1583bff636271e0c
Sunarto, S. (2016). Prinsip Checks And Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. https://doi.org/10.14710/mmh.45.2.2016.157-163
Tim BPPT. (2012). Naskah Akademik Buku Putih Penguatan Sistem Inovasi Nasional. In Management (1 ed.). Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi.
Wahanisa, R., & Adiyatma, S. E. (2021). The Conception of Principle of Sustainability in Environmental Protection and Management Value of Pancasila. Bina Hukum Lingkungan, 6(1), 93–118. http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v6i1.145
Wulandari, D. (2024). Paradoks Pembangunan: Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur terhadap Komunitas Lokal dan Keadilan Multispecies. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, null, null. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i1.342
Zulkarnain, C. S. A. (2020). Pemenuhan hak akses atas informasi amdal di indonesia: penguatan regulasi dan optimalisasi sistem elektronik. https://doi.org/10.23920/JPHP.V2I1.253
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fathoni Fathoni, Syamsir Syamsu, Adam Muhammad Yanis, M. Ilham Ibnu Zaqi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



