Efektivitas Kombinasi Rendam Kaki Air Serai Hangat dan Aromaterapi Lemon terhadap Kadar Asam Urat dan Intensitas Nyeri Sendi pada Lansia dengan Gout Arthritis di Pakis, Malang

Penulis

  • Elok Martha Salsabhila Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
  • Nurilla Kholidah Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1982

Kata Kunci:

Aromaterapi Lemon, Gout Arthritis, Kadar Asam Urat, Lansia, Rendam Kaki Air Serai Hangat

Abstrak

Gout arthritis merupakan bentuk artritis akibat penumpukan kristal asam urat yang banyak dialami oleh lansia hingga menyebabkan nyeri, pembengkakan, keterbatasan aktivitas, serta berdampak pada kualitas hidup. Penggunaan terapi farmakologis jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi komplementer yang aman dan mudah dilakukan. Kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon diperkirakan mampu memberikan efek sinergis dalam menurunkan kadar asam urat dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon terhadap kadar asam urat dan intensitas nyeri pada lansia dengan gout artritis. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut pada dua subjek pasien gout atrhritis. Kadar asam urat diukur setiap hari menggunakan Easy Touch GCU, sedangkan intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analouge Scale (VAS). Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Kedua responden menunjukkan penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri. Hasil menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri pada kedua subjek. Kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon terbukti memberikan efek positif terhadap penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri pada lansia penderita gout artritis. Temuan ini memberikan bukti awal bagi pengembangan terapi komplementer dalam perawatan gerontik. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar dan desain kuasi-eksperimental diperlukan untuk memastikan efektivitas terapi.

Referensi

Abhishek, A., & Doherty, M. (2021). Mechanisms of inflammation in gout. Rheumatology, 60(4), 1980–1988.

Afinogenova, Y., Danve, A., & Neogi, T. (2022). Update on gout management: What is old and what is new. Current Opinion in Rheumatology, 34(2), 118–124. https://doi.org/10.1097/BOR.0000000000000861

Ambarwati, D., Lestari, N., & Wulandari, S. (2022). Efektivitas rendam kaki air serai hangat terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan gout arthritis. Jurnal Keperawatan Komplementer, 5(2), 45–52.

da Silva, K. C. D., et al. (2024). Anti-inflammatory and antioxidant properties of Cymbopogon citratus essential oil: In vitro and in vivo evidence. Journal of Ethnopharmacology, 315, 116–124.

Dalbeth, N., Gosling, A., Gaffo, A., & Abhishek, A. (2021). Gout. The Lancet, 397(10287), 1843–1855.

de Andrade, S. F., et al. (2023). Protective effects of Cymbopogon citratus essential oil against inflammation in human skin: An in vivo evaluation. Cosmetics, 10(2), 56.

Kumar, P., Buckley, J., Roddy, E., & Thomas, M. J. (2025). Physical impairments in people with gout: A scoping review. Musculoskeletal Care. Advance online publication.

Kuo, C. F., Grainge, M. J., Mallen, C., Zhang, W., & Doherty, M. (2021). Rising burden of gout in the aging population. Nature Reviews Rheumatology, 17(11), 654–662.

Rambod, M., Nazari, F., & Akbari, A. (2023). The effect of lemon inhalation aromatherapy on pain intensity in patients with musculoskeletal disorders: A randomized clinical trial. Complementary Therapies in Medicine, 71, 102919. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2023.102919

Misbah, M., Sari, R. P., & Astutik, W. (2024). Effectiveness of warm lemongrass compress on gout pain among older adults. Complementary Therapies in Clinical Practice, 54, 101780. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2023.101780

Nikpay, S., Zare, S., & Ghavami, H. (2021). The effect of lemon aromatherapy on anxiety and comfort among hospitalized patients: A randomized clinical trial. Complementary Therapies in Medicine, 58, 102706. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2021.102706

Roddy, E., Thomas, M. J., & Mallen, C. D. (2021). Gout and functional limitations in older adults: Findings from a population-based study. Arthritis Research & Therapy, 23(1), 172. https://doi.org/10.1186/s13075-021-02537-8

Safiri, S., Karamzad, N., Kolahi, A. A., et al. (2023). Global, regional, and national burden of gout in 204 countries, 1990–2020: Systematic analysis of the Global Burden of Disease Study 2020. The Lancet Rheumatology, 5(1), e14–e24.

Strand, V., Pillinger, M. H., Oladapo, A., Yousefian, C., Brooks, D., & Kragh, N. (2024). Patient experience with chronic refractory gout and its impact on health-related quality of life: Literature review and qualitative analysis. Rheumatology and Therapy, 11(5), 1271–1290. https://doi.org/10.1007/s40744-024-00697-8

Ventriglia, G., et al. (2023). Use of thermotherapy and local heat applications for musculoskeletal pain: A systematic review. Journal of Pain Research, 16, 1023–1044.

Woolf, C. J. (2022). Pain modulation: From gate control to descending pathways. Frontiers in Pain Research, 3, 812–823.

Zhang, Y., et al. (2022). Global epidemiology of gout: Prevalence, risk factors, and burden. Lancet Rheumatology, 4(5), e304–e312. https://doi.org/10.1016/S2665-9913(22)00027-5

Diterbitkan

30-11-2025

Cara Mengutip

Salsabhila, E. M. ., & Kholidah, N. (2025). Efektivitas Kombinasi Rendam Kaki Air Serai Hangat dan Aromaterapi Lemon terhadap Kadar Asam Urat dan Intensitas Nyeri Sendi pada Lansia dengan Gout Arthritis di Pakis, Malang. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3309–3316. https://doi.org/10.54082/jupin.1982