Analisis Metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap Efisiensi Pengendalian Bahan Baku pada Kedai Teh Laresolo di Kota Bogor

Penulis

  • Nur Kamila Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Andini Rosady Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Rizqy Fajrina Nurfadilla Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Jastin Ade Chandra Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Farhan Maulana Yusuf Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Khoirul Aziz Husyairi Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2011

Kata Kunci:

economic order quantity, bahan baku, efisiensi, pengendalian persediaan, UMKM

Abstrak

Manajemen persediaan merupakan elemen krusial dalam manajemen rantai pasok yang bertujuan menjaga ketersediaan bahan baku dalam jumlah yang tepat dengan biaya serendah mungkin. Ketidaktepatan dalam pengendalian persediaan dapat menimbulkan pemborosan biaya, penurunan kualitas bahan baku, serta hambatan dalam proses produksi. Kedai Teh Laresolo sebagai usaha kecil berbasis minuman teh di Kota Bogor menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan bahan baku yang mudah rusak dan fluktuatif mengikuti musim. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal pada setiap siklus pengadaan sehingga kebutuhan produksi terpenuhi secara efisien, biaya persediaan dapat ditekan, dan risiko kerusakan bahan baku dapat diminimalkan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis data historis pembelian, konsumsi bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, serta observasi langsung aktivitas operasional. Perhitungan EOQ dilakukan menggunakan rumus klasik Wilson Formula untuk memperoleh ukuran pesanan optimal, frekuensi pemesanan, serta estimasi total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode EOQ mampu menurunkan total biaya persediaan dibandingkan pola pemesanan sebelumnya yang tidak terstruktur. EOQ memberikan ukuran pesanan yang paling ekonomis, menekan biaya penyimpanan, serta mengurangi kejadian kelebihan stok yang berpotensi menimbulkan kerusakan bahan baku. Selain itu, metode ini memastikan bahan baku tersedia tepat waktu sehingga proses produksi berjalan stabil. Secara keseluruhan, penerapan EOQ terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan efisiensi pengendalian bahan baku pada Kedai Teh Laresolo serta dapat dijadikan acuan bagi usaha kecil dan menengah dalam industri minuman alami.

Referensi

Alfajri, J. R., Hartono, S., & Sarsono. (2021). Factors analysis of the influence of delay in delivery of export products at PT Batik Danar Hadi Surakarta. International Journal of Business Export Analysis, 5(4), 614–621.

Assauri, S. (2016). Manajemen operasi produksi: Pencapaian sasaran organisasi berkesinambungan (Edisi 3). PT RajaGrafindo Persada.

Astari, F. S., Yusnita, R. T., & Arisman, A. (2023). Analisis Pengendalian Persediaan dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Studi Kasus Pada Bahan Baku Beras Warung Sorabi Teh Eneng Cabang Cihideung Balong Tasikmalaya). Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 21(1), 32–45.

Barokah, U., & Putri, N. K. (2022). Penerapan metode just in time terhadap optimalisasi laba pada perusahaan jasa pengiriman barang dengan pendekatan sistem. 154–164.

Bowo, A. A., Wahyuda, W., & Sitania, F. D. (2023). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Utama Produksi Roti Menggunakan Metode Economic Order Quantity. Jurnal Teknik Industri, 9(1), 1–13.

Dewi, S. S., Utami, N. S., Chaerunisyah, A., Patria, Y. M., & Sapta, A. (2024). Pengaruh economic order quantity (EOQ) terhadap pengendalian persediaan bahan baku di PT. Vinrell Indonesia Persada di Cikarang Utara. Journal of Applied Economics, 5(2), 89–98.

Fitriana, R., Patabang, L., & Gunawan, M. S. A. (2023). Pengendalian persediaan bahan baku kacang kedelai Cap BW 50 kg dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ) pada usaha tempe asli HB Samarinda. Indonesian Journal of Agricultural Economics, 19(1), 129–147.

Fansico, T. J., Diansari, B. N., & Utami, I. W. (2025). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada CV. Tirta Cahya Adi. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 10(4), 1–16.

Grant, J. V., & Sudaryanto. (2024). Perancangan Sistem Automatic Storage and Retrieval System untuk Automasi Persediaan Sistem Pergudangan. Syntax Admiration, 5(8), 3240–3253.

Haobenu, S., Nyoko, A. EL, & Molidya, A. (2021). Perencanaan Persediaan Bahan Baku pada UMK Tiga Bersaudara Kota Kupang dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ). Reviu Akuntansi, Manajemen, Dan Bisnis, 1(2).

Hugos, M. (2021). Key Concepts of Supply Chain Management (Issue March 2012). https://doi.org/10.1002/9781118386408.ch1

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management (13th ed.). Harlow, UK: Pearson Education.

Hidayat, A. P., Santosa, S. H., & Siskandar, R. (2022). Penentuan jumlah kebutuhan bahan baku berdasarkan distribusi barang ideal di IKM tepung tapioka Kabupaten Bogor. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 8(1), 23–28. https://doi.org/10.30656/intech.v8i1.4400

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2015). Managerial Accounting (10th ed.). Stamford, CT: Cengage Learning. (Atau gunakan edisi terjemahan bahasa Indonesia: Akuntansi Manajerial).

Madyananda, R., Putra, A., & Saputra, D. (2023). Analisis Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengelolaan Persediaan Produk Roti Isi Cokelat di Toko Roti XYZ. Jurnal Manajemen Operasi, 12(2), 45–56.

Maulana, A., & Herdian, F. (2025). Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap Pengendalian Persediaan Bahan Baku pada Percetakan MD Drafika. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi, 4(1), 86–98.

Mojaveri, H. S., & Moghimi, V. (2017). Determination of economic order quantity in a fuzzy EOQ model using of GMIR deffuzification. Fuzzy System Applications Journal, 2(1), 76–80

Ristono, A. (2013). Manajemen Persediaan (Edisi 1). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ramadhona, F., & Puspitasari, N. B. (2022). Analisis usulan penentuan optimal ordering cost cover engine YA40003084 untuk minimasi total inventory cost dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Jurnal Teknik Industri, 1–7.

Ratningsih, R. (2021). PenerapanMetode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada CV Syahdika. Jurnal Perspektif, 19(2), 158-164. https://doi.org/10.31294/jp.v19i2.11342

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Santosa, S. H., Hidayat, A. P., Rizkiriani, A., Husyairi, K. A., & Suwanda, B. S. (2024). Enchasing Production Planning and Inventory Management: A Quantitative Approach to Forecasting for Bottled Mineral Water Products at PT Arima. Journal of Applied Science, Technology & Humanities, 1(3), 242–248. https://doi.org/10.62535/2ey5ss36

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukadana, I. M. W. A. & I. M. (2022). Analisis optimasi persediaan bahan baku dengan menggunakan metode just in time pada UD . Karia Jaya. 2(3), 292–299.

Sumiati., Indrawati NK. (2019). Manajemen Keuangan. Universitas Brawijaya Press. Malang

Umami, D, M., Mu’tamar, M, F, F., & Rakhmawati, R. (2018). Analisis Efisiensi Biaya Persediaan menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) Pada PT. XYZ. Jurnal Agroteknologi, Vol. 12(1), 64-70.

Y. M. Siagian. (2005) Supply Chain Management. Jakarta: Grasindo.

Diterbitkan

09-02-2026

Cara Mengutip

Kamila, N., Rosady, A. ., Nurfadilla, R. F. ., Chandra, J. A. ., Yusuf, F. M. ., & Husyairi, K. A. . (2026). Analisis Metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap Efisiensi Pengendalian Bahan Baku pada Kedai Teh Laresolo di Kota Bogor. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 311–322. https://doi.org/10.54082/jupin.2011