Identifikasi Faktor Penyebab Cacat Produk Tahu Menggunakan Metode Statistical Process Control pada CV UMJ di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi

Penulis

  • Fauzlan Belva Rudiana Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Dinda Ayudia Apriliani Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Izma Mutia Haqi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Azzida Putra Ansori Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Khairunnisa Salwa Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Kharisma Fitri Hapsari Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Hassa Nur Syamsa Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2058

Kata Kunci:

Industri tahu, Model IPO, Pengendalian Mutu, Statistical Process Control, Waste Product

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian mutu pada proses produksi tahu di CV. UMJ, yang mengalami tingkat cacat tinggi berupa ketidaksesuaian ukuran, tekstur lembek, dan kerusakan permukaan produk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara, yang kemudian dianalisis menggunakan check sheet, diagram Pareto, dan diagram fishbone. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total 10.607 potong tahu cacat, jenis cacat dominan adalah ukuran potong tidak sesuai (52%), diikuti tahu terkelupas (25,67%) dan tekstur lembek (22,33%). Temuan diagram Pareto mengonfirmasi bahwa sebagian besar kerusakan dikontribusikan oleh satu jenis cacat utama, sedangkan analisis fishbone mengidentifikasi penyebab utama penurunan mutu berasal dari kondisi mesin yang aus, variasi bahan baku, prosedur kerja yang tidak baku, dan sanitasi lingkungan yang kurang optimal. Penelitian ini merekomendasikan penerapan standar operasional, pengawasan mutu bahan baku, perawatan mesin berkala, serta pelatihan pekerja untuk menekan tingkat cacat dan meningkatkan konsistensi mutu. Temuan ini berkontribusi bagi pengembangan praktik pengendalian mutu berbasis SPC pada UMKM pangan guna meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing industri.

Referensi

Adhim, M. A., Rukmana, F. V. C., Setiawan, A. N., Zahra, A. M., Pasaribu, L. R. A., & Apriliani, F. (2025). Pengendalian mutu tahu dengan check sheet, diagram Pareto, dan diagram fishbone pada Usaha Tahu Tansa. Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika, 3(3), 93–104. https://doi.org/10.61132/jupiter.v3i3.861

Agus, A., Aziza, N., & Bongaya S. T. I. E. M. (2020). Pengaruh faktor etika dalam pemeriksaan laporan keuangan: Kerangka etika model input proses output (IPO) dalam basis sistem audit. Jurnal Riset Keuangan Internasional, 11 (2), 136–145. https://doi.org/10.5430/ijfr.v11n2p136

Alanasry, H. S., Safitri, L., Azizah, N., Cahyadi, Y., Imelda, P., & Apriliani, F. (2025). Pengendalian kualitas, pendekatan input-proses-output produk sayur hidroponik kangkung pada BSI Farm. Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah dan Pajak, 2(2), 60–73. https://doi.org/10.61132/jbep.v2i2.1037

Al-Alifi, M. F., Dewi Shofi Mulyati, & Iyan Bachtiar. (2023). Pengendalian Kualitas Produk Elektroplating dengan Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. Pilar Cakrawala (PILARCO). Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science, 3(1), 10–19. https://doi.org/10.29313/bcsies.v3i1.5440

Demilza, K. K., Rachman, A. A., Anisa, N., Azizah, A. N., & Nugroho, S. A. (2025). Analisis penyebab lead time yang panjang dengan pendekatan fishbone diagram: Studi kasus Perusahaan XYZ. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(6), 1524–1530. https://doi.org/10.56799/jim.v4i6.9501

Fabian, N., Nabila, N., Oktaviani, H., Amanda, C. T., & Damayanthy, D. (2025). Analisis pengendalian kualitas menggunakan metode check sheet dan fishbone untuk meminimalkan kecacatan produk tahu di Tahu Tansa. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(3), 1381–1391. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/786

Fadhlullah, L. A., & Purwadi, J. (2024). Analisis pengendalian kualitas produksi beras dengan metode Statistical Process Control (SPC). Konvergensi: Jurnal Ilmiah Matematika, 11(2), 110–123. https://doi.org/10.26555/konvergensi.30893

Fitriani, C., Rahmidiyani, & Sasli, I. (2023). Pengaruh pemberian abu kayu dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak putih pada media gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator, 11(4), 188–194. https://doi.org/10.26418/jspe.v11i4.58312

Gunawan, C. V., & Tannady, H. (2016). Analisis kinerja proses dan identifikasi cacat dominan pada pembuatan tas dengan metode pengendalian proses statistik (Studi kasus: Pabrik alat kesehatan PT XYZ, Serang, Banten). Jurnal Teknik Industri, 11(1), 9–14. https://doi.org/10.12777/jati.11.1.9-14

Hamdani, D. (2020). Pengendalian kualitas dengan menggunakan metode seven tools pada PT X. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan, 6(3), 139–143. https://doi.org/10.34151/rekavasi

Hartanto, B. (2010). Industri kecil dan menengah di Indonesia: Peran dan tantangannya dalam pembangunan ekonomi nasional. PT RajaGrafindo Persada.

Herdhiansyah, D., Reza, R., Sakir, S., & Asriani, A. (2022). Kajian proses pengolahan tahu: Studi kasus industri tahu di Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna. Agritech, 24(2), 231–237. https://doi.org/10.30595/agritech.v24i2.13375

Hayati, T., & Firdaus, H. (2024). Peningkatan kualitas sistem produksi di perusahaan Sandal Sandria Tasikmalaya dengan menggunakan assembly to order. Jurnal Media Teknologi, 11(1), 107–112. https://doi.org/10.25157/jmt.v11i1.4100

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2018). Laporan kinerja sektor industri makanan dan minuman tahun 2018. Kementerian Perindustrian RI.

Mahaputri, E. A., Sugiatna, A., & Jatnika, R. A. (2025). Perbaikan kualitas produk dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) di PT. XYZ. SISTEMIK: Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik, 13(1), 13–21. https://doi.org/10.53580/sistemik.v13i1.138

Malabay. (2016). Pemanfaatan diagram fishbone untuk mendukung kebutuhan proses bisnis. JIK: Jurnal Ilmu Komputer, 1(2), 150–154. https://doi.org/10.47007/komp.v1i2.1869

Manurung, J. P., Hasibuan, A., & Novarika, A. K. W. (2023). Identifikasi waste pada proses produksi pupuk dengan pendekatan lean manufacturing: Studi kasus CV Tabita Jaya Medan. Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri, 1(3), 102–108. https://doi.org/10.56211/factory.v1i3.258

Nadiyah, K., & Dewi, G. S. (2022). Quality control analysis using flowchart, check sheet, p-chart, Pareto diagram and fishbone diagram. OPSI, 15(2), 183–188. https://doi.org/10.31315/opsi.v15i2.7445

Nugroho, F. D., Pramono, R., & Saparto. (2022). Analisis nilai tambah dan kelayakan pengolahan kedelai menjadi tahu. AGROMEDIA, 40(1), 45–54. https://doi.org/10.47728/ag.v40i1

Purbantari, D. R., & Zunaidi, A. (2024). Analisis pengendalian kualitas produk tahu menggunakan metode check sheet, Pareto diagram, dan fishbone diagram. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 16(2), 45–54. https://doi.org/10.52334/jtipi.v16i2.2043

Putro, T. T. (2022). Desain Produk dari Limbah Industri Pakaian sebagai Sebuah Nilai Siklus Hidup. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 25(2), 135–142. https://doi.org/10.24821/ars.v25i2.6846

Ruslim, T. S., & Gozali, M. Y. (2011). Hubungan antara pengendalian produksi dengan pengendalian kualitas. Journal of Industrial Engineering & Management Systems, 4(2), 33–53. http://dx.doi.org/10.30813/jiems.v4i2.89

Subiyakto, A. A., & Ahlan, A. R. (2014). Implementation of input-process-output model for measuring information system project success. TELKOMNIKA Indonesian Journal of Electrical Engineering, 12(7), 5603–5612. https://doi.org/10.11591/ijeecs.v12.i7.pp5603-5612

Sutrisno, N., Lestari, D. D., & Sirait, E. P. (2024). Pengaruh pengadaan bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk pada PT Percetakan Gramedia Kab. Bekasi. Cendekia:Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 191–202. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i2.2953

Susendi, N., Suparman, A., & Sopyan, I. (2021). Kajian Metode Root Cause Analysis yang Digunakan dalam Manajemen Risiko di Industri Farmasi. Majalah Farmasetika, 6(4), 310–321. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i4.35053

Syarief, R., & Halid, H. (1993). Teknologi pengolahan pangan. Penerbit Arcan.

Wasesa, A. J. A., & Pratanca, V. (2024). Penerapan metode seven tools untuk mengendalikan kualitas karton box di PT SGM. Wahana Aktivitas dan Kreativitas Teknologi Unipasby, 22(2), 94–103. https://doi.org/10.36456/waktu.v22i02.9366

Wardhani, R. P., Sarungu, S., & Norhidayah, S. (2024). Teknik pengendalian mutu menggunakan metode diagram Pareto dalam mencapai customer satisfaction. Jurnal Teknosains Kodepena, 4(2), 12–17. https://doi.org/10.54423/jtk.v4i2.58

Witariadi, N. M., Wibawa, P., & Wirawan, I. W. (2016). Pemanfaatan ampas tahu yang difermentasi dengan inokulan probiotik dalam ransum terhadap performans broiler. Majalah Ilmiah Peternakan, 19(3), 115–120. https://doi.org/10.24843/MIP.2016.v19.i03.p06

Zacharias, M. (2022). The importance of quality control for the success of a company. Asian Journal of Logistics Management, 1(2), 99–106. https://doi.org/10.14710/ajlm.2022.16787

Diterbitkan

05-02-2026

Cara Mengutip

Rudiana, F. B., Apriliani, D. A., Haqi, I. M., Ansori, A. P. ., Salwa, K. ., Hapsari, K. F., & Syamsa, H. N. (2026). Identifikasi Faktor Penyebab Cacat Produk Tahu Menggunakan Metode Statistical Process Control pada CV UMJ di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.54082/jupin.2058