Literature Review: Peran Komunikasi Pejabat Publik dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat

Penulis

  • Tjenita Young Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Syifa Humaira Nurazid Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Raja Oloan Tumanggor Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Kiranna Haddy Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Wiwin Julia Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Tasya Sartica Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2085

Kata Kunci:

Kepercayaan Masyarakat, Komunikasi Publik, Pejabat Negara

Abstrak

Kepercayaan masyarakat merupakan elemen krusial bagi keberlangsungan pemerintahan yang demokratis. Namun nyatanya, berbagai fenomena empiris menunjukkan bahwa pernyataan dan perilaku komunikasi pejabat publik yang tidak etis, tidak sensitif, atau tidak berbasis data kerap memicu kontroversi dan berkontribusi pada penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Meskipun kajian mengenai kepercayaan publik telah banyak dilakukan, studi literatur yang secara spesifik memetakan peran komunikasi pejabat publik sebagai faktor utama kepercayaan masyarakat di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana komunikasi pejabat publik memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui metode literature review. Sebanyak 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi tertentu dari basis data Google Scholar, SINTA, dan Scopus, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi pejabat publik yang transparan, dialogis, partisipatif, responsif, dan beretika secara konsisten berhubungan positif dengan peningkatan kepercayaan masyarakat. Namun, efektivitas pendekatan komunikasi ini juga dipengaruhi oleh konteks krisis, karakteristik audiens, medium komunikasi, dan struktur birokrasi. Pendekatan penelitian yang dominan adalah kualitatif dan survei kuantitatif, dengan keterbatasan pada sifat kontekstual dan minimnya pengujian model teoretis terpadu. Secara ilmiah, studi ini menegaskan bahwa hubungan komunikasi pejabat publik dan kepercayaan masyarakat bersifat kontekstual dan tidak linier, serta memberikan dasar teoretis bagi pengembangan model komunikasi pemerintahan berbasis kepercayaan di Indonesia. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi pejabat publik dan humas pemerintah untuk mengembangkan komunikasi berbasis data, empati, dan partisipasi masyarakat guna memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Referensi

Azhary, A., Trisnawati, A. D., Palakyah, I. Y., Apriani, R., & Cahyani, A. R. (2024). Pengaruh publik relation terhadap kepercayaan publik dalam sektor pelayanan publik. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(6), 521–526. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i6.99

Fajri, D. A. (2025, September 9). Pernyataan kontroversial Sri Mulyani sebelum diganti Prabowo. Tempo. https://www.tempo.co/politik/pernyataan-kontroversial-sri-mulyani-sebelum-diganti-prabowo-20 67919

Humas. (2015). Presiden Jokowi tandatangani inpres no. 9/2015 tentang pengelolaan komunikasi publik. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. https://setkab.go.id/presiden-jokowi-tandatangani-inpres-no-92015-tentang-pengelolaan-komuni kasi-publik/

Husaini, H. (2024). Peran humas dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 1(2), 112–121. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/jurmie

Irhamdhika, G., Hidayah, N. I. E., Ariska, Y., Ningtyas, D. A., & Sari, A. (2025). Krisis kepercayaan publik: Fenomena #Kaburajadulu dan peran humas pemerintah dalam merespons cancel culture. Jurnal Public Relations (JPR), 6(1), 7–15. https://doi.org/10.31294/jpr.v6i1.8663

Kondolele, S., Sultan, M. I., Akbar, M., & Putra, B. A. (2025). The nexus between public communication and policy implementation revisited: Insights from the Population and Civil Registration Service of South Sulawesi, Indonesia. Frontiers in Communication, 10, 1556747. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1556747

KPH. (2025). Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Komunitas Penulisan Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. https://kph.umy.ac.id/menurunnya-kepercayaan-masyarakat-terhadap-pemerintah/

Kurniawan, A., Wijoyo, S., Suryana, A., & Alamsyah, A. (2025). Strategic public relations for strengthening public trust in government. International Research Journal of Business Studies, 18(1), 43–51. https://doi.org/10.21632/irjbs.18.1.43-51

Kusuma, A., Lestari, P., & Sosiawan, E. A. (2023). Persuasive communication model of the “Satuan Gugus Tugas” pandemic: A case study of the SATGAS COVID-19 in Yogyakarta. International Journal of Communication and Society, 5(2), 48–59. https://doi.org/10.31763/ijcs.v5i2.1226

Latifah, I., Wardani, S. A., & Hayat. (2025). Peran etika dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(3), 579–587. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jiksp/index

Le, T., Bui, M., & Uddin, G. S. (2022). Economic and social impacts of conflict: A cross-country analysis. Economic Modelling, 115, 105980. https://doi.org/10.1016/j.econmod.2022.105980

Lee, Y. (2021). Social equity in public administration and trust in government. SAGE Open, 11(2), 21582440211029227. https://doi.org/10.1177/21582440211029227

Mansoor, M. (2021). Citizens’ trust in government as a function of good governance and government agency’s provision of quality information on social media during COVID-19. Government Information Quarterly, 38(4), 101597. https://doi.org/10.1016/j.giq.2021.101597

Pandiangan, C. U. A., & Ratnasari, E. (2023). Humas pemerintah dan transparansi informasi untuk membangun kepercayaan publik. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, 7(2), 155–168. https://doi.org/10.24853/pk.7.2.155-168

Ramdani, A. C., Budiana, H. R., & Prastowo, F. A. A. (2024, September 28). Manajemen krisis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dalam mengembalikan kepercayaan publik. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.

https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/795/846

Sanusi, M., & Vanel, Z. (2025). Strategi komunikasi Polres Salatiga untuk membangun kepercayaan masyarakat. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(1), 38–53. https://doi.org/10.33366/jkn.v7i1.2331

Saputri, R. A., Pratiwi, L. A., & Setianingrum, E. (2023). Peran media massa dalam mempengaruhi public trust di masyarakat. PANDITA Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 5(1), 13–22. https://doi.org/10.61332/ijpa.v5i1.37

Setyawan, D., Ra’is, D. U., & Rohman, A. (2021). Peran komunikasi publik dalam menanggapi gelombang disinformasi Covid-19. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik. http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jkpp

Tim, B. I. P. (2016). Undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945. Bhuana Ilmu Populer.

Undayah, V. I., Fitriyani, A. R., Mauidunnajah, H., & Putri, I. (2025). Peran dan strategi public relation Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang dalam membangun citra instansi daerah. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 158–166. https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i1.627

Wirahadi, U. (2025). Ini deretan kontroversi Ahmad Sahroni yang membuatnya dicopot dari pimpinan Komisi III DPR RI. Lombok Post. https://lombokpost.jawapos.com/politika/1506501352/ini-deretan-kontroversi-ahmad-sahroni-ya ng-membuatnya-dicopot-dari-pimpinan-komisi-iii-dpr-ri?page=2

Yanuar, Y. (2025, Agustus 31). Pernyataan dan hoaks picu penjarahan rumah Syahroni sampai SMI. Tempo.co. https://www.tempo.co/hukum/pernyataan-dan-hoaks-picu-penjarahan-rumah-syahroni-sampai-s mi-2065219

Diterbitkan

07-02-2026

Cara Mengutip

Young, T., Nurazid, S. H., Tumanggor, R. O., Haddy, K., Julia, W., & Sartica, T. (2026). Literature Review: Peran Komunikasi Pejabat Publik dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 99–108. https://doi.org/10.54082/jupin.2085