Hubungan Pemanfaatan Komunikasi Digital dengan Kepuasan Keluarga Pasien di Unit ICU RSUD Morowali

Penulis

  • Abdul Kadir Hamdan Program Studi Magister Administrasi RS, Program Pascasarjana, Universitas Megarezky, Indonesia
  • Muhammad Basir Program Studi Magister Administrasi RS, Program Pascasarjana, Universitas Megarezky, Indonesia
  • Abdul Malik Iskandar Program Studi Magister Pendidikan Sosiologi, Program Pascasarjana, Universitas Megarezky, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2094

Kata Kunci:

Komunikasi Digital, Kepuasan Keluarga, ICU, Infrastruktur Teknologi

Abstrak

Pelayanan ICU yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kesiapan teknologi dan efektivitas komunikasi digital antara tenaga medis dan keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan infrastruktur teknologi, frekuensi dan durasi komunikasi, kualitas informasi, serta aksesibilitas sistem komunikasi dengan kepuasan keluarga pasien ICU di RSUD Morowali, serta mengidentifikasi faktor dominan yang berpengaruh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan desain cross-sectional, dilakukan di ICU RSUD Morowali pada September–November 2025, melibatkan 96 keluarga pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang terdiri dari 25 item dengan skala Likert 1–5, meliputi empat indikator kepuasan: responsivitas, kejelasan informasi, empati tenaga kesehatan, dan kenyamanan akses komunikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square/Fisher’s Exact Test dan regresi logistik biner. Hasil analisis bivariat menunjukkan seluruh variabel independen berhubungan signifikan dengan kepuasan keluarga (p < 0,05). Namun, dalam model multivariat, hanya kesiapan infrastruktur teknologi yang tetap berpengaruh signifikan (p = 0,033; OR = 0,038; 95% CI: 0,002–0,764). Keluarga pasien yang menilai infrastruktur tidak siap memiliki risiko ketidakpuasan 26,3 kali lebih tinggi dibandingkan keluarga yang menilai infrastruktur siap. Model regresi menunjukkan kinerja baik (Omnibus Test p = 0,003; Nagelkerke R² = 0,518; akurasi prediksi 96,9%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi merupakan determinan utama kepuasan keluarga pasien ICU. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan sistem komunikasi digital berbasis family-centred care melalui peningkatan stabilitas Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), keandalan perangkat monitoring, serta keterjangkauan akses komunikasi daring. Keterbatasan penelitian ini meliputi cakupan lokasi tunggal dan penggunaan desain potong lintang yang tidak menggambarkan hubungan kausalitas.

Referensi

Azoulay, E., Kentish-Barnes, N., & Pochard, F. (2020). Communication with families in the ICU. The New England Journal of Medicine, 383(5), 484–486.

Guerra-Martín, M. D., & González-Fernández, P. (2021). Satisfaction of family caregivers in adult ICUs. Enfermería Intensiva, 32(3), 141–152.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hamed, S. M., Abed, S. A., & Alhussami, M. (2023). Communication quality and family satisfaction in intensive care. BMC Nursing, 22(1), 145.

Hosmer, D. W., Lemeshow, D., & Sturdivant, R. X. (2013). Applied logistic regression (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Hummel, K., Englaro, E., & Jackson, K. (2020). Determinants of family satisfaction in pediatric intensive care units. Pediatric Critical Care Medicine, 21(9), e663–e671.

Ibrahim, J. G., Chen, M. H., Lipsitz, S. R., & Herring, A. H. (2020). Variance inflation factors for logistic regression models. Journal of Applied Statistics, 47(13), 2340–2355.

Joo, J. Y., Liu, M. F., & Chen, M. L. (2023). Family engagement and satisfaction in intensive care units. Journal of Nursing Scholarship, 55(4), 730–738.

Kentish-Barnes, N., Lemiale, V., Chaize, M., Pochard, F., & Azoulay, E. (2011). Family satisfaction in the intensive care unit. Critical Care Medicine, 39(12), 2484–2491.

Kentish-Barnes, N., & Meddick-Dyson, S. (2023). Improving family communication in the ICU. Intensive Care Medicine, 49(5), 585–597.

Naef, R. (2021). Nurse–family engagement from a global perspective. Intensive and Critical Care Nursing, 63, 102978.

Naef, R., Massarotto, P., Petry, H., Ernst, J., & von Felten, S. (2020). Families’ and professionals’ experience with nurse-led family support in ICU. Intensive and Critical Care Nursing, 61, 102916.

Naef, R., von Felten, S., Petry, H., Ernst, J., & Massarotto, P. (2021). Impact of nurse-led family intervention on satisfaction and well-being. Australian Critical Care, 34(6), 594–603.

Riguzzi, M., Verweij, L., & Naef, R. (2023). Family satisfaction in intensive care: A systematic review. Intensive and Critical Care Nursing, 79, 104106.

Shannon, C. E., & Weaver, W. (1949). The mathematical theory of communication. University of Illinois Press.

Shbeer, A., & Ageel, M. (2023). Family satisfaction in intensive care units in Saudi Arabia. Critical Care Research and Practice, 2023, 8481083.

Shojaie, M., Zaree, N., & Rezaei, S. (2023). Burnout and family communication in ICU settings. Frontiers in Psychology, 14, 1320456.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization.

Yulianti, S., & Hidayat, A. A. (2022). Pengaruh sistem informasi rumah sakit terhadap kepuasan pasien dan keluarga di ruang ICU. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 25(3), 145–153.

Diterbitkan

16-02-2026

Cara Mengutip

Hamdan, A. K., Basir, M., & Iskandar , A. M. . (2026). Hubungan Pemanfaatan Komunikasi Digital dengan Kepuasan Keluarga Pasien di Unit ICU RSUD Morowali. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 489–504. https://doi.org/10.54082/jupin.2094