Penggunaan Ampas Kelapa Terfermentasi dan Tidak Terfermentasi terhadap Efisiensi Protein dan Pertumbuhan Linear Ternak Babi
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2111Kata Kunci:
Ampas Kelapa, Babi Landrace, Ukuran Tubuh Linear, Rasio Efisiensi Protein, Starter-GrowerAbstrak
Tingginya serat kasar dan kerentanan terhadap pembusukan membatasi pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan babi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fermentasi menggunakan Trichoderma viride dalam meningkatkan kualitas ampas kelapa sebagai bahan pakan alternatif. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ampas kelapa fermentasi terhadap rasio efisiensi protein (REP) dan ukuran linear tubuh babi Landrace fase starter-grower. Metode: Sebanyak 12 ekor babi Landrace fase starter-grower dengan bobot awal rata-rata 17,04 kg (KV=30,29%), penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi P0 (ransum tanpa ampas kelapa), P1 (ransum mengandung 15% ampas kelapa tanpa fermentasi), dan P2 (ransum mengandung 15% ampas kelapa fermentasi Trichoderma viride). Variabel yang diamati adalah REP, panjang badan, tinggi badan, dan lingkar dada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap REP, tinggi badan, dan lingkar dada. Namun, perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang badan babi Landrace. Simpulan penggunaan ampas kelapa fermentasi Trichoderma viride hingga level 15% dalam ransum menghasilkan performa yang relatif sama dengan ransum kontrol pada sebagian besar parameter, dan secara signifikan mampu meningkatkan panjang badan babi. Temuan ini mengindikasikan bahwa fermentasi dapat menjadi solusi efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan alternatif yang ramah lingkungan tanpa menurunkan kualitas pertumbuhan babi.
Referensi
Aribowo, S. S., Sarjono, P. R., & Mulyani, N. S. (2012). Aktivitas Trichoderma viride Fncc6013 dalam Menghidrolisis Kulit Pisang Raja (Musa Paradisiaca L. Var. Sapientum) dengan Variasi Waktu Fermentasi. Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 15(2), 53–57. https://doi.org/10.14710/jksa.15.2.53-57
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia (D. D. Statistik (ed.)). Badan Pusat Statistik. Biyatmoko, D., Syarifuddin, S., & Hartati, L. (2018). Kajian Kualitas Nutrisi Ampas Kelapa
Fermentasi (Cocos nucifera L) Menggunakan Efective Microorganism-4 Dengan Level Yang Berbeda. ZIRAA’AH, 43(3), 204–209. https://doi.org/10.31602/zmip.v43i3.1469
Burhanuddin, K. F., Irwan, M., Armayani, M., & Hairuddin. (2023). Pengaruh Fermentasi Ampas Kelapa Menggunakan Urine Sapi Dan Effective Microorganism-4 (Em4) Terhadap Kualitas Abu, Serat Kasar Dan Protein Kasar. Agriovet, 6(1), 95–104.
Jemumun, M., Sembiring, S., & Aryanta, I. M. S. (2021). Pengaruh Penggunaan Tepung Apu- apu (Pistia stratiotes) Mensubstitusi Ransum Terhadap Pertambahan Ukuran Linear Tubuh dan Prediksi Bobot Badan Ternak Babi. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(3), 1674–1680.
Karlina, C. Y., Ibrahim, M., & Trimulyono, G. (2013). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Krokot (Portulaca oleracea L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 2(1), 87–93.
Kono, E. M., Suryani, N. N., Aryanta, I. M. S., & Dodu, T. (2022). Pengaruh Penggunaan Tepung Biji Asam Terfermentasi dalam Ransum terhadap Rasio Efisiensi Protein dan Pertumbuhan Relatif Ternak Babi Fase Grower-Finisher. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 4(1), 1960–1968.
Laksono, J., Karyono, T., & Haniati, H. (2023). Nilai Nutrisi Ampas Kelapa (Cocos nucifera L.) Yang Di Fermentasi Menggunakan Aspergillus niger Dengan Waktu Berbeda Sebagai Ransum Ternak Unggas. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia, 9(1), 42–48.
Leo, A., Aryanta, I. M. S., & Suryani, N. N. (2022). Rasio Efisiensi Protein dan Ukuran Linear Tubuh Babi Grower yang diberi Ransum Mengandung Kulit Pisang (musaParadisiaca) Ter- fermentasi EM-4. Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume, 4(4), 2452–2460.
Mindung, G. O., Sembiring, S., Nguru, D. A., & Suryani, N. N. (2025). Effect of Including Noni Leaves Meal into Basal Diet on Ca and P Intake and Digestibility in Landrace Crossbred Pig. International Journal of Innovative Research in Multidisciplinary Education, 03(01), 203–208. https://doi.org/10.58806/ijirme.2024.v3i2n10
Misa, M., Nalley, W. M., Hine, T. M., Dato, T. D., Hilakore, M. A., Nenobais, M., & Marawali, A. (2020). Pengaruh pemberian ekstrak hipofisa dan probiotik ABG-O pada anak babi persilangan terhadap peningkatan berat badan sapih, ukuran linear tubuh dan metabolit darah. Jurnal Nukleus Peternakan, 7(1), 34–40. https://doi.org/10.35508/nukleus.v7i1.2256
Ndolu, D. J., Sembiring, S., Suryani, N. N., & Nguru, D. A. (2024). Penambahan Silase Limbah Sawi Putih (Brassica Pikenensia L.) Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Energi Dan Protein Pada Ternak Babi Grower. Jurnal Peternakan Nusantara, 10(1), 55–64.
Nguru, A. D., Telupere, S. M. F., & Wie Lawa, D. E. (2022). Effects of the use of Fermented Gamal Leaf Flour as a Concentrate Substitute on Performance of the Landrace Breeding Pigs. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 17(2), 91–96. https://doi.org/10.31186/jspi.id.17.2.91-96
Nguru, D. A., Ndun, A. N., Lawa, A. B., Mulik, S. E., Nifu, S. E., Padu, H. U., Sabat, D. M., Sol, M. M., Setyani, N. M. P., Banamtua, A. N., & Dalle, N. S. (2024). Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Dengan Memanfaatkan Batang Pisang Terfermentasi Untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(1), 6– 12.
Nguru, D. A., Ndun, A. N., Mulik, S. E., Lawa, A. B., Mafefa, N. C., & Dalle, N. S. (2024). Improvement of the Quality of Tofu Pulp and Fermented Coconut Pulp of Baker ’ s Yeast on the Content of Fiber , Fat and BETN. International Journal of Life Science and Agriculture Research, 03(11), 884–889. https://doi.org/10.55677/ijlsar/V03I11Y2024-07
Nguru, D. A., Sembiring, S., Suryani, N. N., Mulik, S. E., Lawa, A. B., Ndun, A. N., Mafefa, N. C., & Dalle, N. S. (2024). Improving the Quality of Fermented Tofu and Coconut Pulp Waste Using Saccharomyces Cerevisiae. International Journal Of Innovative Research In Multidisciplinary Education, 03(11), 1814–1818. https://doi.org/10.58806/ijirme.2024.v3i11n13
Nurhayati, Berliana, & Nelwida. (2020). Kandungan nutrisi ampas tahu yang difermentasi dengan Trichoderma viride, Saccaromyces cerevisiae dan kombinasinya. Jurnal Ilmu- Ilmu Peternakan, 23(12), 104–113.
Oko, I. A., Aryanta, I. M. S., Suryani, N. N., & Dodu, T. (2022). Pengaruh Kombinasi Daun Kelor dan Daun Katuk Dalam Pakan Terhadap Linear Panjang Badan dan Pertumbuhan Relatif Babi Fase Starter-Grower: Pengaruh Kombinasi Daun Kelor dan Daun Katuk Dalam Pakan Terhadap Linear Panjang Badan dan Pertumbuhan Relatif Babi Fa. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 4(1), 2030–2038.
Rahmadani, D., Hendallia, E., Mairizal, & Akmal. (2020). Rasio Efisiensi Protein Ransum Yang Mengandung Bungkil Inti Sawit Hasil Fermentasi Dengan Bacillus cereus V9 Pada Ayam Broiler. Prosiding Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Seminar Nasional II. Fakultas Peternakan Universitas Jambi, 11(November), 112–116.
Rumerung, S. N. (2015). Efek Penggunaan Konsentrat Pabrikan Dan Buatan Sendiri Dalam Ransum Babi Starter Terhadap Efisiensi Penggunaan Ransum. Zootec, 35(2), 295–301. https://doi.org/10.35792/zot.35.2.2015.8525
Salea, H. F. V., Najoan, M., Umboh, J. F., & Pontoh, C. J. (2018). Pengaruh Penggantian Sebagian Ransum Dengan Tepung Daun Dan Batang Ubi Jalar (Ipomoea Batatas) Terhadap Kecernaan Protein Dan Energi Pada Ternak Babi. Zootec, 38(1), 253–261. https://doi.org/10.35792/zot.38.1.2018.19358
Sari, K. A., Sukamto, B., & Dwiloka, B. (2014). Efisiensi Penggunaan Protein pada Ayam Broiler dengan Pemberian Pakan Mengandung Tepung Daun Kayambang (Salvinia molesta). Jurnal Agripet, 14(2), 76–83. https://doi.org/10.17969/agripet.v14i2.1867
Siahaan, N. B., Sunarti, D., & Yunianto, V. D. (2014). Pengaruh penggunaan kulit pisang biokonversi dalam ransum terhadap penyerapan kalsium serta kekuatan tulang ayam broiler. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 24(3), 18–23.
Suanda, I. W., & Sumarya, I. M. (2019). Penerapan Pembelajaran Bioteknologi Melalui Fermentasi Umbi-Umbian Menjadi Produk Tape Sebagai Substitusi Pangan Beras. Widyadari, 20(1), 111–116. https://doi.org/10.5281/zenodo.2653010
Sugeng, Y. B. (1987). Hubungan Antara Permukaan Tubuh Seperti Tinggi Bobot Hidup, Lebar Dada, Lingkar Dada, Pundak, Pada Berbagai Umur Ternak Babi. Penerbit PT. Penerbit Swadaya.
Suryani, N., & Aryanta, I. M. S. (2020). Efisiensi penggunaan protein oleh babi yang mendapat pakan mengandung tepung temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Jurnal Nukleus Peternakan, 7(1), 55–62. https://doi.org/10.35508/nukleus.v7i1.2238
Tefa, S. M., Lay, W. A., & Dodu, T. (2017). Pengaruh Substitusi Pakan Komplit Dengan Pollard Terhadap Pertumbuhan Ternak Babi Betina Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan. Jurnal Nukleus Peternakan, 4(2), 138–146. https://core.ac.uk/download/pdf/228880799.pdf
Thaariq, S. M. H. (2018). Pengaruh Pakan Fermentasi terhadap Kadar Protein Kadar Air dan Kadar Lemak Daging Ayam Lokal Pedaging Unggul (Alpu). Bionatural, 5(1), 12–20. https://www.ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/bio/article/view/329
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Vinsensius Day, Sabarta Sembiring, Ni Nengah Suryani, David A. Nguru

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



