Peran Dies Natalis Universitas Cenderawasih dalam Mengonstruksi Identitas Nasional dan Menginternalisasikan Karakter Pancasila
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2112Kata Kunci:
karakter Pancasila, identitas nasional, kegiatan kampus, multikultural, pendidikan karakterAbstrak
Penelitian ini mengkaji fungsi strategis kegiatan kampus dalam memperkuat identitas nasional dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di Universitas Cenderawasih, Papua. Metode studi kasus kualitatif dengan triangulasi data diterapkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 informan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis berperan sebagai medium integrasi sosial melalui tiga mekanisme: konstruksi identitas nasional melalui interaksi lintas etnis, internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik kolaboratif, dan transformasi karakter melalui pengalaman langsung. Implementasi kelima sila Pancasila terlihat dalam desain program yang memadukan kearifan lokal Papua dengan nilai-nilai nasional. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya konsep contact hypothesis dan experiential learning dalam konteks masyarakat multikultural ekstrem, sekaligus mengisi celah kajian tentang mekanisme spesifik kegiatan non-akademik di wilayah berpotensi konflik. Disimpulkan bahwa kegiatan kampus yang terstruktur berpotensi signifikan dalam membentuk karakter mahasiswa yang kompeten secara intelektual dan berkesadaran kebangsaan tinggi. Implikasi praktisnya, model kegiatan berbasis glokalisasi nilai ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan kemahasiswaan dan pendidikan karakter di perguruan tinggi multikultural lain di Indonesia.
Referensi
Altbach, P. G., Reisberg, L., & Rumbley, L. E. (2019). Trends in global higher education: Tracking an academic revolution. UNESCO Publishing.
Arjuna, M., Ulum, M. B., Alfian, N. N., Habibulloh, M. B. F., Setyawan, N. P., Prianto, Y. C., & Suyono, S. (2024). Membangun Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Pancasila Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (Vol. 2, Issue 4). Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora.
Association, A. P. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). APA.
Banks, J. A. (2020). Diversity, transformation, and education in global context. Routledge.
Boud, D., Ajjawi, R., Dawson, P., & Tai, J. (2021). Developing evaluative judgement in higher education. Routledge.
Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic analysis: A practical guide. Sage Publications. https://doi.org/10.1007/978-3-319-69909-7_3470-2
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Febriananda, F., Lestari, D. P., Rafina, M., Sabrina, S., & Trisno, B. (2024). Urgensi Integritas Nasional Sebagai Persatuan Dan Kesatuan Bangsa. Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(3), 44–55.
Furnamasari, Y. F., Putri, A. A., Syamsiah, D. N., Amanatin, I., Mufidah, K. R., Dwi, L., & Zikri, S. A. (2024). Peran Pendidikan Pancasila Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa: Suatu Upaya Membangun Etika Dan Moral. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 2194–2204.
Kasenda, D. (2024). Strategi Mewujudkan Persatuan di Tengah Keberagaman Bahasa antar Suku-suku di Papua. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 376–388.
Kohlberg, L. (2019). The philosophy of moral development: Moral stages and the idea of justice. Harper & Row.
Kolb, D. A. (2017). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Pearson.
Lickona, T. (2023). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon & Schuster.
Liu, J., & Turner, D. (2021). National identity construction in multicultural education. Journal of Multicultural Studies, 15(3), 45–62.
Loppies, M., Hasirun, L. O., Kulyasin, & Payangan, M. (2020). Identifikasi Problematika Pembelajaran Sejarah Berbasis Kontekstual Papua Di Sma Negeri 1 Jayapura. Phinisi Integration Review, 3(1), 90–99.
Putnam, R. D. (2020). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Retnasari, L. , Hidayah, Y. , & Dahlan, U. (2020). Era Globalisasi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi. Jurnal Basicedu (1st ed., Vol. 4).
Smith, A. D. (2019). National identity. University of Nevada Press.
Sultani, Z. I. M., Anastasia, M. S., Cahyono, M. D., Marsudi, M., Towaf, S. M., Irawan, I., & Romadon, F. (2022). Kegiatan Berburu dan Meramu sebagai Nilai Tradisi Prasejarah Masyarakat Papua dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 10(1), 79–92.
Sutrisno, E. (2022). Pancasila education in the era of disruption: Challenges and opportunities. Journal of Civic Education, 5(1), 12–24.
Ziliwu, M. H., Bawamenewi, A., Lase, B. P., & Harefa, H. O. N. (2024). Peranan Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 9956–9965.
Ziller, C., & Hedegaard, T. F. (2023). Social cohesion and intergroup relations in diverse societies. Journal of Social Issues, 79(2), 345–362.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nurfadilla Yuyun, Angeline Martien Pantan, Mardiani Simyapen, Didy Maharudin, Astari Rahim

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



