Keanekaragaman Jamur Patogen pada Buah Kapulaga (Amomum compactum Sol. ex Maton) di Pasar Tradisional Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2162Kata Kunci:
Aspergillus, buah kapulaga, jamur patogen, Penicillium, Rhizopus, SOPAbstrak
Buah kapulaga (Amomum compactum Sol ex. Maton) merupakan rempah unggulan yang bernilai tinggi. Buah kapulaga memiliki manfaat yang beragam. Oleh sebab itu, tingkat permintaan terhadap komoditas ini terbilang tinggi. Namun, produksi buah kapulaga sering kali terganggu akibat adanya serangan jamur patogen mulai dari tahap prapanen hingga pascapanen, yang dapat menurunkan kualitas buah kapulaga, sehingga berpotensi menyebabkan kerugian serta menimbulkan resiko kesehatan akibat mikotoksin dari jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman dan marga dominan dari jamur patogen pada buah kapulaga yang dijual di pasar-pasar tradisional. Sampel dikumpulkan dari tujuh pasar tradisonal di Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, menggunakan metode Purposive Sampling. Sampel diisolasi pada media PDA. Pengamatan mikroskopis dilakukan dengan menggunakan metode kultur slide. Hasil karakterisasi kemudian dicocokkan dengan buku identifikasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kenekaragaman dan marga dominan dari jamur patogen yang menyerang buah kapulaga. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa keanekaragaman jamur patogen pada buah kapulaga dari pasar tradisional kecamatan Kedaton adalah Aspergillus, Rhizopus, dan Penicillium, dengan Aspergillus sebagai marga dominan. Kemunculan dan dominansi Aspergillus dikarenakan tingginya tingkat toleransi terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Hal tersebut mencerminkan kurangnya pengendalian mutu pascapanen pada buah kapulaga di pasar tradisional. Dengan demikian, identifikasi jamur patogen pada buah kapulaga berbasis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam membantu meningkatkan kualitas buah kapulaga pascapanen serta keamanan pangan bagi konsumen.
Referensi
Algifahri, R.R., Olla, P.K., & Wahyudi, B. (2024). Rancang Bangun Autoklaf untuk Proses Sterilisasi Peralatan Medis. Journal of Health Technology and Public Health, 1(2), 33–50. https://ejournal.stikessemarang.ac.id/index.php/JHTPH/article/view/4
Aliyah, B.., Puspitojati, E., & Astuti. S. (2024). Studi Komparasi Pasca Panen Kapulaga (Amomum cardamomum): Desain dan Penerapan SOP, Kualitas Fisik dan Ekonomi Simplisia Kapulaga. Jurnal Triton, 15(1), 49–62. https://doi.org/10.47687/jt.v15i1.558
Annazhifah, N., Putri, N.N., Nafisah, A., & Rusmawati, D.A. (2024). Analisis Penggunaan Jenis Kemasan Plastik Terhadap Karakterisasi Mutu Gipang Selama Penyimpanan. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 23(2), 130–136. https://doi.org/10.33508/jtpg.v23i2.5444
Ansiska, P., Anggraini, S., Sari, I. M., Windari, E. H., & Oktoyoki, H. (2023). Isolasi dan Identifikasi Jamur Patogen Buah Stroberi Selama Penyimpanan. Jurnal Ilmu–ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 34–39. https://doi.org/10.31186/jipi.25.1.34–39
Bachri, S., Harkat, A., Pratama, F.E.A., Atmajaya, A.W.W., & Aditya. (2025). Perbaikan Mutu Kualitas dan Daya Saing Produk pada Sisi Kemasan Susu Kedelai Madu di UD Sehat Sejahtera Jember. Journal of Community Development, 5(3), 829–842. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.1486
Barnett, H. L., & Hunter, B. B. (1998). Illustrated Genera of Imperfect Fungi Fourth edition. American Phytopathological Society.
Cai, R., Yue, X., Wang, Y., Yang, Y., Sun, D., Li, H., & Chen, L. (2021). Chemistry and Bioactivity of Plants from the Genus Amomum. Journal of Ethnopharmacology, 281(3), 1–18. https://doi.org/10.1016/j.jep.2021.114563
Elamin, A., & Sakuda, S. (2025). Mechanism of Mycotoxin Contamination of Medicinal Herbs. TOXINS, 17(139), 1–16. https://doi.org/10. 3390.toxins17030139
Hartina, Y., Solikah, M. S., & Putri, N.E. (2024). Identifikasi Keberadaan Jamumr Udara dan Karakteristik Suhu, Kelembaban, dan Pencahayaan Ruangan di Puskemas Panjatan II. Syntax Admiration, 5(12), 5297–5313. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i12.1571
Laia, E. (2022). Studi Kasus Tanaman Kapulaga pada Perekonomian Masyarakat Desa Hilifakhe Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 1(2), 47–55. https://doi.org/10.57094/faguru.v1i2.506
Malloch, D. (1997). Moulds: Their Isolation, Cultivation, and Identification. University of Toronto.
Masfufatun, M., Zahra, F., & Listyawati, A.F. (2025). Effectiveness of Cardamom Ethanol Extract (Amomum compactum Sol. Ex Maton) in Inhibitting the Growth of Candida albicans Biofilm. Gema Lingkungan Kesehatan, 23(3), 350–356. https://doi.org/10.36568/gelinkes.v23i3.269
Millatia, Z., Sabdaningsih, A., & Muskananfola, M. R. (2022). Isolasi dan Karakterisasi Jamur dari Sedimen Mangrove Tapak, Semarang. Jurnal Pasir Laut, 6(2), 67–74. https://doi.org/10.14710/jpl.2022.48286
Mulyani., R. B., Surawijaya, P., Hairani., M., Djaya, A. A., & Padriyani. (2023). Deteksi dan Identifikasi Jamur Patogen Terbawa Benih Varietas Padi Lokal di Kabupaten Kapuas. Jurnal Agripeat, 24(1), 9–17. https://doi.org/10.36873/agp.v24i1.5580
Nji, Q.N., Babalola,, O.O., & Mwanza, M. (2023). Soil Aspergillus Species, Pathogenicity, and Control Perspective. Journal of Fungi, 9(77), 1–16. https://doi.org/10.3390/jof9070766
Nurcholis, W., Putri, D. N. S., Husnawati, Aisyah, S. I., & Priosoeryanto, B. P. (2021). Total Flavonoid Content and Antioxidant Activity of Ethanol and Ethyl Acetate Extracts from Accessions of Amomum compactum Fruits. Annals of Agricultural Sciences, 66, 58–62. https://doi.org/10.1016/j.aoas.2021.04.001
Nurhidayah, A., Dhanti, K.R., & Supriyadi. (2021). Identifikasi Jamur Patogen Penyebab Dermatofitosis pada Jari Kaki Petani di Desa Bojongsari, Banyumas. Jurnal Labora Medika, 5 (1), 8–17. https://doi.org/10.26714/jlabmed.5.1.2021.8–17
Praveena, R., Biju, C.N., & Sujatha, A.M. (2021). Deciphering Primary Incitant of Rot Complex of Small Cardamom Plant by Squential Inoculation of Patogens. Indian Phytopathology, 74, 133–143. https://doi.org/10.1007/s42360-020-00309-9
Purnomo, A., Pratama, D., Pamungkas, P B., & Kandito, A. (2025). Karakterisasi Jamur Patogen Penyebab Penyakit pada Tanaman Srikaya (Annona squamosa) di UD Sabila Farm. Jurnal Ilmiah Agrineca, 25(2), 29–36. https://doi.org/10.36728/afp.v25i2.4998
Rohmiati, Situmorang, T.S., Simanjuntak, H.A., Karnina, S., & Fadilla, Z. (2024). Karakterisasi Kerusakan Fisik, Proses Pembusukan dan Jamur Pembusuk pada Buah dan Sayur. Journal of Natural Science, 5(2), 123–132. https://doi.org/10.34007/jonas.v5i2.617
Rosidah, R., Azizah, A. S., Megawati, H. P., & Rivaldi. (2023). Analisis Morfologi Fungi pada Tempe Daun dan Tempe Kemasan Plastik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains, 2(1), 48–57. https://doi.org/10.30998/jpmbio.v2i1.1930
Septiana, L. M., Ajizah, A., & Halang, B. (2023). Karakterisasi Jamur Mikroskopis pada Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Materi Pengayaan Konsep Fungi Kelas X SMA/MA. Jupeis, 2(3), 24–32. https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.621
Subba, K.B., Bag, A., & Basistha, B.C. (2023). Association of Arthrinium Species as a New Fungal Diseasee of Large Cardamom. International Journal for Multidiciplinary Research, 5(5), 1–6. https://doi.org/10.36948/ijfmr.2023.v05i05.7010
Tjampakasari, C. R., Agustini, R., Baihaki, I., Noor, S., & Bustami, A. (2024). Kultur Slide Sebagai Metode Mikroskopis Tidak Langsung untuk Identifikasi Jamur Kapang. Jurnal Sehat Indonesia, 6(1), 201–210. https://doi.org/10.59141/jsi.v6i01.75
Urip, Jiwintarum, Y., & Gandi, N. L. (2021). Studi Jamur Aspergillus fumigatus di Pasar Cakranegara Kota Mataram Penyebab Penyakit Aspergillosis Menggunakan Media Pertumbuhan Potato Dextrose Agar. Biocientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(2), 631–638. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v9i2.4560
Wardhani, H. A. K. (2021). Potensi Tumbuhan Rempah dan Bumbu di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 70–73. https://doi.org/10.51826/edumedia.v5i2.525
Watanabe, T. (2002). Pictorial Atlas of Soil and Seed Fungi Morphologies of Cultured Fungi and Key to Species Second Edition. CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781420040821
Widodo, H., & Subositi, D. (2021). Penanganan dan Penerapan Teknologi Pasca Panen Tanaman Obat. Agrointek, 15(1), 253–271. https://doi.org/10.21107/agrointek.v15i1.7661
Wijaya, D.T., Puspitasari, A., & Setia, B. (2024). Strategi Pengembangan Produksi Kapulaga (Studi Kasus pada Kelompok Taruna Tani Candra Jaya di Desa Situgede Kecamatan Subang Kabupaten Kuningan). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 11(2), 731–743. https://doi.org/10.25157/jimag.v11i2.12265
Zakaria, L. (2024). Aspergillus Species Associated with Plant Diseases. Pathogens, 13(9), 1–30. https://doi.org/10.3390/pathogens13090813
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Reni Rahayu, Yulianty Yulianty, Enur Azizah, Bambang Irawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



