Perencanaan Jaringan LTE dan Analisis Investasi pada Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara

Penulis

  • Seshariana Rahma Melati S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Indonesia
  • Lia Hafiza S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Indonesia
  • Marcia Rizky Hamdala S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Indonesia
  • Aisyah Novfitri S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2202

Kata Kunci:

investasi telekomunikasi, jaringan rural, LTE, perencanaan seluler

Abstrak

Pemerataan akses jaringan seluler masih menjadi tantangan di wilayah rural Indonesia, khususnya di daerah perbatasan seperti Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pembangunan jaringan Long Term Evolution (LTE) serta mengevaluasi kelayakan investasinya berdasarkan analisis cakupan dan finansial. Perencanaan jaringan dilakukan menggunakan model cakupan sel hexagonal dengan asumsi jaringan 4G LTE pada frekuensi 1800 MHz. Berdasarkan luas wilayah 47,71 km² dan data demografi, dibutuhkan lima site untuk mencapai target cakupan 95%. Estimasi biaya investasi terdiri dari Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX). Total CAPEX diperkirakan sebesar Rp 3.594.000.000, sedangkan OPEX tahunan mencapai Rp 1.017.000.000. Proyeksi pendapatan dihitung berdasarkan ARPU sebesar Rp 43.400 dan 2.663 pelanggan aktif, sehingga menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp 1.386.994.560. Hasil evaluasi kelayakan finansial selama lima tahun menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp −2.191.429.535 dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar −18,71%. Payback Period diperkirakan mencapai 9,71 tahun, sedangkan Return on Investment (ROI) selama lima tahun sebesar 10,29%. Hasil ini menunjukkan bahwa proyek belum layak secara komersial akibat rendahnya ARPU dan tingginya biaya operasional. Namun demikian, hasil penelitian ini tetap relevan sebagai dasar perencanaan jaringan di wilayah 3T dan sebagai pertimbangan kebijakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Referensi

Ahmed, S., & Rahman, M. (2024). Financial viability assessment of LTE networks in rural Southeast Asia. Telecommunications Policy, 48(2), 102-115. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2024.102115

Chen, Y., Wang, L., & Zhang, H. (2023). Cost-effective network planning strategies for 4G deployment in challenging terrains. IEEE Access, 11, 45678-45692. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2023.3284567

Garcia, M., Lopez, R., & Martinez, A. (2023). NPV and IRR analysis for rural broadband infrastructure projects. Journal of Telecommunications Management, 15(4), 234-248. https://doi.org/10.1007/s10723-023-09685-2

Johnson, K., Smith, P., & Brown, T. (2022). Economic sustainability of mobile networks in remote areas: A comparative study. International Journal of Network Management, 32(5), e2178. https://doi.org/10.1002/nem.2178

Kumar, R., Singh, A., & Patel, V. (2021). Digital divide and mobile connectivity challenges in developing nations. Telecommunications Research, 28(3), 412-428. https://doi.org/10.1016/j.teleres.2021.412428

Liu, X., Chen, M., & Wang, Y. (2021). CAPEX and OPEX optimization for rural LTE deployment: A machine learning approach. IEEE Transactions on Network and Service Management, 18(4), 4567-4580. https://doi.org/10.1109/TNSM.2021.3085729

Mirani, A. A., Memon, S. A., Hussain, S., Panhwar, M. A., & Shah, S. R. A. (2020). Spectrum occupancy measurement of cellular spectrum and smart network sharing in Pakistan. Spectrum, 11(3), 156-168.

Mohseni, M., & Adve, R. S. (2021). Inter-operator spectrum sharing model and economic analysis. In 2021 IEEE International Symposium on Dynamic Spectrum Access Networks (DySPAN) (pp. 185-192). IEEE. https://doi.org/10.1109/DySPAN53946.2021.9677359

Nguyen, T., & Lee, S. (2022). Coverage planning for 4G LTE in low-density population areas. Wireless Networks, 28(6), 2789-2803. https://doi.org/10.1007/s11276-022-02978-4

Patel, D., Kumar, S., & Shah, R. (2023). Investment decision framework for telecommunications infrastructure in frontier regions. Journal of Infrastructure Development, 15(1), 89-104. https://doi.org/10.1177/0974930623112345

Priambodo, W. W., Wijanto, H., & Adriansyah, N. M. (2023). Techno-economics analysis of RAN-spectrum sharing scheme use sensitivity analysis method. In 2023 International Conference on Computer Science, Information Technology and Engineering (ICCoSITE) (pp. 679-684). IEEE. https://doi.org/10.1109/ICCoSITE57641.2023.10127943

Putri, A. M., Dewi, S. K., & Ramadhan, F. (2024). Challenges of rural telecommunications deployment in Indonesian border regions. Journal of Communication Networks, 16(2), 145-159. https://doi.org/10.1016/j.jcomnet.2024.145159

Setiawan, B., & Wijaya, K. (2023). 4G LTE network planning for underserved areas in Indonesia: A systematic approach. International Journal of Wireless Communications, 12(4), 567-581. https://doi.org/10.1002/ijwc.2023.567

Singh, R., & Patel, M. (2022). Techno-economic sustainability of rural cellular networks: Challenges and solutions. Mobile Networks and Applications, 27(4), 1543-1558. https://doi.org/10.1007/s11036-022-01961-8

Wilson, D., Thompson, J., & Anderson, R. (2024). Universal service obligations and rural network deployment: Policy implications. Telecommunications Policy Research, 48(1), 67-82. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2024.102211

Zhang, W., Li, Q., & Zhou, T. (2022). LTE network performance optimization in rural and suburban environments. Journal of Communications Technology and Electronics, 67(8), 921-935. https://doi.org/10.1134/S1064226922080186

Diterbitkan

07-02-2026

Cara Mengutip

Melati, S. R., Hafiza, L., Hamdala, M. R. ., & Novfitri, A. . (2026). Perencanaan Jaringan LTE dan Analisis Investasi pada Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 221–228. https://doi.org/10.54082/jupin.2202