Representasi Makna dalam Iklan Promosi Universitas Pamulang Kampus Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2271Kata Kunci:
multimodalitas, iklan promosi, analisis wacana multimodal, media sosial Instagram, pendidikan tinggiAbstrak
Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi perguruan tinggi semakin meningkat, namun kajian ilmiah yang mengulas secara mendalam bagaimana mode-mode multimodal bekerja secara terpadu dalam membangun citra institusi pendidikan masih terbatas. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana berbagai mode semiotik digunakan dan diintegrasikan dalam iklan promosi penerimaan mahasiswa baru Universitas Pamulang Kampus Kota Serang yang dipublikasikan melalui media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan interaksi mode linguistik, visual, gestural, warna, dan tata letak dalam membangun makna serta citra institusional yang persuasif.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teori multimodal Anstey dan Bull. Data berupa poster iklan penerimaan mahasiswa baru dianalisis secara interpretatif untuk mengidentifikasi fungsi masing-masing mode dan kontribusinya terhadap konstruksi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mode linguistik berperan utama dalam menyampaikan informasi dan ajakan secara eksplisit, sementara mode visual dan gestural memperkuat representasi citra kampus yang ramah, profesional, dan kredibel. Mode warna berfungsi menarik perhatian serta menegaskan pesan utama, sedangkan tata letak yang terstruktur meningkatkan keterbacaan dan efektivitas komunikasi. Interaksi antarmode tersebut membentuk kesatuan makna yang koheren dan meningkatkan daya persuasif iklan.Secara keilmuan, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian analisis wacana multimodal dengan menegaskan relevansi multimodalitas dalam konteks promosi pendidikan tinggi di era digital.
Referensi
Anggraeni, D., & Arista, D. (2021). Analisis multimodal pada iklan promosi universitas di Instagram. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 5(2), 156–170. https://doi.org/10.25273/linguista.v5i2.10623
Anstey, M., & Bull, G. (2010). Helping teachers explore multimodal texts. Curriculum Press.
Bateman, J. A., Wildfeuer, J., & Hiippala, T. (2017). Multimodality: Foundations, research and analysis – A problem-oriented introduction. De Gruyter Mouton. https://doi.org/10.1515/9781501500105
Cook, G. (2001). The discourse of advertising (2nd ed.). Routledge.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewi, K. S., & Sari, R. N. (2023). Strategi komunikasi pemasaran digital perguruan tinggi melalui Instagram. Jurnal Komunikasi Profesional, 7(1), 45–60. https://doi.org/10.25139/jkp.v7i1.6234
Fadillah, N., & Rosa, R. N. (2021). Analisis multimodal pada poster film “Bumi Manusia”: Kajian semiotika sosial. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(3), 311–328. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i3.207
Fairclough, N. (2003). Analysing discourse: Textual analysis for social research. Routledge.
Halliday, M. A. K. (1994). An introduction to functional grammar (2nd ed.). Edward Arnold.
Handayani, N. (2023). Multimodalitas dalam terjemahan dan media baru: Sebuah kajian. Penerbit Universitas Indonesia.
Iedema, R. (2003). Multimodality, resemiotization: Extending the analysis of discourse as multi-semiotic practice. Visual Communication, 2(1), 29–57. https://doi.org/10.1177/1470357203002001751
Jewitt, C. (2009). The Routledge handbook of multimodal analysis. Routledge.
Jewitt, C., & Kress, G. R. (Eds.). (2003). Multimodal literacy. Peter Lang.
Kress, G., & Van Leeuwen, T. (2001). Multimodal discourse: The modes and media of contemporary communication. Oxford University Press.
Kress, G., & Van Leeuwen, T. (2006). Reading images: The grammar of visual design (2nd ed.). Routledge.
Ledin, P., & Machin, D. (2018). Doing visual analysis: From theory to practice. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781529793523
Machin, D., & Mayr, A. (2012). How to do critical discourse analysis: A multimodal introduction. SAGE Publications.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
Mulyani, S., & Setyaningsih, N. (2019). Representasi perempuan dalam iklan televisi: Analisis wacana multimodal. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 13–26. https://doi.org/10.31315/jik.v16i1.2962
Nugroho, A. B., & Arifin, Z. (2021). Kajian wacana multimodal dalam penelitian linguistik di Indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. LITERA: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 20(2), 245–259. https://doi.org/10.21831/ltr.v20i2.41791
Nurjanah, S., & Kurniawan, E. (2020). Analisis semiotika visual dan verbal pada iklan rokok. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 89–100. https://doi.org/10.22460/p.v3i1.89-100
Puspitasari, D., & Wijaya, H. (2022). Persepsi generasi Z terhadap iklan perguruan tinggi di media sosial TikTok. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 26(1), 77–92. https://doi.org/10.30587/jskm.v26i1.3865
Royce, T. D. (2007). Intersemiotic complementarity: A framework for multimodal discourse analysis. In T. D. Royce & W. L. Bowcher (Eds.), New directions in the analysis of multimodal discourse (pp. 63–109). Lawrence Erlbaum Associates.
Saputri, N. K., & Subiyanto, A. (2018). Analisis multimodal pada iklan layanan masyarakat “Ayo Kerja”. Jurnal Santiaji Pendidikan, 8(2), 130–141. https://doi.org/10.36733/jsp.v8i2.457
Sinar, T. S. (2012). Analisis wacana multimodal: Teori dan praktik. Pustaka Bangsa Press.
van Leeuwen, T. (2015). Looking good: Aestheticization of social media and its discontents. Visual Communication, 14(4), 387–402. https://doi.org/10.1177/1470357215596116
Wulandari, R., & Utami, P. S. (2020). Analisis struktur iklan Cheong pada banner promosi sekolah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 22–31. https://doi.org/10.15294/jpbsi.v9i1.37584
Zappavigna, M. (2016). Social media photography: Construing subjectivity in Instagram images. Visual Communication, 15(3), 271–292. https://doi.org/10.1177/1470357216643220
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Regina Delviani Putri, Hayati Nupus

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



