Perbedaan Kepuasan Pernikahan Berdasarkan Jenis Kelamin: Studi Komparatif Menggunakan Enrich Marital Satisfaction Scale pada Individu Menikah di Indonesia

Penulis

  • Indah Cahyanti Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma, Indonesia
  • Alia Rizki Fauziah Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma, Indonesia
  • Lia Aulia Fachrial Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2274

Kata Kunci:

ENRICH, jenis kelamin, kepuasan pernikahan, komunikasi, pembagian peran

Abstrak

Kasus perceraian di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, salah satu penyebabnya bisa dikarenakan menurunnya kepuasan pernikahan. Dinamika peran gender dalam pernikahan di Indonesia, termasuk pembagian peran domestik, tanggung jawab ekonomi, dan tuntutan emosional, berpotensi memengaruhi tingkat kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh pasangan suami istri. Namun, bukti empiris mengenai perbedaan kepuasan pernikahan antara laki-laki dan perempuan dalam konteks budaya Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kepuasan pernikahan berdasarkan jenis kelamin menggunakan ENRICH Marital Satisfaction Scale. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan melibatkan 176 responden yang terdiri dari 88 laki-laki dan 88 perempuan, yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Instrumen mencakup 10 aspek kepuasan pernikahan menunjukkan reliabilitas yang baik (Cronbach’s α = 0,865). Data dianalisis menggunakan uji asumsi dan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan tingkat kepuasan pernikahan antara laki-laki dan perempuan (t = 2,044; p = 0,042; p < 0,05), tingkat kepuasan pernikahan laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Perbedaan tersebut berkaitan dengan aspek komunikasi, manajemen konflik, pembagian peran, tekanan ekonomi, dan kematangan emosi. Secara teoretis, temuan ini memperkaya kajian psikologi keluarga dengan menegaskan peran dinamika gender dalam membentuk kepuasan pernikahan pada konteks masyarakat Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan program konseling dan edukasi pernikahan yang lebih responsif terhadap perbedaan pengalaman laki-laki dan perempuan dalam menjalani peran pernikahan.

Referensi

Amato, P. R., Booth, A., Johnson, D. R., & Rogers, S. J. (2003). Continuity and change in marital quality between 1980 and 2000. Journal of Marriage and Family, 65(1), 1–22. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2003.00001.x

Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan validitas (Edisi IV). Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah perceraian menurut provinsi dan faktor penyebab perceraian (perkara), 2024 [Statistik]. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMyMwMDAw/jumlah-perceraian-menurut-provinsi-dan-faktor-penyebab-perceraian--perkara-.html?year=2024

Bogdan, I., Turliuc, M. N., & Candel, O. S. (2022). Transition to parenthood and marital satisfaction: A meta-analysis. Frontiers in Psychology, 13, Article 901362. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.901362

Bradbury, T. N., Fincham, F. D., & Beach, S. R. H. (2000). Research on the nature and determinants of marital satisfaction: A decade in review. Journal of Marriage and Family, 62(4), 964–980. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2000.00964.x

Eagly, A. H., & Wood, W. (2012). Social role theory. In P. A. M. Van Lange, A. W. Kruglanski, & E. T. Higgins (Eds.), Handbook of theories of social psychology (pp. 458–476). Sage.

Fowers, B. J. (1991). His and her marriage: A multivariate study of gender and marital satisfaction. Sex Roles, 24(3–4), 209–221. https://doi.org/10.1007/BF00288892

Fowers, B. J., & Olson, D. H. (1993). ENRICH Marital Satisfaction Scale: A brief research and clinical tool. Journal of Family Psychology, 7(2), 176–185. https://doi.org/10.1037/0893-3200.7.2.176

Hidayat, M. B., & Toybah, N. (2025). Gender differences in coping strategies for marital stress: The role of marital satisfaction and implications for counseling. Acta Psychologia, 3(4), 171–180. https://doi.org/10.35335/psychologia.v3i4.71

Jackson, J. B., Miller, R. B., Oka, M., & Henry, R. G. (2014). Gender differences in marital satisfaction: A meta-analysis. Journal of Marriage and Family, 76(1), 105–129. https://doi.org/10.1111/jomf.12077

Jati, N. M. K. P., & Hartanti, H. (2020). Gender differences of marital satisfaction among individuals who marry according to the Nyentana tradition in Bali. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(2), 212–224. https://doi.org/10.24854/jpu116

Karney, B. R., & Bradbury, T. N. (1995). The longitudinal course of marital quality and stability: A review of theory, methods, and research. Psychological Bulletin, 118(1), 3–34. https://doi.org/10.1037/0033-2909.118.1.3

Kakolian, S., Mashayekh, M., Davaee, M., & Khosravi Babadi, A. A. (2024). The role of marital conflicts and marital expectations in predicting satisfaction with marital relations. Iranian Journal of Rehabilitation Research, 10(2), 89–97. https://doi.org/10.22034/IJRN.10.2.9

Khezri, Z., Hassan, S. A., & Nordin, M. H. M. (2020). Factors affecting marital satisfaction and marital communication among marital women: Literature review. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 10(16), 220–236. http://dx.doi.org/10.6007/IJARBSS/v10-i16/8306

Mas'udah, S. (2024). Gender awareness in achieving marital satisfaction among young professional families in Indonesia. International Social Science Journal, 75(4). Advance online publication. https://doi.org/10.1111/issj.12551

Nouvan. (2025, November 24). Penyebab perceraian di Indonesia 2024, perselisihan dan masalah ekonomi jadi faktor dominan. Dataloka.id. https://dataloka.id/humaniora/5187/penyebab-perceraian-di-indonesia-2024-perselisihan-dan-masalah-ekonomi-jadi-faktor-dominan/

Nurfatila, D. (2025, November 18). Data kasus perceraian di Indonesia: Tren, penyebab, dan perkembangan terkini tahun 2025. Netralnews.com. https://www.netralnews.com/data-kasus-perceraian-di-indonesia-tren-penyebab-dan-perkembangan-terkini-tahun-2025/bFNSRGdEVGMyNGxESWZVaHhHUUVlQT09

Nursaptini, Sobri, M., Sutisna, D., Syazali, M., & Widodo, A. (2020). Budaya patriarki dan akses perempuan dalam pendidikan. Al-Mayyah Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 12(2), 16–26. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v12i2.698

Jati, N. M. K. R., & Hartanti, H. (2020). Gender differences of marital satisfaction among individuals who marry according to the Nyentana tradition in Bali. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(2), 212–224. https://doi.org/10.24854/jpu116

Putri, A. E., & Kusumaningrum, F. A. (2024). The relationship between emotional expression and marital satisfaction among couples living with parents or in-laws. Unisia, 42(1), 127–168. DOI: https://doi.org/10.20885/unisia.vol42.iss1.art6

Rahmayati, T. E. (2020). Konflik peran ganda pada wanita karier. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan, 3(1), 152–165.

Ronaghan, D., Gaulke, T., & Theule, J. (2024). The association between marital satisfaction and coparenting quality: A meta-analysis. Journal of Family Psychology, 38(2), 236–245. https://doi.org/10.1037/fam0001149

Schumm, W. R., Webb, F. J., & Bollman, S. R. (1998). Gender and marital satisfaction: Data from the national survey of families and households. Psychological Reports, 83(1), 319–327. https://doi.org/10.2466/pr0.1998.83.1.319

Surijah, E. A., Murray, K., Wraith, D., & Shochet, I. (2024). Examining trajectories of marital satisfaction to represent the resilience process among Indonesian married individuals. Personal Relationships, 31(1), 24–43. https://doi.org/10.1111/pere.12529

Whisman, M. A., & Balzert, A. (2024). Gender differences in variability in intimate relationship satisfaction: A secondary analysis and meta-analysis. Clinical Child and Family Psychology Review, 27(4), 1167–1187. https://doi.org/10.1007/s10567-024-00499-y

Wider, W., Chua, B. S., Mutang, J. A., Tan, C. C., Jiang, L., Tanucan, J. C. M., Thant, Y. M., & Udang, L. N. (2025). Associations between intimacy in relationships and marital satisfaction across gender and in different durations of relationship. Cogent Psychology, 12(1), Article 2545657. https://doi.org/10.1080/23311908.2025.2545657

Zym, N. A. A., Dahlia, Afriani, & Sari, N. (2024). Perbedaan kepuasan pernikahan ditinjau dari peran dalam pernikahan pada individu yang menikah muda. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2), 493–504.

Diterbitkan

19-02-2026

Cara Mengutip

Cahyanti, I., Fauziah, A. R., & Fachrial, L. A. (2026). Perbedaan Kepuasan Pernikahan Berdasarkan Jenis Kelamin: Studi Komparatif Menggunakan Enrich Marital Satisfaction Scale pada Individu Menikah di Indonesia. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 575–584. https://doi.org/10.54082/jupin.2274