Analisis Eco-Efficiency Berbasis Intensitas Sumber Daya untuk Penerapan Produksi Bersih pada UMKM Batik di Kota Tasikmalaya

Penulis

  • Sely Anggia Murni Prodi Teknik Lingkungan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Aisyah Khofiyalluthfi Prodi Teknik Lingkungan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2347

Kata Kunci:

Eco-Efficiency, intensitas sumber daya, produksi bersih, industri batik, kinerja lingkungan

Abstrak

Industri batik, sebagai sektor ekonomi kreatif berbasis budaya, menghadapi tekanan untuk meningkatkan kinerja lingkungan akibat tingginya konsumsi air, energi, dan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat eco-efficiency melalui pendekatan intensitas sumber daya dan mengidentifikasi peluang penerapan produksi bersih pada sebuah UMKM Batik di Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode studi kasus deskriptif kuantitatif, data sekunder berupa laporan produksi bulanan tahun 2024 dianalisis dengan menghitung intensitas penggunaan air, listrik, gas LPG, dan pewarna kimia per unit output (lembar batik). Analisis statistik deskriptif dan komparatif antar bulan digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tingkat efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas sumber daya per lembar batik adalah air 68,84 liter, listrik 0,054 kWh, gas LPG 0,037 kg, dan pewarna 0,0086 kg. Variasi signifikan ditemukan pada intensitas air (66,04-69,66 L/lembar) dan pewarna (0,0080-0,0095 kg/lembar), mengindikasikan ketidakefisienan pada proses pencelupan dan pembilasan, terutama pada bulan Januari dan Juli. Sementara itu, intensitas energi relatif konstan karena pola konsumsi tetap. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti kuantitatif bahwa fluktuasi intensitas sumber daya dapat menjadi dasar diagnosis untuk merumuskan strategi produksi bersih yang tepat sasaran, seperti optimasi proses dan good housekeeping, guna meningkatkan kinerja lingkungan dan ekonomi UMKM batik secara simultan.

Referensi

Hartini, S., Utami, A. R., & Prasetyo, H. (2023). Penerapan green manufacturing untuk meningkatkan eco-efficiency pada UMKM batik. Jurnal Teknik Industri, 18(1), 101–115. https://doi.org/10.9744/jti.18.1.101-115

Hidayat, A., Purnomo, D., & Wulandari, S. (2023). Analisis eco-efficiency pada industri batik skala kecil menggunakan pendekatan material flow cost accounting. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(1), 45–58. https://doi.org/10.5614/jtl.2023.24.1.5

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2022). Roadmap pengembangan industri batik nasional 2022–2040. Kementerian Perindustrian RI.

Lestari, P., Handayani, S., & Kurniawan, A. (2024). Analisis intensitas penggunaan air dan energi pada industri batik tulis di Yogyakarta. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 8(1), 55–67. https://doi.org/10.33795/jtkl.v8i1.4567

Nugroho, R. A., Hadi, S. P., & Wijayanti, T. (2024). Pengelolaan limbah cair industri batik berbasis produksi bersih di Jawa Tengah. Jurnal Presipitasi, 21(1), 33–45. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i1.33-45

Prasetyo, A. B., Nugroho, R., & Hidayati, N. (2022). Strategi produksi bersih untuk meningkatkan eco-efficiency pada UMKM batik di Solo Raya. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(3), 201–212. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.201-212

Rini, D. A., Supriyadi, S., & Mahmudah, N. (2023). Implementasi prinsip cleaner production pada UMKM batik: Studi kasus di Kabupaten Pekalongan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 25(1), 95–108. https://doi.org/10.9744/jmk.25.1.95-108

Sari, N. P., Kusuma, H. S., & Prasetyo, B. (2022). Pengukuran kinerja lingkungan UMKM batik melalui indikator intensitas sumber daya. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 20(2), 112–125. https://doi.org/10.24167/jeb.v20i2.4567

Sucipto, T., Fauzi, A., & Rahmawati, D. (2024). Peningkatan eco-efficiency UMKM batik melalui implementasi cleaner production di Jawa Timur. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(1), 12–24. https://doi.org/10.29122/jtl.v25i1.5678

United Nations Environment Programme. (2023). Cleaner production and eco-efficiency: A practical guide for SMEs in developing countries. UNEP.

Wahyuni, T., Suprapto, H., & Nugroho, A. (2023). Efisiensi penggunaan pewarna sintetis pada industri batik skala mikro. Jurnal Kimia dan Kemasan, 45(1), 67–78. https://doi.org/10.24817/jkk.v45i1.7890

Widayat, W., Suherman, S., & Nugroho, R. (2023). Resource intensity analysis sebagai dasar penerapan produksi bersih pada industri batik. Jurnal Rekayasa Proses, 17(1), 33–44. https://doi.org/10.22146/jrekpros.7890

World Business Council for Sustainable Development. (2021). Eco-efficiency: Learning from leading companies (Updated ed.). WBCSD.

Diterbitkan

27-03-2026

Cara Mengutip

Murni, S. A., & Khofiyalluthfi, A. (2026). Analisis Eco-Efficiency Berbasis Intensitas Sumber Daya untuk Penerapan Produksi Bersih pada UMKM Batik di Kota Tasikmalaya. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 923–930. https://doi.org/10.54082/jupin.2347