Analisis Semiotika Peirce dan Barthes terhadap Konstruksi Identitas Sosial dalam Struktur Simbuang Batu Bori Kalimbuang, Toraja Utara, Sulawesi Selatan

Penulis

  • Yusticia Paembonan Sosiologi Agama, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Izak Y.M. Lattu Sosiologi Agama, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Mariska Lauterboom Sosiologi Agama, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2355

Kata Kunci:

Identitas Sosial, Konstruksi Makna, Semiotika Budaya Material, Simbuang Batu, Stratifikasi Sosial

Abstrak

Warisan megalitik Simbuang Batu di kompleks Bori Kalimbuang merupakan sistem tanda budaya material yang menyimpan makna sosial, hierarki, dan identitas kolektif masyarakat Toraja Utara. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem tanda Simbuang Batu sebagai medium komunikasi visual lintas generasi, mengkaji relasi stratifikasi sosial tana' dengan hak kultural pendirian monolit, serta memetakan dinamika pergeseran norma adat pascakristianisasi melalui pendekatan semiotika integratif. Metode kualitatif deskriptif-analitis diterapkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci, dengan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara siklikal. Hasil penelitian menunjukkan Simbuang Batu beroperasi secara simultan sebagai icon, index, dan symbol dalam kerangka Peirce, sekaligus menghasilkan lapisan denotasi, konotasi, dan mitos dalam kerangka Barthes. Eksklusivitas hak pendirian bersifat kategoris berdasarkan strata tana' bulaan dan tana' bassi, tanpa korelasi langsung dengan dimensi fisik monolit. Pascakristianisasi, terjadi remythologization menuju formasi makna yang lebih terbuka secara finansial, namun syarat ritual material tetap bertahan karena cultural inertia yang kuat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian semiotika budaya material di Indonesia, dan merekomendasikan pendekatan pelestarian yang mengakomodasi dinamika negosiasi budaya tanpa mengorbankan integritas ritual.

Referensi

Alwi, R., & Wisdianti, D. (2024). Simbolisme dan Akulturasi Budaya dalam Arsitektur Istana Pagaruyung : Sebuah Pendekatan Semiotika. Jurnal Teknik Dan Teknologi Indonesia, 2(2), 10–14.

Assem, N. E., & Purcahyono, J. (2024). Pengembangan Objek Wisata Situs Megalitik Tutari , Distrik Waibu , Kabupaten Jayapura Development of the Tutari Megalithic Site Tourist Attraction , Waibu District , Jayapura Regency. 01(01), 1–11.

Aziz, M. K. A. (2026). epresentasi Identitas Nasionalisme Pada Jersey Timnas Indonesia Di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Semiotika Barthes. 2, 137–142.

Azkiya, A., Saussure, F. De, & Peirce, S. (2026). Kajian Semiotika Pada Cerpen Indonesia Kontemporer Penulis. 1(1).

Barthes, R. (1972). Mythologies (A. Lavers (ed.)). In Hill and Wang.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Daniel, A. (2024). Mimpi Yakub di Betel Kejadian 28:10-22 dan Simbol Simbuang Batu dalam Ritual Rambu Solo’ di Toraja sebagai Upaya Anamnesis dan Mimesis. Jurnal Teologi Pambelum, 4(Agustus), 20–29.

Firmansyah, A. (2025). KONSTRUKSI MAKNA, IDENTITAS LOKAL, DAN SPIRITUALITAS DALAM FOLKLOR BATU KUDA: KAJIAN SEMIOTIKA PEIRCE. 14(2), 616–631.

Herman, H. (2025). MAKNA SIMBOLIK LOMPAT BATU NIAS DALAM PERSPEKTIF SASTRA DAN BUDAYA : KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES. 2(2), 104–115.

Hidayat, R., & Tanudirjo, D. A. (2024). Persepsi Para Stakeholder tentang Nilai Penting Warisan Budaya Megalitik di Kawasan Lembah Bada. 6(2), 118–145. https://doi.org/10.37905/jhcj.v6i2.25813

Inriani. (2024). ANCAMAN PERGESERAN BAHASA DAERAH DALAM ERA GLOBALISASI: TINJAUAN KASUS DI KABUPATEN BARRU. 9(4), 723–732.

Jaya, A. A. (2025). Makna Tanda dalam Iklan Kecantikan : Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce. 11(3), 3035–3051.

Juliant, T. A. (2024). Representasi Mitos Dan Kepercayaan Lokal Dalam Film Sekawan Limo: Kajian Semiotika Rolland Barthes. Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(6), 2704–2729.

Julis, K., Murni, I., Yohan, I., Lattu, M., & Suwartiningsih, S. (2025). Transformasi Fungsi Tradisi Lompat Batu : Adaptasi Nilai Budaya Masa Lalu Untuk Masa Kini. Jurnal Pustaka, 25(2), 224–237.

Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan analisis domain; Meningkatkan kredibilitas dan kedalaman penelitian kualitatif. KAMBOTI: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 33–41.

Muktiono, A. (2024). Revealing city identity through a semiotic approach: analysis of city elements. Journal of Data Science, 2(01), 1–13. https://doi.org/10.54209/Science.v2i01

Pamaru, P. R. (2025). Transformasi Makna dan Peran Tominaa dalam Upacara Pemakaman Tradisional Di Toraja; Suatu Analisis Budaya Dan Spiritual. Edukasi Sosial Sains, 1, 66–72.

Pasalli, A. G. (2025). Pemaknaan Mendirikan Batu Simbuang Dan Relevansinya Pada Zaman Sekarang Di Kalimbuang Bori. IN THEOS, 5(1), 1–5.

Pelawi, A. B., Hasanah, A., Diah, N., Sianturi, K., Amanda, R., & Hutapea, R. (2025). Mengungkap Mitos Budaya : Guro-Guro Aron Imka di Unimed 2025 Melalui Lensa Semiotika Roland Barthes. 1(4), 807–814.

Prasetyo, E. B., Heriyawati, Y., & Saleh, S. (2022). Struktur Tanda Pembentuk Sakralitas Sumur 7 Objek Wisata Cibulan. PANTUN: Jurnal Ilmiah, 212.

Puddu, M. (2025). Semiotic Identities in Archaeology: The Politics of Interpretation Introduction to Archaeological Identitiscapes: A Semiotic Stance. Cambridge Archaeological, 1–9. https://doi.org/10.1017/S0959774325100139

Rahmat, M., Hatta, I., & Aepu, S. H. N. (2024). Mo Laluta: Studi Etnografi Semiotik Pada Situs Megalit Di Lembah Bada. Jurnal Sosial Dan Budaya, 1(1), 23–29.

Resiyani, W. (2023). Makna Motif Antropomorfik pada Megalitik di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi: Pendekatan Semiotika Roland Barthes. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 07(02).

Samorè, I. (2025). Religious Buildings , Cultures , Spatiality : New Urban Narrations Between Semiotics and an Intercultural Application of Law. International Journal for the Semiotics of Law - Revue Internationale de Sémiotique Juridique, 38(4), 1173–1186. https://doi.org/10.1007/s11196-024-10181-9

Sappara, J. (2025). Membaca Tanda , Menjaga Tradisi : Eksplorasi Semiotik dan Pariwisata Budaya dalam Ritual Jeknek Sappara. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 11(4), 4475–4485.

Sari, N., Munfarida, A., & Andrasari, M. F. (2024). Dampak Media Sosial terhadap Gaya Hidup dan Identitas Budaya Generasi Muda. 01(01), 36–44.

Shidqi, L., Fahmi, Z., Saragih, C. O., & Sinulingga, J. (2024). Gotong Batak-Simalungun: Sebuah Kajian Semiotika Sosial. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Budaya Daerah Serta Pengajarannya, 15(1), 1–18.

Sihombing, R. C., Marwiahb, M., Hardoko, A., Majid, N., Pancasila, P., Kegurruan, F., & Mulawarman, U. (2025). Mangokal Holi: Batak Cultural Symbolism In The Perspective Of Pancasila Values. SOSIOEDUKASI: JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 14(4), 3773–3780.

Simbolon, N. C., & Sinulingga, J. (2025). Struktur Tanda dan Makna dalam Jabu bolon Ompung Gumata Sidabalok : Telaah Semiotika Budaya. The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3, 1407–1432.

Sinulingga, J., Sianipar, T., & Harniko, J. (2024). Mangongkal Holi dalam Etnik Batak Toba : Kajian Wacana Struktural. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 23762–23771.

Sitohang, O. P. (2024). Eksistensi Mangokkal Holi Dalam Penguatan Identitas Budaya Masyarakat Suku Batak Toba Di Desa Palipi. Jurnal Nagur Pendidikan, 2(1), 18–26.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Alfabeta.

Three, C. (2022). Semiotics in History and Archaeology. Bloomsbury Semiotics, 49–68.

Triadityansyah, M., Kamuli, S., & Djaafar, L. (2025). Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam civic culture: Studi kasus tradisi Tolak Bala di Kabupaten Buol. Journal of Moral and Civic Education, 9(1), 26–35.

Widyamurti, N., & Yudhanto, S. H. (2024). Socio Semiotic Study Of Megalithics At The Tantaduo Site, Lore Lindu National Park. Jurnal Brikolase Online, 16(2), 126–142. https://doi.org/10.33153/brikolase.v16i2.6242

Yamin, M. (2025). Revitalisasi Tradisi Lokal sebagai Sumber Belajar IPAS di Sekolah Dasar SDN 4 Sila. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(11), 3706–3714.

Diterbitkan

01-05-2026

Cara Mengutip

Paembonan, Y., Lattu, I. Y., & Lauterboom, M. (2026). Analisis Semiotika Peirce dan Barthes terhadap Konstruksi Identitas Sosial dalam Struktur Simbuang Batu Bori Kalimbuang, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1285–1296. https://doi.org/10.54082/jupin.2355

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Umum