Analisis Komparatif Implementasi Good Governance di Indonesia dan Singapura Berbasis Worldwide Governance Indicators

Penulis

  • Ihsan Hidayatullah Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia
  • Teuku Muhammad Rafli Pangeran Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia
  • Vianca Naila Chandra Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia
  • Nurul Kamaly Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2357

Kata Kunci:

Good Governance, Indonesia, Perbandingan Pemerintahan, Singapura, Worldwide Governance Indicators

Abstrak

Tata kelola pemerintahan (good governance) merupakan prasyarat utama pembangunan berkelanjutan. Indonesia dan Singapura menunjukkan kontras signifikan dalam kualitas tata kelola, dengan kesenjangan yang tidak menunjukkan tanda penyempitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif implementasi good governance di kedua negara menggunakan kerangka Worldwide Governance Indicators (WGI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik analisis dokumen. Literatur dipilih secara selektif dari artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dan dokumen resmi lima tahun terakhir, serta didukung data WGI World Bank periode 2021-2024 untuk menangkap tren pasca-pandemi. Analisis dilakukan melalui komparasi deskriptif-analitik terhadap enam dimensi WGI. Hasil menunjukkan bahwa Singapura secara konsisten unggul pada seluruh dimensi dengan selisih 1,5-2,7 poin, sementara Indonesia mengalami penurunan pada empat dari enam dimensi, terutama pada kualitas regulasi dan pengendalian korupsi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesenjangan tata kelola cenderung melebar, dipengaruhi oleh faktor struktural seperti pelemahan kelembagaan antikorupsi, fragmentasi regulasi, dan menurunnya akuntabilitas publik. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyediaan analisis komparatif yang terintegrasi berbasis WGI, yang masih terbatas dalam studi sebelumnya, sehingga memberikan kerangka evaluasi tata kelola yang lebih sistematis dan berbasis indikator global. Temuan ini menegaskan pentingnya reformasi tata kelola yang terkoordinasi sebagai prasyarat perbaikan tata kelola yang berkelanjutan dan konsisten.

Referensi

Agustin, A. W. (2025). Konflik kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam penetapan kebijakan administratif: Analisis dari sudut pandang HAN. Beleid, 3(2), 168–195. https://doi.org/10.51825/beleid.v3i2.33231

Asrun, A. M., & Hossein, Z. A. (2023). Evolution of Indonesian judiciary: From struggle of independence to crisis of accountability. Russian Law Journal, 11(2), 409–419. https://doi.org/10.52783/rlj.v11i2.886

Azhari, H., & Buchori, I. (2026). Pendidikan anti korupsi. Goresan Pena.

Banola, A. J. P., Imut, B. R., Klau, C. L., Totnay, C. C., Mas’ud, F., & Wunu, M. A. W. (2025). Efektivitas harmonisasi peraturan perundang-undangan dalam menghindari tumpang tindih regulasi di Indonesia. Constituo: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik, 4(1), 68–79. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i1.4949

Barr, M. D. (2014). The bonsai under the banyan tree: Democracy and democratisation in Singapore. Democratization, 21(1), 29–48. https://doi.org/10.1080/13510347.2012.706606

Busroh, F. F., Khairo, F., & Zhafirah, P. D. (2024). Harmonisasi regulasi di Indonesia: Simplifikasi dan sinkronisasi untuk peningkatan efektivitas hukum. Jurnal Interpretasi Hukum, 5(1), 699–711. https://doi.org/10.22225/juinhum.5.1.7997.699-711

Drajat, E. U. (2022). Pengaruh kualitas pemerintahan terhadap penanaman modal asing. Eqien: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 24–34. https://doi.org/10.34308/eqien.v11i1.689

Firdaus, S., Susanto, C., & Putra, H. D. (2021). Kinerja birokrasi pada situasi krisis sebagai refleksi mengukur reformasi birokrasi di Indonesia. Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan, 25(2), 610–625. https://doi.org/10.31315/paradigma.v25i2.5329

Gani, U. A., Salasi, R., Bambang, R. M., & Umam, K. (2018). Analisis diskriminan untuk mengelompokkan negara maju dan negara berkembang dengan metode Fishers. Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.52626/jg.v1i1.6

Hadi, A., Anton, A., & Chariri, A. (2023). Peningkatan kinerja pemerintahan melalui good government governance dan pencegahan korupsi. Jurnal Akuntansi, 33(12), 2. https://doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i12.p08

Handayani, F. A., & Nur, M. I. (2019). Implementasi good governance di Indonesia. Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara, 11(1), 1–11. https://doi.org/10.15575/jpan.v11i1.7631

Handoyo, S. (2023). Worldwide governance indicators: Cross-country dataset 2012–2022. Data in Brief, 51, 109814. https://doi.org/10.1016/j.dib.2023.109814

Hasim, D. (2025). Implementasi merit system dalam tata kelola birokrasi. Journal Governance and Politics (JGP), 5(2), 12–18. https://jurnal.iyb.ac.id/index.php/jgp/article/view/540

Hidayat, R., & Ayu, L. (2026). Kesenjangan sosial dan ketimpangan ekonomi sebagai pemicu konflik politik di negara berkembang. Journal of Social and Political Inquiry, 1(1), 7–12. https://ejournal.kalibra.or.id/index.php/jospi/article/view/136

Huseng, A. A. (2024). Analisis putusan Mahkamah Konstitusi No. 91/PUU-XVIII/2020 tentang pengujian formil Undang-Undang Cipta Kerja perspektif Al-Dharuriyat Al-Khamsah (Doctoral dissertation, IAIN Parepare). https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/8438/

Inarni, H., Shesa, L., & Hakim, A. (2024). Tinjauan hukum Islam terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI tentang batas usia calon presiden dan wakil presiden (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup). https://e-theses.iaincurup.ac.id/7009/

Kantikha, I. M., & Asri, D. P. B. (2025). Perbandingan penyelesaian hukum perkara penyebaran data pribadi di media massa antar Indonesia dan Singapura. Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(3), 491–500. https://doi.org/10.63821/ash.v2i3.574

Kaufmann, D., & Kraay, A. (2024). The worldwide governance indicators: Methodology and 2024 update. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.5154675

Kusuma, S. N., Panjaitan, J., Pamekas, U., Muhamad, A. S., Rafsanjani, R. A., Azhar, F. Z., & Hadji, K. (2025). Keterbatasan transparansi DPR dan dampaknya terhadap kinerja legislasi: Analisis partisipasi publik dalam kasus UU Cipta Kerja. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial, dan Administrasi Negara, 2(4), 71–81. https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i4.2686

Lev, D. S. (1979). Judicial authority and the struggle for an Indonesian Rechtsstaat. Law & Society Review, 13(1), 37–71. https://doi.org/10.2307/3053242

Li-ann, T. H. I. O. (2021). Theoretical foundations for Asian constitutionalism: The case of Singapore. Nagoya University Asian Law Bulletin, 6, 3–26. https://doi.org/10.18999/kalealb.6.3

Mahendra, Y. I. (2021). Paradoks Demokrasi Di Indonesia Tahun 2014-2019: Analisis Prosedural Dan Substansial. Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(1), 27-47. https://doi.org/10.23969/paradigmapolistaat.v4i1.2214

Massey, A. (2022). Sustainable development goals and their fit with good governance. Global Policy, 13, 79–85. https://doi.org/10.1111/1758-5899.13037

Nufusiah, E. (2021). Independensi komisi pemberantasan korupsi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim). http://etheses.uin-malang.ac.id/31151/

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Pramayora, I., & Ringgi, D. (2024). Studi perbandingan: Penerapan regulasi kawasan tanpa rokok di Indonesia dengan Singapura berdasarkan komponen sistem hukum Lawrence M. Friedman. Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik, 1(3), 242–253. https://doi.org/10.62383/presidensial.v1i3.545

Prasetyo, T., & Marselina, M. (2022). Adakah perbedaan faktor yang mempengaruhi tingkat pengendalian korupsi antara negara maju, menengah dan miskin?. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 11(3), 191-197. https://doi.org/10.23960/jep.v11i3.641

Pratama, B. I., Anggraini, C., Pratama, M. R., Illahi, A. K., & Ari, D. P. S. (2021). Metode analisis isi: Metode penelitian populer ilmu-ilmu sosial. Unisma Press.

Priyudha, F. Y., Safira, A., Layyina, T. H., Cindy, C., & Fatkhuri, F. (2025). Peran aktor politik: revisi uu kpk 2019 terhadap demokrasi indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 27(1), 32-41. https://doi.org/10.26623/jdsb.v27i1.11015

Pugu, M. R., Riyanto, S., & Haryadi, R. N. (2024). Metodologi penelitian: Konsep, strategi, dan aplikasi. Sonpedia Publishing Indonesia.

Quah, J. S. (2010). Public administration Singapore-style. In Public administration Singapore-style (pp. 237–256). Emerald Group Publishing. https://doi.org/10.1108/S0732-1317(2010)0000019016

Rahmah, R. A. P., & Harahap, C. B. (2025). Hukum sebagai instrumen atau hambatan: Tinjauan kritis terhadap kebijakan publik di Indonesia. Dimensi: Journal of Sociology, 13(2). https://doi.org/10.21107/djs.v13i2.32531

Ramadhan, A. F. (2025). Hukum dan demokrasi: Sinergi negara hukum dan partisipasi warga negara. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 10(2), 192–202. https://doi.org/10.53429/iljs.v10i2.1814

Rengkuan, N. H., Liando, D. M., & Monintja, D. K. (2023). Efektivitas kinerja pemerintah dalam program reaksi respon relief daerah (R3D) di Kabupaten Minahasa. Jurnal Governance, 3(1), 1–11. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/governance/article/view/47444

Rozikin, M., Kusumandhari, D., Astuti, D. P., & Rahmanda, W. A. R. (2025). Upaya pemberantasan korupsi dalam mewujudkan good governance: Perbandingan di Indonesia dan Singapura. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK), 5(1), 32–54. https://doi.org/10.30596/japk.v5i1.25212

Saragih, S. S. D., Siregar, K. R., Hasibuan, H. E., & Putri, N. A. (2025). Eksplorasi etnomatematika geometri pada arsitektur dan lingkungan pantai sejarah Kabupaten Batubara: Pendekatan deskriptif kualitatif. Media Pendidikan Matematika, 13(2), 737–745. https://doi.org/10.33394/mpm.v13i2.18355

Seno, R. H. (2022). Kunci kesuksesan reformasi birokrasi Singapura: Pembelajaran untuk para pembuat kebijakan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 20(2), 163–177. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v20i2.960

Setiawan, I., & Arti, N. D. B. (2024). The relationship between government innovation and government restructuring in Indonesia. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 16(2), 234–248. https://doi.org/10.33701/jiapd.v16i2.4824

Sirait, M. M., Manurung, M. P., & Nasution, A. R. (2026). Analisis kualitatif: Peran stabilitas politik, investasi asing langsung, dan kualitas regulasi dalam pembentukan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014–2023. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 2840–2854. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3706

Sulardi, A., & Erliyana, A. (2021). Kajian good governance Singapura dan Indonesia: Studi pemberantasan korupsi. Law Review, 20(2), 173–192. https://doi.org/10.19166/lr.v0i2.3950

Syafa’i, I., & Megasari, I. D. (2025). Effectiveness of state administrative law: Comparative perspectives from Indonesia and Singapore in public service. Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 4(2), 951–964. https://doi.org/10.58526/jsret.v4i2.764

Triadi, I., Indraswara, R. A., Mendrofa, B. Y. A., Ramadhan, M. G., & Bertand, P. (2025). Perbandingan sistem hukum perdata di Indonesia dan Singapura. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 13(9), 11-20. https://doi.org/10.6679/htyb7935

Wahidin, S. G. S., Maharani, A., Syakira, V. A., & Syita, H. N. (2025). Analisis perbandingan penerapan e-government di Indonesia dan Singapura (kajian pengelolaan manajemen keuangan pada organisasi publik). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(3), 491–499. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/630

Wasistha, C. H. (2025). The role of mass media in building an anti-corruption culture in society: Peran media massa dalam membangun budaya anti korupsi di masyarakat. JIC: Jurnal Hukum dan Konstitusi, 1(2), 49–63. https://doi.org/10.64272/drahb645

Wibowo, S., & Fitriany, A. (2025). Integrasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Sejarah: studi pada mata kuliah sejarah kebudayaan Indonesia. Consilium: Education and Counseling Journal, 5(1), 678-690. https://doi.org/10.36841/consilium.v5i1.6172

World Bank. (2024). Governance and business environment. Retrieved march 15, 2026, from TheGlobalEconomy.com. https://www.theglobaleconomy.com/

Diterbitkan

30-03-2026

Cara Mengutip

Hidayatullah, I. ., Pangeran, T. M. R., Chandra, V. N., & Kamaly, N. (2026). Analisis Komparatif Implementasi Good Governance di Indonesia dan Singapura Berbasis Worldwide Governance Indicators. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1069–1084. https://doi.org/10.54082/jupin.2357

Terbitan

Bagian

Artikel