Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kunjungan K4 Antenatal Care pada Ibu di Puskesmas Kotaraja Kota Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2393Kata Kunci:
Antenatal Care, kunjungan K4, pelayanan kesehatan ibu, penelitian kualitatif, pemanfaatan pelayanan kesehatanAbstrak
Cakupan kunjungan Antenatal Care (ANC) khususnya kunjungan K4 masih menjadi masalah kesehatan ibu di Indonesia, termasuk di Puskesmas Kotaraja Kota Jayapura. Data menunjukkan bahwa cakupan kunjungan K4 di Puskesmas Kotaraja tahun 2021 sebesar 51%, tahun 2022 sebesar 59,42%, tahun 2023 sebesar 81,85%, dan tahun 2024 sebesar 76,54%, yang masih belum mencapai target 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kurangnya kunjungan K4 Antenatal Care pada ibu yang telah melahirkan di Puskesmas Kotaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 3 informan kunci, 5 informan utama, dan 6 informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Kredibilitas data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kunjungan K4 dipengaruhi oleh faktor predisposisi berupa rendahnya pengetahuan dan persepsi ibu terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan, faktor pemungkin berupa keterbatasan ekonomi, kesibukan pekerjaan, serta hambatan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, dan faktor penguat berupa kurang optimalnya dukungan keluarga serta edukasi kesehatan. Temuan penelitian menegaskan bahwa peningkatan cakupan kunjungan K4 memerlukan intervensi yang terintegrasi melalui penguatan edukasi kesehatan, peningkatan kualitas dan akses pelayanan ANC, serta pelibatan keluarga dan masyarakat sebagai dasar pengembangan strategi pelayanan kesehatan ibu di tingkat pelayanan primer.
Referensi
Abdiwali, S. A., Adesina, O. A., Fekadu, G. A., & Geta, T. G. (2024). Barriers and facilitators to antenatal care services utilisation in Somaliland: a qualitative study. BMJ Open, 14(11), 1–11. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-085073
Alam, C. El, Abou-Abbas, L., Ramadan, M. S., & Asmar, M. K. (2025). Exploring the barriers to accessing antenatal care at the primary health care center level of a tertiary hospital in Lebanon: a qualitative study. BMC Health Services Research, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12913-025-12444-y
Anggraini, L., Amalia, R., Septiani, T., & Handayani, S. (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Kutaraya Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2025. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 9(2). https://doi.org/10.32524/jksp.v9i2.2173
Baten, A., Biswas, R. K., Kendal, E., & Bhowmik, J. (2025). Utilization of maternal healthcare services in low- and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis. BMC Pregnancy and Childbirth, 14(1). https://doi.org/10.1186/s13643-025-02832-0
Cahyani, D. E., Nuzuliana, R., & Puspitasari, E. (2026). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 16(2), 30–36. https://doi.org/10.33221/jiki.v16i02.4746
Diana, S. Z. (2025). Hubungan Penambahan Berat Badan Ibu Selama Hamil dan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan Berat Lahir Bayi. Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 3(2), 238–249. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i2.671
Dinas Kesehatan Provinsi Papua. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2022.
Escañuela Sánchez, T., Linehan, L., O’Donoghue, K., Byrne, M., & Meaney, S. (2022). Facilitators and barriers to seeking and engaging with antenatal care in high-income countries: A meta-synthesis of qualitative research. Health and Social Care in the Community, 30(6), e3810–e3828. https://doi.org/10.1111/hsc.14072
Fenta, E. T., Endeshaw, D., Adal, O., Tareke, A. A., Kebede, N., Delie, A. M., Bogale, E. K., Anagaw, T. F., & Tiruneh, M. G. (2025). Determinants of antenatal care dropout among pregnant women in Africa: a systematic review and meta-analysis. Systematic Reviews, 14(1). https://doi.org/10.1186/s13643-025-02906-z
Girotra, S., Malik, M., Roy, S., & Basu, S. (2023). Utilization and determinants of adequate quality antenatal care services in India: evidence from the National Family Health Survey (NFHS-5) (2019-21). BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12884-023-06117-z
Hanifah. (2022). Kajian Literatur: Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala, 4(2), 49–56. https://doi.org/https://doi.org/10.32585/jikemb.v4i2.3266
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). In Kemenkes.
Khan, B. A. A., Mahmood, H., Ahmed, J. M., Anwar, B., Muhammad, A., & Jabeen, R. (2025). Exploring challenges in accessing primary healthcare for pregnant women in Pakistan: a qualitative descriptive study. BMC Health Services Research, 25(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12913-024-11637-1
Lubis, K., Simanjuntak, P., & Manik, D. J. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS GUNUNG BARINGIN KEC . PANYABUNGAN TIMUR MANDAILING NATAL TAHUN 2022. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 2(3), 45–54.
Meneses, P. D., Dino, A. B., Mendez, K. Z., Mendoza, K., Molina, M. J., Miranda, K. J., & Carandang, R. R. (2024). Facilitators of and barriers to accessing prenatal care services in primary healthcare facilities during the COVID-19 pandemic in Manila, Philippines: a qualitative study. Journal of Public Health and Emergency, 8(November 2023), 1–12. https://doi.org/10.21037/jphe-23-144
Rosa, E., Suroyo, R. B., & Fitria, A. (2021). Mix Method Analysis of Factors Affecting Implementation of Antenatal Care (ANC) in Pregnant Women in the Work Area of the Medan Deli Health Center, Medan Deli District, Medan. Journal La Medihealtico, 2(4), 32–44. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v2i4.412
Winda, R., Yarah, S., & Novita, N. H. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Simeulue Barat. Jurnal Riset Sains Dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.69930/jrski.v2i1.239
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Novianto M, Rosmin M. Tingginehe, Agus Zainuri, Muhammad Akbar Nurdin, Sarce Makaba, Novita Medyati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



