Analisis Framing Kompas.id tentang Kasus Child Grooming: Antara Keberimbangan Pemberitaan dan Keberpihakan kepada Korban
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2430Kata Kunci:
Child Grooming, Framing Media, Jurnalisme Berperspektif Gender, Keberimbangan Pemberitaan, Perspektif KorbanAbstrak
Pemberitaan berimbang yang menempatkan semua pihak secara setara selama ini menjadi prinsip utama dalam jurnalisme. Namun, dalam peliputan kekerasan berbasis gender terhadap anak, prinsip ini menghadapi dilema etis karena berpotensi mengaburkan ketimpangan relasi kuasa dan mengabaikan perlindungan korban. Penelitian ini membahas bagaimana prinsip keberimbangan dipraktikkan dan dinegosiasikan dengan keberpihakan terhadap korban dalam pemberitaan kasus child grooming di Kompas.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing terhadap tiga artikel yang dipublikasikan pada 14–16 Januari 2026 terkait kasus yang dialami Aurelie Moeremans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan menampilkan variasi framing dari level struktural, sosial, hingga individual dalam mengonstruksi isu, sekaligus secara konsisten menghadirkan perspektif korban melalui penolakan victim blaming dan penekanan pada relasi kuasa. Di sisi lain, prinsip keberimbangan tetap dipertahankan sebagai kerangka kerja jurnalistik, meskipun tidak selalu diwujudkan melalui distribusi suara yang setara, terutama dalam keterbatasan representasi narasi pelaku. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberimbangan tidak dapat dimaknai secara kaku sebagai cover both sides, melainkan sebagai praktik kontekstual yang perlu mempertimbangkan keadilan berbasis perspektif korban. Dengan demikian, keberpihakan kepada korban merupakan bagian dari tanggung jawab etis jurnalisme dalam melindungi kelompok rentan sekaligus membangun kesadaran publik terhadap kekerasan yang bersifat struktural.
Referensi
Dewan Pers. (2024). Buku saku wartawan. Dewan Pers.
Dhamayanti, M., Ariani, E. D., & Marpaung, M. (2021). Bunga rampai perlindungan anak di Indonesia. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Efendi, E., Kustiawan, W., Fharisi, M., & Sani, I. (2023). Peran media dalam perubahan sosial budaya masyarakat. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(3), 156–163. https://doi.org/10.5281/zenodo.7613693
Eriyanto. (2002). Analisis framing: konstruksi, ideologi, dan politik media. LKiS.
Fahima, S. (2020). Konstruksi jurnalisme berperspektif gender di media daring (analisis framing berita kekerasan seksual pada perempuan di Magdalene.co). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Haaken, J., & Lamb, S. (2000). The politics of child sexual abuse research. Society, 37(4), 7–14. https://link.gale.com/apps/doc/A62146750/SPJ.SP00?u=jkthum&sid=bookmark-SPJ.SP00&xid=6e7e556a
Hafidz, M. R. F., & Masitoh, S. (2023). Analisis framing Robert N. Entman pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan di media online Kompas.com dan Konde.co. Broadcasting Communication, 5(1), 26–38. https://doi.org/10.53856/bcomm.v5i1.248
Haq, A., & Fadilah, E. (2019). Transformasi Harian Kompas menjadi portal berita digital subscription Kompas.id. Jurnal Kajian Jurnalisme, 1(2). https://doi.org/10.24198/jkj.v1i2.21339
Harefa, K. G., & Dewanto, W. A. (2026). Violence in Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 5803–5809. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.408342
Herlina, D. (2019). Literasi media: Teori dan fasilitasi. PT Remaja Rosdakarya.
Hibatulloh, M. F., & Rasyid, F. (2024). Representation of sexual harassment victims in English-based Indonesian online news: A critical discourse analysis. Muslim Education Review, 3(2), 431–458. https://doi.org/10.56529/mer.v3i2.322
Juditha, C. (2016). Obyektivitas berita dan etika jurnalistik di media online: Kasus rekrutmen karyawan BUMN. Jurnal Pekommas, 1(1), 1–12. https://media.neliti.com/media/publications/222435-news-objectivity-and-journalism-ethics-i-099c6b61.pdf
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2012). Mengampu pengawal reformasi: Kajian pemberitaan isu perempuan, khususnya kasus kekerasan seksual, di delapan koran cetak pada bulan Maret, November dan Desember 2011.
Kordi, M. G. H. K. (2018). Perempuan di tengah masyarakat & budaya patriarki. Spektrum Nusantara.
Mangan, Lucy. (2019), The feminism book. DK.
McQuail, D. (2011). Teori komunikasi massa McQuail (Edisi ke-6, buku 2). Salemba Humanika.
Mulyadi, U., & Mubarok. (2021). Konstruksi media terhadap berita awal munculnya Covid-19 di Indonesia (Analisis framing pada berita Detik.com dan Kompas.com). VANT GARDE, 9(2), 170–182. https://journal.budiluhur.ac.id/avantgarde/article/view/1245
Munawarah, Z. (2024). Analisis framing berita kekerasan berbasis gender online di media Liputan6.com dan Antaranews.com. Medkom: Jurnal Media dan Komunikasi, 4(2), 139–153. https://doi.org/10.20473/medkom.v4i2.54284
Nurudin. (2009). Jurnalisme masa kini. Rajawali Pers.
BBC. (2026). Memoar Aurélie ‘Broken Strings’ dan bahaya child grooming. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c150k4zzjjzo
Purwanto, Y. (2025). Analisis framing media online terhadap pemberitaan naturalisasi pemain sepak bola Indonesia: Studi komparatif pada Kompas.com dan Bola.net (Tesis magister, Universitas Paramadina).
Putri, H. R., Sarasati, F., & Olivia, H. (2025). Komparasi media online dalam kasus child grooming di Gorontalo periode September 2024 (Analisis framing media Okezone, Kompas, dan Detik). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner (JPIM), 2(2), 1533–1547. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/876/724
Rachmadi, F. (1990). Perbandingan Sistem Pers: Analisis Deskriptif Sistem Pers di Berbagai Negara. Gramedia.
Rachmawati, I., Listyaningrum, I., Waysang, J. M., Suratiningsih, D., & Sari, A. R. (2023). Edukasi bagi anak dalam upaya preventif tindak kejahatan seksual dengan modus child grooming. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 332–339. https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/reswara/article/view/2399/pdf
Rahmatika, C., Fadilah, E., & Kusmayadi, I. M. (2024). Objektivitas pemberitaan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada betahita.id dan kanalkalimantan.com. Comdent: Communication Student Journal, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.24198/comdent.v2i1.56914
Rewira, A. E. (2024). Jurnalistik: Antara jurnalisme dan idealisme di tengah pusaran dinamika global. Jurnal Ad-Dawah, 22(2), 57–67. https://ejournal.iprija.ac.id/index.php/Ad-DAWAH/article/download/89/54
Reza, N., & ZamZamy, A. (2024). Analisis framing Kompas.id dalam pemberitaan swasembada daging sapi di Indonesia periode Maret–Juni 2023. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(8), 8677–8688. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5082
Shibaev, D., & Uibo, N. (2016). Moral, informational and legal aspects of professional journalism. Kutafin Moscow State Law University, 3(1). http://dx.doi.org/0.17803/2313-5395.2016.1.5.173-184
Sobur, A. (2015). Analisis teks media. Remaja Rosdakarya.
Sumadiria, A. S. H. (2014). Sosiologi komunikasi massa. Simbiosa Rekatama Media.
Wijaya, H., Sutjipto, V. W., & Sary, M. P. (2025). Objektivitas berita Kompas.com dalam rubrik “Indeks Terpopuler” dalam pemberitaan “100 hari kerja Prabowo-Gibran”. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 2(3), 138–146. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v2i3.1079
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Elsa Faturahmah, Desi Wahyuni, Edison Bonartua Hutapea

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



