Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran di RS Radjiman Wediodiningrat Lawang

Penulis

  • Hanim Nur Faizah Prodi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Mokhammad Nurhadi Prodi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Fitri Purnaningsih Komite Koordinasi Pendidikan, RS Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang, Indonesia
  • Jenni Izza Mawarda Prodi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Salva Aswa Nabila Prodi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Iffah Rabiatul Adawiyah Prodi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2463

Kata Kunci:

Halusinasi, Skizofrenia, Terapi Aktivitas Kelompok

Abstrak

Gangguan persepsi sensori atau halusinasi dapat menurunkan fungsi sosial dan meningkatkan risiko perilaku maladaptif, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sensori menjadi salah satu intervensi non-farmakologis untuk membantu pasien mengenali dan mengontrol halusinasi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest menggunakan instrumen lembar observasi pre-post test. Populasi penelitian berjumlah empat pasien halusinasi pendengaran melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi, yaitu mengenal halusinasi dan mengontrol halusinasi dengan teknik menghardik, melalui tahapan persiapan, orientasi, kerja, dan terminasi. Hasil penelitian sebelum dilakukan terapi pada sesi pertama, kemampuan pasien mengenali halusinasi masih terbatas, 2(50%) pasien belum mampu menyebutkan perasaan halusinasi muncul, 3(75%) pasien  belum mampu menyebutkan waktu dan lamanya, serta 1(25%) pasien belum mampu mengidentifikasi isi halusinasi. Pada sesi kedua, hanya 1(25%) pasien mampu memperagakan teknik menghardik, seluruh peserta tidak mampu menjelaskan efektivitasnya. Setelah dilakukan terapi di sesi pertama, 3(75%) pasien mampu menyebutkan perasaan saat halusinasi muncul, 4(100%) pasien mampu mengidentifikasi waktu, lama, isi halusinasi. Pada sesi kedua, 3(75%) pasien mampu menjelaskan efektivitas cara yang digunakan, 4(100%) pasien mampu menyebutkan serta memperagakan teknik menghardik. Secara keseluruhan, terapi ini efektif meningkatkan kemampuan kontrol halusinasi dan berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam pelayanan keperawatan jiwa di ruang rawat inap.

Referensi

Abdullah, Susanti, S., & Ambiya, N. (2023). Penyuluhan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi : Halusinasi dengan Menghardik di Klinik Kesehatan Mental Avicena Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 1 No. 3. https://doi.org/https://doi.org/10.58294/jpmgs.v1i3.145

Asriani, N. S. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Melalui Penerapan Terapi Generalis Sp 1 - Sp 4 Di Desa Srigonco Kecamatan Bantur. Perpus Utama Poltekkes Malang. https://perpus-utama.poltekkes-malang.ac.id/assets/file/kti/P17212235073/8._Abstrak_Indonesia_.pdf

Farah, A., & Aktifah, N. (2022). Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi.

Handayani, W., Fitria, Y., Hadi, E., & Kusumaningsih, A. (2022). STUDI KASUS : ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN DAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 10 No 3, A.

Hjorth, P., & Juel, H. (2022). Auditory vocal hallucination group treatment of patients with schizophrenia experiencing severe sleep problems and obesity. Sage Journal, 68(1). https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0020764021991580

Hulu, F., Waruru, F. I. J., Zebua, I. J., & Manurung, J. (2022). Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Pada Pasien Halusinasi di RSJ Prof.Dr.M.Ildrem Medan. ResearchGate. https://doi.org/10.31219/osf.io/m86qa

Kemenkes RI. (2022). Penanganan Halusinasi Dengan Kombinasi Menghardik Dan Aktivitas Terstruktur. https://yankes.kemkes.go.id/View_Artikel/102/%0APenanganan-Halusinasi-Dengan-Kombinasi-Menghardik-Dan-AktivitasTerstruktur

Kurniawan, R. P., Fitri, N. L., & Hasanah, U. (2025). Implementasi Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Terhadap Kecemasan Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Cendekia, 5 No. 4.

Livana, P., Ruhimat, I. I. A. R., Sujarwo, Suerni, T., Kandar, & Nugroho, A. (2018). Peningkatan kemampuan Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi Melalui Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi. Jurnal Ners Widya Husada, 5 No 1(p-ISSN 2356-3060), 35–40.

Maulana, I., Hernawaty, T., & Shalahuddin, I. (2021). Terapi Aktivitas Kelompok Menurunkan Tingkat Halusinasi pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9 (5): 153. https://doi.org/10.26714/jkj.9.1.2021.153-160

National Institute of Mental Health. (2024). National Intitutes of Health.

Ni Putu Siska Ratna, Y. (2024). Implementasi Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sesi 2 : Menghardik Halusinasi Dengan Gangguan Persepsi Sensosi Pada Pasien Skizofrenia Di RSJ Provinsi Bali. Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan, 1.

Nursabila, S. (2024). Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia dengan Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi Pendengaran diruang Kenari RSJ Provinsi Jawa Barat.

PPNI. (2021). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Jakarta: Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Rizkiana, N., & Rahmawati, A. N. (2024). Studi Kasus Penerapan Latihan Menghardik pada Pasien Halusinasi. Journal of Languange and Health, 5 No. 4. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jlh.v5i2.3646

Sari, N., & Wulandari, A. (2022). Efektivitas terapi aktivitas terjadwal dalam mengontrol halusinasi pendengaran. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa.

Silaban, E. Y. (2019). Hubungan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sesi 1 – 5 Pada Penderita Skizofrenia Dengan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran di RSJ Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan Tahun 2019.

Videbeck, S. L. (2022). Psychiatric-Mental Health Nursing (9th ed.). Wolters Kluwer. https://shop.lww.com/psychiatric-mental-health-nursing/p/9781975184773?srsltid=AfmBOoo25ad8VPq_pCTi1ys-nHTO1SrT-jwkfbVXdC_mAhplUeIF4Fub

WHO. (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health For All. World Health Organization.

WHO. (2025). Schizophrenia. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia?utm_source=chatgpt.com

Yang, S., Zhang, W., & Qin, Y. (2026). Mindfulness-based group therapy for auditory hallucination management in schizophrenia: A randomized controlled trial. Journal of Psychiatric Research, 196, 53–60.

Yanti, D., et al. (2021). Intervensi stimulasi persepsi sensori terhadap penurunan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Jurnal Keperawatan Jiwa.

Diterbitkan

20-05-2026

Cara Mengutip

Faizah, H. N. ., Nurhadi, M. ., Purnaningsih, F. ., Mawarda, J. I. ., Nabila, S. A. ., & Adawiyah, I. R. . (2026). Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran di RS Radjiman Wediodiningrat Lawang. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1635–1646. https://doi.org/10.54082/jupin.2463

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Umum