Respon Pertumbuhan Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbahan Kulit Buah Sukun (Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg)

Penulis

  • Miftahul Janah Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Yulianty Yulianty Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Mahfut Mahfut Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia
  • Sri Wahyuningsih Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2566

Kata Kunci:

Pupuk organik cair, kulit buah sukun, terung ungu, pertumbuhan tanaman

Abstrak

Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah dan mencemari lingkungan sehingga diperlukan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan, salah satunya pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit buah sukun (Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg). Tanaman terung ungu (Solanum melongena L.) merupakan komoditas hortikultura yang memerlukan ketersediaan unsur hara yang cukup untuk mendukung pertumbuhan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC kulit buah sukun terhadap pertumbuhan tanaman terung ungu serta menentukan konsentrasi POC yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung pada Desember 2025–Januari 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor berupa konsentrasi POC kulit buah sukun yang terdiri atas enam taraf, yaitu 0, 20, 40, 60, 80, dan 100 mL/L dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah, berat kering, dan kandungan klorofil. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kulit buah sukun berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, berat basah, dan berat kering, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan kandungan klorofil. Perlakuan P5 (100 mL/L) merupakan konsentrasi terbaik karena menghasilkan pertumbuhan tertinggi, dengan tinggi tanaman sebesar 10,5 cm, luas daun 9,2 cm², berat basah 9,320 g, dan berat kering 1,528 g. Dengan demikian, POC kulit buah sukun berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman terung ungu.

Referensi

Chairunnisak, C., Yefriwati, Y., dan Darmansyah, D. (2024). Pemanfaatan berbagai bahan organik sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC). Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis), 5(2) : 69–7.

Dini, F., Susanto, AB., dan Pramesti, R. (2021). Pengaruh konsentrasi pupuk cair terhadap pertumbuhan dan kandungan klorofil-a rumput laut Gracilaria verrucosa. Journal of Marine Research, 10(3) : 327-332.

Faizah, A., Chusniyyah, M. A., Medina, S. I.,& Radianto, D. O. (2023). Pengaruh pemberian pupuk organik cair dari limbah sisa makanan terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat. Journal of Student Research,1(4):107-121.

Fauzi, N.I., Saputri, A.D., dan Listiana, I. (2026). Application of Magnetic Field on Aged Rice Seeds Toward the Vegetative Growth of Rice (Oryza sativa L.) Variety Inpari 32 HDB. Biospecies,19(1):67-75.

Hasibuan, S., Nugraha, M. R., Kevin, A., Rumbata, N., Syahkila, S., Dhewanty, S. A., dan Shafira, T. (2021). Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Cair di Kecamatan Rumbai Bukit. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services. 5(2) : 154-160.

Hia, I. K., Rahmiati, Susilo, F., dan Lubis, R. (2023). Pengaruh pupuk cair dari limbah kulit semangka pada pertumbuhan selada keriting. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 5(2) : 67–78.

Kurniawati, I. F., dan Sutoyo, S. (2021). review artikel: potensi bunga tanaman sukun (artocarpus altilis fosberg) sebagai bahan antioksidan alami: article review: the potention of breadfuit flowers (artocarpus altilis fosberg) as natural antioxidant. Unesa Journal of Chemistry. 10(1) : 1-11.

Madyaningrana, K., Kristianto, H. A., dan Prihatmo, G. (2022). Pupuk organik cair kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan kailan dalam sistem hidroponik. BIOMA, 8(1) : 1-15.

Mendrofa,S,J., dan Lase,N,K.(2025) Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan. 2(2) : 249-254.

Mulyadi, D., Mulyani, R., dan Hidayah, L. (2023). pengaruh konsentrasi ragi (saccharomyces cerevisiae) pada proses fermentasi limbah kulit buah sukun (artocarpus altilis) dalam pembuatan bioetanol. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan. 4(3) : 154-161.

Pramushinta, I. A. K., dan Yulian, R. (2020). Pemberian POC (pupuk organik cair) air limbah tempe dan limbah buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Journal Pharmasci, 5(1) : 29-32.

Purba, T. V. D., dan Wicaksono, K. P. (2022). Pengaruh konsentrasi dan interval waktu pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil terung ungu (Solanum melongena L.). Produksi Tanaman, 10(11) : 614–624.

Putra, B. W. R. I. H., dan Ratnawati, R. (2019). Pembuatan pupuk organik cair dari limbah buah dengan penambahan bioaktivator EM4. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan. 11(1) : 44-56.

Putri, B. G. E., dan Hendri, W. (2023). Pengaruh pemberian pupuk organik cair dari limbah sayuran terhadap pertumbuhan tanaman hidroponik kangkung (Ipomoea aquatica). Jurnal FKIP,16(1):1-5.

Putri, K. A., Sulistyono, A., dan Djarwantiningsih, D. (2023). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) pada Konsentrasi dan Jenis Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrium. 20(2) : 84-94.

Putri, Z., Lestari, D. I., Putri, R. E. D., dan Sari, D. A. (2025). Pengaruh jenis substrat terhadap karakteristik pupuk organik cair (POC): Analisis pH dan tinggi endapan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 14(1) : 98–110.

Ramadhan, G., Putra, D. P., dan Meriati. (2022). Pengaruh pemberian pupuk organik cair rebung bambu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (Solanum melongena L.). Jurnal Research Ilmu Pertanian,5(2) : 189–201.

Roja, A., Nasrul ZA., Novi S,.A. M., Rizka N., A,R., Sylviia, N., Muarif,A., dan Nurlaila, R. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Kulit Pisang Kepok dan Limbah Air Cucian Beras dengan Menggunakan Bioaktivator EM4. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS). 3(4) : 581-595.

Sihotang, A. A., Hutagalung, R., dan Putri, Z., Lestari, D. I., Putri, R. E. D., & Sari, D. A. (2025). Pengaruh jenis substrat terhadap karakteristik pupuk organik cair (POC): Analisis pH dan tinggi endapan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 14(1), 98–110.Simanjuntak, D. (2023). Manfaat konsumsi terung ungu terhadap kesehatan dan kandungan nutrisinya. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(2) : 85–92

Sulardi, M. (2020). Efektivitas pemberian pupuk kandang sapi dan POC enceng gondok terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jasa Padi. 5(1) : 52-56.

Yunidawati, W., Riyanti, R., dan Purba, E. (2022). Pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea). Fruitset Sains: Jurnal Pertanian Agroteknologi,10(5) : 262-268.

Zhu, X., Chen, J., Qiu, K., dan Kuai, B. (2017). Phytohormone and light regulation of chlorophyll degradation. Frontiers in Plant Science, 8 : 1911.

Diterbitkan

06-08-2026

Cara Mengutip

Janah, M., Yulianty, Y., Mahfut, M., & Wahyuningsih, S. . (2026). Respon Pertumbuhan Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbahan Kulit Buah Sukun (Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg). Jurnal Penelitian Inovatif, 6(3), 2579–2590. https://doi.org/10.54082/jupin.2566

Terbitan

Bagian

Sains Dasar dan Matematika