Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskula dan Pupuk Hijau terhadap Produksi Jagung Manis dan Kacang Tanah pada Sistem Tumpangsari

Penulis

  • Halim Halim Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Makmur Jaya Arma Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Muhidin Muhidin Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Fransiscus Suramas Rembon Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2572

Kata Kunci:

Fungi mikoriza arbuskula, jagung, kacang tanah, pupuk hijau, produktivitas tanaman, tumpangsari

Abstrak

Jagung dan kacang tanah merupakan tanaman pangan penting di Indonesia dan umumnya ditanam dalam sistem monokultur dan tumpangsari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungi mikoriza arbuskul dan pupuk hijau terhadap produksi jagung manis dan kacang tanah pada sistem tumpangsari. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dalam rancangan faktorial. Faktor pertama adalah propagul fungi mikoriza arbuskula (FMA), dengan empat tingkatan: tanpa FMA (M0), FMA 10 g/lubang tanam (M1), FMA 20 g/lubang tanam (M2), dan FMA 30 g/lubang tanam (M3). Faktor kedua adalah pupuk hijau, yang terdiri dari tiga tingkatan: tanpa pupuk hijau (P0), pupuk hijau 4,59 kg/petak (P1), dan pupuk hijau 9,18 kg/petak (P2). Variabel yang diamati untuk tanaman jagung adalah: diameter tongkol, jumlah biji per baris, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, produktivitas. Variabel yang diamati untuk tanaman kacang tanah adalah: jumlah polong total, jumlah polong berisi, jumlah biji, bobot kering 100 biji, dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tertinggi tanaman jagung dan kacang tanah diperoleh pada perlakuan FMA 30 g/lubang tanam (M3) masing-masing sebesar 10,61 ton ha-1 dan 1,19 ton ha-1. Perlakuan pupuk hijau terbaik diperoleh pada dosis 20 ton ha-1 (P2) dengan tingkat produktivitas tanaman jagung dan kacang tanah masing-masing sebesar 11,20 ton ha-1 dan 1,39 ton ha-1. Interaksi antara fungi mikoriza arbuskula 20 g/lubang tanam dengan pupuk hijau 20 ton ha-1 (M2P2) menghasilkan jumlah polong terbaik, yaitu 31,78 polong.

Referensi

Appiah E., Kugbe J., Rufai A. (2020). Maize growth and yield response to incremental rates of nitrogen in n-depleted lixisols in northern Ghana. International Journal of Plant & Soil Science, 16-30. https://doi.org/10.9734/ijpss/2020/v32i1830388.

Arma M.J., Fermin U., Sabarudin L. (2013). Pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays l.) dan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) melalui pemberian nutrisi organik dan waktu tanam dalam sistem tumpangsari. Agroteknos, 3(1):1-7.

Auliani N., Langai B., Nisa C. (2021). Pengaruh pemberian pupuk N dan bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt L.). Agroekotek View, 4(1):1-12. https://doi.org/10.20527/agtview.v4i1.2989.

Bali F.D., Yanpiter B.Z., Amaano F. (2020). Pengaruh pupuk hijau terhadap pertumbuhan kacang panjang (Vigna sinensis L.). Jurnal Pendidikan Biologi, 2(2):1-10.

Darlina, Rosmaiti, Bahri S. (2025). Inokulasi fungi mikoriza arbuskula dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 2(1):116-127. DOI: https://doi.org/10.62951/flora.v2i1.245.

Dewi, Martiani T., Nurbaity A., Suryatmana P., Sofyan E.T. (2017). Efek sterilisasi dan komposisi media produksi inokulan fungi mikoriza arbuskula terhadap kolonisasi akar, panjang akar dan bobot kering akar sorgum. Jurnal Agro, 4(1):24-31. DOI:10.15575/1205.

Dogbatse J., Arthur A., Awudzi G., Quaye A., Konlan S., Amaning A. (2021). Effects of organic and inorganic fertilizers on growth and nutrient uptake by young cacao (Theobroma cacao L.). International Journal of Agronomy, 1-10. https://doi.org/10.1155/2021/5516928.

Ford Data Central. (2019). An Official Website of the United States Government. United States Department of Agriculture, Agricultural Research Service. https://fdc.nal.usda.gov/fdc.app.html. Tanggal akses 20 Juni 2026.

Gamaruddin, Hendrajaya, Karim H.A. (2024). Respon pemberian pupuk hijauan terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1):98-105. DOI: http://dx.doi.org/10.35329/agrovital.v9i1.5104.

Gao L., Li W., Ashraf U., Wenjia L., Yu-liang L., Li C., Hu J. (2020). Nitrogen fertilizer management and maize straw return modulate yield and nitrogen balance in sweet corn. Agronomy, 10(3):362. https://doi.org/10.3390/agronomy10030362.

Halim, Arma M.J., Rembon F.S., Resman. (2015). Impact of mycorrhiza fungi from grassland rhizosphere and liquid organic to the growth and yield of sweet corn on ultisols in South Konawe, Indonesia. International Journal of Agriculture, Forestry and Fisheries, 4(5): 209-215. https://doi.org/10.11648/j.aff.20150405.12

Joshna A., Bokado K., Barkha. (2024). Green manure for sustainable crop production: A review. International Journal of Environment and Climate Change, 14(5):147-156. https://doi.org/10.9734.ijocc/2024/V14i54177.

Karimuna L. dan Halim. (2011). Respon tanaman jagung terhadap aplikasi bioteknologi mikoriza indigen gulma dan pupuk bokashi vegetasi sekunder pada tanah levelling off. Agriplus, 20(03):194-198.

Kedir O., and Nugusie E. (2021). Effect of organic and inorganic fertilizers on agronomic growth and soil properties of coffee (Coffea arabica L.) at Jimma, Southwestern Ethiopia. International Journal of Current Research and Academic Review, 9(1):86-94. https://doi.org/10.20546/ijcrar.2021.901.008.

Manurung H., Putra D., Siregar B. (2020). Efektivitas mikoriza dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit. Jurnal Biologi Tanaman, 10(2):67-79.

Novira F., Husnayetti, Yoseva S. (2015). Pemberian pupuk limbah cair biogas dan urea, tsp, kcl terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt). Jom Faperta, 2(1):1-18.

Resman dan Halim. (2015). Perbaikan sifat fisik tanah ultisol dan implementasinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung melalui inokulasi mikoriza indigen. Seminar Nasional Swasembada Pangan. 124-131.

Saha B., Rose M., Zwieten L., Wong V., Patti A. (2021). Slow-release brown coal-urea fertilizer potentially influences greenhouse gas emissions, Nitrogen use efficiency, and sweet corn yield in Oxisol. ACS Agricultural Science & Technology, 1(5):469-478. https://doi.org/10.1021/acsagscitech.1c00082.

Selim M. (2020). Introduction to the integrated nutrient management strategies and their contribution to yield and soil properties. International Journal of Agronomy, 1-14. https://doi.org/10.1155/2020/2821678.

Suharti N., Habazar T., Nasir N., Dachryanus, Jamsari. (2011). Induksi ketahanan tanaman jahe terhadap penyakit layu Ralstonia solanecearum Ras 4 menggunakan fungi mikoriza arbuskula (FMA) indigenus. Jurnal HPT Tropika, 11(1):102-111. DOI: https://doi.org/10.23960/j.hptt.111102-111.

Suharyati, Hartati, B., Kresnawan, T., Sunarti, Hudayani, F., Darmarini, F. (2020). Penuntun diet dan terapi gizi. GIZI. 111-132. Penuntun Diet dan Terapi Gizi | PDF.

Suwarniati. (2014). Pengaruh FMA dan pupuk organik terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan bunga matahari (Helianthus annuus L.) pada lahan kritis. Jurnal Biotik, 2(1):1-76.DOI:10.22373/biotik.v2i1.236.

Syofiani, R. dan Syaifuddin, I. (2021). Pengaruh berbagai dosis kompos kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap sifat kimia tanah dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Agrium. 18(1):52-56. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium.

Ullah J., Chen S., Ruan Y., Ali, A., Khan N., Rehman M., Ping F. (2023). Combined diammonium phosphate and straw return increase yield in sweet corn. Agronomy, 13(7),1885. https://doi.org/10.3390/agronomy13071885.

Zahra S. (2011). Aplikasi pupuk bokashi dan NPK organik pada tanah Ultisol untuk tanaman padi sawah dengan sistem SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau, 5(2):114-128. DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jil.5.2.p.114-129.

Diterbitkan

23-06-2026

Cara Mengutip

Halim, H., Arma, M. J. ., Muhidin, M., & Rembon, F. S. . (2026). Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskula dan Pupuk Hijau terhadap Produksi Jagung Manis dan Kacang Tanah pada Sistem Tumpangsari. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(3), 2097–2106. https://doi.org/10.54082/jupin.2572

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Sains dan Eksakta