Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Desa Srigonco
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2651Kata Kunci:
balita, cross sectional, kohort ibu, pertumbuhan anak, status gizi ibu hamil, stuntingAbstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia. Status gizi ibu selama kehamilan diduga berhubungan dengan kejadian stunting pada anak, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan keduanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 12–24 bulan di Desa Srigonco. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 31 ibu yang memiliki balita usia 12–24 bulan, dengan teknik total sampling. Data status gizi ibu diperoleh dari buku kohort ibu berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan data kejadian stunting diperoleh dari buku kohort balita berdasarkan indikator Tinggi Badan menurut Umur (TB/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki status gizi normal (61,3%), sedangkan prevalensi stunting pada balita sebesar 38,7%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 12–24 bulan (χ² = …; p = …). Balita yang berasal dari ibu dengan status gizi tidak normal memiliki proporsi stunting lebih tinggi dibandingkan balita dari ibu dengan status gizi normal. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 12–24 bulan di Desa Srigonco.
Referensi
Anitya, P. C., Senjaya, A. A., & Somoyani, N. K. (2023). Hubungan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani VI Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery), 11(1), 1–8. https://doi.org/10.33992/jik.v11i1.2075
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Strategi nasional percepatan penurunan stunting. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Barker, D. J. P. (2004). The developmental origins of adult disease. Journal of the American College of Nutrition, 23(6 Suppl.), 588S–595S. https://doi.org/10.1080/07315724.2004.10719428
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2024). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 20(S2), e13643. https://doi.org/10.1111/mcn.13643
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Dadi, A. F., Miller, E. R., & Mwanri, L. (2020). Antenatal care and its association with childhood stunting: A systematic review and meta-analysis. BMC Pregnancy and Childbirth, 20, 717. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03350-0
Dainy, N. C., Kusumaningati, W., Ashari, C. R., & Kushargina, R. (2024). A case control in a sub-urban area: Maternal height and nutritional status with the incidence of stunting among toddlers. Media Gizi Indonesia, 19(3), 259–267. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i3.259-267
Farkas, K., Bodnar, L. M., Emery Tavernier, R. L., Friedman, J. K., Johnson, S. T., MacLehose, R. F., & Mason, S. M. (2024). Validation of long-term recall of pregnancy-related weight in the Life-course Experiences and Pregnancy Study. Epidemiology, 35(4), 489–498. https://doi.org/10.1097/EDE.0000000000001734
Gluckman, P. D., Hanson, M. A., Cooper, C., & Thornburg, K. L. (2008). Effect of in utero and early-life conditions on adult health and disease. The New England Journal of Medicine, 359(1), 61–73. https://doi.org/10.1056/NEJMra0708473
Hayana, I., Febria, D., & Lasepa, W. (2023). Hubungan asupan gizi ibu hamil dengan kejadian stunting metode systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 7095–7103. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20587
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Standar pelayanan antenatal terpadu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laily, L. A., & Indarjo, S. (2023). Literature review: Dampak stunting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 354–364. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i3.63544
Mirza, M. M., Sunarti, S., & Handayani, L. (2023). Pengaruh status gizi ibu hamil terhadap kejadian stunting: Studi literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 22–27. https://doi.org/10.26714/jkmi.18.2.2023.22-27
Muhamad, Z., Mahmudiono, T., Abihail, C. T., Sahila, N., Wangi, M. P., Suyanto, B., & Abdullah, N. A. B. (2023). Preliminary study: The effectiveness of nutrition education intervention targeting short-statured pregnant women to prevent gestational stunting. Nutrients, 15(19), 4305. https://doi.org/10.3390/nu15194305
Nurhuda, F., & Herianto, I. (2024). Modifikasi nugget kelor sebagai makanan lauk anak dalam pencegahan stunting. Temu Ilmiah Nasional PERSAGI, 5(1). https://tin.persagi.org/index.php/tin/article/view/219
Paramashanti, B. A., & Benita, S. (2020). Early introduction of complementary food and childhood stunting were linked among children aged 6–23 months. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 16(3), 99–106. https://doi.org/10.22146/ijcn.53788
Pérez-Guerrero, E. E., Guillén-Medina, M. R., Márquez-Sandoval, F., Vera-Cruz, J. M., Gallegos-Arreola, M. P., Rico-Méndez, M. A., Aguilar-Velázquez, J. A., & Gutiérrez-Hurtado, I. A. (2024). Methodological and statistical considerations for cross-sectional, case–control, and cohort studies. Journal of Clinical Medicine, 13(14), 4005. https://doi.org/10.3390/jcm13144005
Pradani, N. N. W., & Indarti, N. (2023). Hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting di Puskesmas Teritip Balikpapan. Jurnal Kebidanan, 14(2), 224–233. https://ejurnal.stikeseub.ac.id/index.php/jkeb/article/view/695
Putri, A. S. B., Ghufron, M., Djalilah, G. N., & Marlina, U. (2023). Hubungan status gizi dan komorbid ibu saat hamil dengan kejadian stunting di Bulak, Puskesmas Kenjeran, Kota Surabaya. Proceeding Series Universitas Muhammadiyah Surabaya, 1(2). https://doi.org/10.30651/ps.v1i2.18433
Rikayoni, & Rahmi, D. (2023). Hubungan status gizi ibu selama hamil dengan kejadian stunting pada bayi usia 0–36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sijunjung tahun 2022. Menara Ilmu, 17(1), 97–106. https://doi.org/10.31869/mi.v17i1.4353
Rosmana, D., Yuliani, R., Mulyo, G. P. E., Fauziyah, R. N., & Hapsari, A. I. (2022). Status gizi ibu saat hamil, berat badan bayi lahir, dan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting. Jurnal Gizi dan Dietetik, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.54059/jgd.v1i1.27
Titaley, C. R., Ariawan, I., Hapsari, D., Muasyaroh, A., & Dibley, M. J. (2023). Determinants of stunting among Indonesian children: Evidence from the Indonesian Nutritional Status Survey. BMC Public Health, 23, 1194. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16054-7
Ullrich, C., Ziegler, S., Armbruster, A., Wensing, M., & Klafke, N. (2024). Participant observation for inquiry-based learning: A document analysis of exam papers from an internship-course for master's students in health services research in Germany. BMC Medical Education, 24, 1033. https://doi.org/10.1186/s12909-024-05740-4
UNICEF. (2023). The state of the world's children 2023: For every child, vaccination. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2023
Victora, C. G., Christian, P., Vidaletti, L. P., Gatica-Domínguez, G., Menon, P., & Black, R. E. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries: Variable progress towards an unfinished agenda. The Lancet, 397(10282), 1388–1399. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00394-9
Wilujeng, A. S., Izzati, D., Frety, E. E., & Djuari, L. (2025). Pengalaman perempuan dalam asuhan kebidanan masa kehamilan: Studi kualitatif. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(2), 777–783. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1438
World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3
World Health Organization. (2020). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549912
World Health Organization. (2023). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240076952
World Health Organization. (2023). Child growth standards. https://www.who.int/tools/child-growth-standards
Wulandari, F. C., & Susanti. (2021). Hubungan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 0–24 bulan di Puskesmas Kaligesing Purworejo. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 12(2), 29–34. https://doi.org/10.56772/jkk.v12i2.124
Xie, X., Munos, M. K., Lama, T. P., Klemm, R. D. W., Katz, J., & Christian, P. (2023). Validation of maternal recall of number of antenatal care visits attended in rural Southern Nepal: A longitudinal cohort study. BMJ Open, 13, e079029. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2023-079029
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nofi Liya Dwi Ardita, Anik Purwati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



