Pengaruh Konsentrasi Eco-enzyme dari Limbah Buah-Buahan terhadap Produksi Tanaman Jagung Ketan (Zea mays var. Ceratina)

Penulis

  • Kezya Deswitya Restin Jelita Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Halim Halim Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Nini Mila Rahni Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Laode Sabaruddin Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • La Ode Afa Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Gusti Ayu Kade Sutariati Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2677

Kata Kunci:

bahan organik, eco-enzyme, jagung ketan, pertanian berkelanjutan, produktivitas

Abstrak

Tanaman jagung ketan merupakan salah satu jenis tanaman pangan penting bagi masyarakat Indonesia sebagai sumber karbohidrat. Jagung ketan banyak diminati oleh masyarakat karena rasanya agak manis, lunak dan pulen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi eco-enzyme dari limbah buah-buahan terhadap produksi tanaman jagung ketan. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan II, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan, yaitu: tanpa pemberian eco-enzyme (E0), eco-enzyme 10 mL + 990 mL air (E1), eco-enzyme 20 mL + 980 mL air (E2), eco-enzyme 30 mL + 970 mL air (E3) dan eco-enzyme 40 mL + 960 mL air (E4) yang diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Aplikasi eco-enzyme dilakukan dengan cara menyiramkan di sekitar pangkal batang tanaman jagung. Variabel yang diamati meliputi bobot tongkol dengan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris biji, jumlah biji dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi eco-enzyme berpengaruh nyata terhadap bobot tongkol dengan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, jumlah biji serta produktivitas. Produktivitas tanaman jagung ketan tertinggi diperoleh pada perlakuan eco-enzyme 20 mL + 980 mL air (E2) sebesar 7,32 ton ha-1.  

Referensi

Andika A.B., Hafsah S., Marliah A. (2025). Pengaruh aplikasi eco-enzyme dan beberapa varietas tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) terhadap peningkatan hasii, padatan total terlarut (PTT) dan vitamin C. Vegetalika, 14(3): 269–283. DOI: https://doi.org/10.22146/veg.103793.

Anwar M.Z. (2019). Respons pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan (Zea mays var. Ceratina) dengan 3 jenis pemberian pupuk kandang dan pupuk anorganik. Jurnal Produksi Tanaman, 7(9): 1694–1700.

Arun C. and Sivashanmugam P. (2015). Investigation of biocatalytic potential of garbage enzyme and its influence on stabilization of industrial waste activated sludge. Process Safety and Environmental Protection, 94: 471–478.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Luas panen dan produksi jagung di Indonesia 2023. Jakarta.

Ermawati, E., Thesiwati, A.S., Diyanti, A.R., Mahnia, S.P. (2023). Studi pengaruh pemberian eco-enzim terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays var. Saccharata Sturt). Agrivet, 29 (1): 39–46. https://doi.org/10.31315/agrivet.v29i1.9728

Ferry M., Saad A., Farni Y. (2024). Evaluasi status kesuburan tanah di masa replanting perkebunan kelapa sawit pada tanah mineral Provinsi Jambi. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1): 17–27. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.3.

Halim, Arma M.J., Rembon F.S. and Basruddin. (2025). Chemical characteristics of eco-enzymes as liquid organic fertilizer from vegetable waste and its impact to improve the growth of red onion (Allium ascalonicum L.) on marginal dry land. International Journal of Agriculture and Biosciences, 14(4): 582-588. https://doi.org/10.47278/journal.ijab/2025.050.

Hulu H.S., Luta D.A., Harahap H.S. (2025). Respons pemberian ekoenzim terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas jagung manis (Zea mays L. Saccharata Sturt). Jurnal Agroteknologi, 4(02): 261 ̶ 272. DOI: https://doi.org/10.53863/agronu.v4i02.1786.

Kartikasari R.D., Lukiwati D.R., Widjajanto D.W. (2022). Pertumbuhan dan produksi jagung pulut (Zea mays var. Ceratina) dengan pemupukan anorganik dan pupuk kandang diperkaya N-organik dan P-alam. Agrotek: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(1): 30–38. DOI: https://doi.org/10.33096/agrotek.v6i1.172.

Kesmayanti N., Purwanto R.J., Romza E., Kalsum U., Irmawati W., Putri K. (2025). Effectiveness of Eco-Enzyme for Increasing Growth and Production of Shallot. Journal of Agriculture, 4(2): 106–114. DOI: https://doi.org/10.47709/joa.v4i02.6442.

Lubis N., Wasito M., Marlina L., Girsang R., Wahyudi H. (2022). Respons pemberian ekoenzim dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 25(2): 107–115. DOI: https://doi.org/10.30596/agrium.v25i2.10354.

Novianto. (2022). Response of liquid organic fertilizer eco-enzyme on growth and production of shallot (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agronomi Tanaman Tropika, 4(1): 147 ̶ 154. DOI: https://doi.org/10.36378/juatika.v4i1.1782.

Putra A. dan Wijaya H. (2019). Pengaruh dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Jurnal Produksi Tanaman, 7(4): 678–685.

Rachman I.A., Umasugi, B., Aji, K., Hakim, N.F.A., Sofyan, A., Hasan, A.D.A. (2025). Effect of eco-enzyme application on soil nutrient and plant productivity of green mustard-peanut in inceptisol. Jurnal Kultivasi, 24 (2):196-204. DOI: https://doi.org/10.24198/kultivasi.v24i2.64591.

Sara S., Halim, Rahni N.M., Sabaruddin L.O., Afa L.O., Sutariati G.A.K., Rembon F.S., Surni, Kandari A.M. (2026). Utilization of eco-enzyme fertilizer from fruit waste to improve the growth of glutenous corn plants (Zea mays L. var. Ceratina). ISRG Journal of Agriculture and Veterinary Sciences, 3(3): 82-88. DOI: 10.5281/zenodo.20567686.

Sari N. (2020). Pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(2): 123–130.

Septiadi D. dan Nursan M. (2021). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani jagung di Kabupaten Dompu. Agroteksos, 31(2): 93-100. DOI: https://doi.org/10.29303/agroteksos.v31i2.708.

Viza R.Y. (2022). Uji Organoleptik eco-enzyme dari limbah kulit buah. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 5(1): 24 ̶ 30. DOI: https://doi.org/10.31539/bioedusains.v5i1.3387

Diterbitkan

30-07-2026

Cara Mengutip

Jelita, K. D. R. ., Halim, H., Rahni, N. M. ., Sabaruddin, L. ., Afa, L. O. ., & Sutariati, G. A. K. . (2026). Pengaruh Konsentrasi Eco-enzyme dari Limbah Buah-Buahan terhadap Produksi Tanaman Jagung Ketan (Zea mays var. Ceratina). Jurnal Penelitian Inovatif, 6(3), 2521–2528. https://doi.org/10.54082/jupin.2677

Terbitan

Bagian

Pertanian, Pangan, dan Lingkungan