Analisis Penilaian Risiko K3 dengan HIRARC dan IBPRP serta Mitigasi Berkelanjutan pada Proyek Jalan Tol
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2708Kata Kunci:
Continuous Improvement, Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko dan Peluang (IBPRP), Jalan Tol, kesehatan dan keselamatan kerja (K3)Abstrak
Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi menuntut penerapan manajemen risiko yang efektif dan sistematis. Penelitian ini menyajikan analisis perbandingan antara metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan metode IBPRP (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko dan Peluang) sebagaimana diatur dalam Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 dalam penilaian risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada Proyek Jalan Tol X. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji mitigasi risiko melalui pendekatan continuous improvement menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode IBPRP memiliki skala penilaian yang lebih detail dan IBPRP menghasilkan variasi nilai kekerapan yang lebih besar, sedangkan HIRARC relatif seragam. Perbedaan tersebut menghasilkan kategori risiko kecelakaan kerja dominan yang berbeda. Hal itu mempermudah persiapan audit dalam konstruksi dan mempermudah penyedia jasa dalam proses perbaikan berkelanjutan. Penilaian risiko dilakukan menggunakan metode IBPRP untuk menunjukkan perbedaan risiko dominan dengan penilaian risiko yang dilakukan perusahaan penyedia jasa menggunakan metode HIRARC. Risiko dominan yang ditemukan dimitigasi menggunakan metode PDCA.
Referensi
Alfarezi, I. A., Soetjipto, J. W., and Arifin, S., 2021, Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Masa Pandemi Covid-19 Dengan Metode Bowtie Analysis: Jurnal Teknik Sipil, v. 10, p. 96–105.
Alkaissy, M., Arashpour, M., Rashidi, A., Mohandes, S. R., and Farnood, P., 2022, Simulation-based analysis of occupational health and safety continuous improvement (OHSCI) in modern construction and infrastructure industries: Automation in Construction, v. 134, p. 104058.
Ariana, I. K. A., Wismantara, I. G. N. N., Riana, I. N., Galang, I. N., and Wibawa, S., 2025, Analisis Manajemen Risiko K3 pada Proyek Konstruksi ( Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung C Blok 2 Undiknas ): v. 12, p. 60–69.
ASSIDIQI, R. U., 2022, PENERAPAN K3 ( KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ) MENGGUNAKAN METODE CSA ( CONSTRUCTION SAFETY ANALYSIS ): v. 3.
Fatmawati, D., 2023, Analisis Keselamatan Kerja Konstruksi Pada Pekerjaan Pemancangan Seksi IV Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC): Skripsi, p. 1–247.
Fauziyah, S., Susanti, R., and Nurjihad, F., 2021, Risk assessment for occupational health and safety of Soekarno-Hatta international airport accessibility project through HIRARC method: IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, v. 700.
JULIANO, R. R., 2020, Departemen Teknik Sipil Analisis Risiko Keceklakaan Kerja Menggunakan Metode Fault Tree Analysis Pada Proyek Tol Jakarta-Cikampek Jilid Ii Elevated:
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Kholida, L., Kinanti, N. A., and Yoseva, P. B., 2020, Simulasi Model Resiko Pengendalian Pekerjaan Erection PCI Girder Proyek Pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng: Rekayasa Sipil, v. 9, p. 59.
Muhti Hairi, M. J., Handayani, E., and Dwiretnani, A., 2022, Evaluasi Risiko Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Berdasarkan Permen PUPR NO. 10 Tahun 2021 pada Pekerjaan Konstruksi Jalan: Jurnal Talenta Sipil, v. 5, p. 361.
Ni Kadek Sri Ebtha Yuni, I Nyoman Suardika, and I Wayan Sudiasa, 2021, Risiko K3 Pada Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Gedung Swasta: PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, v. 10, p. 317–324.
Nursanti, E., Sibut, Hutabarat, J., and Septiawan, A., 2018, Risk management in subsea pipelines construction project using Delphi method, FMECA, and continuous improvement: ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences, v. 13, p. 3834–3838.
Putri, K. N. R., 2020, Kajian Pelaksanaan Perbaikan Berkelanjutan Filosofi Kaizen pada Proyek Konstruksi di Indonesia: Media Komunikasi Teknik Sipil, v. 26, p. 128–139.
Ramadhan Syahriadi, and Tenriajeng, A. T., 2020, Analisis Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Lingkungan Mutu Proyek Jalan Tol Dan Jembatan Pada Pt. Hutama Karya Infrastruktur Di Kota Depok: Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan, v. 2, p. 18–28.
Rizqi, N. L., Utoyo, S., and Riskijah, S. S., 2024, Evaluasi Pelaksanaan K3 Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dengan Metode Fmea, Fta Dan Domino: Jos-Mrk, v. 5, p. 53–59.
Sunarto, and Wahito Nugroho, H. S., 2020, Pareto Analysis Pocket Guide: 1–60 p.
Syahbowo, A. H., Sutjahjo, K. D., and Saputra, J., 2023, Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Terhadap Pencegahan Kecelakaan Dan Penyakit Akibat Pekerjaan Konstruksi: Jurnal Teknik Sipil, v. 12, p. 132–139.
Wilmart R. Ferdinand, N. M., 2024, PERBANDINGAN IBPRP DAN HIRARC PADA PROYEK JALAN TOL ELEVATED: p. 317–330.
Yalina, F., and Sugiri, T., 2021, Pengaruh Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Terhadap Kinerja Proyek Pembangunan Flyover (Studi Kasus: Flyover Sultan Agung Tanjung Karang): Techno-Socio Ekonomika, v. 14, p. 87–101.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Irene Luzca Tishanya Sarinastiti, Dewi Handayani, Widi Hartono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



