Pengendalian Persediaan Spare Part Honda Genuine Part dengan Analisisi Klasifikasi Persediaan, Safety Stock, Minimum dan Maksimum Stock melalui Integrasi ABC-FSN dan Metode Min-Max di AHASS Arie Indah Motor Kudus
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2717Kata Kunci:
Pengendalian Persediaan, Spare Part, Klasifikasi ABC, Klasifikasi FSN, Metode Min-Max, Over stockAbstrak
Pengelolaan persediaan spare part yang optimal adalah tuntutan bagi bisnis bengkel resmi sepeda motor, mengingat kelebihan maupun kekurangan stok akan berdampak pada biaya dan mutu pelayanan. Di Ahass Arie Indah Motor, pengelolaan persediaan selama ini belum didasarkan pada pengelompokan spare part menurut nilai konsumsi dan pola pergerakannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi spare part yang menjadi prioritas pengendalian melalui integrasi klasifikasi ABC dan FSN, kemudian menetapkan parameter persediaan menggunakan metode Min–Max. Data dikumpulkan dan diolah melalui pendekatan deskriptif kuantitatif yang memadukan observasi dan wawancara sebagai data primer dan dengan mengambil data riwayat persediaan, riwayat pengeluaran barang, harga satuan dan lead time untuk periode Januari - Desember 2025 sebagai data sekunder. Dari 353 sparepart Honda Genuine Part (HGP) yang dianalisis, klasifikasi ABC menempatkan 33 item pada kategori A dengan kontribusi 79,47% dari total nilai konsumsi persediaan, sedagkan klasifikasi FSN mengelompokkan spare part ke dalam kategori fast moving (84 item, 23,8%), slow moving (13 item, 3,7%), dan non moving (256 item, 72,6%). Integrasi kedua metode tersebut, menyaring 33 spare part pada kombinasi kategori A–Fast Moving sebagai prioritas pengendalian. Selanjutnya nilai nilai safety stock, minimum stock, dan maximum stock kelompok prioritas ini akan dihitung menggunakan metode Min-Max yang disesuaikan dengan karakteristik kebutuhan dan lead time masing-masing item. Sebagai contoh untuk spare part Aki GTZ6V (31500-KZR-602) dengan lead time 12 hari, setelah dilakukan perhitungan menghasilkan nilai Safety Stock 3 unit, Min-Stock 7 unit dan Max-stock 19. Hasil ini mengkonfirmasi bahwa integrasi metode ABC–FSN dan Min–Max mampu menjadi landasan penyusunan kebijakan persediaan yang lebih efektif untuk spare part katogori A-Fast Moving, sehingga ketersediaan spare part kategori tersebut tetap terjaga sekaligus menekan risiko stockout dan overstock.
Referensi
Aditiyana, M. I. (2018). Pengendalian bahan baku utama menggunakan metode Min–Max stock pada coffee shop di Yogyakarta untuk optimalisasi persediaan bahan (Studi kasus di Maraville Yogyakarta).
Agustin, D. E. (2025). Pengelompokan persediaan spare parts dengan metode class-based storage klasifikasi FSN berdasarkan turnover ratio (TOR).
Armevia, N. R., & Aryanny, E. (2026). ABC–FSN min–max method to reduce lubricating oil inventory cost. https://doi.org/10.21070/ijins.v27i2.1957
Barros Cortez P., J., & Carvalho, M. S. (2021). A systematic literature review about dimensioning safety stock under uncertainties and risks in the procurement process.
Chopra, S., & Meindl, P. (2022). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (7th ed.).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.).
Edward A. Silver, David F. Pyke, & Douglas J. Thomas. (2016). Inventory and Production Management in Supply Chains (4th ed.). CRC Press.
Fadilah, D. N., Wahyudin, W., & Nugraha, B. (2023). Optimasi Pengelompokkan Barang dengan Metode FSN Analysis Berdasarkan Turn Over Ratio (TOR) di Departemen RR pada PT XYZ. Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 15(2), 231. https://doi.org/10.28989/angkasa.v15i2.1856
Habibi, N. H., & Ulkhaq, M. M. (2025). Strategi pengendalian persediaan dengan pendekatan klasifikasi ABC-FSN dan metode min-max pada material spiral wound gaskets di PT XYZ.
Hasan, I. A., & Pulansari, F. (2023). Application of the min-max stock method in the inventory control of the raw materials for the cement production at PT XYZ. https://doi.org/10.22441/ijiem.v4i3.20953
Hernandoko, N., & Laksono, P. W. (2023). Inventory control using ABC classification and min-max stock method in the manufacture of armored vehicle body hull at PT XYZ. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202346502009
Kumar, A., & Shukla, D. A. C. (2022). Selective inventory control using ABC and FSN analysis in retail sector: A case study. https://doi.org/10.22214/ijraset.2022.43648
Munyaka, J. B., & Yadavalli, V. S. S. (2022). Inventory management concepts and implementations: A systematic review.
Noer, M. A., & Erlin, R. (2022). Inventory Control Analysis in UD. Dippo Jaya Sentosa Bandar Lampung. 2(2), 36. https://www.ejournal.stisdulamtim.ac.id/index.php/JTI/issue/view/8
Parulian, W. (2022). Pengendalian Bahan Baku Flavor Menggunakan Klasifikasi ABC-FSN dan Periodic Review Method Untuk Menentukan Tingkat Persediaan Optimum.
Pujawan, I. N., & Mahendrawathi, E. (2024). Supply chain management (4th ed.).
Rachmawati, N. L., & Lentari, M. (2022). Penerapan Metode Min-Max untuk Minimasi Stockout dan Overstock Persediaan Bahan Baku. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 8(2), 143–148. https://doi.org/10.30656/intech.v8i2.4735
Saputra Wardhani D. K., D. P., & Passon, M. F. (2024). Optimization of inventory control using economic order quantity and safety stock approach.
Saunders Lewis P., M. N. K., & Thornhill, A. (2023). Research methods for business students (9th ed.).
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rohmad Kafidzin, Hikmah Sekarningtyas, Tamara Latifah Jasmine

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



