Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proses Produksi Pabrik Kelapa Sawit PT. X di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat melalui Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA)
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2725Kata Kunci:
hazard identification and risk assessment (HIRA), job safety analysis (JSA), keselamatan dan kesehatan kerja, pabrik kelapa sawit, penilaian risikoAbstrak
Industri kelapa sawit memiliki berbagai potensi bahaya pada setiap tahapan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dengan tingkat keparahan berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, menganalisis aktivitas berisiko tinggi, dan menentukan rekomendasi pengendalian pada proses produksi Pabrik Kelapa Sawit PT X. Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) diterapkan pada enam stasiun produksi, yaitu Penerimaan TBS, Rebusan, Bantingan, Press, Pemurnian, dan Oil Storage. Sebanyak 13 aktivitas kategori risiko high dianalisis lebih lanjut menggunakan Job Safety Analysis (JSA). Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumen HIRARC perusahaan, wawancara HSE, dan kuesioner terhadap 41 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan 104 temuan potensi bahaya, terdiri atas 39 risiko low (37,50%), 52 medium (50,00%), dan 13 high (12,50%). Stasiun Pemurnian memiliki temuan terbanyak, yaitu 28 temuan, sedangkan Stasiun Bantingan memiliki rata-rata risiko tertinggi sebesar 10,11. Hasil kuesioner menunjukkan pengetahuan K3 dan penggunaan APD berada pada kategori tinggi, kelelahan kerja dan pengalaman kecelakaan kerja berada pada kategori sangat rendah, sedangkan kondisi lantai licin berada pada kategori sedang. Aktivitas berisiko high didominasi bahaya mekanis, pekerjaan di ketinggian, tekanan dan suhu tinggi, confined space, serta hot work. Pengendalian diprioritaskan melalui pengendalian teknik, administratif, dan APD, dengan penekanan pada machine guarding, isolasi energi, pengamanan fasilitas kerja, pengendalian confined space, dan kepatuhan terhadap prosedur kerja aman. Hasil penelitian menjadi dasar penentuan prioritas pengendalian berdasarkan tingkat dan karakteristik bahaya pada proses produksi kelapa sawit.
Referensi
Afnella, W., & Utami, T. N. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Metode Hira (Hazard Identification and Risk Assessment) Di Pt. X. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 1104–1012. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.2187
Aprilia, D., & Ramadhan, A. (2021). Upaya Pengendalian Potensi Bahaya Bekerja Pada Ketinggian di Perusahaan Pupuk Gresik , Indonesia. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(3), 331–342. https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i3.2021.331-342
Dewiyana, Pramanda, R., & Nurmalawati. (2024). Analsiis Potensi Bahaya pada Stasiun Sterilizer di PTPN IV PKS Tanjung Seumantoh menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). 3(1), 219–228. https://doi.org/10.37477/isejou.v3i1.724
Dharmawan, G. R., Ingsih, I. S., & Santoso, B. (2025). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 di Proyek Arumaya Office Tower dengan Metode HIRARC dan JSA. Jurnal Rekayasa Sipil, 15(2), 512–520.
Ginting, C. Z. A., Sunardi, & Widyowanti, R. A. (2024). Identifikasi Bahaya serta Penilaian Risikonya di Pabrik Kelapa Sawit menggunakan Metode Job Safety Analysis ( JSA ). Jurnal AGROFORETECH, 2(4), 1826–1832.
Halifasa, A. I., & Apasari, A. E. (2023). Analisis Potensi Bahaya Dengan Menggunakan Metode Identification And Risk Assessment (HIRA) Dan Job Safety Analysis (JSA) Pada PT.XYZ. Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, 2(3), 204–217. https://doi.org/10.55606/juprit.v2i3.2115
Ihsan, T., Sajidah, H., Edwin, T., & Derosya, V. (2025). Identifikasi dan Pengendalian Risiko K3 pada Proses Produksi CPO dengan Metode HIRARC. Jurnal Kesehatan Komunitas, 11(1), 120–130. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol11.Iss1.2107
Ikhsan, M. Z. (2022). Identifikasi Bahaya, Risiko Kecelakaan Kerja Dan Usulan Perbaikan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan, 1(I), 42–52. https://doi.org/10.55826/tmit.v1ii.13
International Organization for Standardization. (2018). ISO 45001:2018: Occupational health and safety management systems—Requirements with guidance for use. ISO.
Istisya, A. S., Denny, H. M., & Setyaningsih, Y. (2024). Potential Hazards and Associated Causal Factors in the Occupational Environment of Palm Oil Workers. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 13(1), 116–123. https://doi.org/10.20473/ijosh.v13i1.2024.116-123
Johari, G. J., & Aprilia, R. (2026). Evaluasi K3 pada Proyek Gedung BNN Bandung dengan Metode HIRARC. 24(1), 892–900. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.24-1.2573
Mardlotillah, N. I. (2020). Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Area Confined Space. Journal of Public Health Research and Development, 4(Special 1), 315–327. https://doi.org/Wor10.15294 /higeia.v4iSpecial%201/ 40911
Mukti, I., Ningsih, T., & Sibuea, I. L. (2023). Kajian Pengendalian Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di PT. Langkat Nusantara Kepong. Jurnal Teknik Pengokahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet, 5(1), 32–39. https://doi.org/10.47199/jaf.v5i1.167
Naim, Na. A. A., Omar, R., & Ibrahim, N. N. L. N. (2022). Emergency preparedness and response in palm oil mill and investigation of the employees ’ emergency preparedness knowledge and attitude. Jurnal of Process Safety Progress, 41(S1), 1–9. https://doi.org/10.1002/prs.12363
Pratama, F., Ismiyah, E., & Rizqi, A. W. (2022). Analisis Risiko ( K3 ) Metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control ( HIRARC ) di. 25(November), 88–95. https://doi.org/10.47313/jig.v25i2.1922
Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja: OHSAS 18001. Dian Rakyat.
Revadi, C. E., Mahady, Y. M., Malik, A. F., & Wahyuni, D. (2026). Tinjauan Risiko Keselamatan Kerja Melalui Job Safety Analysis pada Stasiun Rantaian PKS Sei Intan. Journal of Industrial Innovation and Safety Engineering, 04(02), 77–84. https://doi.org/10.35718/jinseng.v4i2.8482182
Sandika, D. P., Prabaswari, A. D., Rofif, M. I., Jatmiko, H. A., & Padhil, A. (2025). Analisis Potensi Penyebab Kecelakaan Kerja di Pabrik Kelapa Sawit menggunakan Metode Hazzard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA). 11(1), 102–110. https://doi.org/10.33884/jrsi.v11i1.10193
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syarif, A. A., Pulungan, M., & Siregar, M. Z. (2022). Analisis Resiko Keselamatan Pekerja Pada Bagian Produksi Di Pt. Permata Hijau Palm Oleo Kim Ii Kab. Deli Serdang. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan, 10(1), 39–45. https://doi.org/10.47662/alulum.v10i1.189
Tambunan, H. Z. (2020). Determinan faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja karyawan pabrik kelapa sawit bagian pengolahan di PTPN IV Bah Jambi [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara].
Voora, V., Bermúdez, S., Farrell, J. J., Larrea, C., & Luna, E. (2023). Palm oil prices and sustainability - Global Market Report. International Institute for Sustainable Development, 1–46. https://www.iisd.org/system/files/2023-06/2023-global-market-report-palm-oil.pdf
Wahyudin, & Sofiyanurriyanti. (2023). Identification Of Potential Hazards In Palm Oil Companies In The Sterilizer Section Using The HIRARC Method. Jurnal Sains Dan Teknologi Industri, 21(1), 145–157. https://doi.org/10.24014/sitekin.v21i1.21566
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Crystha Putri Febriani, Robby Irsan, Suci Pramadita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



