Analisis Distribusi Margin Pemasaran Ternak Sapi Bali di Kabupaten Manggarai Barat

Penulis

  • Novita Surya Triana Diksan Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Maria Yasinta Luruk Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Ulrikus Romsen Lole Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Maria Rosdiana Deno Ratu Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2757

Kata Kunci:

efisiensi pemasaran, farmer’s share, marketing cost, marketing profit, sapi bali

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemasaran, farmer’s share, marketing cost, marketing profit, dan efisiensi pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan populasi seluruh peternak dan pedagang ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat. Penentuan contoh menggunakan multiple stage sampling melalui tiga tahap, penentuan kecamatan contoh menggunakan metode purposive sampling ditunjuk Kecamatan Komodo dan Kecamatan Lembor Selatan, penentuan desa contoh menggunakan metode purposive sampling ditunjuk Desa Golo Mori, Desa Macang Tanggar, Desa Watu Rambung, Desa Nanga Lili. Penentuan peternak contoh menggunakan metode non proporsional random sampling sebanyak 25 peternak contoh setiap desa, jumlah peternak contoh 100 orang. Penentuan pedagang contoh menggunakan metode snowball sampling, terdapat 6 orang pedagang pengumpul ternak sapi. Analisis data meliputi farmer’s share, marketing cost, marketing profit, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa farmer’s share yang diperoleh sebesar 63,55%. Marketing cost pedagang pengumpul desa sebesar Rp540.000, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp637.500, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.750.000. Marketing profit pedagang pengumpul desa sebesar Rp418.426, pedagang pengumpul kecamatan sebesar Rp580.000, dan pedagang antar pulau sebesar Rp1.786.112. Efisiensi pembiayaan sebesar 18,67%. Kesimpulan, saluran pemasaran ternak sapi di Kabupaten Manggarai Barat dari peternak menuju ke pedagang antar pulau. Marketing cost dan marketing profit tertinggi pada pedagang antar pulau dan terendah pada pedagang pengumpul desa dengan sistem pemasaran ternak sapi yang efisien.

Referensi

Azzaino, Z. (1981). Pengantar Tataniaga Pertanian. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Badan Pusat Statistik Manggarai Barat. (2024). Kabupaten Manggarai Barat dalam angka¸ Labuan Bajo. https://manggaraibaratkab.bps.go.id/.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Luas panen padi (hektar), Kupang. https://ntt.bps.go.id/id/ luas-panen-padi.

Hartini, H., Putro, S., & Sutardji, S. (2013). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap tingkat pendapatan masyarakat peternak sapi perah di Desa Sukorame Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Edu Geography, 1(2).

Hidayah, N., Artdita, C. A., & Lestari, F. B. (2019). Pengaruh karakteristik peternak terhadap adopsi teknologi pemeliharaan pada peternak kambing peranakan ettawa di Desa Hargotirto Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Bisnis Dan Manajemen (Journal of Business and Management), 19(1):1-10.

Lalus, M. F., Krova, M., Deno Ratu, M. R., & Nono, O. H. (2019). Analisis distribusi margin di antara lembaga-lembaga pemasaran ternak sapi potong di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal Nukleus Peternakan, 6(2): 63-70.

Munadi, L. M. (2021). Analisis pemasaran sapi bali di kecamatan barangka kabupaten muna barat. Jurnal Bisnis Tani, 7(1), 44-53.

Noach, Y. R. & Lalus, M. F. (2020). Analisis indeks koneksi pasar dan distribusi margin pada lembaga-lembaga pemasaran ternak sapi potong di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur Indonesia. Agrimor, 5(1):13-16.

Nubatonis, A., Blegur, F. M. A., Oki, Y., & Banu, T. (2024). Penentuan harga jual sapi bali berdasarkan pengukuran morfometrik di kelompok tani bon-bon Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), 8(1):63-70.

Prasetyo, A.F., Nurkolis, N., & Suryadi, U. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi inovasi dan kapabilitas peternak pada kelompok ternak kambing. Jurnal Ilmiah Inovasi, 17(2):1411-5549.

Razak, N.R., Herianto, Armayanti, A. K., & Kurniawan, M. E. (2021). Pengaruh karakteristik peternak dan adopsi teknologi terhadap keberhasilan inseminasi buatan di Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan, 17(2):111-118.

Shepherd, G. S., & Futrell, G. A. (1969). Marketing Farm Products: Economic Analysis. Edisi ke-5. Ames, Iowa: Iowa State University Press.

Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian: Teori dan Aplikasi. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta

Sudiyono, A. (2004). Pemasaran Pertanian. Muhammadiyah University Press, Malang.

Sumitra, J., Kusumastuti, T. A., & Widiati, R. (2013). Pemasaran ternak sapi potong di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Buletin Peternakan, 37(1):49–58.

Wardana, A.K & Nugroho, T. R. D. A. (2023). Efisiensi saluran pemasaran sapi potong peternakan rakyat di Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 8(2):123-134.

Yendraliza, Y., Adelina, T., & Amdes, A. (2020). Evaluasi keterampilan peternak dalam menerapkan aspek teknis pemeliharaan sapi potong di Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 15(4):398-405.

Diterbitkan

15-09-2026

Cara Mengutip

Diksan, N. S. T. ., Luruk, M. Y. ., Lole, U. R. ., & Ratu, M. R. D. . (2026). Analisis Distribusi Margin Pemasaran Ternak Sapi Bali di Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3139–3148. https://doi.org/10.54082/jupin.2757

Terbitan

Bagian

Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen