Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kesiapan Menghadapi Perubahan Fisik Pubertas pada Remaja Laki-Laki Awal di SD Negeri 40 Kota Jambi

Penulis

  • Dion Pratama Pandapotan Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Meinarisa Meinarisa Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Lisa Anita Sari Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Rina Oktaria Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Riska Amalya Nasution Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2787

Kata Kunci:

kesiapan, pengetahuan, perubahan fisik pubertas, remaja laki-laki, sikap

Abstrak

Pubertas pada remaja laki-laki ditandai perubahan fisik yang berlangsung cepat sehingga menuntut kesiapan, sedangkan pengetahuan dan sikap yang kurang memadai berisiko menimbulkan kebingungan, rasa malu, dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesiapan menghadapi perubahan fisik pubertas pada remaja laki-laki awal di SD Negeri 40 Kota Jambi. Penelitian kuantitatif deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 120 siswa laki-laki kelas IV–VI dari 131 siswa target yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan pada Agustus 2026 menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan kesiapan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman's Rank. Sebagian besar responden berpengetahuan baik (53,3%), bersikap positif (58,3%), dan siap (53,3%), sementara 33,3% berpengetahuan kurang dan 46,7% belum siap. Terdapat hubungan positif yang signifikan namun lemah antara pengetahuan dengan kesiapan (rho=0,373; p<0,001) dan antara sikap dengan kesiapan (rho=0,260; p=0,004). Pengetahuan dan sikap berhubungan dengan kesiapan menghadapi perubahan fisik pubertas, sehingga edukasi kesehatan reproduksi di sekolah dasar perlu diprioritaskan bagi siswa laki-laki yang masih berpengetahuan kurang dan belum siap.

Referensi

Agustina, P. N., Saifudin, M., & Susanti, I. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang perubahan fisik pubertas dengan tingkat stres pada masa pubertas di MTs Negeri 1 Tuban. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3). https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644

Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., & Mujiani, S. D. W. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Pradina Pustaka.

Anggreni, D. (2022). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan. Penerbit STIKes Majapahit Mojokerto.

Arfah, M., & Yarni, L. (2023). Kesiapan anak menghadapi masa puber. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 7607–7616.

Ayuanida, S. (2021). Hubungan peran orang tua dalam pendidikan kesehatan reproduksi dengan kesiapan menghadapi pubertas siswa laki-laki (usia 10–12 tahun) di SDN Sananwetan 02 Kota Blitar [Skripsi, Universitas Brawijaya].

Carney, A., Mulei, T., Kurao, D., Hagstrom, C., & Sommer, M. (2022). “When I woke up I was so worried and ashamed, I thought it was a disease”: Adolescent boys’ transitions through puberty in Kenya. Frontiers in Reproductive Health, 4, Article 956060. https://doi.org/10.3389/frph.2022.956060

Dwiza, M. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan anak usia 9–13 tahun tentang tanda-tanda pubertas dan perubahan organ seksual sekunder di sekolah dasar Telanaipura Kota Jambi [Skripsi, Universitas Jambi].

Ifataqi, R. I., Indriyani, D., & Kholifah, S. (2025). Hubungan sumber informasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak usia sekolah di SDN Selodakon 04 Tanggul Jember. Jurnal Multidisiplin Inovasi, 9(8), 63–71.

Irmayanti, N., Dhei, B., Lusianti, N., & Derman, Y. (2022). Perbedaan sikap remaja dalam menghadapi perubahan fisik pada masa pubertas ditinjau dari gender. Prosiding Seminar Nasional PSGESI LPPM UWP, 9(1), 143–149. https://doi.org/10.38156/gesi.v9i01.166

Kasim, S. I., Hafid, R., & Mohamad, R. W. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kesiapan menghadapi masa pubertas pada remaja usia 12–13 tahun di SMP Negeri 1 Limboto. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(4), 1769–1784. https://doi.org/10.56338/jks.v8i4.7177

Lestari, B. A., & Kurniasari, L. (2020). Pengaruh media video animasi tentang mimpi basah dan pencegahan pelecehan seksual (eksperimen pada remaja disabilitas). Borneo Student Research, 2(1), 403–408.

Lopez Dacal, J., Castro, S., Suco, S., Correa Brito, L., Grinspon, R. P., & Rey, R. A. (2024). Assessment of testicular function in boys and adolescents. Clinical Endocrinology, 101(5), 455–465. https://doi.org/10.1111/cen.14979

Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan dan analisis dalam penelitian kuantitatif. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga.

Maharani, P., & Daryanti, M. S. (2024). Hubungan dukungan orang tua dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN Demakijo 1 Sleman Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional LPPM UNISA Yogyakarta, 2, 675–681.

Mellya, K. P. (2017). Hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja awal tentang perubahan fisik pada remaja di SMP Negeri 5 Kota Jambi tahun 2017. Scientia Journal, 6(1), 69–78.

Msovela, J., Shija, A. E., Ntuyeko, H., Imeda, C., Mugula, A., & Mgina, E. (2025). Puberty and menstruation knowledge, information sources and needs among secondary school adolescent girls and boys in Kibaha, Tanzania. PLOS Global Public Health, 5(3), Article e0004176. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0004176

Muganwa, K., Bazirete, O., Uwimana, M. C., Musabwasoni, M. G. S., Tengera, O., Bahumura, J., Chinwe, H. N., Uwingabire, E., Muteteri, E., Mujawamariya, F., Habyarimana, E., Mukeshimana, E., Ndimurukundo, B., Abagirinana, V., Nsengiyumva, R., Wabenya, C. M., Mugisha, V., Kaberuka, G., Bazakare, M. L. I., . . . Uhawenimana, T. C. (2025). Adolescent awareness and experience of the pubertal changes: A qualitative study from Rwanda. PLOS ONE, 20(6), Article e0325502. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0325502

Mulazimah, Nurahmaati, D., & Trishastuti, I. H. (2022). The correlation of knowledge and the attitudes of class VII teenage girls in readiness to face menarche. Journal of Ners and Midwifery, 9(2), 232–240. https://doi.org/10.26699/jnk.v9i2.ART.p232-240

Munandar, A., Mendri, N. K., Permatasari, L. I., Badi'ah, A., Landi, M., Febrina, W., Rifai, A., & Sari, Y. K. (2022). Etika profesi dalam praktik keperawatan. CV. Media Sains Indonesia.

Nurfadhilah, Sa'diyah, R., Achmad, N., & Hilowle, S. (2022). Pengetahuan pelajar sekolah dasar tentang pubertas di Jakarta dan sekitarnya. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 99–106.

Pangajouw, C. N., Oroh, W., & Renteng, S. (2023). Gambaran pengetahuan pubertas pada anak usia sekolah di SD Negeri 8 Tondano. MNSJ, 1(2), 22–30.

Pitaloka, R. D., Keswara, N. W., & Purwanti, A. S. (2024). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas 4–6. Binawan Student Journal, 6(1), 36–41. https://doi.org/10.54771/r42n9k29

Prajapati, G., Tamang, B., KC, P., Maharjan, N., & Rokaya, R. K. (2023). Knowledge and attitude regarding pubertal changes among adolescents of Eastern Nepal. Magna Scientia Advanced Research and Reviews, 8(1), 38–45. https://doi.org/10.30574/msarr.2023.8.1.0066

Prastiwi, D. N., Sasmito, B. N., & Zatihulwani, E. (2024). The relationship between knowledge level and attitude with readiness to face menarche in adolescent girls in SD Plus Darul Ulum Jombang. Prima Wiyata Health, 5(2), 52–63.

Sarwono, A. E., & Handayani, A. (2021). Metode kuantitatif. UNISRI Press.

Siagian, S. H. (2024). Hubungan konsep diri dan sikap remaja putri terhadap perubahan fisik pada masa pubertas di SMPN 13 Mandau. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 55–60. https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.488

Sobaria, W., & Lestari, N. E. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan sosial dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Sirojul Athfal. Open Access Jakarta Journal of Health Science, 3(2), 1107–1114. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i2.234

Sugeng, B. (2022). Fundamental metodologi penelitian kuantitatif (eksplanatif). Deepublish.

Widodo, S., Ladyani, F., Asrianto, L. O., Rusdi, Khairunnisa, Lestari, S. M. P., Wijayanti, D. R., Devriany, A., Hidayat, A., Dalfian, Nurcahyati, S., Sjahriani, T., Armi, & Widya R., N. (2023). Metodologi penelitian. CV Science Techno Direct.

World Health Organization. (2024). Adolescent and young adult health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions

Diterbitkan

25-10-2026

Cara Mengutip

Pandapotan, D. P., Meinarisa, M., Sari, L. A., Oktaria, R. ., & Nasution, R. A. (2026). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kesiapan Menghadapi Perubahan Fisik Pubertas pada Remaja Laki-Laki Awal di SD Negeri 40 Kota Jambi. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3505–3514. https://doi.org/10.54082/jupin.2787

Terbitan

Bagian

Kesehatan dan Kedokteran