Diplomasi Publik Indonesia dalam Proses Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2023-2025
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2794Kata Kunci:
Diplomasi Publik, Indonesia, Toba Caldera, UNESCO Global GeoparkAbstrak
Penelitian ini menganalisis diplomasi publik Indonesia dalam proses revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2023-2025 dengan menggunakan tiga dimensi diplomasi publik Mark Leonard et al. (2002), yaitu news management, strategic communications, dan relationship building. Fokus penelitian diarahkan pada praktik komunikasi dan pembangunan hubungan yang dijalankan aktor Indonesia dengan publik asing selama proses revalidasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-struktur, document-based reserach, dan internet-based. Data dianalisis menggunakan analisis isi dengan tiga dimensi Leonard sebagai kategori analitis, sedangkan validitas data diperiksa melalui triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan ketiga dimensi diplomasi publik dijalankan dengan penekanan yang berbeda, dengan BP Toba Caldera UNESCO Global Geopark sebagai aktor sentral dalam pelaksanaanya. News management dilakukan melalui penyampaian informasi mengenai perkembangan revalidasi pada media dan kanal kelembagaan Indonesia, tetapi bukti bahwa informasi tersebut dirancang khusus untuk publik asing masih terbatas. Strategic communications dijalankan melalui forum geopark internasional dan ajang Aquabike untuk memperkenalkan Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark serta mengangkat warisan geologi, budaya, dan geowisatanya secara relatif konsisten. Relationship building menjadi dimensi yang paling menonjol melalui hubungan dengan Langkawi dan Satun UNESCO Global Geoparks yang dipelihara lewat pertemuan berulang, pertukaran pengetahuan, kunjungan timbal balik, dan kegiatan bersama. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa diplomasi publik Indonesia selama revalidasi lebih kuat dalam membangun hubungan pada jejaring geopark internasional daripada mengarahkan komunikasi jangka pendek kepada publik asing. Perolehan green card pada 2025 pula menandai akhir rentang penelitian dan tidak digunakan sebagai ukuran keberhasilan diplomasi publik.
Referensi
Anggaran, T. (2024). Laporan kinerja.
Atikah, N. W. (2024). Padjadjaran Journal of International Relations (PADJIR) Diplomasi Publik Indonesia dalam Meningkatkan Wisatawan Mancanegara ke Candi Borobudur. 6(2), 91–102. https://doi.org/10.24198/padjirv6i2.53708
Bhattacherjee, A. (2012). Social Science Research: Principles, Methods, and Practices Social Science Research: Principles, Methods, and Practices.
BOARD, M., & (UGGp), T. C. U. G. G. (2023). ANNUAL REPORT 2023 ТОВА CALDERA UNESCO GOBAL GEOPARK.
Borders, C., & Future, E. (2025). IMT-GT NEWSLETTER.
Bowen, G. A. (1997). Document Analysis as a Qualitative Research Method.
Caldera, B. P. T. (2025). Document UGGp Annual Report TOBA CALDERA UNESCO GLOBAL GEOPARK.
Communities, S. L. (2024). Asia Pacific Geoparks Network Asia Pacific Geoparks Network (APGN).
Cull, N. J. (2008). Public Diplomacy: Taxonomies and Histories. 89(March), 31–54. https://doi.org/10.1177/0002716207311952
Date, P., & Publishing, B. (2016). Systematic methodological review: developing a framework for a qualitative semi-structured interview guide. https://doi.org/10.1111/jan.13031
Diversity, C. (2019). United Nations Convention on Biological.
Du, Y., & Girault, Y. (2020). A Genealogy of UNESCO Global Geopark: Emergence and Evolution . 6(644015), 1–17. https://doi.org/10.17149/ijgp.j.issn.2577.4441.2018.02.001
GEOPARK, L. U. G. (2023). geopark-gazette-2023.pdf.
Geopark, unesco G. (2020). Guidelines for UNESCO Global Geopark Field Inspection Missions. March, 1–10.
Gilboa, E. (2008). Searching for a Theory of. March, 55–77. https://doi.org/10.1177/0002716207312142
Hallahan, K., Holtzhausen, D. R., & Ruler, B. Van. (2007). This article was downloaded by: On: 8 September 2010 Access details : Access Details : Free Access Publisher Routledge International Journal of Strategic Communication. June 2014. https://doi.org/10.1080/15531180701285244
Hutabarat, L. F. (2023). Diplomacy of Indonesia ’ s Natuna National Geopark toward a UNESCO Global Geopark Diplomasi Geopark Nasional Natuna Indonesia menuju UNESCO Global Geopark. 517–528.
Indrani, D. N. (2023). DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA DALAM UPAYA REVALIDASI STATUS CILETUH SUKABUMI SEBAGAI UNESCO GLOBAL GEOPARK. 10, 15.
Injourney Tourism Development Corporation. (2025). The Lake Toba GP: Danau Toba Bersiap Jadi Pusat Water Sport Dunia, ITDC Pastikan Kesiapan Event Aquabike dan F1H2O. https://www.itdc.co.id/press-release/the-lake-toba-gp-danau-toba-bersiap-jadi-pusat-sport-tourism-dunia-itdc-pastikan-kesiapan-event-aquabike-dan-f1h2o-20250813125102?utm_
Injourney. (2024). InJourney Sukses Gelar Aquabike Jetski World Championship 2024, Bangkitkan Ekonomi Lokal dan Perkuat Danau Toba. https://injourney.id/media-publication/news/injourney-sukses-gelar-aquabike-jetski-world-championship-2024-bangkitkan-ekonomi-lokal-dan-perkuat-danau-toba-sebagai-destinasi-pariwisata-dunia?utm_source=chatgpt.com
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2018). Pesona Danau Toba, Berkah Bentukan Kaldera Terbesar di Dunia. Kementerian ESDM. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pesona-danau-toba-berkah-bentukan-kaldera-terbesar-di-dunia
LAMONT, C. (2015). RESEACRH METHODS IN INTERNATIONAL RELATIONS.
LAMONT, C. (2021). RESEARCH METHODS IN INTERNATIONAL RELATIONS.
Langkawi, L. P. (2023). THE 6th REGIONAL COURSE ON UNESCO GLOBAL GEOPARK. LANGKAWI DEVELOPMENT AUTHORITY. https://www.lada.gov.my/en/the-6th-regional-course-on-unesco-global-geopark/
Luar, K., & Republik, N. (2025). Policy brief. 10(4).
Manor, I. (2019). The Digitalization of Public Diplomacy.
Manurung, H., & Sinabariba, E. (2020). INDONESIA SOFT POWER: TOBA CALDERA AS UNESCO GLOBAL GEOPARK 2020. 22(2), 173–186. https://doi.org/10.33541/sp.v21i2.2140
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ruth Merry Elizabet Tampubolon, Neneng Konety, Sinta Diana Martaulina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



