Hubungan Ketergantungan Nikotin dengan Depresi, Kecemasan, dan Stres pada Mahasiswa Perokok

Penulis

  • Dewi Masithah Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Abraham Ahmad Ali Firdaus Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Marselli Widya Lestari Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Ain Darojah Siddiq Ramadhana Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Anjhely Adreani Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Selila Florian Nurul Ilmah Fakultas kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2797

Kata Kunci:

depresi, kecemasan, ketergantungan nikotin, mahasiswa perokok, stres

Abstrak

Merokok pada mahasiswa merupakan masalah kesehatan yang dapat berkaitan dengan ketergantungan nikotin dan kondisi psikologis. Ketergantungan nikotin dapat dinilai menggunakan Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND), sedangkan depresi, kecemasan, dan stres dapat diukur menggunakan Depression Anxiety Stress Scales-42 (DASS-42). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat ketergantungan nikotin dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa perokok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan secara daring menggunakan kuesioner pada Agustus–September 2026. Dari 42 respons yang diperoleh, sebanyak 39 responden memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis. Responden berusia 18–26 tahun dengan rerata usia 21,74 ± 1,95 tahun. Tingkat ketergantungan nikotin diukur menggunakan FTND, sedangkan depresi, kecemasan, dan stres diukur menggunakan DASS-42. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (92,3%) dan memiliki tingkat ketergantungan nikotin sangat rendah (76,9%). Berdasarkan DASS-42, sebanyak 56,4% responden berada dalam kategori normal untuk depresi, 23,1% normal untuk kecemasan, dan 59,0% normal untuk stres. Sebanyak 35,9% responden mengalami depresi dalam kategori sedang hingga sangat berat, sedangkan 30,8% mengalami kecemasan dalam kategori sangat berat. Analisis Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat ketergantungan nikotin dengan depresi (r=−0,099; p=0,566), kecemasan (r=0,132; p=0,443), maupun stres (r=−0,146; p=0,395). Tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat ketergantungan nikotin dengan depresi, kecemasan, maupun stres pada mahasiswa perokok dalam penelitian ini. Namun, tingginya proporsi kecemasan sangat berat menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan psikologis mahasiswa perokok. Temuan ini perlu ditafsirkan secara hati-hati karena penelitian menggunakan desain cross-sectional, jumlah sampel relatif kecil, dan sebagian besar responden memiliki tingkat ketergantungan nikotin yang sangat rendah. Penelitian dengan sampel yang lebih besar dan desain longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi hubungan tersebut secara lebih mendalam.

Referensi

Aoike, M., Mori, Y., Aoyama, Y., Tanaka, M., Kozai, H., Shigeno, Y., Kawamura, H., Tsurudome, M., & Ito, M. (2023). Nicotine dependence among college students uninterested in smoking cessation during the COVID-19 pandemic: A cross-sectional survey. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(6), 5135. https://doi.org/10.3390/ijerph20065135

Ayran, G., Köse, S., & Küçükoğlu, S. (2021). The effect of anxiety on nicotine dependence among university students during the COVID-19 pandemic. Perspectives in Psychiatric Care, 58(1), 114–123. https://doi.org/10.1111/ppc.12825

Bista, S., Lechner, W. V., Anderson, M., Kenne, K. N., & Kenne, D. R. (2023). Cigarette and e-cigarette use as a function of psychological distress following COVID-19 related university campus closures. The American Journal of Drug and Alcohol Abuse, 49(2), 239–248. https://doi.org/10.1080/00952990.2023.2171300

Do, E. K., Tulsiani, S., Koris, K., Minter, T., & Hair, E. C. (2024). Depression, anxiety, stress, and current e-cigarette use: Results from the Truth Longitudinal Cohort of youth and young adults (2022–2023). Journal of Affective Disorders, 365, 628–633. https://doi.org/10.1016/j.jad.2024.08.127

Ekawati, F. M., Kusnanto, H., Lestari, P., Vidiawati, D., Novitasari, D. A., Widyahening, I. S., & Sanci, L. (2025). The health and wellbeing of undergraduate students in Indonesia: Descriptive results of a survey in three public universities. Scientific Reports, 15, 11731. https://doi.org/10.1038/s41598-025-90527-w

Hanifah, H., Purwono, R. U., & Iskandarsyah, A. (2024). Efektivitas cognitive behavioral therapy untuk mengurangi psychological dependence terhadap rokok pada mahasiswa. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 16(2). https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol16.iss2.art2

Heatherton, T. F., Kozlowski, L. T., Frecker, R. C., & Fagerström, K.-O. (1991). The Fagerström Test for Nicotine Dependence: A revision of the Fagerström Tolerance Questionnaire. British Journal of Addiction, 86(9), 1119–1127. https://doi.org/10.1111/j.1360-0443.1991.tb01879.x

Lovibond, P. F., & Lovibond, S. H. (1995). Manual for the Depression Anxiety Stress Scales. Psychology Foundation.

Putri, M. C. E., Noveyani, A. E., & Kinanthi, C. A. (2025). The relationship between coping strategies and cigarette smoking behavior among final-year engineering students in Jember, Indonesia. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 13(SI2), 1–7. https://doi.org/10.20473/jpk.v13.ISI2.2025.1-7

Rahmadiana, M., Karyotaki, E., Schulte, M., Ebert, D. D., Passchier, J., Cuijpers, P., Berger, T., van Ballegooijen, W., Wimbarti, S., & Riper, H. (2021). Transdiagnostic Internet Intervention for Indonesian University Students With Depression and Anxiety: Evaluation of Feasibility and Acceptability. JMIR Mental Health, 8(3), e20036. https://doi.org/10.2196/20036

Ryansyah, I. C., & Setyaningrum, D. A. W. (2023). Nicotine dependence and perceived stress during the pandemic. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 6(1), 108–118. https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2023.v6.108-118

Setiawan, J. R. A., & Virlia, S. (2022). Hubungan stres akademik dengan ketergantungan merokok pada mahasiswa. Psibernetika, 15(1), 9–20. https://doi.org/10.30813/psibernetika.v15i1.2991

Sharma, M. K., Suman, L. N., Srivastava, K., Suma, N., & Vishwakarma, A. (2021). Psychometric properties of Fagerstrom Test of Nicotine Dependence: A systematic review. Industrial Psychiatry Journal, 30(2), 207–216. https://doi.org/10.4103/ipj.ipj_51_21

Wang, N., Dove, M. S., & Tong, E. K. (2024). Serious psychological distress and higher associations with tobacco and cannabis use among college students in the United States. Preventive Medicine, 185, 108041. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2024.108041

Xiong, H., Ma, F., Tang, D., & Liu, D. (2024). Correlations among nicotine dependence, health-related quality of life, and depression in current smokers: A cross-sectional study with a mediation model. Frontiers in Psychiatry, 15, 1455918. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1455918

Diterbitkan

25-10-2026

Cara Mengutip

Masithah, D. ., Firdaus, A. A. A. ., Lestari, M. W., Ramadhana, A. D. S., Adreani, A., & Ilmah, S. F. N. (2026). Hubungan Ketergantungan Nikotin dengan Depresi, Kecemasan, dan Stres pada Mahasiswa Perokok. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3529–3540. https://doi.org/10.54082/jupin.2797

Terbitan

Bagian

Kesehatan dan Kedokteran