Teknik Komunikasi Inklusif dalam Interaksi Barista Teman Tuli dan Pelanggan Untuk Membangun Pemahaman di Coffee Sunyi Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2803Kata Kunci:
komunikasi inklusif, barista teman Tuli, pelanggan, Communication Accommodation Theory, convergenceAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik komunikasi inklusif dalam interaksi antara barista teman Tuli dan pelanggan untuk membangun pemahaman di Coffee Sunyi Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Communication Accommodation Theory (CAT), khususnya konsep convergence, sebagai landasan analisis. Data diperoleh melalui wawancara terhadap empat informan yang terdiri atas dua barista teman Tuli dan dua pelanggan, observasi, serta dokumentasi selama periode pengumpulan data pada 24–27 September 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara barista teman Tuli dan pelanggan menggunakan berbagai bentuk komunikasi, yaitu bahasa isyarat, gestur, ekspresi wajah, tulisan, media digital, dan bantuan visual. Ketika pelanggan mengalami kesulitan memahami bahasa isyarat, barista melakukan penyesuaian dengan menggunakan tulisan melalui kertas atau media digital serta gestur dan bantuan visual. Penyesuaian juga dilakukan oleh pelanggan melalui penggunaan media tulisan dan upaya mempelajari bahasa isyarat yang digunakan barista. Penyesuaian komunikasi tersebut turut mendukung terciptanya kesetaraan dalam interaksi antara barista teman Tuli dan pelanggan, meningkatkan pemahaman pelanggan terhadap bahasa isyarat, serta mengurangi kecanggungan dalam proses komunikasi dan pelayanan. Pengalaman berkunjung lebih dari satu kali pada informan pelanggan tertentu juga menunjukkan bahwa pengalaman interaksi dapat membantu mereka menjadi lebih familiar dengan bentuk komunikasi yang digunakan, tetapi temuan tersebut tidak dapat digeneralisasikan kepada seluruh pelanggan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada pengamatan langsung yang dilakukan dalam satu hari sehingga belum menggambarkan seluruh variasi interaksi pelanggan. Penelitian selanjutnya disarankan membandingkan pengalaman pelanggan baru dengan pelanggan yang telah sering berkunjung untuk memahami proses adaptasi dan akomodasi komunikasi secara lebih mendalam.
Referensi
Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is qualitative in qualitative research. Qualitative Sociology, 42(2), 139–160. https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denny, E., & Weckesser, A. (2022). How to do qualitative research? BJOG: An International Journal of Obstetrics & Gynaecology, 129(7), 1166–1167. https://doi.org/10.1111/1471-0528.17150
DeVito, J. A. (2021). The interpersonal communication book (16th ed.). Pearson.
Furidha, B. W. (2024). Comprehension of the descriptive qualitative research method: A critical assessment of the literature. Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research, 2(4), 1–8. https://doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443
Giles, H., Edwards, A. L., & Walther, J. B. (2023). Communication accommodation theory: Past accomplishments, current trends, and future prospects. Language Sciences, 99, Article 101571. https://doi.org/10.1016/j.langsci.2023.101571
Jannah, F., & Gumelar, R. G. (2024). Teknik komunikasi barista tunarungu dengan konsumen (studi kasus Sunyi Coffee). Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, 8(1), 57–66. https://doi.org/10.24853/pk.8.1.57-66
Kearns, Á., Jagoe, C., Stockdale, R., Clarke, D., Manning, M., Mc Menamin, R., Fitzmaurice, Y., Green, J., Duffy, O., & Kelly, H. (2025). Supporting communication access of people with communication disabilities and communication differences in UNCRPD-ratified countries: An integrative review. International Journal of Language & Communication Disorders, 60(5), Article e70098. https://doi.org/10.1111/1460-6984.70098
Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mutiara, A., Prameswari, L. C., Poetri, R. D., & Almuakhir, A. S. (2023). Komunikasi nonverbal disabilitas dalam meningkatkan kepuasan konsumen di Dignityku Jakarta Selatan. Komunika: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 1(2), 16–27. https://doi.org/10.70437/komunika.v1i2.478
Sandelowski, M. (2000). Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing & Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240X(200008)23:4%3C334::AID-NUR9%3E3.0.CO;2-G
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.
Tight, M. (2023). Observation: A neglected data collection method in higher education research. In Theory and method in higher education research (Vol. 8). Emerald Publishing. https://doi.org/10.1108/S2056-375220220000008008
Weston, L. E., Krein, S. L., & Harrod, M. (2021). Using observation to better understand the healthcare context. Qualitative Research in Medicine & Healthcare, 5(3), Article 9821. https://doi.org/10.4081/qrmh.2021.9821
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Refaldi Refaldi, Shinta Kristanty

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



