Analisis Kualitatif Pencegahan dan Kesiapan Penanganan Hipotermia pada Pekerja Penyimpanan Dingin di Lampulo, Kota Banda Aceh

Penulis

  • Raihan Syumira Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Wardiati Wardiati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Tiara Mairani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2817

Kata Kunci:

cold storage, hipotermia, keselamatan kerja, manajemen pencegahan, pekerja perikanan

Abstrak

Industri perikanan di Indonesia banyak bergantung pada fasilitas cold storage dengan paparan suhu rendah, umumnya -18°C hingga -30°C. Pekerja berisiko mengalami hipotermia, namun penelitian mengenai pencegahan dan pengelolaannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pencegahan dan pengelolaan hipotermia pada pekerja cold storage di Kecamatan Lampulo, Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif observasional di tiga perusahaan, yaitu PPS Kutaraja Lampulo, PT Aceh Lampulo Jaya Bahari, dan PT Pasifik Tuna Lampulo, pada 18–21 Juni 2025. Informan terdiri dari manajer, supervisor/leader cold storage, dan pekerja cold storage sebanyak 9 orang yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi menggunakan checklist 11 kriteria perlindungan pekerja, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta analisis tematik. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking. Hasil observasi menunjukkan pemenuhan kriteria perlindungan pekerja berbeda antarlokasi: PPS Kutaraja Lampulo memenuhi 3 dari 11 kriteria, PT Aceh Lampulo Jaya Bahari memenuhi 7 dari 11 kriteria, dan PT Pasifik Tuna memenuhi 8 dari 11 kriteria. Ketiga perusahaan belum memiliki kebijakan tertulis khusus pencegahan hipotermia, SOP spesifik, dan sistem evaluasi sistematis. APD yang tersedia umumnya masih bersifat dasar, pengaturan paparan dingin dan rotasi kerja masih informal, pengetahuan pekerja dan manajemen tentang hipotermia lebih berbasis pengalaman, serta pemeriksaan kesehatan rutin belum berjalan menyeluruh. Rekomendasi penelitian ini mencakup edukasi formal tentang hipotermia, penyediaan APD sesuai standar suhu rendah, pengaturan durasi kerja berbasis batas aman suhu tubuh, dan pemeriksaan kesehatan berkala yang melibatkan tenaga kesehatan. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen dan pemangku kepentingan dalam penyusunan prosedur perlindungan pekerja cold storage.

Referensi

(BPS), B. P. S. (2022). Statistik Perusahaan Penangkapan Ikan.

Amin, J., & Bararah, K. (2024). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tameh, 10(1), 20–27. https://doi.org/10.37598/tameh.v10i1.127

Caruso, C. C., Arbour, M. W., Barger, L., Berger, A. M., & Chansens, E. R. (2019). The National Institute for Occupational Safety and Health :Working Hours , Sleep , & Fatigue Forum, Abstract for Oil and Gas Extraction Sector. 1–5.

Eka, D., Nim, R., Kesehatan Lingkungan, B., Kesehatan, D., Kerja, K., Kesehatan, F., & Jember, M. U. (n.d.). PAJANAN SUHU DINGIN DAN KEJADIAN HIPOTERMIA PADA PEKERJA COLD STORAGE (Studi di Cold Storage Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan) SKRIPSI Oleh.

Garvey, D. J. (2017). Fire and Ice: Protecting Workers in Extreme Temperatures. Professional Safety, 62(09), 32–36.

Ghani, N., Tariq, F., Javed, H., Nisar, N., & Tahir, A. (2020). Low-temperature health hazards among workers of cold storage facilities in lahore, Pakistan. Medycyna Pracy, 71(1), 1–7. https://doi.org/10.13075/mp.5893.00857

Goetsch, D. (n.d.). OSHA.

Hakiki, F., Ayu, I. M., Heryana, A., Keumala, C. A., & Utami, D. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Fabrikasi Di Pt X Tahun 2022. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 8(1), 11–26. https://doi.org/10.21111/jihoh.v8i1.8608

Kumar, V., Acharya, J., & Bhanja, D. (2026). Thermal Protective Performance of Firefighter Clothing: A Review of Advances in Heat, Moisture, Materials, and Physiological Safety. Fire Technology 2026 62:6, 62(6), 140-. https://doi.org/10.1007/S10694-026-01976-2

Kustina, D. S. W. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Hipotermi Terhadap Praktik Penanganan Hipotermi Pada Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala). Universitas Muhammadiyah Semarang, 28–32. http://repository.unimus.ac.id/860/3/BAB II.pdf

Leonardo, C. B., & Noroña, M. I. (2021). Perceived Effect of Factors on Workers’ Task Performance in a Cold Storage Warehouse Facility. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, 1471–1482.

Maddeppungeng, A., Suryani, I., Setiawati, D. N., & Rudiyanto, A. (2017). STUDI LINGKUNGAN KERJA DAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN KONSTRUKSI DALAM LINGKUP DINAS CIPTA KARYA, BINA MARGA, DAN SUMBERDAYA AIR PROVINSI BANTEN. In Jurnal Fondasi (Vol. 6).

Saad Algarni, F., & Askar Alkhaldi, H. (2021). Literature Review of Musculoskeletal Disorders and Their Risk Factors Among Supermarket Cashiers. Rehabilitation Science, 6(2), 25. https://doi.org/10.11648/j.rs.20210602.12

Setiyaningrum. (2009). Perbedaan Suhu Tubuh Inti Pekerja di Bagian Cold Storage PT. X sebelum dan sesudah Pemberian Makan Pagi. مجلة العربية, 2(5), 255.

Sutiani, L., Bachtiar, Y., Saleh, A., & Korespondensi, P. (2020). Analisis Model Budidaya Ikan Air Tawar Berdominansi Ikan Gurame (Osphronemus Gouramy) di Desa Sukawening, Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(2), 207–214.

Diterbitkan

25-10-2026

Cara Mengutip

Syumira, R., Wardiati, W., & Mairani, T. (2026). Analisis Kualitatif Pencegahan dan Kesiapan Penanganan Hipotermia pada Pekerja Penyimpanan Dingin di Lampulo, Kota Banda Aceh. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3565–3574. https://doi.org/10.54082/jupin.2817

Terbitan

Bagian

Kesehatan dan Kedokteran