Pengaruh Penggunaan Silase Modifikasi Berbahan Batang Pisang dan Campuran Dedaunan dalam Pakan terhadap Konsumsi serta Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik pada Babi Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan

Penulis

  • Ketrin Nauk Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Ni Nengah Suryani Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • David Agustinus Nguru Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • I Kadek Yoga Kertiyasa Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2838

Kata Kunci:

babi landrace, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, silase modifikasi

Abstrak

Tingginya biaya pakan komersial mendorong pemanfaatan bahan pakan alternatif berbasis sumber daya lokal untuk mendukung kebutuhan nutrisi babi fase pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penggunaan silase modifikasi berbahan dasar batang pisang yang diperkaya daun kelor, daun pepaya, dan daun singkong terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering (BK) serta bahan organik (BO) pada babi peranakan Landrace fase pertumbuhan. Penelitian menggunakan 12 ekor babi jantan kastrasi berumur 3–4 bulan dengan bobot badan awal 28–49 kg (rataan 36,50 kg). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga kelompok berdasarkan bobot badan awal. Perlakuan terdiri atas P0 (100% pakan komplit komersial), P1 (80% pakan komersial + 10% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa), P2 (70% pakan komersial + 20% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa), dan P3 (60% pakan komersial + 30% silase modifikasi + 8% tepung ikan + 2% minyak kelapa). Hasil penelitian yang dilaporkan menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan BK maupun BO. Rataan konsumsi BK berkisar antara 2.569,68–3.018,83 g/ekor/hari, sedangkan konsumsi BO berdasarkan perhitungan ulang berkisar antara 2.303,46–2.697,32 g/ekor/hari. Kecernaan BK dan BO yang dilaporkan masing-masing berkisar antara 77,75–80,11% dan 72,17–73,34%. Berdasarkan hasil tersebut, tidak ditemukan perbedaan konsumsi dan kecernaan BK serta BO antar keempat perlakuan pada babi peranakan Landrace fase pertumbuhan.

Referensi

Arjin, C., Souphannavong, C., Sartsook, A., Seel-Audom, M., Mekchay, S., & Sringarm, K. (2021). Efficiency of fresh and fermented banana stems in low protein diet on nutrient digestibility, productive performance and intestinal morphology of crossbred pig; (Thai native x Meishan) x Duroc. Veterinary Integrative Sciences, 19(1), 51–64. https://doi.org/10.12982/VIS.2021.005 Vet

Dhema M, Nalley W.M, Aryanta I.M.S, Suryani N.N, H. M. T. (2022). Effects of Fermented Banana Stem as Corn Substitutes on Performance and Protein Utilization in Growing-Finishing Pigs. International Journal of Scientific Advances ISSN: 2708-7972, 3(4), 645–650. https://doi.org/10.51542/ijscia.v3i4.33

Feng, Q., Shi, W., Chen, S., Degen, A. A., Qi, Y., Yang, F., & Zhou, J. (2022). Addition of Organic Acids and Lactobacillus acidophilus to the Leguminous Forage Chamaecrista rotundifolia Improved the Quality and Decreased Harmful Bacteria of the Silage. Animals, 12(2260), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ani12172260

Gundersen, E., Christiansen, A. H. C., Jørgensen, K., & Lübeck, M. (2023). Production of leaf protein concentrates from cassava : Protein distribution and anti-nutritional factors in biorefining fractions. Journal of Cleaner Production Journal, 379(October 2022), 1–11. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.134730

Helmiati, S., Rustadi, R., Isnansetyo, A., & Zuprizal, Z. (2020). Evaluasi Kandungan Nutrien dan Antinutrien Tepung Daun Kelor Terfermentasi sebagai Bahan Baku Pakan Ikan. Jurnal Perikanan, 22(2), 149–158. https://doi.org/10.22146/jfs.58526

Huda, M. F., & Putri, R. T. H. (2024). Etnoveteriner Tumbuhan Berpotensi Obat pada Hewan Ternak di Kertosono Nganjuk. Exact Papers in Compilation, 6(4), 26–31. https://doi.org/https://doi.org/10.32764/epic.v6i4.1276

Jayanegara, A., Ardani, V., & Sukria, H. A. (2019). Nutritional comparison between dried and ensiled indigofera, papaya and moringa leaves. J I T A A (Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture), 44(1), 77–83. https://doi.org/10.14710/jitaa.44.1.77-83

Kung Jr, L., Shaver, R. D., Grant, R. J., & Schmidt, R. J. (2018). Silage review : Interpretation of chemical , microbial , and organoleptic components of silages. Journal of Dairy Science, 101(5), 4020–4033. https://doi.org/10.3168/jds.2017-13909

Laga, L., Sembiring, S., & Made, I. S. (2025). Pengaruh Penggunaan Tepung Biji Asam Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Pada Ternak Babi Fase Grower-Finisher. REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan, 7(1), 32–39. https://doi.org/https://doi.org/10.33474/rekapet.v7i1.22288

Li, M., Yu, Q., Xu, J., Sun, H., Cheng, Q., Xie, Y., Wang, C., Li, P., Chen, C., & Zheng, Y. (2022). Effect of different organic acid additives on the fermentation quality and bacterial community of paper mulberry ( Broussonetia papyrifera ) silage. Flontiers in Microbiology, 1(November), 1–13. https://doi.org/10.3389/fmicb.2022.1038549

Nguru, D. A., Telupere, S. M. F., & Wie Lawa, D. E. (2022). Effects of the use of Fermented Gamal Leaf Flour as a Concentrate Substitute on Performance of the Landrace Breeding Pigs. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 17(2), 91–96. https://doi.org/10.31186/jspi.id.17.2.91-96

Silva, T. C. da, Silva, L. D. da, Santos, E. M., Oliveira, J. S., & Perazzo, A. F. (2017). Importance of of the the Fermentation Fermentation to Importance to Produce Produce High- Quality Silage. Intech, 1(1), 3–22. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.5772/64887

Sun, M., Wei, J., Wang, M., Xu, H., Ma, W., & Wang, Y. (2026). Research on the process of synergistic degradation of corn straw by probiotics — enzymes based on microbiome and metabolomics. BMC Microbiology, 26(198), 1–18.

Vilan, E. lfiana E., Dodu, T., & Aryanta, I. M. S. (2023). Pengaruh Penggunaan Ampas Kelapa (Cocos nucifera L) Fermentasi Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Babi Grower-Finisher. Jurnal Nukleus Peternakan, 10(1), 50–58. https://doi.org/https://doi.org/10.35508/nukleus.v10i1.8532

Wea, R., Ninu, A. Y., Dede, A., Dewi, E., & Koten, B. B. (2024). Effects of Tamarind Seed on the Growth Performance and Nutrient Digestibility of Porcine. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 34(1), 67–74. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2024

Zhang, L., Zeng, Y., Fu, L., Zhou, Y., Chen, J., Wang, G., Ran, Q., Hu, L., Hu, R., Zhou, J., & Dong, X. (2025). Dynamic Changes in Microorganisms and Metabolites During Silage Fermentation of Whole Winter Wheat. Veterinary Sciences, 12(708), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/vetsci12080708

Diterbitkan

21-10-2026

Cara Mengutip

Nauk, K. ., Suryani, N. N. ., Nguru, D. A. ., & Kertiyasa, I. K. Y. . (2026). Pengaruh Penggunaan Silase Modifikasi Berbahan Batang Pisang dan Campuran Dedaunan dalam Pakan terhadap Konsumsi serta Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik pada Babi Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3453–3464. https://doi.org/10.54082/jupin.2838

Terbitan

Bagian

Sosial dan Humaniora