Kolaborasi, Integrasi, dan Inklusivitas Pelayanan Publik di Era Digital: Sintesis Literatur

Penulis

  • Silvy Novianty Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Aisyah Aulia Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Assyfa Futri Ananta Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2841

Kata Kunci:

Integrasi Pelayanan, Inklusi, Kolaborasi, Pelayanan Publik, transformasi digital

Abstrak

Pelayanan publik di era digital menghadapi tantangan dalam menghubungkan koordinasi antaraktor, keterpaduan proses pelayanan, dan kebutuhan akses masyarakat yang beragam. Penelitian terdahulu telah membahas tata kelola kolaboratif, integrasi pelayanan, digitalisasi, serta aksesibilitas, tetapi keempat aspek tersebut perlu dibaca secara bersama untuk memahami hubungannya dengan inklusivitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan menyintesis hubungan antara kolaborasi, integrasi, dan inklusivitas pelayanan publik di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap 16 artikel jurnal berbahasa Indonesia yang diterbitkan pada periode 2022-2026 dan dua berita sebagai sumber kontekstual pendukung. Data dianalisis secara deksriptif dengan mengelompokkan, membandingkan, dan menghubungankan temuan berdasarkan tema kolaborasi, integrasi pelayanan, digitalisasi, aksesibilitas, dan inklusi sosial. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kolaborasi dengan keterpaduan proses dan saluran pelayanan. Keduanya perlu disertai perhatian terhadap aksesibilitas dan keberagaman kebutuhan masyarakat. Digitalisasi dapat mendukung kemudahan pelayanan, tetapi keterbatasan infrastruktur, literasi digital, dan aksesibilitas dapat menjadi hambatan. Artikel ini menawarkan sintesis konseptual yang menempatkan kolaborasi sebagai mekanisme koordinasi, integrasi sebagai keterpaduan penyelenggaraan layanan, dan inklusivitas sebagai orientasi akses pelayanan bagi masyarakat dengan kebutuhan yang beragam.

Referensi

Adzam, M. (2025). Inovasi Pelayanan Publik: Sistem Layanan Adminduk Kolaka Utara Offline, Online dan Terintegrasi (SI LAKU O2T). MATRA PEMBARUAN: Jurnal Inovasi Kebijakan, 9(2), 93–105. https://doi.org/https://doi.org/10.21787/mp.9.2.2025.93-105 93

Agung, M. F. M. (2025). STRATEGI COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM. IJPA: The Indonesian Journal of Public Administration, 11(01), 18–26. https://journal.uta45jakarta.ac.id/index.php/admpublik/article/view/8231/3182

Ardiansyah, A., Kurniansyah, D., & Priyanti, E. (2025). Collaborative Governance Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Karawang. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(6), 2173–2184. https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jips.v12i6.2025.2173-2184

Chairunnisa, S., & Sulistio, E. B. (2025). Analisis Peningkatan Aksesibilitas Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Indonesia. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(2), 123–132. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/dialogue.v7i2.25542

Daaris, Y. Y., & Imam, S. (2024). Transformasi DIgital dalam Pelayanan Publik: Pelajaran dari DInas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bima. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.36418/syntaximperatif.v5i2.367

Dahlia, N. (2023). Upaya Mewujudkan Good Governance Melalui Collaborative Governance dalam Pengelolaan BUMDesa. Journal of Governance Innovation, 5(1), 61–79. https://doi.org/https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i1.2274

DWN. (2026). Dari Kelompok Rentan hingga Dunia Usaha, Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Layanan Publik Terintegrasi. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2026/08/07/07110021/dari-kelompok-rentan-hingga-dunia-usaha-kolaborasi-jadi-kunci-wujudkan

Fauzi, A. R., & Hakim, A. (2024). Digitalisasi terhadap Pelayanan Publik ( Implementasi Digitalisasi Terhadap Pelayanan Publik di Pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Jember ). Jurnal Kolaboratif Sains, 7(10), 3727–3734. https://doi.org/10.56338/jks.v7i10.6146

Fransiska, W., Wulandari, R. A., Hesi, C. Z., Askia, A. N., & Saputra, B. (2026). Digital Divide dalam Implementasi E-government di Indonesia : Systematic Literature Review tentang Dampaknya terhadap Ketimpangan Akses Pelayanan Publik. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 6(2), 1919–1934. https://doi.org/https://doi.org/10.54082/jupin.2498

Herwanto, T. S., Barus, A., Debora, S., Novita, V. K., & Ceria, N. (2023). Apakah Digitalisasi Sektor PublikBerhasil Mewujudkan Inklusivitas Pelayanan ? ( Pembelajaran dari System Usability Scale Aplikasi SALAMAN Kota Bandung ). Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara, 17(01), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.52434/jp.v17i01.157

Marfu’ah, S., Kumalasari, A., & Swasanti, I. (2024). Digitalisasi Pelayanan Publik Ketidaksiapan Masyarakat Dalam Penggunaan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital Di Bojonegoro. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 15(2), 271–283. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/kebijakan.v15i02.12309

Maulani, W., & Rahmawati, M. P. (2025). Collaborative Goverment Sebagai Bentuk Pencegahan Terjadinya Patologi Birokrasi Dalam penyelengaraan Pelayan Publik. MADANI Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 17(2), 258–274. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/10712

Mulyadi, A. W. E., Nurhaeni, I. D. A., Haryani, T. N., Yuliani, S., Aditya, I., Widyowatie, R., Astuti, M. D., Senatama, G., Putri, S., Hermansyah, P. D., & Purnomo, A. R. E. (2025). Pemahaman dan Penerapan Inklusi Sosial dalam Pelayanan Publik di Tingkat Desa. Musamus Journal of Public Administration, 7(2), 247–255. https://doi.org/https://doi.org/10.35724/mjpa.v7i2.6998

Nurjannah, S., & Salempang, S. F. S. (2026). Collaborative Governance dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. GRADUAL: Governance, Adiminstration and Public Service, 13(1), 1–9. https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/gl/article/view/6117

Nurrizqy, M. R., & Putra, M. O. A. (2024). Evaluasi Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-Goverment Pada Aplikasi Sikancil Tanjungpinang. Jurnal Ilmiah ILmu Administrasi Negara Dan Ilmu Komunikasi, 10(02), 64–71. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/restorica.v10i2.6378

S, I. J. (2026). Menteri PANRB Apresiasi Layanan Omnikanal MPP Sumedang. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2026/08/13/16365321/menteri-panrb-apresiasi-layanan-omnikanal-mpp-sumedang

Said, L. O. A., Rijal, M., & Sarinah. (2026). Implementasi Kebijakan Digitalisasi Pelayanan Publik di Indonesia: Kajian Literatur Tahun 2020 – 2025. MJPA: Musamus Journal of Public Administration, 8(2), 160–172. https://doi.org/https://doi.org/10.35724/mjpa.v8i2.7824

Yurizal, R., & Aripin, S. (2022). Ketimpangan Penyedian Pelayanan Keimigrasian di Daerah Terpencil: Proses Pengambilan Keputusan Kolaboratif dalam Vertical Collaborative Governance Menuju Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Jurnal Good Governance, 18(02), 196–207. https://doi.org/https://doi.org/10.32834/gg.v18i2.496

Diterbitkan

27-10-2026

Cara Mengutip

Novianty, S., Aulia, A. ., & Ananta, A. F. . (2026). Kolaborasi, Integrasi, dan Inklusivitas Pelayanan Publik di Era Digital: Sintesis Literatur. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3619–3630. https://doi.org/10.54082/jupin.2841

Terbitan

Bagian

Sosial dan Humaniora