Perbandingan Pelepasan Ion Nikel Kawat Ortodonti Stainless Steel yang Direndam Obat Kumur Herbal dan Non-Herbal In Vitro
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2846Kata Kunci:
Ion Nikel, Kawat Ortodonti Stainless Steel, Obat Kumur Herbal, Obat Kumur Non-HerbalAbstrak
Penggunaan alat ortodonti menjadi sarana yang paling umum digunakan oleh masyarakat untuk memperbaiki estetik dan fungsional. Kawat ortodonti stainless steel pada piranti ortodonti cekat akan selalu berkontak dengan saliva dan jaringan rongga mulut. Kawat yang digunakan berpotensi mengalami korosi atau pelepasan elemen penyusun logam pada lingkungan rongga mulut. Salah satu hal yang dapat menyebabkan ion Ni terlepas adalah penggunaan obat kumur. Berbagai jenis obat kumur saat ini banyak beredar di pasaran, salah satu bahan yang direkomendasikan adalah klorheksidin. Obat kumur yang berada dipasaran selain klorheksidin terdapat pula obat kumur berbahan dasar tanaman obat. Salah satu tumbuhan herbal yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut serta diyakini mempunyai khasiat antibakteri dengan efek samping minimal adalah daun sirih. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan pelepasan ion Ni pada kawat ortodonti stainless steel yang direndam obat kumur herbal dan non-herbal. Jenis penelitian yang dilakukan adalah true experimental laboratories dengan rancangan penelitian post test only control group design meggunakan 12 sampel yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kawat ortodonti stainless steel yang direndam dengan saliva buatan, kawat ortodonti stainless steel direndam dengan saliva buatan yang ditambah dengan obat kumur herbal dan kawat ortodonti stainless steel direndam dengan saliva buatan yang ditambah dengan obat kumur non-herbal. Masing-masing kelompok direndam selama 6 jam dan dilihat pelepasan ion Ni setelah perendaman dengan menggunakan alat Spektrofotometer Uv-VIS. Analisa data dilakuan dengan uji Least Significant Different (LSD), dan hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p<0,05) pelepasan ion Ni antara kelompok obat kumur herbal dan non-herbal. Pelepasan ion Ni kawat ortodonti stainless steel yang direndam dalam obat kumur non-herbal lebih tinggi dibandingkan dengan direndam dalam obat kumur herbal. Abstrak berbahasa Indonesia diletakkan pada bagian ini.
Referensi
Ainan, T., Yuliastri, W. O., & Isrul, M. (2025). Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Mouthwash Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca Catechu L) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 4(1).
Alhathloul, S. M., & Ali, A. H. M. (2020). Effect of Using Mouthwash Solution on Commensal Flora of the Oral Cavity among Female Students in Qassim University. J Biosci Med, 08(03).
Ay, Z. Y., Sayin, M. O., Ozat, Y., Goster, T., Atilla, A. O., & Bozkurt, F. Y. (2007). “Appropriate Oral Hygiene Motivation Method For Patients With Fixed Appliances”. Angle Orthodontist, 77(6).
Bishara, S.E. (2001).“Textbook of Orthodontics”. W.B Saunders Company, United States of America.
Brantley, W. A., & Eliades, T. (2001). Orthodontic Materials: Scientific and Clinical Aspects. Thieme.
Callister, W. D. (2007). Material Science and Engineering an Introduction 7 edition. John Wiley and Sons. Inc.
Carranza, F. A., & Newman, M. (2002). Carranza’s clinical periodontology. 9th ed. Philadelphia: WB. Saunders.
Dahlan, M. S. (2016). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Salemba Medika.
Dundu, M. A. J., Aditya, G., & Hadianto, E. (2017). “Pengaruh Larutan Ekstrak Daun sirih ( Piper betle L.) 50% terhadap pelepasan ion metal (Ni, Cr dan Fe) pada breket Ortodontik. Odonto Dental Journal, 4(1).
Fathiya, A. N., Trisnawaty, N., & Anisyah, I. (2024). Nickel and chromium ions release from stainless steel orthodontic bracket immersed in green betel leaf extract: an in vitro study. Padjadjaran Journal of Dentistry, 36(3).
Febrianti, E. S., & Harun, N. (2022). Uji Efektivitas Antiseptik Obat Kumur Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Bakteri Isolat Mulut. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(3).
Frois, A., Santos, A. C., & Louro, C. (2023). Corrosion of Fixed Orthodontic Appliances: Causes, Concerns, and Mitigation Strategies. Metals, 13.
Hakim, A.R. (2023). Perbandingan Pengaruh Perendaman Kawat Nikel Titanium (NiTi) Dalam Obat Kumur Chlorhexidine 0,2% dan Natrium Flouride 0,05% Terhadap Kekasaran Permukaan, Abstract.
Ilyasa, D. A., Putri, L. S. D. A., & Joelijanto, R. (2023). Pemanfaatan ekstrak limbah biji Persea americana sebagai inhibitor korosi pada kawat ortodonti berbahan dasar Nikel titanium: studi eksperimental laboratoris. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 35(2).
Mihardjanti, M., Ismah, N., & Purwanegara, M. K. (2017). Nickel and chromium ion release from stainless steel bracket on immersion various types of mouthwashes. Journal of Physics: Conference Series, 884(1).
Nainggolan, P. L., Yosi1, A., Putra, R., Bahri, S., & Islami, N. (2026). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Sirih sebagai Inhibitor terhadap Laju Korosi pada Plate Heat Exchanger ASME SA-179. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Oktafiani, M., Fransiska, A., & Yohana, N. (2023). Pengaruh Minuman Probiotik Lactobacillus casei Shirota strain Terhadap Pelepasan Ion Nikel Braket Stainless Steel. Andalas Dental Journal (ADJ), 11(1).
Rosdayanti, R., Wibowo, D., & Kusuma F. D. K. (2018). Analisis Laju Korosi Kawat Ortodontik Lepasan Stainless Steel Pada Media Air Kelapa. Dentin Jurnal Kedokteran Gigi, 2(1).
Schmaltz, G., & Arenholt-Bindslev, D. (2009). Biocompatibility Of Dental Materials. Berlin: Springer-Verlag.
Singh, G. (2007). Textbook of orthodontics 2nd ed. New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publishers.
Syafitri, F. U., Akbar, A., & Noufal, M. (2026). Konstruksi Motivasi Fungsional dan Estetika dalam Pengambilan Keputusan Perawatan Ortodontik: Studi Sosiokultural pada Masyarakat Sumatera Barat. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 4(6).
Theerasopon, P., Lindauer, S.J., & Charoemratrotes, C. (2021). Separation of aligning and leveling stages to control mandibular incisor inclination: A randomized clinical trial. Dental Press J Orthod, 26(2).
Yasi, R. M., Mukhtar, A., Qiram, I., & Rubiono, G. (2023). Studi Analisis Laju Korosi Pada Permukaan Material Paku Komersil Dalam Media Agar-Agar. Jurnal Crystal: Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya, 5(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Asa Karina, Indah Nur Evi , Annisa Tri Novianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



