Perbandingan Aplikasi Pupuk Organik Cair Ekstrak Jagung melalui Daun dan Akar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Merah

Penulis

  • Nurhasanah Nurhasanah Program Studi Studi Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Terbuka, Indonesia
  • Hasrianti Hasrianti Program Studi Studi Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Terbuka, Indonesia
  • Feti Fatimatuzzahroh Program Studi Studi Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Terbuka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2879

Kata Kunci:

Capsicum annuum, ekstrak jagung, fitohormon, pupuk organik cair, produksi cabai

Abstrak

Ketergantungan budidaya cabai pada pupuk anorganik mendorong pencarian input lokal yang murah dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kandungan hara dan zat pengatur tumbuh pada pupuk organik cair (POC) berbahan jagung serta pengaruh aplikasinya melalui daun dan akar terhadap pertumbuhan dan produksi cabai merah (Capsicum annuum L.). POC dibuat dari 1 kg irisan jagung yang dihaluskan menggunakan blender, kemudian dicampur dengan 500 mL EM4, 250 g gula pasir, dan 10 L akuades serta difermentasi secara anaerob selama enam minggu. Percobaan pot menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol, aplikasi melalui daun, dan aplikasi melalui akar, masing-masing dengan tiga ulangan. Sebelum diaplikasikan, POC diencerkan dengan air hingga konsentrasi 6 mL/L. Larutan hasil pengenceran disemprotkan ke daun sebanyak 20 semprotan per tanaman, sedangkan aplikasi melalui akar diberikan sebanyak 20 mL larutan per polibag. POC mengandung N 216,3 ppm, P 398,0 ppm, K 359,3 ppm, auksin 25,73 ppm, kinetin 9,93 ppm, zeatin 11,88 ppm, dan giberelin 45,73 ppm. Dibandingkan kontrol, aplikasi melalui daun meningkatkan jumlah buah sebesar 57,9% dan bobot buah per tanaman sebesar 58,2%, sedangkan aplikasi melalui akar meningkatkan kedua parameter tersebut masing-masing sebesar 36,8% dan 38,3%. POC berbahan jagung berpotensi dikembangkan sebagai input lokal untuk meningkatkan produksi cabai, meskipun perbedaan hasil antara kedua metode aplikasi tidak nyata secara statistik.

Referensi

Arthur, J. D., Li, T., & Bi, G. (2023). Plant growth, yield, and quality of containerized heirloom chile pepper cultivars affected by three types of biostimulants. Horticulturae, 9(1), Article 12. https://doi.org/10.3390/horticulturae9010012

Bezner-Kerr, R., Postigo, J. C., Smith, P., Cowie, A., Singh, P. K., Rivera-Ferre, M., Tirado-von der Pahlen, M. C., Campbell, D., & Neufeldt, H. (2023). Agroecology as a transformative approach to tackle climatic, food, and ecosystemic crises. Current Opinion in Environmental Sustainability, 62, Article 101275. https://doi.org/10.1016/j.cosust.2023.101275

Castro-Camba, R., Sánchez, C., Vidal, N., & Vielba, J. M. (2022). Plant development and crop yield: The role of gibberellins. Plants, 11(19), Article 2650. https://doi.org/10.3390/plants11192650

Fenn, M. A., & Giovannoni, J. J. (2021). Phytohormones in fruit development and maturation. The Plant Journal, 105(2), 446–458. https://doi.org/10.1111/tpj.15112

Fernández, V., Gil-Pelegrín, E., & Eichert, T. (2021). Foliar water and solute absorption: An update. The Plant Journal, 105(4), 870–883. https://doi.org/10.1111/tpj.15090

Guan, H., Yang, X., Lin, Y., Xie, B., Zhang, X., Ma, C., Xia, R., Chen, R., & Hao, Y. (2024). The hormone regulatory mechanism underlying parthenocarpic fruit formation in tomato. Frontiers in Plant Science, 15, Article 1404980. https://doi.org/10.3389/fpls.2024.1404980

Krasilnikov, P., Taboada, M. A., & Amanullah. (2022). Fertilizer use, soil health and agricultural sustainability. Agriculture, 12(4), Article 462. https://doi.org/10.3390/agriculture12040462

Kurepa, J., & Smalle, J. A. (2022). Auxin/cytokinin antagonistic control of the shoot/root growth ratio and its relevance for adaptation to drought and nutrient deficiency stresses. International Journal of Molecular Sciences, 23(4), Article 1933. https://doi.org/10.3390/ijms23041933

Li, J., Van Gerrewey, T., & Geelen, D. (2022). A meta-analysis of biostimulant yield effectiveness in field trials. Frontiers in Plant Science, 13, Article 836702. https://doi.org/10.3389/fpls.2022.836702

Mandal, S., Ghorai, M., Anand, U., Roy, D., Kant, N., Mishra, T., Mane, A. B., Jha, N. K., Lal, M. K., Tiwari, R. K., Kumar, M., Ghosh, A., Bhattacharjee, R., Proćków, J., & Dey, A. (2022). Cytokinins: A genetic target for increasing yield potential in the CRISPR era. Frontiers in Genetics, 13, Article 883930. https://doi.org/10.3389/fgene.2022.883930

Mandalini, B. E., Sedijani, P., & Raksun, A. (2022). The effects of liquid organic fertilizer of vegetable waste on the growth of cayenne pepper plants (Capsicum frutescens L.). Jurnal Biologi Tropis, 22(4), 1309–1317. https://doi.org/10.29303/jbt.v22i4.3908

Nurhasanah, N., & Hamzah, A. H. P. H. (2022). Penggunaan pupuk organik cair berfitohormon jagung pada tanaman sayuran di pekarangan rumah pada kegiatan abdimas lingkungan. Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat), 5(4), 456–467. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v5i4.13962

Putri, I. R. A. S., Harianto, & Rosiana, N. (2025). Disparitas harga cabai rawit (Capsicum frutescens L.) antar waktu dan antar wilayah di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 13(2), 333–349. https://doi.org/10.29244/jai.2025.13.2.333-349

Putri, S. D., Ananto, & Marnis, R. (2023). Pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah keriting (Capsicum annuum L. var. Lado F1) terhadap dosis pupuk organik cair limbah organik pasar. Jurnal Triton, 14(1), 78–86. https://doi.org/10.47687/jt.v14i1.265

Ruzzi, M., Colla, G., & Rouphael, Y. (2024). Editorial: Biostimulants in agriculture II: Towards a sustainable future. Frontiers in Plant Science, 15, Article 1427283. https://doi.org/10.3389/fpls.2024.1427283

Sharif, R., Su, L., Chen, X., & Qi, X. (2022). Hormonal interactions underlying parthenocarpic fruit formation in horticultural crops. Horticulture Research, 9, Article uhab024. https://doi.org/10.1093/hr/uhab024

Staykov, N., Kanojia, A., Lyall, R., Ivanova, V., Alseekh, S., Petrov, V., & Gechev, T. (2025). Sustainable agriculture through seaweed biostimulants: A two-year study demonstrates yield enhancement in pepper and eggplant. Frontiers in Plant Science, 16, Article 1655340. https://doi.org/10.3389/fpls.2025.1655340

Wahyuningsih, D. R., Cundari, L., Komariah, L. N., Arita, S., Alisan, C. P., Andini, H. P., Putri, A. K., & Sinta, E. C. (2024). Pengoptimalan limbah kulit buah sebagai pupuk organik cair dengan molase dan bioaktivator EM4 untuk peningkatan produktivitas pertanian. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 389–398. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.20971

Diterbitkan

27-10-2026

Cara Mengutip

Nurhasanah, N., Hasrianti, H., & Fatimatuzzahroh, F. (2026). Perbandingan Aplikasi Pupuk Organik Cair Ekstrak Jagung melalui Daun dan Akar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Merah. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(4), 3645–3652. https://doi.org/10.54082/jupin.2879

Terbitan

Bagian

Pertanian, Pangan, dan Lingkungan