Penerapan Literasi Berjenjang Berbasis Teaching at the Right Level melalui Penelitian Tindakan Kelas pada Anak Kelompok B
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2885Kata Kunci:
literasi anak usia dini, media interaktif digital, pembelajaran sesuai tingkat kemampuan, penelitian tindakan kelasAbstrak
Keragaman kemampuan literasi awal menjadi tantangan dalam pembelajaran anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 55 Semarang. Dari 12 anak Kelompok B berusia 5–6 tahun, sebanyak 10 anak masih mengenali huruf, satu anak telah mampu membaca suku kata, dan satu anak dapat membaca dengan lancar serta memahami cerita sederhana. Kondisi tersebut melatarbelakangi penelitian yang bertujuan mengkaji pelaksanaan JELITA (Jelajah Literasi Bertahap) dengan pendekatan teaching at the right level serta perubahan capaian literasi awal anak. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis, McTaggart, dan Nixon, yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Informasi penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi, kemudian diolah menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan JELITA dirancang dalam tiga tingkat pembelajaran, meliputi pengenalan huruf melalui gambar, latihan membaca suku kata dan kata bermakna, serta membaca kalimat sederhana dan memahami cerita pendek. Pelaksanaannya didukung oleh kartu bergambar dan permainan digital interaktif. Hasil analisis memperlihatkan peningkatan persentase gabungan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB), dari 20,83% pada Siklus I menjadi 69,44% pada Siklus II. Peningkatan tersebut mencapai 48,61 poin persentase. Kemampuan mengenali huruf dan bunyi menunjukkan perubahan yang lebih menonjol, sementara keterampilan menggabungkan suku kata menjadi kata bermakna serta memahami cerita pendek masih membutuhkan penguatan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran literasi anak usia dini melalui penyusunan aktivitas bertingkat yang berangkat dari pemetaan kemampuan awal, sehingga proses belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keragaman kemampuan anak.
Referensi
Banerjee, A. V., Banerji, R., Berry, J., Duflo, E., Kannan, H., Mukerji, S., Shotland, M., & Walton, M. (2016). Mainstreaming an effective intervention: Evidence from randomized evaluations of “Teaching at the Right Level” in India (NBER Working Paper No. 22746). National Bureau of Economic Research. https://doi.org/10.3386/w22746
Bautista, G. F., Ghesquière, P., & Torbeyns, J. (2024). Stimulating preschoolers’ early literacy development using educational technology: A systematic literature review. International Journal of Child-Computer Interaction, 39, Article 100620. https://doi.org/10.1016/j.ijcci.2023.100620
Chuang, C., & Jamiat, N. (2023). A systematic review on the effectiveness of children’s interactive reading applications for promoting their emergent literacy in the multimedia context. Contemporary Educational Technology, 15(2), Article ep412. https://doi.org/10.30935/cedtech/12941
Cusiter, C., Short, K., Webb, S., & Munro, N. (2025). Combined language and code emergent literacy intervention for at-risk preschool children: A systematic meta-analytic review. Child Development, 96(4), 1519–1545. https://doi.org/10.1111/cdev.14252
Dewi, R. A., & Eliza, D. (2021). Analisis kemampuan bahasa pada anak usia dini melalui penggunaan media audio visual. JIIP—Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(8), 809–814. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i8.351
Etnawati, S. (2022). Implementasi teori Vygotsky terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan, 22(2), 130–138. https://doi.org/10.52850/jpn.v22i2.3824
Fidesrinur, Nurfadilah, Amelia, Z., & Lestari, A. (2023). Using smart apron learning media in teaching early literacy skills. JPUD—Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(1), 98–107. https://doi.org/10.21009/JPUD.171.07
JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini
Khairiah, F., Eliza, D., Erma, E., & Darma, I. P. (2023). Penggunaan teknologi informasi komunikasi untuk pembelajaran bahasa anak usia dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 77–83. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no1.a6628
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Lerner, M. D., & Lonigan, C. J. (2016). Bidirectional relations between phonological awareness and letter knowledge in preschool revisited: A growth curve analysis of the relation between two code-related skills. Journal of Experimental Child Psychology, 144, 166–183. https://doi.org/10.1016/j.jecp.2015.09.023
Maghfiroh, S., & Suryana, D. (2021). Media pembelajaran untuk anak usia dini di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1560–1566. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1086
Jurnal Pendidikan Tambusai
Maronta, Y., Sutarto, J., & Isdaryanti, B. (2023). Pengaruh media flashcard berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1142–1161. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4152
National Early Literacy Panel. (2008). Developing early literacy: Report of the National Early Literacy Panel. National Institute for Literacy. https://eric.ed.gov/?id=ED504224
Putri, T. F., Eliza, D., Yulsyofriend, Y., & Suryana, D. (2025). Pengaruh flashcard interaktif berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5–6 tahun. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1041–1053. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1662
Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab. (2018). Teaching at the right level to improve learning. https://www.povertyactionlab.org/case-study/teaching-right-level-improve-learning
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Selvi Tri Ambarwati, Ratno Ratno

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



