Membangun Karakter Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal dengan Perspektif Kebudayaan Bali

Penulis

  • Ida Bagus Brata Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Indonesia
  • Lianda Dewi Sartika Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Indonesia
  • I Putu Adi Saputra Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.338

Kata Kunci:

Kearifan Lokal, Kebudayaan Bali, Profil Pelajar Pancasila

Abstrak

Proses pembelajaran sepanjang hayat merupakan salah satu upaya mengembangkan potensi peserta didik berbasis nilai kearifan lokal Bali sangat mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis nilai kearifan lokal perspektif kebudayaan Bali dalam membangun profil pelajar Pancasila sebagai bagian dari kurikulum merdeka belajar untuk mengarahkan peserta didik agar menghargai dan mencintai budayanya sendiri. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Pendekatan studi literatur dilakukan dengan cara membaca, mencatat, dan menelaah bahan penelitian melalui berbagai sumber yang terkait dengan tujuan dan masalah penelitian melalui data pendukung yang bersumber dari buku, hasil lokakarya, prosiding, jurnal penelitian baik nasional maupun internasional dan sumber-sumber lainnya seperti internet. Hasil kajian menemukan bahwa nilai kearifan lokal perspektif kebudayaan Bali dapat dijadikan salah satu strategi untuk menciptakan paradigma baru dalam mewujudkan kompetensi global menuju profil karakter siswa Pancasila. Kearifan lokal merupakan salah satu aspek budaya yang dimiliki daerah-daerah termasuk Bali sangat banyak dan beraneka bentuknya, secara selektif dapat diangkat menjadi aset nasional dan dapat direvitalisasi sehingga dapat difungsikan sebagai wahana untuk membangun profil pelajar Pancasila.

Referensi

Aryani, N. K. (2019). Nilai Pendidikan Karakter dalam Pabligbagan Satua Mercondel Karya Sang Made Sarwadana. Jurnal Lampuhyang, 10(1), 31–45. https://e-journal.stkip-amlapura.ac.id/index.php/jurnallampuhyang/article/view/174/105

Astra, I. G. S. (2004). Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Upaya Memperkokoh Jati Diri Bangsa. Dalam Politik Kebudayaan dan Identitas Etnik. FS Unud dan Bali Mangsi Press.

Azra, A. (2007). Identitas dan Krisis Budaya, Membangun Multikulturalisme Indonesia. Pustaka Indonesia.

Bagus Brata, I., & Komang Sudirga, I. (2019). Megeguritan: Media Pendidikan Karakter Generasi Muda Dalam Menghadapi Arus Budaya Global (Studi Kasus Di Desa Pakraman Bresela Payangan Gianyar). Jurnal Seni Budaya, 34(2), 230–238. https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/705

Baker, L. (2006). Observation: A Complex Research Method. Library Trends, 55(1), 171–189. https://doi.org/10.1353/lib.2006.0045

Brata, I. B. (2019). Pendidikan Karakter Dan Globalisasi. Unmas Press. http://library.unmas.ac.id/index.php?p=fstream&fid=135&bid=4409

Dewi, A. A., & Ariyanto, D. (2019). “Koh Ngomong” and A Desire to Do Whistleblowing: An Experimental Study. Journal of Accounting and Investment, 20(2), 152–172. https://doi.org/10.18196/jai.2002122

Dominic, S. (2016). Popular Culture: Pengantar Menuju Teori Budaya Populer (A. Mukhid, Ed.; 1st ed.). Narasi.

Fahrian, F. S. (2021). Merdeka Belajar: Sekolah Penggerak. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar “Merdeka Belajar Dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0,” 39–49. https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/PSNPD/article/view/1049/743

Geriya, I. W. (2008). Transformasi Budaya Bali Memasuki Abad XXI. Paramita Surabaya.

Juni, N. K. (2019). Taksu Dalam Kehidupan Berkesenian Masyarakat Bali. Sphatika: Jurnal Teologi, 10(1), 82–93. https://doi.org/10.25078/sp.v10i1.1564

Lickona, T. (1991). Educating for Character : How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Batam Books.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (36th ed.). Remaja Rosdakarya.

Poespowardojo, S. (1986). Pengertian Local Genius dan Relevansinya dalam Modernisasi” dalam Ayatrohaedi (ed). Keperibadian Budaya Bangsa(Local Genius). Pustaka Jaya.

Putra, I. N. M. (2021). Spirit Manusa Yajna dan Menyama Braya Sebagai Etika Sosial Masyarakat Hindu Bali. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.55115/purwadita.v5i1.1423

Rai, I. B., Sila, I. M., Brata, I. B., & Sutika, I. M. (2022). Membangun Karakter Profil Pelajar Pancasila Berlandaskan Tri Hita Karana dalam Perspektif Kehidupan Global. Mimbar Ilmu, 27(3), 417–425. https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.54307

Relin, Rasna, I. W., & Binawati, W. S. (2018). Local Wisdom Values In Balinese Folktales That Are Relevant To Character Education For The First Grade At Primary School. Journal of Language Teaching and Research, 9(1), 155–163. https://doi.org/10.17507/jltr.0901.20

Ritzer, G., & Stepnisky, J. (2019). Teori Sosiologi Modern (Alimandan, Ed.; 8th ed.). Pustaka Pelajar.

Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. T. (2022). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7076–7086. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3274

Yoeti, O. A. (2008). Ekonomi pariwisata : Introduksi, Informasi, dan Implementasi (B. Pribadi, Ed.). Kompas Media Nusantara.

Yudo, A., Dan, M., & Ulumuddin, I. (2017). Gotong Royong Sebagai Tindakan Kolektif: Studi Pada Beberapa SMP di Kota Denpasar. Indonesian Journal of Sociology and Education Policy, 2(1), 70–89. https://doi.org/10.21009/ijsep.021.04

Diterbitkan

07-06-2024

Cara Mengutip

Brata, I. B., Sartika, L. D., & Saputra, I. P. A. . (2024). Membangun Karakter Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal dengan Perspektif Kebudayaan Bali. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 829–838. https://doi.org/10.54082/jupin.338