Peran Komunikasi dalam Promosi Geopark Maros-Pangkep sebagai Warisan Dunia UNESCO

Penulis

  • Nurain Muhtar Nurain Muhtar (Ilmu Komunikasi, Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Muh. Akbar Nurain Muhtar (Ilmu Komunikasi, Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Moeh. Iqbal Sultan Nurain Muhtar (Ilmu Komunikasi, Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Dede Gunawan Komunikasi dan Penyiaran Islan, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.438

Kata Kunci:

Geopark Maros-Pangkep, Komunikasi Pariwisata, Promosi

Abstrak

Indonesia, dengan potensi pariwisata yang kaya, telah menambah empat situs geopark ke dalam jaringan UNESCO Global Geopark, termasuk Geopark Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan. Diakui oleh UNESCO pada tahun 2023, geopark ini terkenal dengan kekayaan geologi, hayati, dan budayanya. Pengakuan ini membuka peluang pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dapat meningkatkan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunikasi dalam promosi Geopark Maros-Pangkep sebagai warisan dunia UNESCO, serta mengidentifikasi strategi efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis media sosial serta dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama Instagram, menjadi platform utama dalam promosi, didukung oleh website resmi yang menyediakan informasi komprehensif. Pengembangan konten di YouTube dan TikTok juga sedang berlangsung untuk menarik audiens muda dan internasional. Selain itu, berbagai event edukasi dan seminar, termasuk pelatihan oleh PPSDM Geominerba, berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi aktif dalam pelestarian geopark. Kesimpulannya, komunikasi efektif melalui berbagai media dan event edukasi dapat meningkatkan visibilitas dan kesadaran tentang Geopark Maros-Pangkep, mempromosikan pariwisata berkelanjutan, dan mendukung konservasi lingkungan serta budaya lokal.

Referensi

Arianto, & Bahfiarti, T. (2020). Computer Mediated Communication Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Avant Garde, 8(1), 60–78. https://doi.org/10.36080/ag.v8i1.973

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th Edition). Sage Publication.

Official Website. Geopark Maros-Pangkep Diakses Pada Mei 22, 2024, dari https://geoparkmarospangkep.id/geosites-2/.

Instagram. Geopark Maros-Pangkep. Diakses Pada Mei 22, 2024, dari https://www.instagram.com/geoparkmarospangkep/.

Moleong, Lexi J. (2011). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Penerbit PT. Remaja Rosadakarya.

Nurjanah, N. (2018) Perencanaan Komunikasi Dalam Pengembangan Potensi Pariwisata Kabupaten Bengkalis. Jurnal Dakwah Risalah 29, no. 2

Smith, John. (2020). The Role of Communication in Sustainable Tourism Development. Journal of Sustainable Tourism 28, no. 3

Sitepu, E., & Sabrin, S. (2020) Strategi Komunikasi Pariwisata Dalam Meningkatkan Minat Berwisata Di Sumatera Utara. Message: Jurnal Komunikasi 9, no. 1

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta.

UNESCO Global Geoparks. UNESCO Global Geoparks. Diakses Pada Mei 20, 2024, dari https://en.unesco.org/global-geoparks

Diterbitkan

07-06-2024

Cara Mengutip

Muhtar, N., Akbar, M., Sultan, M. I. ., & Gunawan, D. (2024). Peran Komunikasi dalam Promosi Geopark Maros-Pangkep sebagai Warisan Dunia UNESCO. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 881–888. https://doi.org/10.54082/jupin.438