Analisis Representasi Influencer dalam Memunculkan Budaya Hiperrealitas Mahasiswa terhadap Suatu Produk melalui Konten Review

Penulis

  • Anggun Putri Ady Triyas Jurusan Sosiologi, Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu politik, Universitas Jember, Indonesia
  • Dwi Rizky Wulan Mulida Jurusan Sosiologi, Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu politik, Universitas Jember, Indonesia
  • Nanda Aulia Rahmawati Jurusan Sosiologi, Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu politik, Universitas Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.457

Kata Kunci:

Budaya, Hiperrealitas, Influencer, Mahasiswa, Media Sosial, Sosiologi

Abstrak

Pada sebuah era globalisasi 5.0, kita dimudahkan dengan berbagai macam alat kebutuhan untuk sehari-hari dan kebutuhan rumah lainnya. Salah satunya adalah Gadget, gadget era saat ini menjadi sebuah hal yang wajar, pertama dalam berbelanja secara online atau melalui e-commerce, hal ini tentu saja menjadi perhatian publik bagaimana mereka dapat dengan mudah menjual tanpa adanya iklan secara langsung. Dengan itu, Influencer berperan penting dalam meningkatkan penjualan dari brand tertentu yang sedang terkenal. Influencer di kalangan mahasiswa dan pelajar merupakan hal yang saat ini sedang menjadi trend, saat ini Influencer sudah memiliki ketentuan pekerjaan yang berubah, Influencer seharusnya memiliki tanggung jawab terkait apa yang disampaikan olehnya, bahkan rekomendasi yang disampaikan, tetapi saat ini Influencer memiliki peran yang cukup krusial yaitu melebih-lebihkan segala review dengan imbalan berupa uang atau keuntungan lain. Hal ini disebut sebagai budaya hiperrealitas, yang mana budaya tersebut telah menghilangkan unsur keasliannya. Representasi Influencer melahirkan sebuah simulasi (Simulacrum) yang pada dasar nya adalah sebuah representasi tanda tanda di atas realitas, realitas buatan yang melampaui keaslian atau kebenarannya dan memunculkan budaya Hiperrealitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dimana fenomenologi mencakup penjelasan mengenai pengalaman individu seseorang, dengan ini, penulis dapat mendeskripsikan terkait hal yang dialami oleh subjek dan menganalisis fenomena mengenai representasi Influencer dalam memunculkan budaya hiperrealitas mahasiswa. Representasi melahirkan sebuah visual baru yang melupakan atau menghapus bagaimana keaslian atau kebenaran dari yang terlihat, hal ini seperti mengganntikan posisi keaslian yang sebenar-benarnya dengan keaslian yang dibuat kembali agar definisi mengenai suatu hal menjadi benar adanya, yang disebut sebagai budaya hiperrealitas. Hiperrealitas muncul karena perpindahan sebuah kaidah kebenaran asli dengan kebenaran yang dibuat untuk mengganti fungsi, definisi, dan makna dari apa yang di definisikan.

Referensi

Ardinov, A. Z. 2023. Video Influencer Sebagai Preferensi Konsumsi Kecantikan Pada Generasi Z Di Social Commerce Tiktok .(Bachelor's thesis, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/75650

Cahyaningrum, R., & Purnamasari, D. (2024). Hiperrealitas: Analisis Konten Viral di Kalangan Content Creator TikTok. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi. https://doi.org/10.35326/medialog.v7i1.4965

Creswell, W, John. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Dwi Wijaya, M. H., Mashud, M. (2020). Konsumsi Media Sosial Bagi Kalangan Pelajar: Studi Pada Hyperrealitas Tik Tok. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya. https://doi.org/10.31538/almada.v3i2.734

Febriana, M. 2020. Hiperrealitas “endorse” dalam Instagram studi fenomenologi tentang dampak media Sosial di kalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Jurnal analisa sosiologi, 6(2), 18-29. https://doi.org/10.20961/jas.v6i2.18098

Fransisca, C., & Erdiansyah, R. (2020). Media Sosial dan Perilaku Konsumtif. Prologia. https://www.academia.edu/download/71655683/5917.pdf

Maheswari, A. T. P., Parahita, B. N., & Purwanto, D. (2023). Hiperealitas Pada Media Sosial Instagram Dalam Merepresentasikan Relasi Sosial Pertemanan Generasi Z. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi. https://doi.org/10.52423/jikuho.v8i3.84

Nasafa, M. 2024. FENOMENA ENDORSE PRODUK KECANTIKAN OLEH INFLUENCER TASYA FARASYA MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik.

Ningsih, Rosita Nurcahya. Sri Wahyuni. M Zulianto. Hery Prasetyo. 2023. IMPLEMENTATION OF THE CONTENT MARKETING STRATEGY BY SMJ BY MBOK JUDES BANYUWANGI TO INCREASE CUSTOMER ENGAGEMENT. 66-74. https://doi.org/10.32424/seej.v5i1.8230

Nurmansyah, F. 2021.Hiperealitas Pada Media Sosial Pengguna Instagram Di Kalangan Mahasiswa. Ad-Dariyah Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya, 1-15. https://doi.org/10.55623/ad.v2i2.79

Prasetyo, H. ., Rosa, D. V. ., & Sari, R. . (2023). BERADAB DENGAN ADAT: POLITIK IDENTITAS DALAM RITUALITAS AGAMA MASYARAKAT TENGGER. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 1(2), 124–130.

Rachmadani, T. I. A. (2022). Hubungan Antara Hiperrealitas dengan Perilaku Konsumtif pada Generazi Milenial. Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung.

Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/101

Rosa, D. V. 2024. Editor's Introduction: Territorial Politics and Identity Recognition: A Struggle for Communal Sovereignty in Finding Destiny. Journal of Contemporary Sociological Issues.

Salsabila, M. 2023. Konten “Racun” Pada Media Sosial Tiktok Sebagai Pendorong Perilaku Konsumtif Remaja Dalam Belanja Online (Studi Kasus 11 Mahasiswa FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). (Bachelor's thesis, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/72514

Siswadi. 2022. Hiperrealitas Di Media Sosial Dalam Perspektif Simulakra Jean Baudrillard. Jurnal Ilmu Agama & Kebudayaan.

Diterbitkan

11-06-2024

Cara Mengutip

Triyas, A. P. A. ., Maulida, D. R. W. ., & Rahmawati, N. A. (2024). Analisis Representasi Influencer dalam Memunculkan Budaya Hiperrealitas Mahasiswa terhadap Suatu Produk melalui Konten Review . Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1033–1044. https://doi.org/10.54082/jupin.457