Analisis Perspektif Konsultan Pajak dalam Menanggapi Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan pada Rumah Sakit X Klien SAR Tax & Management Consultant

Penulis

  • Anisyah Putri Nadeak Akuntansi Sektor Publik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Sony Devano Akuntansi Sektor Publik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.483

Kata Kunci:

Konsultan Pajak, Perspektif, Rumah Sakit, SP2DK, Tanggapan

Abstrak

Peraturan perpajakan yang berlaku, termasuk peraturan daerah memerlukan perhatian khusus dari pihak manajemen Rumah Sakit X dan profesional pajak yang terlibat. Instrumen perpajakan yang kerap menjadi sorotan dalam konteks Rumah Sakit X adalah Surat Permintaan Penjelasan Atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK). SP2DK bertujuan untuk memperoleh informasi tambahan tentang kepemilikan aset, pendapatan, dan kewajiban pajak Wajib Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif Konsultan Pajak dalam menanggapi Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) yang diterima oleh Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Konsultan Pajak yang berpengalaman dalam menangani kasus SP2DK pada Rumah Sakit X.  Dalam penelitian ini, digunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara triangulasi sehingga terbentuk penelitian yang netral, sedangkan data sekunder didapatkan dari jurnal, artikel, buku, dan penelitian terdahulu terkait. Penelitian dilakukan di SAR Tax & Management Consultant, Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsultan Pajak menghadapi sejumlah tantangan dalam menanggapi SP2DK pada Rumah Sakit X, termasuk kurangnya keteraturan dan kelengkapan dokumentasi, kompleksitas aturan perpajakan yang berlaku, keterbatasan waktu dalam penyampaian SP2DK, serta kendala dalam komunikasi antara Konsultan Pajak dan pihak klien Rumah Sakit X. Namun, Konsultan Pajak juga menyoroti pentingnya keterbukaan, kerjasama, dan kesadaran pajak yang tinggi dari pihak Rumah Sakit X dalam menyelesaikan SP2DK dengan baik. Juga tidak terdapat perbedaan dalam proses menanggapi SP2DK antara organisasi sektor publik dan sektor bisnis, yang membedakan hanya pada sisi objek pajak yang dikenakannya.

Referensi

Annur, C. M. (2023, Januari 5). Pendapatan Negara Rp.2.626 Triliun pada 2022, Mayoritas dari Pajak. Retrieved from Katadata Media Network: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/01/05/pendapatan-negara-rp2626-triliun-pada-2022-mayoritas-dari-pajak

B.P.S Indonesia. (2024). Realisasi Pendapatan Negara - Tabel Statistik. Retrieved from Badan Pusat Statistik Indonesia: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTA3MCMy/realisasi-pendapatan-negara--milyar-rupiah-.html

Kusuma, I. G., & Maradona, A. F. (2020). Peran Intelijen Perpajakan dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak. E-Jurnal Akuntansi.

Miles, M. H. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. (T. R. Rohidi, Trans.) USA: Sage Publications.

Mulyana, D. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nataherwin, & Widyasari. (2017). Memahami Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan di Indonesia. Bandung: Rasibook.

Pemerintah Pusat Indonesia. (1983). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Pemerintah Pusat Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Pemerintah Pusat Indonesia. (2021). Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Sekaran, U., & Roger, B. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan (6 ed.). Jakarta Selatan: Salemba Empat.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

06-07-2024

Cara Mengutip

Nadeak, A. P., & Devano, S. (2024). Analisis Perspektif Konsultan Pajak dalam Menanggapi Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan pada Rumah Sakit X Klien SAR Tax & Management Consultant. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1217–1224. https://doi.org/10.54082/jupin.483